You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Episode - 49



Happy Reading...


 


 


 


♡♡♡


Ara POV


"Selamat Tiara, gimana lancar"ucap Dion ke Ara yg kini baru selesai ujian mejanya.


"Alhamdulillah lancar"ujar ara membalas jabatan tangan Dion.


"Araaaaa"teriak seseorang Ara langsung menengok asal suara itu dan 3 cewek berlari ke Arahnya siapa lagi kalau bukan sahabatnya.


"Aaaa selamat baby"kata Rani memeluk Ara.


"Selamat Ra sayong"kata ica gantian meluk Ara.


"Ara selamat selamat selamat, doan gua juga cepat nyusul sidang ya"ujar Tasya seperti anak kecil langsung memeluk Ara.


"Makasih semuanya"ayo kita makan-Makan Teriak Ica.


"Yes ayoo"Rani dan Tasya menetujuinnya.


"Ehem lu mau ikut sama kita"tnya ara ke Dion yg sedari tadi diam.


"Ah makasih Tiara, Tapi gua ada janji sama Gebetan Gua"Kata dion sambil menggaruk tekuk lehernya yg tidak gatal.


"Ciiieeeee"teriak ke-4 cewek itu.


"Yaudah kalau gitu bye"ucap Ara langsung pergi bersama sahabatnya.



Sebelum memasuki kantin, Hp Ara bergetar..


Suamiku Call


"Asslamualaikum sayang"ucap sebrang sana gua bisa nebak kalau sekarang dia lagi senyum


"Walaikumsalam cogan"jawab gua senyum-senyum


Sedangkan sahabat gua ngerti jadi mereka nyari tempat duduk duluan dan gua jalan ke arah mereka..


"Km udah selesai, udah makan, sama siapa sekarang, gk sama cowok kan"pertanyaan bertubi dari suami gua


"Astaga km bertany satu-satu napa"pura-pura kesel gua namun gua dengar kekehannya


"Baiklah, km sekarang udh makan apa belum"tanyanya masih dengan kekehannya


"Ini masih nunggu pesanan"jawab gua seadanya


"Sama siapa sayang"


"Sama sahabat aku Rani, Ica sama Tasya"


"Oh sama kurcaci itu" gua langsung ngakak dan mendapatkan tatapan tajam dari sahabat gua karena ketawa sendiri


"Sahabat aku lo ya"jail gua


"Ialah sahabt kmu masa sahabat aku"kekehnya


"Bdw selesai makan langsung balik ya, Aku tunggu di Rumah kita, ada sesuatu yang aku kasih ke kamu"ujarnya antusias


"Apa"tanya gua langsung


"Ada deh, cepat balik ya, I love you sayang muucchh"


"Love you to"jawab gua masu matiin hp namun ada suara lagi


"Mana kissnya"tagihnya


"Muucchh"ucap gua tatapan jail dari sohib gua


"Aku tunggu di rumah sayang"


Tut


"Ciiieeee udah berani cium cium"goda mereka


"Ya gpp dong, gua kan udah halal"sombong gua


Tapi benar kan


"Iya deh yg udah halal, kita mah apa atuh"goda Rani lagi


"Btw gua gk bisa lama ya, udh di tunggu suami di rumah"sombong gua lagi


"Please deh"ujar mereka bertiga


Dan tertawa bersama


"Udah pukul 14:23 nih, gua balik ya guys"pamit gua


"Yaudah hati-hati ya ra"ucap Rani memeluk gua dan yang lain pun gua peluk


Gua langsung keluar dari kantin dengan senyum lebar..


Ah gua penasaran dengan kejuatan yang dia berikan...


Kira-kira apa ya...


♥♥♥♥♥♥♥♥♥


Alex Pov


Saat ini gua lagi di ruang Tamu di rumah baru gua yang baru beberapa hari ini gua sama ara nepatin..


Saat ini gua nungguin istri gua yang sudah selesai sidang meja, gua harap berjalan dengan lancar...


Dengan baju santai gua..



Sebenarnya tadi gua udah tlpon cuman gua belum nanya tentang sidangnya, gua mau dengar langsung Ara berbicara dengan berbagai ekspresi dari pada harus mendengar lewat telpon yg hanya suaranya saja tanpa melihat ekspresinya...


Nah itu suara mobil pasti istri gua...


★★★★★★★★


Author pov


Saat alex mendengar suara mobil masuk halaman rumahnya diapun siap-siap mengambil tempat tak lupa sebuah kado yang super besar itu dia biarin di sofa tamu dan beralih memegang sesuatu di tangannya...


Suara pintu utamapun terdengar terbuka...


"Assalamualaikum, aku pulang"teriak seseorang yg masuk


"Lex... Al..."


Door


"Selamat sayanggggg"teriak alex dengan metasan kertas di tangannya dan kertas berjatuhan di rambut ara


Ara syok langsung berubah ekspresinya senang..


Alex langsung memeluk Ara


"Gimana sidang kamu"tanya alex tak sabar melepaskan pelukannya


Ara langsung masang wajah cemberut



"Peluuukkk"ucap ara manja


Dengan senang hati alex langsung memeluknya, di benak Alex bertanya-tanya apakah sidang skripsi istrinya tidak lancar..


"Tadi ada satu pertanyaan yang aku tidak menjawabnya"suara Ara terdengar saat berapa lama pelukan tadi


"Ssstttt udh jangan sedih, kan cuman satu kan, selain itu kamu bisa jawab, itu udah cukup sayang, Istri ku is the Best deh"kata alex semangat 45nya memeluk erat istrinya


Ara mengangguk saja dalam pelukan suaminya..


"Dimana hadiah ku"tagih ara, alex yang mendengar itu tersenyum manis


"Kiss dulu sayangg"ujarnya sambil menunjukan bibirnya di depan istrinya


Cup


Saat ara menarik kepalanya, justru alex lebih cepat menahan kepalanya...


Mereka berciuman beberapa menit dan alex menjauhkan wajahnya karena istrinya perlu oksigen...


"Mana"tagi Ara lagi


"Itu di sofa sayang"tunjuk alex dengan dagunya


Ara langsung berlari ke ara sofa


Dan raut wajahnya berbinar melihat itu...


Alex berjalan mengikutinya dari belakang...


"Wahhh besar banget lex"teriaknya senang banget


"Ada bunga juga"lanjutnya senang


Cup


Kecupan singkat dipipi alex


"Terimakasih"ucap Ara tulus


Langsung memeluk alex


Boneka beruang yg begitu besar dengan Pokemon mungkin kalau ara duduk bersama dua bonea itu kebesaran bonekanya


"Sama-sama sayangg, masih ada satu hadiah lagi, tadi aku beli daging buat BBq, kita merayakannya nnti malem hanya berdua"bisik alex


"Benaran"tanya ara semangat mastikan


Alex mengangguk dengan cepat


"Benaran sayang, suka kan sama hadiahnya"ujar alex melonggarkan pelukannya, namun tidak tangan terlepas dari pinggang Ara


"Suka suka suka, suka banget"jawab ara senang penuh dengan antusiasnya


"Yaudah km mandi aja dulu, aku siapin semuanya disini"ucap alex masih dengan senyumnya


"Aku bantu aja ya"pinta Ara


"Kamu mandi aja dulu, stelah itu baru bantuin aku okey"kata alex lembut


"Yaudah aku ke atas ya"pamit Ara


"Aku bawain ke kamar ya"uajarnya sambil menunjukan boneka itu... Yg pertama dai membawa beruang..


Astaga besar beruangnya...





*anggap aja ara


Tidak lama ara balik lagi mebawa pokemonnya..


"Aku seret gpp ya"cengesannya


"Iya sayang, asalkan jangan sampai rusak"jawab gua lembut


Ara langsung menyeretnya dan sedikit berlari menaiki anak tangga


"Awas jangan lari sayang ntar jatuh"teriak Alex melihat ara seperti itu, Ara hanya terkekeh


Penuh perhatian banget suaminya...


Tin tin


Bunyi bel di depan...


Alex langsung menuju pintu utamanya...


"Kejutan"teriak ke-dua pasangan paruh baya itu


Alex tersenyum lebar


"Momi, dad, mam, ayah"sapanya satu dan alex memeluk satu persatu..


Mom dan dadynya bersama mertuanya...


"Masuk yuukk"ajak alex mempersilahkan mereka masuk


"Kemana Ara"tanya mom alex


"Ara baru balik dari kampus dan masih mandi"jawab Alex


Kini mereka sudah duduk di ruang Tamu


"Awas hati-hati sayang"teriak mereka semau


Ara hanya terkekeh mendengar mereka kompak seperti itu..


Ara langsung memeluk mereka..


"Selamat sayang, tadi kamu ujian meja kan"ucap momi alex melepaskan pelukannya


"Yes mom, alhamdulillah lancar ya walaupun satu pertanyaan yg Ara gk jawab"curhatnya


"Gpp sayang, yang penting sekarang sudah selesai"ujar momi Ara


"Ya dad sama mamimu tidak bisa lama-lama disini sayang, kita langsung berangkat ke tokyo malem inj"ujat Dady Ara


"Kami juga tidak bisa lama-lama sayang"ujar dady Alex


"Yah kirain nginap"kecewa Ara


"Lain waktu sayang"jawab mami Ara


"Yaudah mami sama dady kamu langsung berangkat ya"ujar maminya langsung berdiri dari sofa semuanya berdiri


Ara memberikan pelukannya begitupun dengan alex..


"Itu hadiah kami buat kamu sayang"jawab dady Ara


Ara baru menyadari kalau di mejannya banyak kado..



"Terimakasih dad, mom, mam, pi"ucap Ara tulus


"Sama-sama sayang"ujar mereka bareng dan pamit


Cup


"Udah ayo kita happy malem ini"teriak alex


"Yeeeee"disusul teriak Ara juga


Tin tin


"Apakah mereka melupakan sesuatu"tanya Ara kepada alex alex hanya mengangkat bahunya


"Biar aku yang buka aja"ujar Ara langaung ke pintu utama


Alex sibuk memotong daging kecil-kecil


"Siap......pa"ara syok melihat orang di depannya


Siapa lagi kalau pengganggu, alex pasti marah besar karena acaranya di ganggu lagi" pikir ara


"Halo Ara sayong"teriak mereka ber-6 semuanya dengan senyum jahilnya


"Oh kalian ayo masuk"ara mempersilahkan mereka masuk


"Kita kesini mau ucapin selamat ke lu karena lancar ujiannya"ujar roni berjalan menuju sofa di ruang tamu dengan yang lainnya


"Terimakasih, tapi mana kadonya"tagih Ara


"Tenang aja, kita semua punya kadi buat kamu ko"jawab deva dengan senyumnya namun matanya kemana-mana seperti mencari sesuatu


Ara tersenyum manis...


"Bdw suami lu kemana"lanjut deva


"Siapa yang Datang Say......"


Alex dari arah dapur Syok melihat banyak orang di ruang tamunya..


"Yangggg.."lanjutnya


Sedangkan yang lain memeberikan senyum termanis mereka, namun menurut alex itu bukan senyum tapi kejahilan mereka pastinya...


"Hai Alex"sapa mereka semua ke Alex


"Kalian, Astaga kalian ..."alex tidak bisa melanjutkan ucapannya karena kesel


"Setan setan pengganggu"batin Alex berteriak


"Ngapain kalian kesini"ujarnya galak


"Ya kita-kita mau ucapin selamat ke istri lu yg baru saja sidang"jawab deva santai namun masih dengan senyum jailnya


"Ck udah selesaikan sana balim"usir alex ke mereka semua


"Galak banget sih mas, kita kan mau rayain juga"ujar jeson


"Gk perlu karena gua sama Ara ingin mereyakan berdua saja"jawab alex dingin


"Lex biarin aja kita ramai-ramai saja pasti seru"ujar Ara antusias


Alex yang melihat itu luluh..


"Baklah sayang"ujar alex lembut berjalan menuju ke istrinya dan memeluknya


"Aaaoooo mesrahnya"teriak ke+3 gadis itu


"Numpung kalian udh ada disini sana kalian bereskan semuanya bawa ke halaman belakang"perinta alex


"Yaelah ternyata ada maunya"gumam Roni


Dan mereka semua ke arah dapur mengambil bahan itu membawa ke Taman belakang...


Ara dan akex hanya tersenyum melihat mereka yang tanpa membalas ucapan alex..


Setelah pukul 8 malem mereka baru saja selesai bbqnya...


Kini hanya bergosip tidak jelas..


Baik cewek mauoun cowok..


Alex memilik masuk ke dalam rumahnya..


Sebelum beranjak Alex melirik istrinya yang serius bercanda dengan sahabtnya..


Jadi alex membiarkan dan masuk ke rumahnya...


Ara masih sibuk dengan cerita konyol itu tidak sadar kalau suaminya sudah masuk...


Drrggg


Ara merasakan getaran hp di depannya dan melihatnnya..


Ara menatap bingung saat nama yang tertera di Hpnya.. Ara kangsung melihat kursi yang tadi akex duduki kini sudah tidak ada orangnya.


Arapun membuka pesan itu..


Suamiku:


Lihat ke atas balkon sayang..


Ara langaung melihat ke atas


Ya Alex di balkon dengan senyum manjanya.


Ddrrrggg


Suamiku :


Jangan beritahu siapapun, kamu masuk dulu, aku akan memberi mereka kejutan😊


Isi pesan itu membuat Ara bingung..


Namun dengan pelan Ara berjalan masuk.


"Mau kemana Ra"tanya tasya.


"Mau ambil air"jawab Ara dan mereka semua mengangguk mengerti.


Ara langsung berjalan masuk beberapa langkah terdengar suara ribut.


Ara menengok ara suara itu.


"Aaaaa hujan"teriak deva namun baju deva sudah basa begitu juga dengan kedua sohibnya roni dan Jeson


Mereka bertiga mengimbas baju yang basah tadi.


"Aleeexxx"teriak jeson melihat ke Arah atas.


Semua ikut melihat ke atas, yg mereka dapatkan senyum sinis alex.


"Gua berusaha ngusir setan yang ada di tubuh kalian biar gk gangguin gua lagi"ujarnya santai yg masih memegang slang penyiram tanaman di balkon itu.


"Sialan lu"teriak mereka bertiga.


Namun ke-3 cewek tidak basah karena tadi sengaja duduk di tempat berbeda.


Ara sama sohib ngetawain mereka.


Dan acarapun selesai, sedangkan yang cowok.


Kini menggunakan ruang tamu untuk mengganti pakain mereka.


Yg cewek mereka berkumpul satu kamar juga.


Mungkin mereka akan menginap disini.


Ara langsung masuk ke dalam kamarnya.


Krek


Suara pintu kamar mandi terbuka.


Muncullah alex.


"Km mandi malem gini"tanya ara saat melihat rambut alex basah.


"Gerah sayang makanya aku mandi"jawabnya


Tidak seperti sebelumnya alex menggunakan handuk hanya sepunggung, tapi sekarang di menggunakan handung baju saja, karena menghargai istrinya yg polos itu...


"Mereka kemana"tanyanya senyum sendiri.


"Lagi ganti baju tuh"


Alex hanya terkekeh.


Cup


Satu kecupan singkat di bibir.


"Duduk sini aku keringin rambut"ucap ara menyuruh alex duduk di depannya.


Alex pun duduk menghadap ke istrinya.


Dengan serius ara mengeringkan rambut alex dengan pengering rambut itu.


Alex menatap Ara yg serius dengan kerjanya itu..


"Apakah boleh aku menagih hak ku sekqrang"tanya Alex masih menatap istrinya.


Mendengar itu ara menghentikan gerakannya dengan pipi yang merona.


"Mungkin udah saatnya, gua ingin jadi istri seutuhnya"batin Ara.


Alex menggenggam tangan Ara dengan lembut dan dengan pelan memgambil pengering rambut itu meletakan di meja namun tatapannya tidak lepas dari mata Ara.


"Apa boleh?"tanya Alex lagi.


Ara mengangguk malu.


"Benaran"tanya alex memastikan sambil mengusap pelan pipi ara.


"Lihat aku"


Ara kangsung menatap Alex yang kini dengan insten alex menatapnya.


"Boleh"tanya alex memastikan.


"Hmmm"ara menggumam pelas dan mengangguk.


Cup


Alex langsung mencium Ara, tidak seperti biasanya, kali ini lembut namun menuntutnya..


Tanpa mereka sadari kini ara sudah berbaring di bawah tubuh alex dan alex menindihnya tangan sebelahnya menggunakan mengusap pipi istri dan satu lagi untuk menahan beban badannya...


Setelah mereka hirup oksigen Alex langsung mencium istrinya lagi.


*Authorgktaulagi🙈🙈🐼


*authormasihpolos😢😢


☆☆


Segitu aja dulu ya 😁😁😁😁


Besok malem aku lanjut lagi😆mmaaf lagi puasa gk bisa neko-neko😂😂😂😂


Jangan lupa Vote + coment nya...


See You.....