Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Kebodohan demmy



Jenny memperhatikan justine dan demmy hingga justine masuk kedalam ruangan tersebut terduduk di soffa


"Jenny kenapa kau menyuruhku datang??..


mendengar hal tersebut jenny terkejut hingga menyemburkan jus tersebut dari mulutnya


"Aku????...


Jenny melirik ke arah demmy yg saat itu suda mengedipkan matanya pada jenny


"Ah iya aku aku aku hanya merindukan kebersaman ini" Ucap jenny pada dua orang tersebut


Jenny memainkan ponselnya membiarkan demmy dan justine berbicara


"Jenny kenapa kau diam" Ucap justine yg terus saja mengabaikan demmy


"Aku aku..


"Jenny kau terlihat lebih berisi" Ucap justine


Memang berat badan jenny meningkat namun itu menbuatnya semakin terlihat menarik dan sexy, mendengar hal itu jenny hanya melebarkan senyumnya tidak banyak bicara.


Ponsel jenny bergetar mendapati pesan dari seseorang..


"Kau dmna? Aku merindukanmu" isi pesan tersebut yg tidak lain dari Luccas


Jenny langsung mengganti pakaiannya untuk menemui Luccas di rumah sakit


"Jenny kau mau kmna?" Tanya demmy


"Aku akan menemui Luccas, jangan lupa matikan lampunya jika kalian mau pergi...


"Apa perlu aku mengantarmu" Ucap justine yg membuat demmy kesal


"Tidak perlu..." ucap jenny yg langsung meninggalkan Justine dan demmy


Kini tersisa demmy dan Justine di dalam ruangan tersebut, demmy terus saja menatap wajah justine tanpa berpaling sedikitpun


"Kau belum mengatakan apapun tentang diriku justine..


"Euuu demmy apa yg harus aku katakan" Ucap justine gugup


Demmy memajukan dirinya sedikit untuk lebih dekat dengan juatstine


"Penampilanku.." ucap demmy dengan tatapan tajam


"Sialll, apa dia sudah tidak waras" Gumam justine


"Justinee jawab pertanyaanku...


Demmy mulai menggerayangi tubuh justine dan menggodanya


"Apa yg kau lakukan demmy..


"Kau tidak perlu berpura pura, kau menyukai hal ini bukan" Ucap demmy yg saat itu mendekatkan wajahnya ke wajah justine, tangan demmy mulai menyentuh bagian sensitif milik justine


"Demmy kauuu


"kau masih saja berpura pura...


Kemudian demmy membuka pakaiannya di hadapan justine membuat justine semakin terkejut dan membulatkan matanya


Sebagai penikmat wanita justine serasa mendapatkan keberuntungan jika seorang wanita dengan senang hati menyerahkan dirinya tanpa harus bersusah payah ia membujuknya


kali ini justine pun membalas tindakan demmy bahkan ia mengambil benda karet dari dalam sakunya yg selalu ia bawa kemanapun ia pergi, bagi justine itu bukan hanya sebuah karet biasa, ia menyebutnya karet kehidupan sebagai belahan jiwanya


"kau tidak akan menolakku kali ini justine" Gumam demmy yg menikmati sentuhan demi sentuhan yg justine berikan padanya


*****


Dirumah sakit terlihat Luccas sedang memainkan ponselnya sambil menunggu kedatangan jenny


"Luccasssss" Ucap jenny yg datang dan langsung memeluk Luccas, tidak lupa ia mencium seluruh wajah tampan pemuda yg ia cintai tersebut


"Aku sangat merindukanmu..." ucap jenny memeluk erat Luccas


Luccas melepaskan pelukan jenny, ia tersenyum menatap jenny dan menyentuh perut rata milik jenny


"Aku akan menjadi ayah...


Mendengar hat tersebut jenny tersenyum harus, ia menganggukan kepalanya menatap Luccas


"Bertahanlah, dokter bilang..


"Ustttttt aku sudah mengetahui semuanya.. aku akan berusaha demi anak dalam kandunganmu" Ucap Luccas menggengam tangan jenny


Jenny langsung memeluk kembali Luccas dan mencium membasahi bibirnya yg terlihat kering dan pucat, Luccas membalas pelukan tersebut dan menbalas ciuman lembut yg jenny berikan padanya cukup lama mereka berciuman hingga seorang perawat datang terkejut melihat apa yg dilakukan Luccas dan jenny


"Euhhh maaf aku tidak tahu" Ucap perawat yg dengan cepat langsung keluar dari ruangan tersebut


Jenny dan Luccas hanya tersenyum saling menatap, ia lantas melanjutkan kembali ciuman tersebut dan melepaskan rindunya


"Sayang aku sangat merindukamu" Ucap Luccas


"Aku juga sangat merindukanmu" Balas jenny yg saat itu tidak melepaskan sedikitpun dirinya dari Luccas


Jenny terduduk di samping luccas, dia menyentuh dan membelai wajah tampan luccas dengan lembut


"Jenny maafkan akuu...


"Karna aku kau jadi menderita..


Jenny tidak bisa menahan air matanya, meskipun bersikap tenang air mata itu tetap saja menetes dari dua bola matanya


"Aku mencintaimu Luccas, apapun akan aku lakukan untukmu..


mendengar hal tesebut Luccas langsung memeluk jenny dan menciumnya dengan penuh kasih sayang


"terima kasih jenny, terima kasih....


Next guyss💋❤️😁like dan komennya dongg biar author makin rajin up😭😭😭