
Alex pov
Sungguh. ini benar-benar memalukan. Sangat memalukan.
Kenapa tidak, yang saat ini dengan bodohnya gua menendang gadis gua sendiri dari kasur, hingga jatuh ke lantai, astaga lantai. Pasti sakit.
Sorry sweetheart.
Tapi ini juga melegahkan hati gua, karena apa yang ada di pikiran gua gk pernah terjadi.
Kalau di ingat-ingat gua berasa kayak orang yang paling bodoh.
"kenapa lu senyum-senyum gitu"suara itu suara gadis udang gua.
Yang gua kira dia bakalan pergi ninggalin gua.
"ditanya malah bengong sendiri"lanjutnya dengan wajah kesal. mungkin kejadian tadi.
"keluar gua mau ganti baju"Ara nguris gua sambil dorong gua keluar dari kamarnya.
Ya dia kini hanya menggunakan baju mandinya.
Yang Eeeerrrrrrr pengen gua makan sekarang juga.
"ALEXxxxxx"teriaknya frustasi karena gua ogahan keluar dari kamar.
"apa sayangggg"balas gua sengaja godain dia.
dan Ya Ara semakin kesal lihat gua.
"Dari tadi gua ngomong tapi lu malah senyum dan lihat gua kayak makanan siap di santap tau gk" kesal
Uuuhh gadis gua lebih cantik kalau lagi kesel.
Baiklah.
Gua langsung berdiri dari kasur, mungkin membiarkan gadisnya harus berdandan dulu sebelum jalan-jalan.
CUP
CUP
CUP
seperti patung dia sekaranf. gadis yang di depan gua, kenapa dia belum terbiasa dengan ciuman gua.
"itu hukuman buat kamu, kalau ngomong masih dengan kata Lu'Gua"bisik gua sambil ngusap pipinya.
Duk
"Aww"keluh gua mendapatlan tonjokan tiba-tiba di perut gua.
"apaan sih yang.. kenapa km jadi galak gini sih"ucap gua smabil ngusap perut, karena benaran sakit.
"itu karena kamu selalu saja nyosor tanpa permisi"keselnya diikuti dengan kedua pipinya yang merona.
"udah sana keluar aku mau ganti, kalau gk..."
"iyaa iya iya, ini aku keluar sayanggggg"potong gua sebelum ancaman itu keluar dari bibirnya, gua benci ancaman itu karena ancamannya itu buat gua mati di tempat walaupun hanya kata-katanya saja.
"udah keluar sanaaaaaa"sambil mendorong gua keluar dari kamarnya.
_♡_♡_
ARA POV
"udah sana"gua dorong alex keluar dari kamar gua.
Gimana gua gk kesel gua ngomong di cuekin, udah gitu senyum yang tidak jelas dan lebih mengerikan lagi tatapannya itu seperti singa yang sedang kelaparan saja.
Emang apa yang salah sama baju mandi yang gua ini. dan ya gua rasa di dalam otaknya pasti berpikir hal yang enggak-enggaak.
"kenapa berhenti"Tanya gua saat dia berhenti saat gua udah dekatin pintu kamar.
"aku mau nannya sama kamu sayangg"masang wajah misteriusnya.
"apa?" balas gua.
"kenapa sih, aku harus keluar kamar, kamu kan bisa ganti baju walaupun aku disini kan bentar lagi kita kan nikah"Tanya nya buat gua melotot tak oercaya.
dan tebakan gua benar. ada gaja di balik batu nih.
Pertanyaannya errr Mesum.
"siapa yang mau nikah sama situ? Keluar sana"jawab gua kesel sambil dorong dia keluar dari kamar gua.
"Ooo"alex ngangguk doang. dan beranjak dari kasur.
Tumben nurut.
"jadi gitu ya, gk mau nikah sama aku" sambil melangkah maju dekatin gua.
"eh eh ngapain kamu aku nyuruh kamu keluar bukan masuk lagi"kata gua berusaha menutupi kegugupan gua.
"Lex kenapa sih buat jantung aku berdetak 2x lipat dari biasanya"batin gua.
Dan gua tarik kembali kata-kata gua yang nurut...ckck.
"aku akan menghukum kamu, karena kata-kata kamu tadi"dia terus berjalan maju dekatin gua.
"berhenti lex"kata gua setengah teriak.
Muda-mudahan aja dia mendengarkan ucapan gua.
Kalau berhenti bukan alex namanya, dia terus saja berjalan hingga,,, yah gua gk bisa mundur lagi karena di belakang gua udah ada diding yang membatasinya.
Gua rasa diding kamar gua juga bekerja sama dengan alex hingga dia bisa menahanku dari belakangnya.
"Ra"bisik nya dan tangan satunya memegang dagu gua.
"hmmm"gua otomatis langsung balas tatapan alex.
"buat alex junior sekarang yuuk"
Apa?
Apakatanya?
OMG?
"APA"teriak gua langsung refleks nendak perut alex.
"MATI AJA LU SANA"teriak gua emosi lihat dia yang hanya terkekeh.
"gimana mau gk yanggg"tanyanya masih tersenyum.
"jangan ngawur kamu, udah sana keluar aku mau siap-siap katanya mau jalan"alihkan pembicaraan agar alex dengarin gua.
"aku serius sayanggg,,, km jangan alihkan pmbicaraan deh"kokohnya berusaha dekatin gua lagi.
"ngaco km, udah sana keluar"gua berusaha mendorongnya untuk keluar.
"km gk bakalan bisa sayangggg"bisiknya.
"Aleexx,, kalau km gk mau aku gk baka,,,,,,"ancaman gua berhasil buat dia kali ini.
"okey aku keluar, 5 menit harus selesai"balasnya cepat dan lepasin tangan gua.
Cup
"kalau km berubah pikiran aku siap ko kalau kita buat junior alex sekarang"bisiknya sebelum keluar dari kamar dengan satu kecupan di bibir gua.
"ALEEEEXXXX"teriak gua sedangkan yang di teriakin hanya tertawa.
_♡_♡_
10 menit kemudian.......
"ayoo berangkat lex"saat gua melangkan menuruni anak tangga, alex yang tadinya nonton langsung lihat kearah gua.
Tapi kemana Rani?.
"tadi rani pamit katanya mau jalan sama temannya"alex menjawab pikiran gua.
Gua cuman ngangguk doang.
"yaudah ayo"ajak gua dengan jalan duluan keluar dari rumah.
Namun alex mencekal tangan gua.
"kenapa sih km selalu makai celana yang kurang bahan gini"tanyanya sambil melihat gua dari atas sampe bawa. penampilan gua.
"ini namanya style tauu"kesel gua lepasin tangan dia.
Kapan sih lu gk komentar tentang pakaian gua.
"apa kamu bilang, stayle kamu? ini bukan style Tiara... tapi pakaian kurang bahan"baals alex gk mau kalah.
selalu aja berdebat dengan pakaian yang gua pakai saat keluar.
gua make kemeja kebesaran berwana putih di tamba celana jeans pendek, bagus ko. kenapa dia protea.
"astaga aleexxx,,, fine aku akan tutupi pakai njaket ini biar gk kelihatan paha aku yang mulus ini"frustasi gua ambil jaket dan ikat di pinggang gua.
Kenapa kerjaannya selalu kayak gini sih.
"good girl"langsung narik gua keluar dari rumah.
Sial.
Untung gua sayang.
"kenapa bengong ayo masuk"tanyanya saat gua lihat dia udah buka pintu mobil.
"iya iya"kesel gua langsung masuk.
Buk.
"tumben dia gk marah, gua nutup pintu mobilnya sengaja keras"batin gua sambil menatapnyanya.
"kenapa km lihat aku kayak gitu, minta di cium hmmm"tanyanya saat sadar gua lihatin.
"gk"gua langsung buang tatapan gua kearah luar jendela.
Kenapa sih ni pipi gua panas mulu dari tadi.
Untung saja dia gk melihathuuufff.
"Kita mampir di rumah aku dulu ya"katanya.
"hah? mampir ke rumah kamu?"kaget gua. karena sebelumnya alex gk ngomong.
"Ngapain"lanjut gua lihat kearah dia.
"aku mau ganti baju dulu syangggg"gemesnya sambil mencubit pipi gua dengan satu tangannya.
"gk make cubit juga kali"gua mukul tangannya biar jauh sama gua.
"focus aja nyetirnya, ntar kalau nabrak gimana"lanjut gua nyuruh alex fokus.
"kenapa harus focus nyetir, aku kan hanya fokusnya sama kamu"sambil kedipin sebelah matanya ke gua.
"Alleexx aku lagi gk bercanda tau, aku gk mau ya mati muda, aku masih pengen nikah dan punya anak, punya cucu, punya cici, bila perlu punya cecet juga"balas gua sedikit kesal.
"yaudah ayoo"balasnya cepat buat gua bingung.
"hah maksdnya"tanya balik gua.
"katanya km tadi pengen nikah dan punya anak, yaudah kita buat anak dulu habis itu baru kita nikah besok"katanya santai dengan ekspresi tanpa dosa.
Duk
gua langsung mukul kepala alex. biar sadar.
"awww"keluh alex saat gua ketuk kepalanya sama HP ditangan gua.
mampus.
"ngaco, nyetir yang benar"
"cowok selalu aja salah"batin Alex
"km kenapa sih, belum nikah aja udah KDRT gini"cmbrutnya sambil ngusap kepalanya.
"salah km sendiri, ngomong dari tadi gk ada yang benar. udah sana nyetir yang benar"balas gua semakin kesal sama sikap dia.
"udah aku udh nyetir kali"balasnya.
Masih aja ngejawab.
"ayo turun"ajaknya yang sudah membukakan pintu mobil.
"ini benaran rumah kamu lex?"Tanya gua tak percaya apa yang gua lihat sekarang.
Ini bukan rumah tapi istana yang wow megah banget.
"tutup mulut kamu sayang jangan sampai banjir di rumah aku"nyindirnya sambil megang dagu gua.
Gua langsung nutup mulut gua.
"ayoo"dengan snagat lembut alex menggandeng tangan gua masuk dalam rummahnya.
"pak wawan, ini kunci mobilnya masukin di garasi aja, nanti saya make mobil lain"katanya dan menyerahkan kunci mobil itu kepada bapak yg kira2 sudah berkeluarga.
"oke den"jawab bapak.
Gua senyum aja.
"mari den, non" pak wawan langsung pergi.
"kamu tunggu disini atau mau ke kamar aku"tanya alex saat kita udah di ruang tamu.
"aku disini aja deh"jawab gua langsung duduk.
"yakin gk mau ke kamar aku"godanya dengan mata jailnya.
Kan mulai lagi.
Gua menggeleng.
Gua yakin ini pasti empuk banget.
Duk
Kan apa kata gua empuk bangett.
"yanggg main kuda-kudaan yuukk"tanyanya yang setengah naik tangga.
"hah? Emng km punya kuda disini"Tanya gua heran. karena gua oengen banget belajar naik kuda.
"aduh lupa kalau gadis udang gua masih polos"gumam alex.
Yang masih dapat aku dengar, apa maksdnya?.
"bukan itu sayang, aku gk memelihara kuda disni"katanya yng masih setia berdiri di setengah tangga itu.
"kalau gk punya kuda kenapa ngajak main kuda coba"kan kenapa hobby nya hari ini selalu buat gua kesel sih.
"main kuda ini beda sayangggku cintaaku, otak udangkuuu"katanya setengah geram tapi senyumnya itu,,, eeerrr kayaknya dia menyebunyikan sesuatu.
"kesini deh yanggg"katanya sambil turun dari tangga hingga tangga terakhir.
Gua dengan bodohnya nurut gitu aja, berjalan ke arahnya, dan sat ini gua depan tangga sedangkan alex berdiri di satu anak tangga.
Otomatis gua mendngok keatas, karena alex dengan lebih tinggi, tanpa satu tangga itu aja aku harus mendongak apalagi kayak gini.
"ternyata kamu kecil banget ya"katanya saat ngukur ukuran tinggi gua yang pas di dadanya.
"gini lebih bagus"lanjutnya sambil turun dari satu tangga tersebut.
"kamu mau aku ajarin cara main kuda gk?"tanyanya masih tersenyum.
"maulah,dimana?"Tanya gua balik karena gua oengen banget bisa naik kuda.
"kekamar aku yyuuukk, nanti kamu tau sendiri"jawabnya narik tangan gua menaiki anak tangga.
"kenapa harus dikamar"Tanya gua bingung terus ikuti alex.
"emangnya kuda bisa di bawa masuk kekamar"lanjut gua karena bingung.
Benar kan masa kuda bisa masuk ke kmar sih, yang ada main kuda kan di halaman luas bukan di kamar.
"bisa dong, ayoookk"ajaknya sambil narik tangan gua.
Gua ikut alex naik tangga.
Wow ini rumah kemana penghuninya kenapa disini cuman aku dan alex.
Creeeekkk
"yuuukk masuk Sweety"ajaknya saat pintu kamar udah kebuka.
gua lihat curiga kearah alex, alex cuman senyum. tapi senyum penuh curiga bagi gua.
♡♡♡♡
huuuuuuwaaaaaaa cuapeh
panjang banget yaaaaaaaa hehehe
Semoga Suka dengan tuliSanku ini
jangan lupa Vote + Coment ya..
See You guys.........