Forbidden Desire

Forbidden Desire
Bab 26: Baby Sean



Shopie dibawa dari ruang persalinan menuju ruang rawatnya. Ruangan tersebut merupakan ruangan VVIP.


Setelah di pindahkan ke ruang rawat, kedua orang tua Kendrick masuk ke dalam untuk melihat menantu mereka di ikuti oleh Fiona dari belakang.


"Bagaimana keadaan cucu dan menantu ku.." timpal Norah yang baru saja masuk ke dalam ruangan rawat Shopie.


"Kami baik-baik saja mom," balas Shopie tersenyum menatap ibu mertuanya.


"Syukurlah.." tukas Carl, ayah Kendrick.


"Lalu dimana cucu ku?" tanya Carl.


"Sebentar lagi suster akan mengantarnya mom," ujar Kendrick. Matanya beralih menatap Fiona yang hanya diam di tempatnya.


"Fiona, kamu istirahat saja dulu. Paman tau kamu sedang lelah sekarang," tukas Kendrick.


"Tidak paman, aku tidak lelah kok," balas Fiona menampilkan senyum di wajahnya.


"Sudahlah, Paman tau kamu lelah. Kamu istirahat saja di sofa," ujar Kendrick. Fiona akhirnya mengangguk dan berjalan menuju sofa.


"Mom, apa kalian sudah makan malam? aku akan meminta Elvis mengantar makanan untuk kita," tukas Kendrick. Perutnya juga sudah lapar sekarang.


"Daddy mu sudah tapi mommy belum. Fiona juga belum makan malam," jawab Norah. Mereka sudah berkenalan dengan Fiona tadi saat bertemu.


"Baiklah, aku akan meminta Elvis untuk mengantar makan malam kita," balas Kendrick.


Tak lama kemudian, seorang perawat datang membawa seorang bayi mungil dan memberikan bayi itu pada Shopie. Norah yang tak sabar untuk melihat cucunya itu tampak gemas di tempatnya. Fiona bangkit dari tempat duduknya untuk melihat bayi Shopie.


"Baby nya sedang tidur. Setelah bangun, anda bisa memberinya ASI nanti," ucap perawat lalu pamit pergi.


"Ya ampun.. cucu ku menggemaskan sekali," gumam Norah menatap bayi mungil dipangkuan Shopie.


"Mom ingin menggendongnya," ucap Norah. Shopie kemudian memberikan bayinya pada Norah.


"Apa kalian sudah membuat namanya?" tanya Carl.


"Sudah dad," jawab Shopie.


"Namanya Sean dad," lanjut Shopie.


"Nama yang bagus Bibi," tukas Fiona memegang tangan mungil baby Sean. Fiona terlihat senang melihat bayi mungil itu.


"Sayang... aku juga ingin menggendong cucuku," ucap Carl. Norah lalu mengangguk dan memberikan Sean pada suaminya.


"Apa ASI mu memang tidak bisa keluar sayang?" tanya Norah. Ia juga baru tau dari Fiona jika menantunya tidak bisa meny.usui bayinya dan meminta Fiona untuk menggantinya.


"Mom, ASI ku memang keluar, hanya saja tidak lancar mom. Saat di ruang persalinan tadi, aku mencoba menyu.sui baby Sean namun ASI nya hanya keluar sedikit. Jauh sebelumnya aku sudah membicarakannya pada Kendrick mom. Jika aku tidak ingin menyusui Sean. Fiona yang menggantikan ku. Karena setelah ini aku ingin kembali bekerja mom. Setidaknya ada Fiona yang membantu ku nanti," ucap Shopie membuat Norah terkejut. Jadi sejak awal Shopie memang tidak ingin menyusui bayinya. Norah sebenarnya juga tidak setuju jika menantunya itu kembali bekerja dengan cepat. Ia ingin Shopie menjaga Sean setidaknya hingga usia 2 tahun atau lebih.


"Tapi mommy pikir akan lebih baik jika kamu berhenti bekerja dulu untuk satu atau dua tahun saja, lagi pula Kendrick bisa menghidupi kalian meskipun kamu tidak bekerja," tukas Norah.


"Aku akan pertimbangkan lagi mom," balas Shopie.


"Tok.. tok.. tok.." terdengar suara ketukan dari pintu.


"Tuan, saya ingin mengantarkan makan malam pesanan anda," ucap Elvis.


"Terima kasih Elvis," ucap Fiona mengambil alih makanan dari tangan Elvis.


"Kalau begitu saya pamit Tuan, Nyonya," ucap Elvis lalu pergi.