Forbidden Desire

Forbidden Desire
Bab 16: Konsultasi



"Tok... tok...tok" suara ketukan dari pintu kamarnya membuat Fiona menghentikan kegiatannya yang sedang menonton. Ia berjalan menuju pintu dan membukanya.


"Bibi, kamu sudah pulang? Milly bilang bibi sedang ada pemotretan," ucap Fiona.


"Ah iya, mari masuk bibi," lanjutnya mempersilahkan Shopie masuk ke dalam kamarnya.


"Tidak perlu Fio, bibi cuma mau bilang pada mu untuk bersiap-siap. Kita akan ke rumah sakit untuk menemui dokter untuk konsultasi induksi laktasi mu," tukas Shopie.


"Baik bibi, aku akan siap-siap dulu," balas Fiona menganggukkan kepalanya.


***


Setibanya di rumah sakit, Shopie membawa Fiona ke ruangan dokter kandungan yang menanganinya.


Shopie menemui asisten dokter kandungannya dan kemudian mereka dibawa masuk ke dalam ruangan dokter kandungan Shopie.


"Selamat pagi Mrs. Bancroft, silahkan duduk," ucap Heidi. Dokter kandungan Shopie. Mereka kemudian duduk.


"Dokter Heidi, ini keponakan saya yang akan menggantikan saya untuk menyusui bayi ku nanti. Namanya Fiona," tukas Shopie.


"Baiklah, kalau begitu kita akan memulai konsultasinya. Tapi sebelumnya saya ingin bertanya terlebih dahulu," ucap Heidi menatap Fiona.


"Nona Fiona, apakah anda melakukan ini dengan keterpaksaan?" tanya Heidi. Karena sebenarnya prosedur itu hanya untuk wanita yang sudah berpasangan saja. Namun karena Shopie adalah temannya dan juga Fiona melakukannya dengan sukarela maka dari itu ia mau melakukannya.


Fiona menghela nafasnya. Tekatnya sudah bulat, demi membalas kebaikan Bibinya dan juga demi bayi itu.


"Saya melakukannya dengan sukarela Dokter," jawab Fiona mantap.


"Saya siap dokter," jawab Fiona.


"Baiklah, jadi kita akan melakukan prosedur yang umum digunakan pada induksi laktasi yaitu stimulasi hormon dan pa.yu.dara. Stimulasi ini dilakukan secara manual dengan pompa payu.da.ra atau me.nyu.sui langsung, guna memicu keluarnya hormon prolaktin untuk merangsang produksi ASI," ujar Heidi. Fiona dan Shopie tampak serius mendengarkannya.


"Saya akan memberikan obat perangsang hormon, berupa kontrasepsi hormonal dan galactagogue. Kontrasepsi yang mengandung estrogen dan progesteron digunakan untuk meniru tahapan kehamilan, sedangkan galactagogue adalah zat yang memicu produksi ASI dengan meniru tahapan persalinan. Selain itu saya juga akan melakukan suntik hormon nantinya," ujar Heidi.


"Besok kita akan memulai prosedurnya. Kemungkinan kamu akan sering datang ke sini Fiona," ucap Heidi.


"Baik dok," ujar Fiona.


"Terima kasih banyak dokter Heidi, kami akan kembali lagi besok ke sini. Kalau begitu kami pamit dulu. Terima kasih," ucap Shopie bangkit dari kursinya dan menjabat tangan Heidi.


Fiona dan Shopie kembali ke rumah setelah dari rumah sakit. Keduanya lalu masuk ke kamar masing-masing.


****


"Tok.. tok...tok..."


Fiona terbangun kala mendengar suara ketukan. Sepertinya ia tertidur setelah makan siang. Fiona turun dari atas tempat tidurnya kemudian berjalan menuju pintu.


"Ceklek.." pintu terbuka. Fiona terkejut saat melihat sosok Kendrick berdiri di depannya.


"Apa kamu sudah makan?" tanya Kendrick. Fiona kemudian mengangguk.


"Aku membawakan makanan untuk kita. Kemari lah, kita akan memakannya," pungkas Kendrick berjalan masuk ke dalam kamar Fiona. Fiona terbelalak, pria itu masuk begitu saja tanpa izin darinya. Ia tau jika dirinya tinggal di rumah pria itu. Tapi bukan berarti dia dengan seenaknya masuk ke kamarnya bukan? ia juga punya privasi.