
Di ruang makan keluarga Abraham terlihat sunyi suram tidak seperti biasanya yang walaupun sunyi tapi tetap terasa suasana hangat dalam keluarga mereka.
Saat semua akan beranjak menuju kamar mereka masing masing, tapi Nikolas menghentikannya, "Aku ingin kita bicara" ucapnya lalu berjalan menuju ruang keluarga dengan di ikuti yang lainnya.
Lima menit mereka lewati dengan berdiam diri di ruang keluarga, tidak ada yang berbicara, semuanya sibuk dengan pikiran mereka masing masing. Dengan suasana dingin dan suram mengelilingi ruangan itu.
Nikolas melihat anggota keluarganya yang tidak berniat berbicara, termasuk istrinya. Menghela napas pelan, Nikolas akhirnya memulai pembicaraan.
"Apa yang terjadi?" tanya Nikolas dengan wajah datar dan mata yang tajam menatap seluruh anggota keluarganya.
Ya benar, Nikolas belum tau mengenai kejadian yang menimpa Aulia, yang akhirnya menimbulkan pertengkaran diantara mereka.
Nikolas merasakan hawa permusuhan di antara ke dua putrinya saat kembali dari kantor dan melihat tatapan istrinya yang menatap datar dan dingin salah satu putrinya, Aqila. Sedangkan satu putranya, Aiden, sepertinya dia tidak memihak siapa pun.
Tidak ada yang merespon pertanyaan Nikolas. Mengernyitkan dahinya, Nikolas menatap satu persatu keluarganya yang langsung memalingkan muka mereka saat dia menatapnya, seakan menolak untuk bertatapan dengannya. Yah, kecuali putranya yang menatap tenang, seakan tak peduli dengan apa yang terjadi.
Karena tidak ada yang menjawab akhirnya Nikolas menatap anak sulungnya yang sedang duduk dengan kaki kiri yang bertumpu pada kaki kanan dan siku tangan kanannya yang bertumpu pada pinggiran sofa menumpu kepalanya, serta tangan kiri yang mengetukkan jarinya pada pinggiran sofa lainnya.
Aiden hanya mengangkat salah satu alisnya saat di tatap oleh Nikolas yang seakan memerintahkannya untuk menjawab pertanyaan yang tadi di ajukannya.
Mengalah, akhirnya Aiden menjawab pertanyaan sang Daddy. "Tadi Lia hampir mati tenggelam di kolam renang. Di-"
"Apa, bagaimana bisa?" ucapnya memotong perkataan Aiden. Lagi lagi tidak ada yang menjawabnya. Mata Nikolas menjadi dingin saat dia berpikir musuhnya yang ingin membunuh salah satu putrinya. Tapi setelah di pikirkan lagi kenapa istri seperti memusuhi putrinya, Aqila.
Melihat tatapan tajam Nikolas yang seakan ingin membunuhnya jika tidak melanjutkan ucapannya tadi. Menghela napas, Aiden akhirnya melanjutkan ucapannya tadi.
"Dia bertengkar dengan Qila saling menjambak rambut satu sama lain dan berakhir Lia terjatuh ke dalam kolam renang, aku yang sudah berada di dekatnya segera membawanya ke pinggir kolam renang," jelas Aiden panjang sehingga dia merasa tenggorokannya kering.
Mendengar itu Nikolas mengalihkan tatapannya kepada ke dua putrinya. Aulia yang sedang memeluk Kanaya dan Aqila yang menundukkan kepalanya.
Nikolas mengalihkan tatapannya sekali lagi pada putranya yang sedang memegang gelas untuk meminum air di dalamnya. Seakan tau arti tatapan Daddy-nya, Aiden menjawab "Aku tidak tau apa yang terjadi," sambil meminum kembali air yang tersisa setengah di gelas itu.
Lalu meletakkan kembali gelasnya yang telah kosong ke atas meja yang ada di depannya.
"Bisa kalian jelaskan apa yang terjadi? Kenapa Lia bisa jatuh ke kolam renang?" tanya Nikolas dengan menatap ke dua putrinya. Aulia memeluk leher Kanaya dan menyembunyikan kepalanya di sana, tak ingin bertatapan dengan Daddy-nya. Sedangkan Aqila hanya menundukkan kepalanya, menutup rapat bibirnya.
"Lia jawab Daddy!" Nikolas berucap dingin saat tidak ada yang buka suara di antara ke duanya. Badan Aulia gemetar mendengar suara Daddy-nya yang menakutkan, tapi tetap diam menghiraukannya. Kanaya yang merasakan Aulia gemetar segera mengelus punggung anaknya, menenangkannya.
"Lia tidak papa, katakan saja apa yang terjadi hari ini pada Daddy mu" ucap Kanaya, membujuk Aulia supaya menceritakan apa yang terjadi hari ini pada Nikolas.
Karena bujukan dari Kanaya membuat Aulia menceritakan apa yang terjadi hari ini, sampai membuat mansion yang biasanya ramai canda tawa si kembar menjadi sunyi, suram.
"T-tadi di kolam renang Lia gak sengaja membasahi baju Qila, terus Qila marah dan balik membasahi bajuku. Lia gak suka lalu Lia jambak rambut Qila dan Qila jambak rambut Lia. Terus tiba tiba Lia jatuh" ucap gugup Aulia menjelaskan tanpa menatap Nikolas.