Forbidden Desire

Forbidden Desire
Bab 68: End



Ponsel Kendrick berdering, pria itu melihat layar ponselnya. Ia lalu mengangkat panggilannya. Fiona menghentikan makan siangnya saat mendengar nama Shopie dari mulut Kendrick. Sesekali ia merapikan piring Scarlett.


"Ada apa dengan Bibi Shopie sayang?" tanya Fiona.


"Mark menghubungiku dan mengatakan jika Shopie melarikan diri dari rumah sakit," ujar Kendrick.


"Astaga.. bagaimana itu bisa terjadi. Bukankah dia dijaga dengan ketat di sana," kata Fiona.


"Aku juga tidak tau sayang. Mark sedang mencarinya bersama petugas rumah sakit. Setelah makan siang aku akan pergi ke sana untuk melihatnya, jangan sampai dia melukai orang lain," ucap Kendrick. Tiga tahun yang lalu Shopie ditemukan dirumahnya sedang overdosis obat-obatan terlarang. Ia kemudian direhabilitasi. Setahun kemudian, Shopie mengalami depresi berat hingga ia masuk rumah sakit jiwa. Shopie berhalusinasi, setiap kali melihat wanita muda, ia seolah melihat diri Fiona dan Rosaline di sana hingga ia ingin melukainya.


"Aku juga akan ikut."


"Tidak sayang, ini berbahaya. Aku tidak ingin mengambil resiko jika Shopie melihat mu nanti. Dia bisa melukai mu. Aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan mu dan bayi kita yang ada di dalam perut mu," ujar Kendrick menolak.


"Aku janji akan hati-hati sayang. Bila perlu aku akan memakai penutup wajah," ujar Fiona. Kendrick tampak menghela nafasnya.


"Baiklah, kita pergi bersama. Tapi ingat, kamu hanya bisa di dalam mobil saja. Jangan keluar jika tidak ada aku. Ayo habiskan makanan mu dulu. Sejak tadi kamu hanya makan sedikit saja," kata Kendrick.


"Selera makan ku sedang berkurang dua hari ini, mungkin karena bawaan hamil," balas Fiona.


"Ya sudah kalau begitu, jangan lupa minum susu mu sayang.." kata Kendrick perhatian dengan istrinya. Fiona lalu mengangguk.


"Dad, daddy tidak lupa kan kalau hari ini kita akan pergi ke kebun binatang," timpal Sean menatap Kendrick. Tadi pagi, Kendrick berjanji padanya untuk membawa mereka ke kebun binatang.


"Daddy tidak lupa boy," ucap Kendrick.


"Yeeyyy... " sorak Sean senang. Scarlett yang mendengar Sean bersorak ikut bersorak dan bertepuk tangan. Mereka lalu tertawa.


"Okay dad," balas Sean.


***


Sore harinya, setelah masalah Shopie selesai ditangani, Kendrick akhirnya mengajak istri dan anak-anaknya pergi ke kebun binatang. Sean dan Scarlett tampak senang sekali. Sean memberi makan seekor jerapah dan Scarlett juga ikut melakukanya dengan bantuan Kendrick.


"Kalian senang boy?" tanya Kendrick.


"Tentu saja dad.. besok aku akan menceritakannya pada teman-teman ku," jawab Sean menatap Kendrick.


"Ayo kita lihat singa nya.." ajak Fiona.


"Ayo mom.. aku ingin melihat Simba," kata Sean senang berjalan lebih dulu. Kendrick kemudian menggendong Scarlett yang sudah mengulurkan tangannya. Anak itu sangat manja jika ada Kendrick.


"Sayang.. kamu lelah?" tanya Kendrick. Melihat wajah pucat istrinya. Fiona lalu menggeleng. Sebenarnya ia sudah kelelahan, kakinya terasa pegal. karena sejak tadi berjalan mengelilingi kebun binatang. Tapi ia ingin melihat anak-anaknya dan mengabadikan momen kebersamaan mereka dengan mengambil beberapa foto mereka.


"Jangan membohongi ku sayang, kita bisa istirahat dulu, jangan memaksanya," ujar Kendrick tidak percaya. Ia sangat tau istrinya itu seperti apa.


"Lihat itu, Sean sangat senang melihat Singa nya. Apa kamu tega memintanya untuk istirahat," kata Fiona menunjuk Sean.


"Baiklah, setelah ini kita pulang. Aku tidak ingin mendengar penolakan dari mu sayang. Kesehatan mu paling utama bagi kami. Anak-anak juga tidak akan marah. Kamu sangat berarti dalam hidup kamu sayang," ucap Kendrick tegas. Fiona akhirnya menganggukkan kepalanya.


"Istri yang baik.." ucap Kendrick mengecup singkat bibir Fiona. Mereka lalu berjalan menghampiri Sean.


********END**********