Forbidden Desire

Forbidden Desire
Bab 63: Jangan Membohongi ku



"Bagus... jika aku tidak bisa kembali dengan Kendrick maka tak seorang pun yang bisa memilikinya," kata Shopie. Fiona hendak mengambil Sean dari gendongan Shopie namun segera ditepis oleh Shopie.


"Tidak semudah itu Fiona. Berjanjilah kalau kamu akan menjauhi Kendrick," ucap Shopie.


"Aku bisa melukai Sean kapan saja Fiona. Aku tidak main-main dengan perkataan ku. Waktu mu hanya dua hari saja."


"Ya.. a..aku akan menjauh dari Kendrick," balas Fiona.


"Bagus..." ujar Shopie memberikan Sean pada Fiona.


"Aku akan memastikannya dua hari lagi. Aku tidak main-main Fiona," ucap Shopie kemudian pergi. Setelah ini ia akan mencari cara agar Rosaline menjauh dari Mark. Jika ia tidak bisa mendapatkan salah satu dari mereka, maka tak seorang pun juga yang bisa menggantikannya.


"Sayang... mommy takut sekali.." ujar Fiona mencium Sean lalu memeluknya dengan mata berkaca-kaca.


"Untung saja tidak terjadi sesuatu dengan mu. Kalau tidak, mommy akan sangat menyesal," lanjutnya. Fiona kembali ke taman dan mengajak Milly kembali ke rumah.


"Nyonya.. bukankah kita belum lama di sini? kenapa kita pulang cepat sekali?" tanya Milly.


"Entah mengapa aku tiba-tiba tidak enak badan Milly," ucap Fiona. Milly mengerutkan kedua alisnya. Mungkinkan sesuatu terjadi saat Fiona bertemu dengan Shopie.


"Milly ayo.." tukas Fiona membuyarkan lamunan Milly.


"Baik nyonya.." balas Milly.


******


"Sayang... kamu belum tidur.." timpal Kendrick saat melihat Fiona yang sedang bersandar di kepala ranjang. Kendrick baru saja menyelesaikan perkerjaannya di ruang kerjanya.


Fiona menoleh lalu tersenyum, " aku belum mengantuk .." ucap Fiona. Kendrick melepas pakaiannya dan menyisakan boxernya saja. Ia kemudian naik ke atas tempat tidur dan duduk di samping Fiona.


"Sejak kembali dari taman raut wajah mu berbeda. Apa terjadi sesuatu saat kalian di taman?" tanya Kendrick mengecup.i leher Fiona.


"Ti..tidak Ken," balas Fiona mengusap wajah Kendrick.


"Sayang kamu tidak berbohong kan?" tanya Kendrick mengusap lengan Fiona.


"Milly bilang Shopie menemui mu," ucap Kendrick membuat Fiona tersentak. Kendrick melihat perubahan di wajah Fiona tadi sore dan Kendrick pikir ada hal yang Fiona sembunyikan darinya. Kendrick bertanya pada Milly apa yang terjadi saat mereka di taman.


"Ah iya.. Bibi Shopie datang untuk melihat Sean karena merindukannya," kata Fiona. Kendrick mengerutkan kedua alisnya. Fiona menelan ludahnya, menyadari Kendrick yang meragukan perkataannya.


"Sejak kapan wanita itu peduli dengan Sean.." ujar Kendrick kembali menjelajahi leher Fiona dengan bibirnya.


"Apa dia mengatakan sesuatu pada mu?" tanya Kendrick menyusupkan tangannya ke dalam gaun tidur Fiona mencari benda bulat mainannya. Fiona hanya pasrah saja saat Kendrick menyusupkan tangannya ke dalam gaun tidurnya. Toh, tidak ada gunanya melarang Kendrick. Semakin dilarang, maka Kendrick akan semakin bersemangat untuk melakukannya.


"Ngghh... Ken.." lenguh Fiona saat tangan Kendrick memainkan puncak dada Fiona.


"Kamu belum menjawab pertanyaan ku sayang.." kata Kendrick membawa Fiona ke atas pangkuannya. Kedua tangannya memeluk pinggang Fiona.


"Tatap mata ku," ucap Kendrick. Fiona lalu menatap kedua netra Kendrick.


"Apa Shopie mengancam mu?" tanya Kendrick. Fiona lalu menggelengkan kepalanya.


"Jangan membohongi ku sayang. Aku tau dengan jelas jika kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku. Aku tau kamu dengan jelas seperti apa sayang," kata Kendrick mengecup bibir Fiona.


"Matamu memancarkan kebohongan dan ketakutan. Katakan.. katakan pada ku sayang. Jangan menyembunyikannya dari ku," ucap Kendrick. Fiona menunduk. Sangat sulit berbohong di hadapan kendrick. Kendrick membawa Fiona ke dalam pelukannya.


"Se.. sebenarnya Bibi Shopie mengancam ku," ucap Fiona. Kendrick mengepalkan kedua tangannya karena marah.


"Sialan.." gumam Kendrick.


"Bibi Shopie meminta ku untuk menjauhi mu. Jika tidak ia akan mencelakai Sean seperti tadi sore saat di taman.." ujar Fiona menangis.


"Dan kamu tidak di izinkan untuk pergi dari ku sayang..." ucap Kendrick mengusap lembut rambut kepala Fiona dan mengecupnya.


"Ken... bagaimana jika Bibi Shopie melukai Sean?" ucap Fiona takut.


"Jangan takut sayang, aku akan selalu melindungi kalian. Besok aku akan memberi pelajaran pada wanita itu," ucap Kendrick tegas.


"Aku janji Shopie tidak akan pernah mengancam mu lagi," ucap Kendrick mengeratkan pelukannya.