
Happy Reading...
semoga kaian nyaman bacanya👌🙏🙏**
♡♡♡
Author POV
Sudah 2 hari ini alex dan ara menepati rumah barunya yang enggak begitu mewah menurut alex, namun menurut ara sangat mewah.
"Alex aku minjam ini ya"teriak ara yg kini berada di kasurnya sambil memegang i-pad milik Alex.
"Apa sayang?"balas alex yang masih berkutip sama Leptopnya tanpa melihat ke istrinya yang sibuk sendiri di atas kasur.
"Aku minjam i-pad km"bukan teriakan lagi melainkan suara lembut ara disana.
"Iya di pake aja"balas alex lembut tanpa melihat kearah istrinya.
Ara pun sibuk dengan i-pad nya sendiri, begitupun dengan alex sibuk dengan leptopnya, pekerjaannya.
Karena seminggu alex meninggalkan kantornya jadi kerjaannya menumpuk, namun sebagian di bantu oleh sekretarisnya yang merupakan sahabatnya juga, jeson.
"Banyak banget ya yang harus di kerjain"tanya ara yg sudah berdiri di samping alex
"Iya sayang, dan besok aku harus meeting penting, makanya aku minta cepat balik liburan kemarin. maafin aku gak bisa liburan lama"jelas alex kini beralih menatap istrinya dan memeluk pinggang istrinya.
Ya liburan kemarin hanya 2 hari di paris. saat alex mendapatkan tlpon itu, alex langsung meminta istrinya bersiap untuk pulang.
Setelah balik dari paris alex langsung menuju rumah barunya.
Sesibuk apapun kalau istri sudah ada di dekatnya pasti alex membiarkan pekerjaannya dan menyapa istrinya.
"Kiss dulu"manja alex yg masih memeluk pinggang istrinya, ara berdiri sedangkan Alex duduk.
Cup
Cup
Kecupan singkat 2 kali di bibir alex.
"Udah kamu urus dulu berkas kamu, ntar gk selesai-selesai lagi"lanjut ara setelah memberikan kecupan untuk suaminya. alex tersenyum lembut menatap istrinya begitu perhatian dan mengerti dirinya.
"Makasih sayang udah ngertiin aku, maaf kalau aku jarang ngasih perhatian ke kamu"alex mengeratkan pelukannya berapa saat kemudian dengan ragu melepaskan pelukannya.
"Sama-sama cogan aku"balas ara tersenyum lebar.
Cup
Ara langsung menuju tempatnya yang tadi yaitu kasur, alex dengan semangat mengerjakan berkas-berkas kantornya itu.
2 jam berlalu namun alex masih di meja kerjanya.
Melepaskan kacamata baca itu dan menggerakan badannya agar otot-otot badannya enggak kaku.
"Udah pukul 01:21 pagi aja"gumam alex saat melihat jam beker di meja kerjanya.
Alex pun mematikan leptopnya dan beranjak dari kursi kerjanya itu.
alex melihat ke kasur dan disana mungkin istrinya sudah tertidur.
alex melangkah mendekati istrinya.
"Ahhh gemes, pingin makan ih"gumam alex saat melihat istrinya sudah tidur sambil memeluk i-pad miliknya.
"Aku iri dengan ipad itu"lanjut alex menarik lembut ipad itu dari pelukan istrinya.
"Sabar sabar 2 minggu lagi lu bakalan dapat jatah lu alex, dan setelah itu lu bakalan dapat plus plusnya"batin alex berteriak.
Dengan sangat pelan alex mengambil ipad yg di peluk ara itu dan menaruhnya di meja.
Cup
"Maafin aku udah mengabaikan km sampe tertidur gini"ucap alex merasa bersalah sama istrinya.
Kemudian alex masuk ke kamar mandi membasuh wajahnya sebelum bergabung dengan istrinya.
Setelah itu alex berbaring dan memeluk istrinya.
tenlat ternyaman yang alex punya selain kedua orang tuanya.
Cup
"Nice dream sweetheart"bisik alex saat sudah memeluk istrinya.
hanya sebuah pelukan lelahnya hilang begitu saja, enggak butuh waktu lama alex pun tertidur lelap.
☆☆☆
Esok harinya......
Kini sudah pukul 8 pagi namun kedua insan ini sibuk dengan diri mereka masih masing.
Kerena udah telat jadi mereka melakukannya sendiri.
"Sayang kamu udah siap?"tanya alex ke ara yang sibuk memakai bajunya.
sedangkan alex juga sibuk memesang kancing kemejanya. untuk berangkat kerja. sedangkan ara untuk berangkat kekampusnya.
Hari ini alex sebentar lagi ada meeting kira-kira sekitar jam 9-nan.
Begitupun dengan Ara sebentar lagi dia ada sidang skripsinya.
Biasanya mereka di bangunin ibu masing2 namun enggak dengan hari ini.
karen mereka udah di rumah baru dan hanya mereka berdua di rumah ini.
"Iya aku udah siap"balas ara sibuk memasukan bukunya.
Setelan yang di pakai celana jeans panjang berwarna hitam dengan kemeja putihnya, tak lupa di tangannya memegang Jaz almamater kampusnya.
"Yaudah ayoo"ajak alex diapun sudah selesai menaru beberapa berkasnya ke dalam tas.
Merekapun keluar dari kamar sedikit berlari.
"*Ingat gak boleh duduk sama cowok di kampus, Gk boleh dekatan sama cowok"
"Gk boleh mau kalau di ajak kenalan sama cowok"
"Kalau ada cowok ngasih coklat atau apa gk boleh di terima, itu modus, nanti aku beliin banyak coklat buat kamu*"
ucap alex panjang lebar saat menuruni anak tangga bersama Ara, namun ara berjalan duluan dan duduk di anak tangga terakhir memakain sepatunya.
kebiasaannya sejak dulu.
"Iyaaa kalau menyangkut cowok semuanya aku tolak. Puas Tuan Alex?"balas ara sambil mengikat tali sepatunya.
"Good girl, itu baru istri aku"ucap alex yang kini depan ara mengusap lembut rambut ara.
"Astagaaa km gk sisiran hmm?"alex sadar akan rambut ara yang berantakan.
"Udah biarin aja ntar aku ikat"balas ara santai masih sibuk mengikat tali sepatunya.
"Jangan di ikat biarin gini aja, awas jangan di ikat ya, di ikat kalau di rumah aja" sambil menyisir rambut ara dengan jari-jari di tangannya.
"Nah udah cantik"lanjut alex saat melihat rambut istrinya udah rapi.
"Maaf ya, aku gak sempat buat km sarapan"ucap ara kecewa sambil menatap alex di depannya. ara mnedongak menatap suaminya yang tersenyum lebar hingga membuatnya ikut tersenyum.
"Udah gak apa-apa, nanti aku bisa makan di kantor. kamu juga jangan lupa sarapan pas udah nyampe"balas alex membuat ara tersenyum.
"terimakasih"ucap tulus ara langsung memeluk Alex, alex tersenyum dan mengusap lembut rambut istrinya.
"semangat ya, apa Aku antarin?"balas alex saat melepaskan pelukannya.
"Gk usah km langsung berangkat kerja aja, aku bisa naik taxi kan lumayan dekat sama kampus aku, tapi kantor kamu kan lumayan jauh"balas ara sambil membenahi jas alex.
"No--aku gak izinin itu sayang"balas alex.
Ya alex sengaja membeli rumah tidak jauh dengan kampus ara agar saat istrinya berangkat tidak terlalu jauh dari rumahnya.
"Eh mana dasi kamu"tanya ara saat menyadari alex belum memakai dasi.
"Tuh ada Ada di tas"jelas alex lembut langsung ke dapur mengambil air.
"Kenapa enggak di pakai"teriak Ara masih berdiri di depan tangga.
Alex balik dari dapur namun memegang sesuatu.
"Nih minum dulu, supaya bisa menahan lapar km"ucap alex menyerahkan segelas susu kental coklat hangat ke ara. ara tersenyum sangat lebar.
"Terimakasih sayang"ucap ara senyum tulus. aelx memgangguk.
"Seharusnya kan aku yg gini sama kamu, bukan kamu. kan jafi kebalik, bukan istri melayani suami malah suami yang meyani istri"ucap ara setelah meminum habis susu itu.
"Udah jangan masang wajah kayak gitu, jelek ih, senyum dong, km tau cara memasang dasi kan? tolong pasangin"tanya alex tersenyum.
Ara langsung mengangguk.
"Kalau gitu istri aku yang cantik tolong pakein dasi buat aku"lanjut alex sambil mengambil dasinya di tas.
Dengan senang hati ara mengambil dasi yg di berikan alex.
"Gk nyampe"cemburut ara saat mendongok ke arah alex yg lebih tinggi.
Alex langsung menggendong ara ke sofa single, dan ara berdiri di kursi itu namun sedikit menunduk karena terlalu tinggi sofanya.
"Nah udah nyame kan!"balas alex terkekeh.
Dengan senyum malu ara memakaikan dasi itu.
"Kenapa km enggak pakai sendiri"tanya ara masih sibuk mengikat dasi alex.
"Aku mau istri aku yang masangin"balas alex masih menatap lekat wajah ara.
"Dan...."alex tidak melanjutkan Ucapanya.
Ara yg sedah selesia memakaikan dasi itu menunggu kelanjutannya.
Cup
Cup
Kecupan di bibir dan di kening buat Ara.
"Aku enggak bisa memasang dasi, karena selama ini momi yang masangin, kalau momi enggak ada aku enggak makai dasi kalau ke kantor"jelas alex menatap geli Ara takut di ketawain istrinya, namun dugaannya salah justru istrinya tersenyum manis.
"Terimakasih" lanjutnya tersenyum tulus sambil melihat manik mata istrinya yg masih senyum malu.
Alex langsung memeluk istrinya dan menurunkan ara ke lantai.
Dan alex langsung mengambil tasnya di meja.
"Aku berangkat ya syaang"pamit alex, ara mengangguk.
Cup
Kecupan di kening lagi.
Ara masih berdiri di samping sofa itu tersenyum manis.
Berjalan ke arah alex, mengambil punggung tangan alex dan menciumnya.
"Hati-hati di jalan cogan aku"teriak ara masih dengan senyum manisnya.
"Kamu juga hati-hati dan ingat pesan aku tadi"balas alex saat udah di dalam mobil dan menurunkan kaca mobilnya melihat kearah ara.
"Nih km bawa mobil aku aja, kemarin aku lupa membelikan kamu mobil baru"lanjut alex sambil memberikan kunci mobil nya.
"Km aja yg make, kan jauh sama kantor kamu"tolak halus ara memberikan krmbali kunci itu.
"enggak ada penolakan sayang"balas alex turun dan memberikan kunci mobilnya yang sprot untuk Ara.
"benaran aku yang bawa?"tanya ara mastikan dan gak bisa menahan perasaan bahagiannya.
"Aku kan bos di perusahan itu, jadi telat juga gk-apa apa, yang jadi masalahnya ya kamu sweety"balas alex mengacak lembut rambut ara.
"Udah km berangkat aja duluan, inikan hari berharga kamu sayang, sidang kamu"lanjut alex.
" dan Semangat sidangnya, km pasti bisa okey"alex memeluk istrinya sebentar.
"Yaudah aku berangkat ya"balas ara mencium punggung tangan alex lagi dan melangkah menjauh dari Alex.
"Terimakasih"senyum manis ara, Alex mengangguk dan membalas senyum istrinya.
"Iya sayang, hati-hati nyetirnya"ucap alex mengikuti istrinya keluar dari rumah.
"Assalamualaikum cogan aku"dengan senyum ara masuk kedalam mobil spors milik alex.
"Walaikumsalam istri cubby aku"balas alex melambaikan tangannya.
"Semangat sayang, km pasti bisa Aku mencintaimu"teriak alex setelah mobil ara bergerak keluar.
"Aku juga mencintaimu cogan"teriak balik Ara dan menghilang di halaman rumahnya.
Alex langsung menelpon seseorang..
"Jemput gua sekarang, di rumah baru guq, gua lagi males nyetir"setelah mengatakan itu langsung mematikan panggilannya.
Alex mengetik sebuah pesan untuk istrinya..
To mine :
Semangat sayang kamu pasti bisa, buktikan ke suami kamu yang ganteng ini, aku mencintaimu 😘😘😘
Ps : ingat kata aku tadi sayang😘
Mengirim pesan itu dengan senyum-senyum sendiri.
"Woy ngapain lu senyum-senyum gitu, salah saraoan lu ya"teriak seseorang dari pintu utama masuk.
"Kemana mobil lu?"tanya Jeson melihat hanya satu mobil di parkiran.
"Di bawa istri gua ke kampus"jawab alex santai.
"Yaudah yuk cabut udah telat nih"ucap jeson langsung keluar dari rumah alex dan disusul alex di belakang.
"Selesai meeting, lu urus semuanya ya"ucap alex yg kini udah di mobil.
"Lu mau kemana lagi?"tanya jeson langsung.
"Gua mau ke kampus Ara, hari ini dia sidang skripsinya, jafi gua ngasih kejutan kecil buat dia"balas alex tersenyum bahagiah.
"Sebahagia itu kah punya istri, jadi pengen coba"batin jeson.
♥♥♥
Segitu aja dulu ya...
Maaf kalau pendek, soalnya aku ketikan di hp, leptop aku lagi error😢😢
Aku sengaja memperbanyak cerita tenntang alex dan Ara, karena awal mereka berdua tidak ada sweetnya😁😁
Makanya author mau balas dendam😁😁😁
Jangan lupa vote + coment nya....
See You...