You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Episode - 28



Hay guys😊😊


Weekend nih jadi alhamdulillah nganggur😁😁


Capcus aja yuukk


☆☆☆


Author POV


Di pagi yang sedikit mendung ini di kediaman rumahnya alex. alex menikmati sarapannya bersama keluarga besarnya.


"Bunda"manja alex saat bersama bundanya.


"apaan sih babyboy"jawab bundanya sambil terkekeh melihat putranya yang ingin bermanja.


"stop manggil gitu bun, gk suka, aku kan udah dewasa jadi manggil nama aja ya bun, jangan gitu lagi, kan nanti kalau pacar Alex yang dengar kan bahaya"sebel alex dan terkekeh menatap bundanya, bundnaya hanya ikut terkekeh an mengangguk.


"ya kamunya manggil bunda manja gitu, berasa bunda punya baby kecil lagi di rumah ini"cerocos bunda alex yang ikut gemes sama kelakuan putranya sendiri.


"ayolah bun bantuin alex buat dapetin Ara, Alex bingung harus gimana lagi buat dapatin dia, semua cara yang alex lakuin selalu aja ada salahnya"bujuk alex memeluk bundanya. bundnaya hanya terkekeh.


ini pertama kalinya dia melihat putranya yang sangat antusias mendapatkan seorang cewek. biasanya dia fokus ke banyak cewek bukan hanya satu cewek aja.


"kamu kan cowok ya usaha lah, kemana anak ayah yang arogan dan playboy, masa gitu aja kalah,,,, mau ayah yang ambet nih hmmm, lumayan buat jadi istri muda ayah"jawab ayahnya santai sambil makan sarapannya, yang sedari hanya menggeleng menatap putra dan istrinya.


"Alex Mutilasi Ayaaaahhhh"teriak alex menatap kesal kearah ayahnya.


"Bunda Kebiri Ayaaah"Bundanya membuat ayahnya ngeri sendiri. Alex hanya terkekeh bahagia mendengar itu.


Teriak alex dan bundanya sambil memegang pisau yg digunakan olesan selai di roti.


"Waduh, Anak sama ibu Galak Banget yah"Gumam ayah alex santai sambil sarapan dan menahan tawanya.


"AYAAAAHHHHH"teriak bunda sama alex saat mendengar gumam itu.


"Eh iya iya, bercanda kali sayang, di hati abangkan cuman neng Marisa Seorang"goda ayah alex ke istrinya dengan kedipan genit satu mata.


"uwweeekkk, modus tu Bun, jangan percaya"sahut alex membuat ayahnya sedikit kesal.


"pokoknya malem ini ayah tidur di luar, gk boleh di kamar"teriak bunda alex langsung ke kamarnya, membuat ayahnya semakin kesal menatap Alex putranya sendiri.


"kamu sih lex, kan jadi ribet kalau bunda kamu ngambek"sebel ayahnya ikut beranjak mengejar bundanya.


alex hanya menggeleng melihat kedua orang tuanya yang seperti ABG.


"astagaaaa, bunda siapa ini, udah tua masih aja ngambek kayak ABGckckck"batin alex


"BUNDA Sayangggg, Hati Ayah Hanya Untuk Bunda Seorang"teriak ayah alex dan menyusul istrinya, itu membuat alex menahan tawanya.


memang benar, kalau bundanya udah ngambek bahaya banget.


.....


Alex POV


"Bunda sayang, hati ayah hanya untuk bunda seorang"teriak ayah buat gua Menahan Tawa.


Hahaha perlu extra Rayuan kalau bunda udah ngambek.


Semoga sukses yaaahhh.


Hahaaha.


Kebutulan hari ini minggu jadi gua sama keluarga gua habisin liburan di rumah, tapi kalau gua di rumah hanya buat nonton drama ayah bunda gua mendingan gua ngapel sama pujaan hati gua eaa hihihi.


"Ayah Bundaaaa, Alex Mau pergi"teriak gua saat udah selesai sarapan dan itu semua bakaan ada bibi yang beresin.


Gk tau lah dengar apa gk, palingan bermesraan lagi di kamar.


gua langsung keluar dari rumah ambil motor kesayangan gua dan langsung ninggalin halaman rumah.


♡♡♡


20 menit kemudian.....


Gua sekarang lagi di depan kontrakannya Ara, mungkin kalau gua ngajak jalan dia bisa nerima lamaran gua semalem lagi hihi.


jujur baru pertama kalinya gua ngejar cewek yang 99% nolak gua, padahal kebanyakan cewek di luar sana nerima gua dengan 99% itu.


ua langsung menuju pintu utama dan ketuk pintunya.


Tok tok


Krek


"Alex"


dia Rani, Sahabat Ara.


"Ara Ada gk?"tanya gua langsung saat gk lihat ara, biasanya kan Ara yang bukain pintu.


"Masuk Aja dulu lex.."ajak Rani nyuruh gua masuk.


gua ngangguk aja mungkin Tiara masih belum bangun apa gimana gitu, kebiasaan Tiara kan kalau di hari libur pasti masih molor.


"mau minum apa lex?"tanya Rani dengan tatapan yang beda ke gua.


"Hmm, gk usah Ran Gua cuman bentar ko, Gua cuman mau ketemu sama Tiara aja"jawab gua langsung dengan tujuan gua datang kesini.


"Oh, yaudah"rani duduk di sofa depan gua, tatapan dia juga beda dari sebelumnya. ada sesuatu yang munkin Rani sampai kan ke gua.


"jadi gini, tiket pesawatnya kan berangkat jam 12... jad"


"tunggu... maksdnya apa sama tiket peswat?"potong pembicaraan Rani karena firasat gua udah mulai yang nggak0nggak tentang Ara.


"tiket pesawat buat ke Eropa, jadi sekarang Ara ada di bandara, bentar lagiii...." jelas Rani semakin buat gua syok dan Kaget.


"gua cabut ya"teriak gua langsung lari ke Motor.


gua gk mau Tiara Ninggalin Gua. gk. gua gk bakalan Biarin dia pergi dari gua.


ARa?


Bandara?


Sekarang udah pukul 11:40?


Tadi katanya pukul 12 pesawatnya.


Aiiissss Sial, Brengsek.


"Km mau kemana swetheart, please jangan kayak gini ke gua"batin gua terus berharap Ara belum berangkat.


Awas aja tu 2 kunyuk lumut, gua mutilasi lu kalau Gadis gua pergi, sialan.


.....


15 menit kemudian....


Huuuufff


Gua telat Bun


Gua parkir asalan motor gua gitu aja, masa bodoh yang penting gua harus ketemu Tiara sekarang.


gua langsung Lari masuk kedalam bandara nyari keberadaan Tiara.


Ara


Ara


Ara


Pleaseeee!


Jangan pergi. jangan tinggalin gua.


Gua terus lari ke tempat cek in buat penerbangan ke eropa, gua harus ketemu sama dia.


gua gk mau dia ninggalin gua tanpa ada pesan ke gua. kenapa dia pergi? salah gua dimana?.


"Ra please! kasih Tau kesalahan gua biar gua bisa perbaiki, tapi jangan tinggalin gua kayak gini"hati gua sesak.


"Mba penerbangan ke 2 pukul 12 blm berangkat kan"Tanya gua ke p tugas


"please jawab belum"batin gua


"oh udah mas 5 menit yang lalu sudah lepas landas"jawab pegawai itu buat kedua kaki gua lemas seketika.


"mas gpp, mas"panggil petugas saat gua duduk lemes di lantai.


Gua langsung pergi, gua harus nyusul Tiara.


"Buuunnn"


"hey sayang kamu kenapa"Tanya suara di sembarang di tlpon, bunda gua.


"Bundaaaaaa hikz"


"Lex kamu Buat bunda takut tau gk"balas buanda yang khawatir karena gua nangis disini.


gua gk peduliin orang yang natap heran kearah gua.


"kita beli es cream ya, okey km dimana alex"lanjut bunda bujuk gua.


"oke okey bunda juga akan bantuin km buat dapetin Ara, km sekarang dimana? janganbuat bunda cemas ah"


"lex hey jawab Bunda, kamu di mana sekarang?"


"telat Bunda, Bunda telat Hikz"


Sial kenapa gua cengeen kayak gini.


"apanya yang telat sayang, OMG alex kamuu..."teriak bunda


"Alex kamu dengar ayah gk, km dimana sekarang"kini ayah yang bicara.


"Ayaaaahhh Ara Yaaah"


"iya Ara kenapa Boy"


"Ara pergi Yah, ARa ninggalin Alex Yah..."


Sial.


ngebayangin itu buat hati gua semakin hancur.


"yaudah sekarang km balik kerumah jelasin dulu, okey nanti solusinya gimana kita ngomong di rumah"


"gk mau ayah siapin pesawat Alex mau nyusul Ara"balas gua cepat, karena ayah memiliki JET pribadi jadi gua bisa nyusul Tiara sekarang.


"nyusul kemana boy? km bicara yang jelas dong, jangan buat ayah sama buat pusing disini"


"ARa balik yah, Ara balik Ke Eroupa Yaaahh"


"Kamu balik dulu kerumah, nanti cari solusinya gimana okey"


"Ayah siapain Jet Pribadi, Alex mau nyusul Tiara sekarang, Alex gk bakalan balik kerumah"


"BALIK KERUAH ALEX< Tititik. Ayah sama Bunda Tunggu dirumah"


Tut tut


kalau kayak gini gua gk bisa bantah lagi, mau gk mau gua harus pulang kerumah sebelum nyusul Tiara.


"tuan anda gk apa-apa"tanya petugas itu buat gua kaget dan langsung beranjak dari duduk gua. banyak orang natap heran kearah gua.


bodo amat yang jelas gua harus balik, supaya gua cepat nyusul Tiara.


Gua ke kontrakannya Ara dulu mungkin di nitip sesuatu di Rani


Ara.


Ara.


Fine Kamu Berhasil Sweatheart buat Ngerjain Aku Hari ini, Km Harus Tau Swetheat kemana pun Kamu pergi aku akan menemukanmu. lu cuman buat gua Tiara. Takdir Lu cuman sama gua.


Ingat itu Swetheart.


gua langsung menuju ke motor gua yang terparkir di jalan.


gua langsung naik dan tujuan gua ke kotrakan Ara lebih dulu buat nanyakan alamat rumah Tiara di Rani.


setelah itu gua baklan balik kerumah bujuk Bunda sama ayah buat ke eropa.


★★★★★★★


Sorry guys segitu aja dulu ya 😊😊


Maaf juga kalau gk memuaskan😂😂


Jangan lupa Vote + Comennya😍😍


See You Guys...