GIVE ME YOUR LOVE

GIVE ME YOUR LOVE
Episode 14



Pagi ini adalah ulang tahun Andra, membuat mereka telah bersiap siap sejak dini hari tadi. Tidak ada tamu yang di undang kecuali keluarga saja.


Andra selalu tersenyum lebar hari ini, membuatnya terlihat sangat manis dan menggemaskan. Dia kini menggunakan pakai formal jas lengkap dan tuxedo dengan dasi kupu kupu di lehernya menambah kesan keren pada Andra.


"Happy birthday baby" ucap Alina dengan mencium pipi anaknya.


"Thank you Mom" Andra membalas ciuman Alina dengan mencium pipi Mommy-nya. Alina tersenyum saat Andra menciumnya.


"Happy birthday son" ucap Felix, ayah Andra dengan memeluk anaknya yang di balas Andra dengan kembali memeluk Felix. "Thank you Dad"


"Selamat ulang tahun" ucap Aulia dan Aqila lalu memeluk sepupunya erat. Andra tersenyum dan membalas pelukan sepupu cantiknya.


"Ck, jangan lama lama. Selamat ulang tahun" Andra segera melepas pelukannya saat mendengar suara Aiden. Andra menatap Aiden dengan tersenyum cengengesan. Aiden hanya memutar matanya dan pergi dari sana untuk duduk di kursi jamuan.


Usai mereka mengucapkan selamat ulang tahun pada Andra, jamuan makan pun di mulai. Di sana ada kue ulang tahun dua tingkat yang telah di potong oleh Andra dan di berikan kepada Alina dan Felix.


Mengobrol sebentar dengan keluarga Alesso usai jamuan makan berakhir. Keluarga Alesso segera pergi setelah semuanya selesai.


"Andra, ayo buka hadiahmu!!" seru Aulia mengajak Andra untuk membuka kado ulang tahunnya. Andra hanya mengangguk.


Sekarang mereka sedang berada di ruang keluarga dengan tumpukan hadiah milik Andra. Para orang tua hanya duduk di sofa dan memperhatikan anak, cucu mereka lakukan.


Dia membuka kotak persegi berukuran sedang yang di bungkus kertas kado berwarna biru, motif kotak kotak dengan pita di pinggir. "Wow ini miniatur Lamborghini Aventador" seru Andra bersemangat.


Hadiah miniatur Lamborghini Aventador yang Andra terima terbuat dari emas asli dengan kisaran harga USD 7,5 juta. Diecast Lamborghini Aventador Gold ini bisa di buka dengan konfigurasi scissor-door layaknya mobil asli.


Aulia dan Aqila bingung kenapa dia begitu senang, itukan hanya miniatur pikir mereka. "Kenapa gak di mainin?" tanya Aulia, Andra yang mendengar itu langsung menyembunyikan miniatur Lamborghini Aventador nya menjauhkan dari sepupu perempuannya.


"Tidak, aku hanya akan mengoleksinya" Aqila dan Aulia mengerutkan keningnya tapi lalu mengangguk, yah terserah itu kan bukan milik mereka pikir ke duanya.


"Hadiah dari siapa?" Andra melambaikan surat yang di sertakan dalam hadiah itu. "Daddy. Thank you Dad" Felix hanya tersenyum tipis.


Andra membuka kado selanjutnya. Kotak persegi panjang dengan warna putih dengan pita merah yang mengelilinginya.


"Wow, kau mendapatkan mansion!!" seru Aqila terkejut. Andra mendapatkan mansion yang berada di Prancis lengkap dengan furniture di dalamnya.


Andra tersenyum lebar melihatnya, "Terima kasih kakek" ucap Andra menatap wajah David. David hanya menganggukkan kepalanya.


Andra mendapatkan banyak sekali dari baju khusus yang di buat untuknya dari desainer ternama, jam tangan rolex terbaru, villa yang berada di Singapura, mobil terbaru tahun ini dan bahkan kapal pesiar pribadi dan masih banyak lagi. Sungguh kehidupan yang membuat semua orang iri setengah mati.


"Baiklah. Ini sudah larut malam segeralah beristirahat, karena kita akan berangkat ke Indonesia besok" ucap David yang mengingatkan cucunya yang sedang bersemangat melihat lihat hadiah Andra.


"Baik, kakek" mereka segera beranjak dari duduknya dan mencium pipi semua anggota keluarga, "Selamat malam semuanya" dan pergi ke kamar masing masing.


"Selamat malam" balas para orang tua yang juga ikut bangkit dari kursi untuk menuju kamar masing masing, mengistirahatkan tubuh mereka sebentar sebelum menjalankan kegiatan yang mereka rencanakan esok harinya.


Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Jakarta, Indonesia.


Setelah perjalan panjang mereka dari Canada ke Indonesia yang memakan waktu lebih dari sebelas jam duduk di dalam pesawat membuat mereka lelah.


"Wow, ramai sekali" gumam Aqila memandang sekeliling yang di penuhi oleh orang orang. Nikolas segera menggenggam tangan Aqila, takut anaknya itu hilang sedangkan Aulia dan Aiden telah berpegangan tangan dengan Kanaya.


Andra melihat sekeliling dengan takjub dari gendongan Felix. Banyaknya orang yang berlalu lalang dengan membawa koper dan barang barang mereka untuk pergi ke tempat tujuan mereka sendiri sendiri.


Para bodyguard yang telah melihat atasannya segera menyingkirkan kerumunan itu untuk membiarkan tuan mereka masuk ke dalam mobil.


Mobil melaju ke jalanan setelah tuan mereka masuk ke dalamnya. Mansion mereka terletak di sekitar perumahan Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Mobil berhenti setelah berada di depan pintu mansion. Melihat mansion itu membuat Aulia, Andra dan Aqila menganga takjub.


Mansion itu sangat indah dengan warna putih yang terkesan bersih dan elegan. Mansion ini memiliki fasilitas mewah, di antaranya adalah fitur smart home system, split level concept, private lift, kolam renang Skydeck serta tentunya balkon.


Mansion ini juga di bangun menggunakan bahan bahan premium berkualitas tinggi, bisa di lihat dari lantainya yang terbuat dari marmer. Terdapat ruang santai yang di isi berbagai fasilitas seperti spa, salon, gym, dan perpustakaan. Ada juga ruang hiburan yang di isi fasilitas seperti ballroom, ruang billiard, dan ruang bioskop pribadi. Kamar kamar yang besar dan luar membuat mereka puas dengan mansion baru ini.


"Wow!! Bagus sekali. Kita bahkan sekarang memiliki taman bunga mawar di belakang rumah. Cantik sekali!?" seru senang Aulia dan Aqila.


"Yah, ini memuaskan" ucap Emily setuju. Dia juga merasa kagum dengan betapa mewah mansion yang akan mereka tempati.


"Ini bahkan lebih luas dari pada mansion yang di Canada" ucap Kanaya yang di setujui Mila. Mereka sudah jatuh hati dengan mansion ini.


Felix dan David juga mengangguk puas atas mansion ini. Fasilitas bahkan tidak kalah dengan mansion yang ada di Canada tempat mereka tinggal sebelumnya.


"Tentu saja, siapa dulu yang membuatnya?" ucap Nikolas sombong. Felix, David, Mila, dan Emily memutar matanya malas.


"Ha? Kamu yang punya mansion ini? Sejak kapan? kok aku gak tau?" Kanaya merasa terkejut dengan ucapan Nikolas.


"Udah sejak lama. Kan kamu gak pernah nanya" balas Nikolas dengan memandang gemas istrinya. Kanaya memang tak pernah menanyakan apa saja yang Nikolas miliki hingga kadang dia bahkan tak mengetahui apa yang di miliki suaminya. Seperti saat ini. Kanaya tersenyum ke arah Nikolas dan mengangguk.


Aiden hanya diam tidak berkomentar tapi terlihat dari matanya yang berbinar sepertinya dia juga menyukai mansion ini.


"Baiklah, bagaimana kalau kita melakukan barbeque-an malam ini? Untuk merayakan kepindahannya kita!!" ucap Mila menyarankan.


"Ya, ayo kita barbeque-an malam ini!!" semangat Aulia dan Andra. Semuanya segera menyetujui saran itu.


Para pelayan segera menyiapkan alat alat dan bahan makanan yang akan mereka bakar di halaman belakang mansion.


Malam di Indonesia tidak sedingin di Canada membuat mereka lulusan menggunakan pakaian yang mereka suka.


Halaman belakang mansion Abraham


"Hmm, ini enak sekali nenek" ucap Aqila dengan memakan sosis bakarnya. Aulia mengangguk menyetujui ucapan kembarannya.


"Kalau begitu kalian harus makan yang banyak!!" Mila menambahkan porsi mereka dengan tersenyum lebar.


"Terima kasih nenek" ucap Aqila dan Aulia bersamaan. Andra bergegas ke arah neneknya saat melihat sepupunya mendapat makanan lagi.


"Nenek aku juga mau" ucapnya dengan membuat ekspresi imut, membuat Mila, Aulia dan Aqila memekik gemas. Kecuali Aiden yang berjalan ke arah kembarannya dan tak sengaja melihat adegan itu yang membuatnya jijik.


"Ini makanlah. Aiden ini untukmu juga" Mila memberikan makanan lagi kepada Andra dan Aiden yang kebetulan berada di dekatnya.


"Terima kasih nek" ucapnya dengan duduk di kursi sebelah kiri Aqila di ikuti Andra yang duduk di sebelah kanannya.


Makam ini mereka habiskan dengan barbeque-an tanpa memikirkan apa pun. Sangat jarang kan mereka melakukan family time seperti ini. Jadi mereka mengabadikan hari ini dengan berfoto bersama.