
Mereka pun segera pergi menuju restoran disekitar perusahaan milik Rey mengunakan mobil miliknya.
" Jadi berapa lama kamu akan menetap di sini? " ucap Rey memecahkan keheningan di mobil yang mereka gunakan saat ini.
" Emm sekitar satu bulan mungkin, ikut serta cuti yang diberikan kepada saya " balas Reva sekenanya dan dibalas anggukan kecil oleh Rey.
"Satu bulan, itu sudah lebih dari cukup untuk bisa bersamamu mu kembali." batin Rey
Setelah percakapan singkat itu tidak ada lagi yang membuka percakapan sampai mereka tiba di suatu restoran bintang lima.
"Tunggu bisakah kita tidak makan ditempat ini? " tanya Reva menahan tangan Rey yang hendak keluar dari mobil.
Rey melihat tangan nya yang digengam itu kemudian kembali melihat ke arah Reva.
" Kenapa? Apa kamu tidak suka makan di sini? "tanya Rey sambil menaikan satu alis nya.
" Bukan seperti itu, tapi saya sudah sering makan seperti ini disana, saya hanya ingin makan di tempat sederhana, saya merindukan masakan lokal " balas Reva mengingat bahwa di sana sudah terlalu sering dia makan di restoran berbintang ditambah lagi William sering mengajak dia untuk makan ditempat seperti ini.
"Kamu merindukan makanan lokal? Tetapi saya tidak?" balas Rey tak sadar akan ucapan nya dengan raut wajah sedikit kesal,merasa tak ada jawaban dari Reva dan gengaman tangan Reva juga sudah mengendur.
"Reva pun hanya bisa menggigit bibir bawahnya merasa gugup akan suasana sekarang.
"Maaf " ucap Rey berusaha mencairkan suasana.
"Baiklah kalau begitu kita akan makan di rumah makan sederhana di sekitar sini" ucap Rey sambil kembali mentutup pintu mobil nya kembali dan melajukan mobil nya.
Namun sebelum sampai di tempat yang dituju Reva malah memilih makan ketoprak yang tak sengaja di lihat nya di pinggir jalan dengan alasan dia ingin makan itu karena itu tidak ada di jepang, akhirnya Rey pun mengiyakan dengan berat hati bukan karena dia tidak mau makan di tempat seperti ini, tapi tidak elit sekali makan siang sambil berbicara mengenai bisnis penting di pinggir jalan pikirnya.
Mereka pun duduk di pinggir kafe yang dibatasi dengan kaca yang membuat pengunjung bisa melihat keadaan di luar. Rey pun memanggil waiters untuk memesan minuman.
"saya pesan Coffee pahit nya satu" ucap Rey kepada waiters yang berada di depan mereka sambil melirik ke arah Reva agar wanita itu juga memesan.
"matchalate satu mbak " ucap Reva sambil tersenyum ke arah waitress dan diangguki oleh waitress itu lalu pergi meningalkan mereka berdua.
"Matchalate?" bukanya kamu tidak suka yang pahit? " tanya Rey penasaran akan perubahan selera wanita yang berada di depan nya.
" Hmmm iya memang sih dulu aku suka sama es krim karena rasanya yang manis, aku berharap es krim itu akan melambangkan kehidupan ku yang akan ku lalui tapi semuanya tak sejalan dengan apa yang kupikir kan, akhirnya aku belajar bahwa hidup itu tak selama nya manis pasti akan ada kepahitan di dalam nya sama seperti matchalate di memadukan rasa manis dan pahit dalam satu wadah sehingga menciptakan sebuah rasa yang akan membuat si penikmat tak akan mudah bosan, sama seperti kehidupan, hidup yang selalu manis akan membuat seseorang itu menjadi bosan dan kehidupan yang diisi dengan kepahitan juga tidak akan baik, jadi kenapa tidak digabungkan saja menciptakan sebuah rasa baru yang lebih baik, karena pada hakikat nya segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bukan? " balas Reva sambil tersenyum tulus. Rey hanya tercengang mendengar penuturan Reva dia tidak menyangka Reva memiliki pemikiran yang begitu luas.
Tak lama kemudian waitress itu pun datang membawa pesanan Rey dan Reva lalu meninggalkan mereka.
"*C*offe? Bukanya itu terlalu pahit tidak ada tambahan gula hanya coffe saja? " tanya Reva melihat Rey mulai menyeruput coffe yang ada di tangannya sambil sesekali menghidupkan aroma koffe.
" Memang, ini memang pahit, tapi terkadang yang pahit itu lebih tulus dari pada yang manis jika ujung ujung nya akan membuat luka" balas Rey santai sambil melirik ke Reva sekilas lalu kembali menyeruput coffe nya lagi.
Deg
"Apa maksud dari omongan nya itu? " batin Reva.
Haiiii author comeback lagi nie seperti janji Author, Author bakal update double tapi mungkin sebentar lagi deh soalnya pegel juga nulis satu chapter 😁
Pokoknya dukung Author terus ya dengan memberi vote, like dan komen nya biar Author makin semangat 😁😇
See you 😙😀**