Complicated Story

Complicated Story
45. Yang sebenarnya.



Kenyataan yang tak bisa diubah. Kesalahan yang tidak bisa diperbaiki. Ibarat waktu yang sudah terlewati dan tidak bisa diulang kembali.


---


Ana melangkahkan kakinya masuk kedalam rumahnya, saat dia membuka pintu ayahnya duduk disofa ruang tamu seperti sedang menunggu kedatangannya.


"Ayah menungguku?" tanya ana memastikan.


"Ikutlah keruangan ayah." Ayahnya menaruh koran yang tadi sempat dia baca kemudian melangkahkan kakinya menuju ruang kerjanya dirumah.


Ana menganggukan kepalanya mengikuti langkah kaki ayahnya dari belakang, "Ada apa ayah?" tanya ana bingung.


Ayahnya kemudian memberikan beberapa dokumen dimana ada sebuah diagram mengenai perusahaan, "Akhir-akhir ini ayah menerima bahwa tuan Darmawan mengajukan surat tuntutan karena merasa mengalami kerugian." Ayahnya menunjuk diagram butik tuan Darmawan dimana grafiknya mengalami penurunan.


"Aku tidak mempunyai keterkaitan mengenai itu. Para artis dan model lebih menyukai baju mereka sendiri atau meminjam dari butik lain karena lebih menarik daripada busana yang dimiliki butik tuan Darmawan."


Ayahnya memijat keningnya dia berusaha berpikir, "Tuan Darmawan adalah sponsor langganan kita dia sudah lama bekerjasama dengan kita. Jangan biarkan tuan Darmawan mengalami kekecewaan dalam hubungan kerjasama antar perusahaan."


Ana menganggukan kepalanya mengerti, "Aku akan membuat pertemuan dengan tuan Darmawan dan membuat beberapa keputusan yang akan kembali menguntungkan tuan Darmawan tapi juga menguntungkan perusahaan." Ana baru saja hendak bangun dari tempat duduknya.


"Ana, jangan menolak perjodohan ini. Itu bisa membuat anjloknya perusahaan serta skandal yang akan terjadi."


Ana menganggukan kepalanya mengerti, "Baik-" lidah ana terasa kelu saat ingin mengatakan seseuatu. Tetapi dia urungkan niatnya.


Didalam kamarnya ana menatap langit-langit kamarnya berpikir tentang apa yang terjadi padanya akhir-akhir ini.


Beberapa dokumen yang ada di map cokelat itu ana keluarkan. Karena posisinya yang terlentang membuat semua dokumen jatuh mengenai wajahnya. Ana berusaha bangun dan betapa terkejutnya dia apa yang ada dalam dokumen itu.


Berita dari website resmi portal harian. Tanggal 12 Desember 2005 tertera kasus skandal antara tuan muda A.K dengan model Riana. Gadis cantik tamatan SMP.


"Diduga tuan muda A.K selingkuh dari tunjangannya." Ana perlahan membaca semua beritahu yang telah diprint oleh Arya. Beritahu itu Arya kumpulkan dari beberapa web resmi.


"Dikabarkan bahwa hubungan tuan A.K dengan model cantik Riana adalah teman dari masa kecil." Ana membaca satu-persatu beritahu tersebut.


"Tuan A.K akhirnya dipaksakan menikah karena kondisi perusahaan sedang diujung tanduk. Diduga Keluarga Jesslyn atau tunangan tuan A.K itu adalah pemilik sahana terbesar perusahaan A.K."


"2 Tahun menikah Pasangan tuan muda A.K serta istrinya Jesslyn memiliki seorang putra."


"Sudah 2 tahun Riana sigadis cantik model tamatan SMP sudah tidak lagi terdengar kabarnya. Kini dikediamannya bersama ibunya ditemukan jasad yang diduga adalah jasad Riana."


"Rumor mengatakan bahwa Riana telah dibunuh namun sebagian percaya bahwa Riana telah bunuh diri karena depresi."


"Diduga penyebab kematiannya adalah dia melahirkan seorang putri yang tidak diakui oleh keluarga Tuan A.K."


Air mata Ana perlahan berlinang. Tetes demit tetesnya mengalir kala membaca semua berita yang ada dikertas putih itu.


"Portal harian 2006. Diduga Tuan A.K menginap dengan seorang model di hotel jalan melasti. Namun hingga kini tidak diketahui siapa model tersebut."


Sudah jelas terlihat bahwa disana semua mengatakan tentang ibu kandungnya ana. Ana hanya bisa menangis sambil membaca lagi kertas yang belum selesai dia baca.


"Portal harian 2028. Dokter kristi atau diakarab dengan dokter kris. Dokter cantik yang muda ini dikabarkan memiliki hubungan dengan anak dari tuan darmawan yang merupakan pemilik butik ternama."


"Hubungan yang baru diunkap 3 bulan disocial media. Akhirnya hubungan tuan Yudha dan dokter kris berakhir kandas. Diduga kedua belah pihak belum direstui oleh orang tua masing-masing."


"Portal harian 21 januari 2029. Dokter kris diduga terjebak skandal mengakibatkan dirinya tidak bisa mengikuti study pelatihan keluar negeri."


"Perihal itu dikaitkan dengan kejadian bahwa ternyata dokter kris pernah menginap disebuah hotel dengan seorang pria yang hingga saat ini belum bisa diungkapkan oleh portal harian."


"Tak pernah terlihat setelah 5 dokter kris akhirnya dikabarkan telah kembali bekerja disebuah klinik. Diunggah oleh http://detikjarum.com"


"Portal harian diungkapkan dari akun Instagram milik dokter kris tidak ada yang bisa mengetahui siapa sebenarnya ayah dari anak yang dikandung oleh dokter kris. Namun kabar beredar dokter kris tidak lagi memilki hubungan setelah terakhir hubungannya dengan tuan Yudha."


Ana kembali merentangkan badannya diatas kasur. setelah semua dia baca bisa dia simpulkan bahwa anak yang dikandung oleh kristi adalah anak dari Yudha. Tapi dia tidak bisa memutuskannya begitu saja.


Kenapa Yudha tidak mengakui anaknya sendiri?


Ana kembali membaca skandal antara ibunya dengan ayahnya terdahulu hingga kasus tersebut redam dan tidak lagi dibicarakan oleh publik.


Selama ini aku belum pernah diakui sebagai anak oleh ayah didepan publik.


Ya! Benar! Jika aku mengatakan bahwa aku anak kandung ayah didepan publik maka kabar yang sudah lama kelam akan kembali beredar luas.


"Dan hanya beberapa pihak yang mengetahui aku anaknya secara secret reminder dan sisanya para karyawan hanya bisa mendengar rumor."


"Tidak salah ayah mempekerjakan aku sejak masih bangku kuliah karena ayah ingin lebih mudah mengangkatku diperusahaan tanpa harus terlibat skandal."


Namun jika benar kristi mengandung anak dari Yudha aku tidak bisa membiarkan pernikahan ku terjadi.


"Ada apa jika perusahaan memutuskan hubungan dengan tuan darmawan apakah perusahaan besar A.K entertaint akan hancur?"


Ana memutuskan untuk menelepon Yudha untuk menjawab semua pertanyaannya.


Tut Tut Tut


Panggilan telepon tidak juga terhubung. Ana terus mencoba hingga akhirnya telepon itu diangkat oleh pemiliknya.


"Ana maaf tadi aku tidak bisa mengejar dirimu." Terdengar suara Yudha begitu serak.


"Yudha kamu sedang apa?" tanya ana curiga.


"Tidak ada aku hanya sedang tiduran sambil membaca beberapa jadwal pasien," jawab Yudha dari balik telepon.


"Ana ada yang ingin kamu bicarakan hingga menelepon seperti ini? tumben sekali kamu menelepon diriku." Sambung Yudha.


Ana berusaha berpikir peetanyaan yang ingin dia tanyakan, "Yudha apa ana yang dikandung oleh kristi adalah anakmu?" peetanyaan pertama yang dilontarkan ana berhasil membuat Yudha bungkam sesaat.


"Yudha?" panggil ana memastikan bahwa panggilannya masih tersambung.


"Apa lagi yang ingin kamu ketahui ana?"


Sungguh pertanyaan aneh yang tidak bisa dia jelaskan. Ana berusaha untuk berpikir sebenarnya apa yang dimaksud oleh Yudha. Beberapa saat dia berpikir akhirnya dia mengerti dimana topik pembicaraan tertuju.


"Kenapa ayahku memaksa aku menerima perjodohan dan tidak ingin sampai perjodohan ini batal?" tanya ana curiga.


Yudha terdengar deru nafasnya dari balik telepon, "Karena ayahku mengetahui hubungan ayahmu dengan Ibu kandungmu."


Ana berpikir sejenak mencerna apa yang dikatakan oleh Yudha, "Apa yang sebenarnya terjadi?"


Yudha menceritakan pada ana bahwa sesungguhnya Riana ibu kandungnya meninggal karena dibunuh oleh suruhan keluarga A.K. Diduga kejadian itu terjadi karena Riana nekad melahirkan Ana.


Perlahan air mata Ana kembali menetes, "Lalu bagaimana dengan masin kristi?" tanya ana gemetar.


"Aku rasa ayah tidak sekejam tuan A.K hanya saja ayah memperingati kristi untuk tidak lagi memiliki hubungan dekat senganku," jawab Yudha dari balik telepon.


"Apa kamu menjamin bahwa kristi masih hidup setelah dia melahirkan anaknya?" tanya ana masih gemetar.


"Tidak."


Ana terkejut mendengar pertanyaan dari Yudha, "Kenapa?" tanya ana bingung.


"Karena aku bukan Tuhan ana mana mungkin aku mengetahui umur dan kematian seseorang." Yudha berhasil mencairkan suasana yang begitu mencengkam itu.


Ana memejamkan matanya, "Apa kamu mencintai kristi?" tanya ana dengan buliran air mata.


"Aku pernah mencintaimu ana, dan setelah bertemu dengan kristi. Perasaan ku berubah menjadi jatuh hati dengannya."


"Bagaimana kristi bisa hamil?" akhirnya ana mempertanyakan kejadian itu.


"Aku saat itu murka saat kedua orang tua kami sama-sama tidak setuju dengan hubungan kami. Ditambah ibunya kristi mengatakan bahwa aku kurang dewasa membuatku meminum minuman beralkohol. Saat itu kristi membawaku pulang dari klub. Karena-" Yudha menghentikan penjelasannya.


"Kenapa?" tanya ana penasaran.


"Karena saat itu kristi tidak berani mengantarkan diriku kerumah. Kristi mengantarkan aku kehotel hingga akhirnya aku melakukan semuanya."


"Kamu mengingat semuanya." Ana bingung karena pada dasarnya orang yang mabuk akan melupakan kejadian yang dia lewati.


"Kristi yang memberi tau semuanya saat bersamaan dia juga mengatakan telah mengandung anakku."


Entah mengapa ana mendengar bahwa Yudha tengah menangis dibalik telepon.


"Lalu kenapa kamu tidak mempertanggung jawabkan perbuatanmu?" ana kembali bertanya.


"Jika aku melakukannya aku tidak akan bisa mendapatkan study pelatihan keluar negeri serta hak praktekku akan dicabut. Kristi juga mengatakan padaku bahwa dia tidak ingin aku sampai dihukum dari dunia kedokteran."


Tut


Panggilan telepon ditutup oleh ana secara pihak. Puas sudah dia mengetahui semuanya. Namun dia juga tidak bisa membiarkan semuanya terjadi seperti ini.