
Happy Reading...
♡♡♡
Author pov
"Aww sa-sa-sakiiitt"keluh Ara menahan rasa sakit tangannya memegang kuat seprei
"Sayangg, km gpp"panik Alex saat membuka matanya
"Sa--sakit lex"keluh ara dahinya bercucuran keringat, tangannya beralih memegang lengah suaminya
Alex langsung berdiri dari kasurnya..
"Astaga sayangg km pipis"ucap alex tambah panik saat melihat kasurnya basah
"Aku bu-bukan pipis Aww Aku ma-mau Lahirin"ujar ara sekuat tenaga
"Apa, astaga aku harus gimana"alex tamba panik mengusap perut istrinya
"Aw"bukan ara tapi suara alwx karena Ara memukulnya
"Bawa aku kerumah sakit Bego"teriak ara kesakitan
"Ah ya ya ke rumah sakit"alex masih panik, mengambil kunci mobilnya dan berlari keluar
"Aleeeexxxx"teriak Ara
Alex langsung berlari balik menuju ke ara
"Maaf sayang aku lupa, aduh gimana ini"ujar alex panik
Kepanikannya saat ini membuatnya hilang akal..
"Bibi bibi"teriak alex
"Ada apa...., oh astaga ayo tuan segerah bawa ke rumah sakit"ujar bibi kaget melihat ara meringis sakit
"Bantuan aku mengengkatnya"alex masih dalam keadaan paniknya
"Pak oji siapkan mobilnya kita kerumah sakit"teriak alex, dan sopirmya menyiapkan mobil
Alex dan bi asma membantu mengangkat ara amsuk ke dalam mobil..
"Awww saaaakiiittt"ara masih ngeluh
"Tahan sayangg"ujar alex lembut mengusap keringan di dahi istrinya
"bibi nanti nyusul ke rumah sakit ya, bawa barang yg ada di tas kamar, ah jangan lupa kasih tau yg lain ya"ujar alex saat udah di mobil
"Cepat jalan pak kerumah sakit, cepat"teriak setengah panik
"Sayangg, km harus tetap sadar ya jangan nutup mata okey"ujar alex lembut memegang tangan istrinya dan satu memeluk istrinya namun masih ada kekhawatiran di matanya
"Saaakkiiiiitt Lex huufff huuuff"ara berusaha menahan rasa sakit itu
"Tarik nafas buang pelan-pelan sayangg"instruksi alex
Arapun mengikutinya..
"Pak lebih cepat lagi istriku lagi sakit"nada suara alex sedikit membentak
Entahlah rasa panik dan kwatir kepada istrinya membuatnya terus memarahi siapapun di sekitarnya..
☆☆☆☆☆☆☆
15 menit mereka sampai di depan rumah sakit..
Perawat berbondong keluar membawa kasur dorong itu..
"Suster tolong istri saya, CEPAT"teriaknya
"Tenang tuan kami akan membantu"ucap suster itu
Alex membantu suster mendorong..
"Maaf tuan anda tung..."
"Tidak saya mau menemani istri saya"potong alex tegas
"Tida..."
"Saya bilang sayang akan menemani istri saya di dalam"teriak alex
Suster itu ketakitan dengan teriakan alex
Sang dokter kandungan yang baru datang..
"Biarkan dia masuk suster"ucap dokter cantik itu
Alex menatap suster itu dengan tatapan tajam nya
Alex langsung berlari masuk..
"Alex, ak-aku gk ku--kuat"keluh Ara s menangis menahan sakitnya
"Sayangggg km pasti bisa, ini demi anak kita okey km pasti bisa"ujar alex yg hampir menangis melihat istrinya kesakitan seperti ini
Alex terus mengusap peluh keringan di wajah istrinya..
Dokter dan suster kaget mendengar teriakan itu
"Sayangg km gk boleh tutup mata, lihat aku okey, aku disini ayo berjuang demi anak kita sayang"ucap alex kini sudah menangis
"Ayoo bu, narik nafass,, di buang berlahan"instruksi dokte ara mengikutinya
"Aaaaaakkkkk"teriak Ara
"Sayang km pasti bisa, aku tarik kata-kata ku yg menghamili mu terus, cukup ini aja sayang"ujarnya lembut menatap istrinya
"Ayo bu kepalanya sudah terlihat, tarik nafas hembuskan pelan pelan bu"instruksi dokter lagi
"Aaaarrrrgggggg"teriak ara
"Sayangg km gk boleh tutup mata okey, demi anak kita sayangg"ucap alex terus menciumi seluruh wajah isrinya
Alex takut kalau istrinya menutup mata, hal itu yang paling dia takuti..
"A-aku gk Kuuuaaatt lex, aku nitip anak-ana...."
"Gk sayang km pasti bisa okey, pegang kiat tangan aku sayang, mau km gigit atau apapun itu aku gk masalah sayang, asalakan jangan menutup mata ku"ujar alex kwatir banget air mata terus membasahi pipinya
"Aaaarrrrrrggg"teriak Ara menarik kuat kaos alex, alex membiarkan itu karena apa yang di rasakan sekarang tidak sebanding dengan kesakitan istrinya..
"Oeeek oeeekk"tangisan bayi terdengar
"Ooeeekk Oeeekkk"
"Alhamdulillah"ucap semua yang ada ruang itu
"Anak anda cowok, lihat dia tampan sekali"dokter memperlihatkan anaknya
Alex langsung menggendong dan mengazaninya..
Selesai mengazaninya alex memberikannya ke Dokter dan beralih ke istrinya..
Dan disitu lah alex mencium seluruh wajah istrinya berucap terimakasih dan Ara tangisnya pecah saat itu juga..
"Lihat sayang dia tersenyum, dan oh tuhan senyumnya mirip denganmu"heboh Alex rasa panik sedari tadi di ganti dengan rasa senang
Ara tersenyum senang melihat keheboan suaminya..
"Biarkan suster membersihkannya dulu" ujar dokter memberikan anaknya ke suster
"Sayang jangan merem ya, km harus tetap buka mata km"ujar alex lembut ternyum ke ara istrinya
"Aku capeh lex, aku mau istrahat"ujar ara lemah namun masih menangis membalas genggaman suaminya lembut
"Tidak sayang, km harus tetap buka mata km, km mau lihat anak kita kan, jadi ku mohon tetaplah terjaga sweety"ujar alex sudah berlinang air matanya
Ara tersenyum mendengar kata "anak kita"
"Aku mencintaimu alex"ujar ara sangat lemah genggamannya melemah di tangan Alex
"Sayanggg hey, ku mohon jangan tutup mata kamu"suara lembut alex kini berganti rasa panik dan air mata terus turun
"Dokter istri saya, tolonggg dok, tolong periksa istri saya"teriak alex oanik, sangat panik, saat melihat istrinya menutup matanya
"Saya akan memeriksanya sebentar"ujar dokter memeriksa keadaan Ara
"Please jangan buat aku takut, jangan kayak gini sayang, lihat anak kita tadi dia ssangat tampan, dan saat mendengar tangismu dia tersenyum sayang"batin alex terus berteriak melihat istrinya di periksa dokter
"Istri anda hanya pingsan, namun masih ada keganjalan disini"
"Saya akan memeriksanya lebih lanjut, apakah anda bisa menunggu di luar sebentar"ucap dokter
"Tidak. Saya akan tetap di samping istri saya, kalau anda meriksa silahkan saya tidak akan mengganggu, saya sudah berjanji akan terus di sampingnya"ujar alex tegas namun air mata nya menetes
"Baiklah, suster tolong panggilin dokter fani membantu saya disini"perintah dokter ke suster itu
Alex terus berharap semua akan baik-baik saja, namun pikiran buruk ya selalu membuatnya panik dan kwatir
Doktwr membiarkan Alex menemani istrinya, karena melarang apapun alex akan tetap seperti itu.
Alex terus menggenggam tangan istrinya dan mengecupnya berulang kali dengan menangis dalam diamnya.
"Sayangg, dengarkan aku, jangan kayak gini ya, lihat anak kita sudah lahir, buka mata kamu, kamu mau menggendongnya kan, ayo buka mata kamu"bisik alex terus air matanya terus menetes membasahi wajah istrinya dan mengecup terus pipi istrinya
"Kamu ingat kan janji kita, kita akan mengurusnya bersama-sama, saat dia sudah lahir, bangunlah sayangg"alex terus membisikan nya.
"Stelah di periksa"
"istri anda......."
Alex memasang telinganya saat dokter menjelaskan keadaan istrinya, saat itu juga alex menangis sejadi-jadinya.
♥♥
Hayoooo apa yang terjadi dengan Ara????
Segitu aja dulu ya😅
Author nangis 😥apa ada yang nangis juga😩😩😩
Ntar malem aku update lagi😂😂😂
Jangan lupa Vote + Coment nya...
See You...