You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Extra Part End



yang ini udah benar-benar ending, nanti lanjutannya di stiory selanjutnya ya.


yang judulnya "The Twins Arsen & Arlen".


dicerita itu akalan menceritakan tentang kisah cinta keduanyya, dimana akanya juga oer anget sama adiknya.


**BTW ini par Up di leptop malah gk bisa jadi Upnya lewat HP baru bisa🤦‍♀️🤦‍♀️


dan dua Part yang aku udah up masih tetap direview jadi lama banget, Up dari pagi sampai sekarang belum berhasil🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️**


 


♡♡♡


Author pov


"Sayang, kenapa km diam dari semalem hmm"tanya alex saat melihat istrinya melamun saat duduk di kasur.


"Lex kalau seandainya aku meninggal nan...."


"Tidak, km gk akan meninggalkan aku dan anak kita, kamu gk akan pernah meninggalkan kami"ujar alex tegas duduk dekat istrinya.


"Kenapa km berpikir kayak gitu"tanya alex memeluk erat istrinya.


"Aku hanya berpikir saja, kan kita gk tau siapa yg duluan akan pergi, kita semakin bertambah usia dan anak kita semakin dewasa. "jelas Ara memalas pelukan suaminya.


"Kita akan meninggalkan dunia ini sama-sama sayang, jadi jangan berpikir untuk pergi sendiri, kita akan sellau bareng, aku udah pernah bilang kan, kita gk akan pernah terpisah, walaupun itu udah takdir, aku ingin takdir iitu bersama kamu."ujar alex lirih dan menggeratkan pelukannya.


"Kamu gk akan ninggalin aku sendiri kan?"ara hanya mengangguk dan memposisikan dirinya senyaman mungkin di pelukan suaminya.


"Begitupun aku, aku gk akan pernah meninggalkan km sendiri dan juga anak-anak kita"lanjutnya alex.


"Aku sangat bahagiah, terimakasih"ujar ara pendek.


"Aku yang seharusnya berterimakasih,aku lebih  sangat sangat bahagia"jawab Alex.


"Aku kangen anak kita"ujar ara sedih.


"Barusan kau VCall"tanya alex heran karena baru saja mereka melakukan VC dengan anak mereka.


"Tapi tetap gk sama alex, aku ingin mencium dan memeluk mereka, meninggalkan mereka selama tiga hari ini seperti sudah berbulan-bulan saja"jelas Ara bersandar di dada suaminya.


"Seandainya aku pergi duluan, apa kamu akan menikah lagi"tanya ara lagi, pikiran itu asih terus Ara pikirkan.


"Tidak sayang, tidak ada kata km pergi duluan. kamu mau pun aku, kita akan bersama-sama"ujar alex entahlah dia juga berpikir seperti itu dia sangat sedih.


Tapi dia juga tidak akan membiarkan itu, alex hanya ingin bersama-sama.


Ara hanya mengangguk.


Diapun berpikiran yang sama, bagaimana jadinya kalau alex pergi duluan, apakah dia bisa melanjutkan hidupnya. atau dia akan seperti orang gila atau menjadi patung yang hidup.


Entahlah memikirkan saja membuatnya sedih.


"Km tau, saat pertama kali kamu memarahi aku di kampus karena kesalahan aku"alex mengangguk mengingat itu. bagaimana bisa alex melupakan pertemuan pertama itu.


pertemuan pertama itu jujur alex sudah terpikat dengan wajah imut istrinya.


"Saat itu juga aku berpikir, kenapa ada cowok seperti itu, padahal hanya becek yang mengenai mobilnya, kenapa dia mara-mara, dan aku sempat berpikir bahwa km lebih menyayangi mobil mu dari orang lain"cerita ara terkekeh.


"Ya dan saat aku memarahimu kamu dengan santainya memarahiku balik, padahal kau yang salah"ujar alex terkekeh.


"Itu karena kamu duluan tiba-tiba datang dan marah-marah, yasudah aku balik memarahi km"ara sedikit tertawa.


"Dan saat itu juga aku jatuh cinta sama km"jawab alex senyum manis.


"Karena km gadis yang pertama dengan santainya memarahiku, padahal gadis yg lain selalu memuja ku"lanjut alex tangannya memainkan ujung rambut istrinya yg sudah mulai panjang.


Ara hanya terkekeh..


"Hmmm"alex menatap lekat istrinya.


"Aku benar-benar sangat bahagia, terimakasih semuanya"ucap ara tersenyum manis.


Alex mengangkat tangannya dan mengusap pelan pipi istrinya tersenyum manis.


"Aku lebih sangat bahagia"ujar alex.


"Bahagia yg aku rasakan saat ini tidak bisa aku ungkapkan dengan kata, karena itu akan sangat panjang"lanjut alex.


Cup


Mengecup kening istrinya..


"Aku mencintaimu, sangat mencintaimu dan selamanya akan tetap seperti ini"ujar alex memeluk istrinya..


"Aku juga sangat mencintaimu"balas ara langsung memeluk suaminya dalam diam ara meneteskan air matanya.


"Terkadang cinta datang dengan tiba-tiba baik kesengajaan mau pun tidak, dan yg aku alami sekarang adalah ketidak sengajaan yg mengakitbatkan aku bersamanya hingga sekarang, dan aku bersyukur akan hal itu, tanpa incident itu mungkin aku tidak bertemu dengannya, aku bahagia beetemu dengannya"batin Ara


"Namun karena cinta itu juga sulit melepaskannya, walaupun sudah kehendak Allah untuk kembali kepadanya"batin ara


"Seandainya aku yang pergi duluan, apakah alex akan mudah melupakan aku"batin ara bertanya.


"Tidak,kamu tidak akan pernah meninggalkan aku, kalau km meninggalkan aku, aku akan menyusulmu detik itu juga, karena aku tak bisa hidup dengan hanya ragaku sedangkan pemilik jantung ini pergi meninggalkan aku"batin Alex


Mereka seperti mendengar suara satu sama lain, dan mereka menjawab pertanyaan yg di benak mereka..


"Terkadang cinta itu egois, ya aku akuin itu aku begitu egois, karena tidak mau merelakan dia meninggalkan aku, walaupun aku tau yang hidup akan kembali ke tempat semulanya. Aku tidak bisa membayangkan hal itu, kalau seandainya aku pergi duluan aku tidak mau dia bersedih"


"siapa yang akan menjaganya, siapa yang akan membantunya saat kecerobohannya, siapa yg memeluknya saat bersedih, siapa yg menjailinya kalau bukanaku, siapa yg memberikan ciuman selamat paginya"


"Memikirkan semua itu membuat aku akan gila, begitupun sebaliknya dia pergi sebelum aku"


"Siapa yg akan mengurus ku, siapa yg membangunkan aku saat pagi, siapa yg menyiapkan sarapan dan mengucapkan selamat pagi, siapa yg ku peluk saat tidur, siapa yg menyiapkan baju ku, hanya dia rumah ku saat capeh, sedih dan tertawa"


" apakah aku siap pergi? jawabannya TIDAK sama sekali, karena aku sangat mencintainya melebihi apapun"batin Alex


"Ya allah aku mohon biarkan kami hidup lebih lama dan terus bersama-sama hingga di mana usia yang engkau batasi. Amiiinn iloveyou my husband"batin Ara


"Ya allah aku mohon biarkan kami terus bersama, kalau kau mengambil nyawanya, ambillah secara bersamaan dengan aku, karena aku gk ingin berpisah dengannya. Amiiinn Iloveyou More my sweetheart"batin alex


Tanpa sengaja mereka meneteskan air mara, air mata bahagiah karena mencintai satu sama lain dan mempunyai kegidupan yang sangat bahagia dengan kedua anaknya.


ENDING♡♡


★★★


sampai ketemu lagi di STORY aku yang ke'2' ya wkwkwkw


JANGAN PADA BOSEN SAMA APA YANG AKU TULIS, TERIMAKASIH DUKUNGAN KALIAN.


TERIMAKASIH LIKE DAN COMENT KALIAN, KARENA DNEGAN KOMENT KALIAN AKU LEBIH SEMANGAT BUAT NULIS LAGI.


Entahk kenapa ingin sekali bikin Part yang ini...


Udah dari kemarin mikirnya cuman baru kali ini yang aku ngetik...


Semoga kalian juga punya pikiran yang sama😁😂😂😂


Baca ceritaku yg baru ya😊😊


Terimakasih banyak semuanya😊😊


I Love U😁😁😁😝