You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Episode - 16



Hai guys balik lagi


😁😁


Part ini kayaknya acakan, soalnya aku belum revisi dan baca ulang.


♡♡♡♡


Ara POV


"yaaaakkk, Lepas Alex, Km mau bawa aku kemana?"gua berusaha turun dari gendongannya.


"Hari ini sesuai dengan perjanjian semalem, jadi ini sebagai salah satu permintaan aku"balasnya dengan santai.


"Heeeei, permintaannya cuman satu kenapa kamu sebut salah satunya, itu artinya banyak"sewot gua dan berusaha turun dari genongannya.


"Turunin aku Alex, aku bisa jalan sendiri"lanjut gua masih merontak di gendongan dia.


"Diam lah, ikuti aja, hari ini aku akanbuat km menjadi Princess oke"katanya dengan senyum. aaaarrrrr manis banget.


"Terpesona eh"katanya saat sadar kalau gua lihat dia.


"Duduk dengan santai oke, jadilah gadis penurut hari ini, kalau gk mau aku ngapa-ngapain km"katanya sambil memesankan seatsbet buat gua.


"Mau kemana sih?"tanya gua penasaran lihat dia. dia cuman ngacak poni gua.


"Diam, nanti km juga tau sendiri"masih dengan senyum misteriusnya sebelum menutup pintu mobil.


"Oke. aku akan menuruti apa mau kamu hari ini, tapi kalau kamu macam-macam aku akan habisin kamu"balas gua saat dia udah duduk dikursi pengemudi.


"Kenapa harus macam-macam, cukup satu macam aja bisa buat Alex junior"kekeh nya buat gua melotot tak percaya.


itulah dia, suka banget ngerjain gua.


"Dasar Omes"gumam gua, tanpa sadar wajah gua panas.


"Aku kan cowok normal yang"


Mendingan gua BOCAN dari pada harus berdebat dengannya.


Iiiis jangan BOCAN nnti lu di bawa kemana lagi, oke sekarang lu gk boleh tidur Ara, batin dan pikiran gua bertentangan oke.


"Ngapain km geleng-geleng gitu, pusing"tanyanya lembut.


Uuuuhhh gk kuat banget ha-ha-ha.


"Gk"balas gua singkat.


Dia ngangguk tanda mengerti aja


Dasar cowok tidak peka.


♡♡♡♡


"Ayo turun"


"Huwaaaaa sumpah ini bagus banget Lex"


AAAAAAAAA


"Suka kan?"katanya meluk tubuh gua dari belakang.


"Suka banget, km tau dari mana tempat ini?"tanya gua mengalihkan rasa gugup gua


"Ada deh, yuk kesana disanakan lebih bagus lagi"ajaknya langsung narik tangan gua.


"Jangan-jangan km pernah bawa cewek lain kesini juga?"tanya gua curiga kalau ini bukan pertama kalinya.


dia kan playboy.


"Aku yang ke berapa yang km bawa kesini? apa aku yang terakhir kamu bawa kesini?"lanjut gua sambil melihatnya, orang yg di tanyain hanya senyum-senyum aja.


Dia melangkah maju dan berdiri di hadapan gua.


"Hhhmmm gimana ya, iya sih kamu yang terakhir dan....."ucapnya sambil mikir-mikir, gua masih menunggu kelanjutannya.


alex natap gua dengan wajah yang dekat banget sama gua.


Cup


Satu kecupan di bibir gua dengan singkat.


"Da Kamu yang pertama aku ajak kesini,karena tempat ini spesial buat orang yang spesial juga"lanjutnya tersenyum saat ngasih gua kecupan singkat itu.


"Aku mau minta hadiahnya?"lanjutnya lagi tapi bukan senyum lembut tadi melainkan senyum sinisnya natap kearah gua.


"Hadiah apa maksud kamu?"tanya gua gak ngerti apa maksudnya. gua melangkah sedikit menjauh karena jantung gua berdetak cepat banget.


"Iya hadiah, karena kamu orang yang pertama aku ajak kesini"balasnya langsung melangkah mendekati gua lagi, gua berbalik menghadap kearah danau yang berwarna hijau itu.


Mau apa dia??


"Aku gak bawa apa-apa kesini, kalau kau minta hadiah nanti aja"jelas gua sambil lihat danau.


"Aku gk butuh hadiah berbentuk barang, aku punya banyak uang jadi aku bisa beli sendiri"balasnya ambil membungkam sedikit tubuhnya. gua rasa dia memeluk gua dan bahu gua terasa berat karena wajahnya.


"Sombong sekali, kalau kamu gk mau hadiah barang terus apa dong?"tanya gua, sumpah gua masih gk paham apa maksudnya.


Cup


Cup


Cup


"Ini yang aku mau dari kamu, kenapa gk peka sih"keselnya dengan senyum sangat manis saat udah kecup berkali-kali pipi kanan gua.


"Aleeeexxx kan aku udah bilang jangan main nyosor Napa sih? aku bisa mati serangan jantung tau"kesal gua lihat dia yang masih belum lepasin pelukannya.


"Kalau aku kena serangan jantung gimana? untung aja aku gk punya riwayat jantung kan"protes gua lagi, alex hanya terkekeh dan mengeratkan pelukannya.


"Oh jadi harus ijin dulu nih?"godanya lagi.


"Tau ah gua mau main"gua langsung lepasin pelukan dia dan melangkah menajuh dari dia.


gau pengen lihat banyak tempat yang bagus disini.


Ini bagus banget, ini seperti pantai tapi bukan pantai entahlah gua bingung menjelaskannya.


Satu kata buat tempat ini.


WOW.


Emazing.


Menakjubkan.


"AAAAAAAAA"teriak gua, disini gua bisa teriak sepuasnya, karena tempat sepih jadi bebas dong gua teriak.


"Jangan jauh-jauh dari aku sweety, nanti km di makan hewan buas. banyak ada hewan buas disini"teriak alex buat gua berhenti melangkah. gua berbalik lihat dia yang udah lumayan jauh dari gua.


Apa katanya?.


Sayang sekali kalau ada hewan buas di tempat indah seperti ini.


"Ngaco km, mana ada hewan di tempat seindah ini"balas gua teriak gk percaya.


"Ya terserah km, yg jelas aku udah bilang sama kamu, aku mau duduk disini aja"katanya sambil duduk di kursi kayu itu.


"Aku mau berenang Lex, tapi gk bawa baju ganti, kenapa km tidak bilang kalau disini ada air yg sejernih ini, kan aku bisa bawa baju buat renang Lex"cerocos gua melihatnya dengan nada sesal.


gua dekatin dia yang hanya tersenyum lihat gua.


"gak usah marah-marah juga kali. aku udah siapin semuanya. Tenang aja sweety, seperti kata aku tadi, hari ini km akan menjadi Princess"balasnya tersenyum, gua dengar itu langsung berlari kearahnya dan duduk di sampingnya.


"Tapi km gak boleh membantah apa kata aku hari inj, apapun itu"lanjutnya masih tersenyum lihat gua.


"Oke, jadi aku bisa main air dong"tanya gua polos.


"Boleh dong"balas nya cepat sambil ngacak rambut gua.


"Yeeeeee" gua langsung lari menuju air itu.


Iya juga sih.


"Kan gk ada baju renang Lex"


"Km renang gk make baju juga gpp sweety"bisik nya buat gua langsung menjauh dari dia.


PLETAK


"Auuuu"


"Kenapa kau menjitak aku dengan sendal jelek itu"ringis ya memegang jidat yg gua jitak dengan sendal jepit gua.


"Rasain,,,, biar otak km jauh-jauh dari kata mesum"kesel gua menjauh dari dia.


"Dasar Otak mesum"teriak gua langsung ke tempat air itu.


"HAHAHAHAHHA"tawanya.


AAAAAAAAA ini namanya surga dunia, keren banget.


"Hei kenapa kamu mengambil gambar, kalau km mau mengambil gambar harusnya bilang dulu, tunggu biar aku buat wajah aku setampan mungkin"omelnya saat gua ngambil gambar secara diam-diam.


Lucu.


"Ayo Lex Selfi berdua ini tu, indah banget tau"rengek gua.


Cup


Cup


"Baiklah apa yg gk buat gadis aku yg cubby ini"gemesnya smabil mencubit kedua pipi gua.


Selalu mencium gua seenak jidat nya.


lagi, lagi dan lagi.


Huuuuufff


"Mendekat lah sweety"aku pun menggeser duduk di sampingnya.


"Aaa bagus banget"ucap gua saat lihat hasil gambar itu.


"Berikan camera Sweety"pintanya


Gua langsung memberikan camera yg gua pegang.


Gua langsung pandang sekeliling tempat ini sungguh pemandangan yg menakjubkan.


"Sayang"


Refleks  gua langsung lihat kearahnya.


"Gemes"komentarnya saat dia dapat mengambil gambar gua.


Pasti jelek banget karena gua blm siap dengan keadaan pipi gua rona merah.


"Oke, saat nya kita main Alex, km jangan hanya duduk saja, km seperti orang tua yg kesakitan saja"omel gua langsung mengguyurnya dengan air.


"Hay apa yang kamu bilang tadi, aku pria ganteng di sini, jadi jangan samakan aku dengan pak tua"keselnya beranjak dari duduknya.


"Baiklah ayo sweety saatnya kita buat kenangan disini"lanjutnya membalas guyuran air ke gua.


Yeeeeee


"Lex"


"Hmmm"


"Gendong"rengek gua merentangkan kedua tangan gua.


"mulai manja hmm hari ini"dia berbalik dan berjongkok di depan gua, gua langsung nambrak punggungan naik dalam gendongannya. Kapan lagi dia akan nurut apa yg gua mau.


♡♡♡


Alex POV


"Gendong"rengek seseorang di belakang gua.


Siapa lagi kalau bukan gadis gua.


"mulai manja hmm hari ini"gua berbalik dan berjongkok di depannya, Ara berlari dan langsung menabrak punggung gua


Astaga ni anak bisa jatuh nanti.


"Ra kamu jangan bernafas di lekuk leher aku"ucap gua menahan sesuatu yg ingin gua....Arrg.


"Emangnya kenapa"tanyanya masih terus dekayin wajahnya di leher gua. dan semakin buat badan gua semakin panas.


"Aku nyaman seperti ini"lanjutnya dengan tampang polosnya. bukan... bahkan sangat polos.


Bahkan dia gk tau kalau gua menahan hasrat ingin menyerangnya sekarang juga.


"Baiklah, lakukan sesuka kamu"balas gua yang berusaha memikirkan hal positif.


"Araaaaaaaaa berhenti main-main atau tidak km akan aku jatuhkan sekarang juga"pria normal mana yg bisa tahan saat gadisnya yg di cintai ya sekarang mendegus nafas hangatnya di tekuk leher dan jarinya bermain di dadamu.


Astaga gua bisa kelepasan kalau kayak gini.


"Apaan sih, aku suka kayak gini, dulu aku sering kayak gini ke ayah, ayah gk ngelarang aku tuh"jawabannya jarinya masih setia di bermain di atas kulit gua.


Astagaaa.


Aurora, dia kenapa di buat sepolos ini.


gua di samakan sama bapaknya.


"Baiklah lakukan sesukamu sweety"nyerah gua.


"Alex ayo lari"ajaknya.


Gua langsung lari keliling sekitar air, Alhamdulillah tidak ada siapa-siapa disini jadi gua bebas melakukan hal konyol bersamanya pun tidak masalah.


Perasaan gua hari ini.


BAHAGIA.


"AAAAAAAA Alex jangan kencang-kencang nanti aku jatuh"teriaknya dengan tawa lepasnya.


BAHAGIA.


"Hossh hosh hosh, turun ya aku capeh"gua duduk di atas pasir putih.


"payah ah"ejeknya.


"Ra"panggil gua lihat dia cemberut kare a turun dari gendongan gua.


"Ya"jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya di depan itu.


"Ra, hei lihat ke arah aku"dia langsung memandang kearah gua.


Gua balas tatapan nya dengan insten.


"Ke..Kenapa?"gugupnya langsung menunduk lagi.


Inilah yg gua sukai darinya, kenapa dia merona saat gua natap dia kayak gini apakah dia juga menyukai aku?.


Gua angkat tangan memegang dagunya dan mengarahkan wajahnya ke gua, gua lihat kedua bola matanya yg biru pekat ini bisa menghipnotis siapa saja yg melihatnya dengan dekat seperti ini


"Aku........."


♡♡♡♡


Yeeeeeeeeee selesai hahaha


Part ini kayaknya acakan, soalnya aku belum revisi dan baca ulang.


Jangan lupa vote + Coment ya...


See You guys.............