
Dahulu kala sebelum sebuah dunia di reset/diulang untuk memperbaiki kehidupan manusia... ada seorang pangeran di kekaisaran terbesar di sebuah benua, dia dinamai kedua orangtuanya dengan nama Zen
Anak itu memiliki kecerdasan lebih dari anak seumurannya tapi kecerdasannya masih belum bisa dibilang jenius... lalu pada saat umurnya baru beranjak enam tahun, ibu dan ayahnya dibunuh oleh pamannya dan pada awalnya dia juga dibunuh bersamaan dengan ayah dan ibunya tapi anehnya tubuhnya beregenerasi dan dia hidup kembali.
Pamannya yang melihat kejadian itu terkejut dan berkata....
"Kenapa harus kau yang terpilih sebagai raja iblis Lucifer selanjutnya! Sialan... harusnya aku yang menggantikan posisi nenek moyang kita yang merupakan raja iblis Lucifer sebelum dia menikahi seorang malaikat dan diusir dan di copot pangkat raja iblis nya dan dihilangkan seluruh kekuatannya lalu di lempar ke dunia ini."
"A-apa yang paman bilang... hiks... hiks.... kenapa paman tega membunuh orang tuaku." Sahut Zen yang umurnya waktu itu masih berumur enam tahun sambil menangis dan gemetar ketakutan melihat pamannya.
"Kau tidak paham yang aku katakan bocah sialan yang telah merebut posisi ku sebagai raja iblis Lucifer selanjutnya, aku akan menjelaskannya padamu!" Ucap pamannya dengan tatapan yang menakutkan, dan dia kemudian meletakkan tangannya di pundak Zen lalu berkata.
"Kau tau, dahulu kala sebelum manusia di dunia ini mempunyai kekuatan dan sihir, ada seorang raja iblis Lucifer tapi raja itu perempuan bukan laki-laki, dia bertugas menyesatkan manusia di dunia, lalu informasi itu tersebar ke para malaikat kalau para iblis ingin menyesatkan para manusia yang beriman di dunia ini dengan membuat mereka saling berperang."
"Setelah tahu akan hal itu, para malaikat menyuruh seorang dari mereka untuk mencegah hal itu, dan terpilih lah malaikat yang bernama Aizel. Malaikat Aizel itu merupakan malaikat yang bertugas me reinkarnasi kan seluruh manusia di dunia ini maupun dunia lain, bisa dibilang juga dia memberikan kepada manusia kesempatan kedua untuk memperbaiki kehidupan yang dia jalani di kehidupannya yang kedua."
"Dan bukan hanya itu saja, dia juga bisa memindahkan jiwa seseorang ke tubuh orang lain yang dari dunia berbeda. Tapi tidak semua manusia bisa mendapatkan bantuannya seperti itu, hanya manusia yang menurut nya pantas lah yang dibantunya. Karena tugasnya itu seperti itu, dia berbeda dari malaikat yang lainnya... tapi hanya dia yang tahu akan hal itu, hanya dia satu-satunya malaikat yang memiliki perasaan dan seperti manusia."
"Berbeda dengan malaikat yang tidak punya perasaan tapi meskipun tidak memiliki perasaan, para malaikat adalah makhluk yang patuh terhadap Tuhan yang telah menciptakannya, dan iblis malah sebaliknya... mereka selalu membangkang dan iri terhadap manusia, makanya mereka berusaha membuat manusia di dunia mana pun menjadi sesat dan masuk neraka bersama mereka."
"Raja iblis perempuan itu bernama Lucifer, kemudian dia bertemu dengan malaikat Aizel di dunia ini. Pada awalnya mereka saling bertengkar, tapi lama kelamaan tumbuh di perasaan masing-masing yang namanya cinta. Walaupun mereka tau kalau cinta mereka adalah cinta terlarang, mereka tetap tidak peduli dan menghiraukan ancaman dari malaikat dan raja iblis lainnya beserta rakyatnya."
"Mereka kemudian menikah di dunia ini, sebelum mereka menikah mereka mengundurkan diri tugas dan jabatan mereka. Tapi tentu saja para malaikat dan raja iblis tetap marah meskipun mereka sudah melepaskan tugas mereka, para malaikat kemudian memberikan kutukan untuk raja iblis Lucifer yaitu menyegel setengah kekuatannya dan jika ingin kekuatannya kembali dia harus merubah sifatnya menjadi bertolak belakang dengan sifat aslinya. Tapi para iblis mendengar tentang hukuman yang hanya diberikan kepada raja iblis Lucifer, mereka kemudian menjebak Aizel dan membuat cerita kalau istrinya akan dikutuk oleh malaikat. Tentu saja Aizel tidak rela kalau istrinya seorang yang mendapat kutukan kematian itu."
"Dia pun menggantikan posisi istrinya dan pada akhirnya dia yang mendapat kutukan itu, setengah kekuatannya tersegel dan jika ingin kekuatan itu kembali, dia harus merubah sifatnya menjadi bertolak belakang dengan sifat aslinya. Lalu hal itu membuat para malaikat murka dan langsung memberikan hukuman terhadap Aizel karena telah bertindak bodoh. Para malaikat kemudian memusnahkannya."
"Raja iblis Lucifer sangat bersedih, dan marah terhadap para raja iblis lainnya yang telah menjebak suaminya. Meskipun para raja iblis lainnya bilang kalau dia akan mendapatkan gelar raja iblis tertinggi karena sudah menjebak satu malaikat dan membuatnya musnah ditangan para malaikat lainnya, raja iblis lainnya mengira kalau dia hanya menjebak Aizel tapi sebenarnya tidak."
"Dia kemudian hamil, dan setelah sembilan bulan... dia pun melahirkan anak laki-laki yang kembar, yang satu memiliki rupa seperti dirinya dan juga memiliki sifat yang sama dia diberi nama Loyd... dan yang satunya lagi seperti suaminya di beri nama Lord."
"Lalu kutukan yang dimiliki Aizel menurun kepada anaknya yang bernama Lord, mengetahui kalau anaknya juga mendapat kutukan yang sama seperti suaminya, dia pun akhirnya depresi dan stress. Kemudian raja iblis Lucifer menyegel setengah kekuatan dan dia juga menyegel keabadiannya lalu menyerahkannya kepada raja iblis yang lainnya dan dia juga bilang kalau dia akan menjalani sisa hidupnya dengan tanpa kekuatan agar anaknya Lord tidak iri dengan saudaranya Loyd karena ibunya sendiri juga memiliki kekuatan yang sama besarnya dengan Lord."
"Karena Lord sangat mirip dengan Aizel, Lucifer lebih menyayangi dan memanjakannya. Dan dia juga dididik dengan baik supaya sifat seperti ayahnya. Hal itu membuat Loyd iri dan dengki terhadap Lord, karena harusnya dialah yang seharusnya mendapatkan kasih sayang dari ibunya karena dia memiliki kekuatan yang sangat besar sedangkan kekuatan lord hanya setengah darinya."
"Mereka pun dewasa dan memiliki istri juga anak, tapi perlakuan Lucifer terhadap Lord selalu sama dan karena iri dan dengki nya sudah sangat memuncak, dia kemudian merencanakan pembunuhan terhadap Lord. Tapi rencananya diketahui Lucifer, tapi karena Lucifer mengetahuinya terlambat...."
"Pada saat dia ingin membunuh lord ditempat tidur Lord, ibunya sudah menggantikan Lord dengan menggunakan kekuatan nya, Lord yang menyadari kalau tempat tidurnya adalah tempat tidur ibunya langsung bergegas ketempat tidurnya dan pada akhirnya dia terlambat. Ibunya telah dibunuh saudaranya, seketika dia langsung berteriak memanggil kata ibu yang membuat istrinya dan anaknya juga anak dan istri Loyd terbangun."
"Sifat Lord yang pada awalnya sangat mirip dengan Aizel berubah seketika itu juga, dan hal itu membuat kutukan pada dirinya menghilang.... matanya yang awalnya seperti berlian berwarna biru kemudian berubah menjadi berlian merah darah dan dia langsung menyerang Loyd untuk balas dendam untuk membalas apa yang telah dilakukan Loyd terhadap ibu mereka."
"Tapi karena kekuatan Loyd juga besar, itu berubah menjadi peperangan yang sangat mengerikan. Dan peperangan itu kemudian dimenangkan oleh Lord, karena sebenarnya kekuatan malaikat itu lebih kuat dibandingkan iblis. Tapi Lord tidak membunuh anak Loyd dan istrinya, dia tetap membiarkan mereka hidup."
"Dan itu adalah kesalahan besarnya, istrinya Loyd terus menanamkan sifat buruk kepada anaknya dan menghasutnya untuk balas dendam. Tapi balas dendam itu baru bisa terpenuhi saat keturunan Loyd yaitu ayahku yang namanya adalah Calisto."
"Tapi adik ayahku tidak membantu pemberontakan itu, dia hanya membantu mengisolasi para penduduk dari peperangan itu. Yang membunuh keturunan Kaisar Lord itu kan adalah ayahku, kenapa kakek dan ayahmu yang jadi kaisar hah!" Ucapnya dengan mendorong Zen sampai terjatuh.
"Jadi sudah semestinya kan, dan aku lah yang berhak menjadi kaisar. Pengawal! Cepat kalian kemari!" Teriaknya Si Hans Calisto
"Ada gerangan apa anda memanggil kami Duke?" Tanya para penjaga yang tidak sengaja lewat tempat itu.
"Baik, Du- yang mulia kaisar...." Ucap mereka dengan berlutut dan tubuh mereka gemetar ketakutan.
"Seret anak ini, dan lempar dia ke hutan tempat para iblis dan monster muncul karena anak ini sebenarnya adalah iblis." Ucapnya dengan menunjukkan ke arah Zen.
Zen pun diseret para pengawal itu dan di tinggalkan di hutan terlarang yang mengerikan itu. Segel yang dibuat para penyihir yang diperintahkan oleh Kaisar Zeiland dulu di hancur untuk memasukkan Zen kedalam hutan itu, lalu setelah Zen sudah masuk, mereka menyegel kembali hutan itu dengan segel yang lebih rumit dan kuat lagi karena Hans Calisto takut kalau anak itu akan menjadi ancaman baginya.
Setelah segel itu dibuat, mereka pun kemudian pergi meninggalkan Zen ditempat itu dengan tangan kosong tanpa makanan sama sekali dan baju ganti....
Selama dua tahun Zen hidup seorang diri didalam hutan itu karena tidak ada satu iblis atau monster yang muncul didalam hutan itu seperti rumor yang beredar, pada awalnya dia sangat depresi dan mencoba bunuh diri, tapi setelah dia bunuh diri dia hidup kembali. Dan dia terus mengulangnya sampai puluhan kali, lalu pada akhirnya dia pun menyerah. Pada hari dia berulang tahun yang ke delapan dia memohon kepada Tuhan untuk mengirimkannya seorang teman untuk menemani dirinya agar tidak kesepian. Dan tiba-tiba muncul seorang anak laki-laki yang sangat mirip dengannya hanya saja dia memiliki rambut dan bola mata yang berbeda. Dia memiliki rambut berwarna putih perak dan mata berwarna biru dan terlihat seperti berlian.
Anak itu bilang kalau dia berasal dari dunia lain, dan dia juga bilang kalau dia itu tidak memiliki raga dan hanyalah sebuah roh. Pada saat dia dilahirkan, dia memang sudah tidak memiliki raga tapi kembarannya tidak meskipun begitu dia tetap bisa menyentuh seseorang tapi jika seseorang menyentuhnya tanpa ijin darinya maka orang itu tidak akan pernah bisa menyentuhnya apalagi menyakitinya. Ibunya bahkan tidak pernah tahu kalau dia ada di dunia itu, tapi ayahnya tau tentang dirinya bahkan ayahnya juga bisa melihat keberadaannya, tapi itu pun disaat ayahnya mengaktifkan kekuatannya.
Dia pun menceritakan tentang kisah hidupnya yang tidak pernah mendapat kasih sayang dari ayahnya apalagi ibunya yang tidak bisa melihat keberadaannya, dia berkata pada Zen kalau dia iri pada saudara kembarnya yang tidak terpilih sebagai malaikat peng reinkarnasi manusia. Ayahnya bilang kalau dia itu tidak punya perasaan seperti manusia, karena malaikat itu tidak memiliki perasaan dan nafsu seperti manusia.
Ayahnya juga tidak tau kalau sebenarnya malaikat peng reinkarnasi berbeda dengan malaikat yang lainnya. Dia pun awalnya berpikir kalau yang dikatakan ayahnya benar, lalu para malaikat berbicara suatu hari padanya dan mengatakan kalau dia itu memiliki perasaan seperti manusia. Dan mereka berkata, semua kekacauan ini karena mereka pada awalnya tidak mengetahui kalau rekan kerja mereka memiliki perasaan tidak seperti mereka.
Para malaikat kemudian membawanya ke tempat mereka tinggal dan bekerja, lalu dia bertemu dengan malaikat yang punya julukan tuan agung dari anak buahnya. Malaikat itu bisa melihat masa depan yang akan terjadi pada kehidupan seluruh umat manusia. Nama malaikat itu adalah Hikael haizel.
Dia adalah malaikat yang selama ini mengerjakan tugas malaikat Aizel, meskipun dia juga sibuk dengan pekerjaannya dia tetap menyempatkan waktu untuk mengurus pekerjaan Aizel. Karena dialah satu-satunya malaikat yang paling merasa bersalah karena harusnya dia bisa mencegah temannya terjerumus ke kehancuran, dia pun akhirnya membesarkan anak yang mirip dengan Zen itu.
Setelah dia menceritakan kisah hidupnya, dia kemudian berkata kalau Zen tidak perlu menceritakan kisah hidupnya juga karena dia sudah tau semuanya dengan jelas.
Zen kemudian berkata....
"Jika kau tau tentang cerita hidupku, apa kau mau jadi temanku? Dan ngomong-ngomong siapa namamu?"
"Tentu, aku mau kok jadi temanmu. Tapi mungkin hanya beberapa saat sampai aku sudah ditugaskan untuk mengurus pekerjaan seperti malaikat yang lain disaat aku ditugaskan itulah kita akan berpisah. Dan namaku adalah Izekeil...." Sahutnya dengan memiringkan kepalanya sambil tersenyum lebar.
"Benarkah!" Ucap Zen dengan kegirangan karena dia tidak akan sendirian lagi untuk beberapa saat.
"Kau tau Zen, karena aku tidak bisa bermain denganmu selamanya... aku akan mempertemukan mu dengan keluarga ibumu. Mungkin kau tidak tau, karena pada saat kau masih berumur satu tahun... ibumu dan satu-satunya sepupu ibumu dari keluarga nenekmu membuat perjanjian kalau mereka berdua akan pura-pura tidak saling kenal. Tapi kalau salah dari mereka dalam masalah yang mengancam nyawa mereka, janji itu tidak berlaku lagi. Dan yang pihak aman akan membantu pihak yang sedang dalam masalah." Ucap Izekeil dengan memeluk Zen.
"Dan saat sepupu ibumu itu tau kalau, hanya kau yang masih hidup dan mendapatkan pengasingan yang tidak manusiawi seperti ini, dia sangat ingin membawamu pulang ke tempatnya tapi dia tidak pernah berhasil menghancurkan segel dinding penghalangnya selama dua tahun ini. Jadi jangan kamu pikir kalau kau tidak punya siapa-siapa di dunia ini, karena sekarang aku sudah ada disini.... aku akan mempertemukan mu dengan keluarga ibumu menggunakan teleportasi." Ucapnya lagi sambil mengusap kepalanya Zen, dan mereka masih berpelukan..
Zen kemudian menatap kearah wajahnya Izekeil dan meneteskan air matanya lalu berkata....
"Benarkah? Aku masih punya ke-keluarga yang peduli padaku, hiks...hiks... huaaa... ku pikir aku tidak punya siapa-siapa dan tidak ada yang ingin menolong ku, tapi ternyata aku salah, hiks... hiks...."
"Apa kau ingin menemuinya sekarang?" Tanya Izekeil dengan mengulurkan tangannya kearah Zen.
"Memangnya langsung bisa sekarang, hiks... hiks...." Ucap Zen dengan meraih tangannya Izekeil.
"Tentu saja bisa, jadi jangan lepaskan tanganku karena kita akan berteleportasi sekarang juga....!" Sahut Izekeil.
^^^Bersambung....^^^