Forbidden Desire

Forbidden Desire
Ban 34: Lakukan Dengan Pelan



Kendrick mendekatkan wajahnya pada Fiona hingga menyisakan sedikit jarak di antara mereka. Mencium lembut bibir Fiona. Fiona memejamkan kedua matanya terbuai dengan ciuman Kendrick. Tanpa sadar, tangannya melingkar di leher Kendrick dan membalas ciuman Kendrick. Pria itu mengusap naik turun lengan Fiona, menurunkan tali gaun tidurnya. Kendrick lalu mere.mas lembut dada kenyal milik Fiona. Wanita itu tidak memakai bra, sehingga Kendrick bebas menyentuhnya. Tubuh wanita itu menggelinjang merasakan gelenyar aneh dalam tubuhnya. Miliknya mulai berkedut. Sentuhan Kendrick membuatnya melayang.


Kendrick melepaskan tautan mereka, ciumannya semakin turun ke bawah. Mengecup-i leher jenjang Fiona.


"Enghhh... Ken.." lenguh Fiona.


"Ya ..sayang.. aku suka kamu menyebut nama ku," bisik Kendrick serak. Ciumannya semakin turun. Kendrick mengecup puncak dada Fiona membuat, menggodanya dengan sesekali meniupnya. Tangannya yang lain ia gunakan untuk mer.emas dada Fiona yang menganggur.


"Sshhh.. Ken.. " de.sah Fiona memegang kepala Kendrick dengan kedua tangannya.


"Aku cemburu saat Sean memonopoli nya. Ini milik ku," ucap Kendrick menyesap puncak dada Fiona yang mengeluarkan ASI.


"Pantas saja Sean betah. Ternyata rasanya enak," batin Kendrick.


"Ouhhh.. Ken. Astaga.. aku.. aku tidak tahan," lenguh Fiona menggelinjang saat tangan kendrick mengusap intinya yang entah sejak kapan Kendrick melepaskan CD nya. Sepertinya akal sehatnya sudah hilang. Ia menginginkan Kendrick melakukan hal yang lebih lagi. Fiona menginginkan pria itu.


"Sshhh... ahh... Ken.." de.sah Fiona menekan kepala Kendrick di dadanya.


"Akkh... Sshhh.. jangan menggigitnya," pekik Fiona saat Kendrick menggigit puncak dadanya.


Mulut Kendrick tak henti-hentinya bermain di dada Fiona. Tangannya bergerak melepaskan boxernya. Menggesekkan miliknya yang sudah mengeras ke inti Fiona. Hanya seperti itu saja, Kendrick rasanya seperti melayang. Apalagi ketika ia berhasil masuk ke dalam milik Fiona yang rapat dan membungkus miliknya.


"Ini akan sedikit sakit," ujar Kendrick serak. Meraup kembali bibir Fiona. Miliknya yang keras dibawah sana sedang berusaha masuk ke dalam milik Fiona. Kendrick mengerang nikmat hanya dengan miliknya yang setengah terbenam di sana.


"Sakit? aku akan berhenti jika itu sakit," ucap Kendrick menatap Fiona yang sedang menahan rasa sakit.


Kendrick memainkan gunung kembar milik Fiona untuk mengalihkan rasa sakit di bawah sana.


"Jleb.." milik Kendrick masuk sepenuhnya di dalam milik Fiona. Menikmati sensasi hangat dan kedutan ringan. Kendrick mendiamkannya sejenak untuk melakukan penyesuaian.


"Ken.. bergeraklah.." ucap Fiona parau. Kendrick lalu mengangguk dan menggerakkan pinggulnya maju mundur dengan perlahan. Kendrick mengerang saat merasakan miliknya dijepit. Kendrick mulai mempercepat temponya.


Fiona kepayahan, rasa sakit dan nikmat bersamaan menghampirinya saat milik besar Kendrick menghantamnya tanpa henti. Ini adalah kali pertama ia melakukannya.


"Kennnnhhh..."


Fiona menarik kepala Kendrick membawanya ke dadanya. Kendrick yang paham keinginan Fiona langsung meraup puncak dada wanita itu.


"Sshhh... Kennn..."


Suara sexy Fiona membuat Kendrick semakin gila.


"Lebih cepat.. kumohon," bisik Fiona hampir tidak terdengar.


Kendrick mengerang, tak kuasa menahan hasratnya lagi. Fiona sudah memberinya perintah.


"Teriakan nama ku Fiona," ucap Kendrick menegakkan tubuhnya. Lantas mempercepat gerakannya. Menghunjam milik Fiona membuat wanita itu menjerit tak karuan. Kendrick merasakan milik Fiona semakin menjepitnya.


"Ken.. akuhhh..tidak kuat lagi. Aku hampir sampai," ucap Fiona.