Forbidden Desire

Forbidden Desire
Bab 23: Mengantar Berkas



Tak terasa sudah satu bulan lamanya Fiona melakukan induksi laktasi. ASI-nya juga sudah keluar, namun belum lancar sekali. Fiona juga menjaga jarak dengan Kendrick sejak kejadian di malam itu. Namun semakin ia menjauh, Kendrick semakin mendekatinya. Pria itu bahkan mengancamnya dengan menyebarkan foto mereka yang sedang tidur bersama pada Shopie yang entah sejak kapan diambilnya. Fiona tidak ingin hubungan Paman dan Bibinya hancur karena dirinya. Fiona ingin sekali meminta pada Shopie untuk memundurkan diri saja menjadi ibu susu untuk bayinya. Hanya saja, ia sudah menandatangani surat perjanjian dengan bibinya. Ia tidak punya uang untuk membayar dendanya. Tidak ada pilihan lain, selain melanjutkan perjanjian.


"Tok..tok...tok..."


"Fiona apa kamu di dalam?" panggil Shopie dari luar. Fiona turun dari atas tempat tidurnya. Melangkahkan kakinya menuju pintu.


"Ceklek..." pintu terbuka.


"Fio, Bibi minta tolong ya. Antarkan berkas ini ke kantor paman mu," ujar Shopie.


"Kendrick baru saja menghubungi bibi dan menyuruh mu untuk mengantarnya. Kendrick sudah melarang Bibi untuk ke luar rumah karena bibi akan melahirkan 2 minggu lagi," ucap Shopie.


"Baiklah Bibi, Fio ganti pakaian dulu," pungkas Fiona.


"Bagaimana dengan ASI mu Fio?" tanya Shopie.


"ASI nya sudah keluar Bibi, hanya saja belum lancar," ucap Fiona.


"Tidak apa-apa, kamu harus lebih rajin lagi untuk memompanya," tukas Shopie mengusap lengan Fiona memberi semangat. Fiona lalu mengangguk.


"Supir akan mengantar mu, kalau begitu Bibi makan siang dulu," ujar Shopie memberikan berkas yang akan dibawa Fiona ke kantor Kendrick.


Setelah kepergian Shopie, Fiona langsung mengganti pakaiannya dan memberi sedikit riasan diwajahnya.


****


Fiona tiba di depan gedung perusahaan Kendrick yang besar dan tinggi. Fiona turun dari mobil dan takjub melihat gedung perusahaan itu.


"Nona Fiona, saya akan menunggu anda di sini," ucap Elvis. Supir yang mengantarnya, menyadarkan lamunan Fiona. Fiona lalu mengangguk dan berjalan menuju lobby perusahaan.


Fiona menemui resepsionis dan mengarahkannya ke ruangan Kendrick. Sebenarnya Fiona ingin menitip berkasnya pada resepsionis itu. Hanya saja ia berpikir kembali. Fiona takut jika berkas itu adalah berkas penting dan resepsionis itu menyalahgunakannya. Ia tidak percaya begitu saja. Karena tidak ingin mengambil resiko, Fiona memilih mengantarnya sendiri ke ruangan Kendrick.


"Ah, itu dia.." gumam Fiona melihat pintu bertuliskan CEO.


Fiona mengetuk pintu ruangan Kendrick. Seorang pria yang merupakan sekretaris Kendrick membuka pintu.


"Selamat siang Pak, saya Fiona keponakan Paman Kendrick ingin mengantarkan berkas ini," ucap Fiona mengenalkan dirinya.


"Siapa yang datang Philip?" tanya Kendrick.


"Katanya keponakan anda Pak," jawab Philip.


"Biarkan dia masuk Philip. Kembalilah ke ruangan mu!" perintah Kendrick.


"Silahkan masuk Nona," ucap Philip memberi jalan pada Fiona. Ia kemudian pergi dan menutup pintu kembali. Fiona bejalan mendekati meja Kendrick. Pria itu duduk bersandar di kursinya dengan melipat ke dua tangannya. Menatap Fiona dari atas hingga ke bawah. Fiona selalu cantik seperti biasanya.


"Ken, aku hanya mengantar berkas ini. Bibi Shopie yang memberikannya," ucap Fiona menaruh berkas di tangannya ke atas meja.


"Aku pulang dulu, supir sudah menunggu ku," ucap Fiona pergi namun Kendrick menahan tangannya. Fiona berhenti melihat tangannya yang di tahan oleh Kendrick.


"Apa kamu bisa tidak menghindari ku," pungkas Kendrick.


"Aku tidak menghindari mu, memang seharusnya harus seperti ini," tukas Fiona mencoba melepaskan tangannya.


"Aku tidak ingin Bibi Shopie berpikir jika aku menggoda mu dan mencoba merusak hubungan kalian," tukas Fiona datar.


"Sudah ku katakan jangan pernah mengatakan itu. Kamu tidak pernah merusak hubungan kami," pungkas Kendrick menarik tangan Fiona hingga tubuh wanita itu menabrak tubuhnya. Kendrick melingkarkan kedua tangannya di pinggang Fiona.


"Lepas... lepaskan aku. Elvis menunggu ku di bawah.." Fiona memberontak.


"Tidak bisa, kamu harus menemaniku di sini," ucap Kendrick mengambil ponselnya, menghubungi Elvis dan memerintahkannya untuk pulang. Karena ia sedang butuh bantuan Fiona dan mereka akan pulang bersama nanti.