
5 Tahun Kemudian
Tak terasa perjalanan rumah tangga Kendrick sudah lima tahun lamanya. Kendrick sangat bahagia memiliki istri seperti Fiona. Sekarang mereka sudah memiliki 2 orang anak yaitu Sean dan Scarlett. Scarlett merupakan putri mereka yang lahir dua setengah tahun yang lalu. Anak itu sangat aktif sekali. Fiona terkadang kewalahan menjaganya. Apalagi ia tidak menyewa jasa baby sitter. Seperti sekarang ini, Scarlett sedang bermain-main tanah di halaman rumah mereka dengan Fiona yang mengawasinya, sembari menunggu Sean pulang dari sekolahnya. Scarlett selalu mengajak Fiona menunggu Sean di depan rumah mereka.
"No Scarlett, don't eat the soil," ujar Fiona melarang Scarlett saat ingin memakan tanahnya. Anak itu menatap Fiona lalu membuang tanah yang ada di tangannya.
Perhatian Scarlett tertuju pada suara mesin mobil yang memasuki halaman rumah. Scarlett yang mengenali mobil tersebut langsung berdiri.
"Daddy.." ucap anak itu senang.
"Sean.." gumamnya lalu berlari menghampiri Sean dan Kendrick yang baru saja turun dari mobil.
"Scarlett..." ucap Sean berlari menghampiri adik kesayangannya itu.
"Kakak merindukan mu.." ujar Sean memeluk Scarlett yang juga memeluknya dengan senang. Sean kemudian menggendong Scarlett.
"Daddy.." ucap Scarlett mengulurkan kedua tangannya saat melihat Kendrick mendekat kearah mereka. Kendrick kemudian menggendong Scarlett.
"Kamu habis ngapain sayang.. kenapa bajumu kotor sekali hmm.." ujar Kendrick membersihkan baju Scarlett.
"Scarlett bermain-main tanah sayang.." ucap Fiona.
"Hai sayang.." ujar Kendrick mengecup kening Fiona.
Kendrick lalu mengusap perut buncit Fiona.
"Hai baby.. kamu baik-baik saja kan disana.." kata Ke Kendrick. Fiona sedang mengandung bayi mereka. Usia kandungannya sudah 4 bulan.
"Baby baik-baik saja," ucap Fiona mengusap perutnya. Sean juga ikut mengusap perut Fiona.
"Hai anak mommy.. bagaimana tadi sekolahnya?" tanya Fiona mengusap lembut rambut kepala Sean.
"Menyenangkan mom. Kami punya teman baru mom. Mereka baru pindah dari Las.. dari Las..." Sean tampak berpikir. Ia lupa dengan nama tempat dimana temannya itu tinggal.
"Yap.. itu maksud ku mom.." ucap Sean.
"Dia pendiam mom.." ujar Sean sembari berjalan masuk ke dalam rumah.
"Mungkin karena masih baru nak. Dia belum mengenal siapa pun dikelas kalian. Nanti dia juga akan berbaur dengan kalian," ucap Fiona. Sean lalu mengangguk.
"Sekarang simpan tasnya dulu setelah itu kita akan makan," ucap Fiona.
"Okay mom.." balas Sean lalu melangkahkan kakinya menuju tangga rumah.
"Scarlett juga ganti baju ya.. bajunya sudah kotor. Ayo sini sayang.." ucap Fiona lembut. Scarlett menggelengkan kepalanya.
"No..no..no.." ucap anak itu memeluk leher Kendrick.
"Putri daddy harus ganti baju, lihat ini kotor sayang..." ujar Kendrick menunjukkan bekas tanah di baju Scarlett.
"Ayo.. daddy akan membantu mu. Kita pilih baju yang paling cantik," ucap Kendrick. Scarlett lalu mengangguk.
"Astaga... kamu ya, giliran daddy yang bilang, kamu mau. Lihat, setelah ini lemari pakaian mu akan berantakan," ujar Fiona mencubit gemas pipi gembul Scarlett. Tiap kali putrinya mengganti pakaian dengan Kendrick, dipastikan lemarinya akan berantakan. Scarlett akan mencoba beberapa pakaiannya.
Tak lama kemudian Sean turun dari lantai dua rumah mereka. Ia sudah menyimpan tas nya dan mengganti sepatunya. Fiona tersenyum melihat Sean. Tak terasa putranya sudah besar saja. Meskipun bukan dia yang melahirkannya tapi ikatan batin diantara mereka berdua sangat kuat.
"Mom.." panggil Sean.
"Ayo nak kita ke ruang makan. Mommy sudah membuat sup seafood kesukaan mu," ajak Fiona.
"Really? oh thank you mom. You are the best mom i'v ever had," ujar Sean senang memeluk kaki Fiona.
"Ayo..." ucap Fiona mengusap rambut kepala Sean. Anak itu lalu mengangguk. Keduanya melangkahkan kaki mereka menuju ruang makan.
Di ruang makan mereka terlihat menikmati makan siang buatan Fiona. Kendrick dan Sean selalu tambah jika makanan yang mereka makan adalah masakan Fiona. Rasanya lidah mereka sangat cocok dengan masakan Fiona.