You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Episode - 43



Sekarang Reviewnya lama ya😌😌


Happy Reading....


♥♥


Author POV


"Mom"manja Ara yg saat ini berada di ruang ganti pengantin.


"Apa sayang, cup gk boleh cengeng gitu ah"ujar Marisa melihat mata putrinya berkaca-kaca.


Sebenarnya sedih saat melepaskan putri satu-satunya ini, namun Risa juga berusaha untuk merelakan putrinya membangun rumah tangga kecilnya.


Tapi mau gimana lagi, lambat laut anaknya pasti akan menemukan seseorang yang akan membawanya pergi dari rumah ini.


"Wajib ya km harus berkunjung terus di rumah Momi"ujar Risa sambil membenai hiasan di atas kepala Ara.


"Haloooo"suara teriakan disusul dengan pintu terbuka.


"Astagaaaa gua disurga"ujar Deva syok melihat Ara disana.


"Ada bidadari astagaaaa"ujar jeson sama halnya dengan deva syok.


"Wow princess cantik banget"ujar Roni tanpa kedip.


"Wow"teriak ketiga cewek tersebut, Rani, Tasya dan Ica.


"Sumpah ini benaran bidadari, kabur sama gua aja yuk Ra"hebo deva saat mendekati Ara dan Mominya.


risa melihat mereka hanya mengheleng, neberapa perias juga hanya menggeleng melihat keheboan mereka.


"Ah lebay lu pada"Balas Ara menggeleng melihat mereka.


"mempelai priannya ganti sama gua aja"ujar deva heboh Sambil mengangkat Hpnya untuk selfi sama Ara.


"Heheh pisss sayang"sadar Deva saat sang kekasih menatapnya tajam. ica.


"Astaga baby lu cantik banget sumpah"hebo tasya lagi.


Semuanya menatap ara penuh dengan tatapan Kagum mereka.


"Kalian jangan lihat gua kayak gitu, gua jadi malu"ujar arah terkekeh dan semuanya tertawa.


"Kita-kita keluar dulu ya, mau nemarin bos dulu"pamit ketiga cowok itu dan keluar dari ruangan.


"Sumpah ini benaran sohib gua bukan sih?"tanya Rani masih gk oercaya lihat Ara.


"Kenapa cantik banget ya"hebo Rani.


"Kudu harus gua foto ini mah"Heboh tasya lagi.


"Minggir kalian gua mau foto Ara aja"usir ica ke tasya dan rani.


tasya sama rani langsung pindah mendengar suara jutek ica.


Cekrek


"Ah ulang gk bagus senyum yang manis dong Ra"


Sesi foto pun diulangi.


Cekrek


"Omg lu cantik bangettt"hebo ica sendiri saat melihat hasil jepretannya.


"Gua bakalan kangen sama kalian"teriak ara.


"Eh eh jangan nangis ntar luntur loh bedaknya"ujar tasya polos.


"hahahahaha"mereka tertawa bahagiah


♡♡


Ditempat lain.....


Suasana kini sangat menegangkan di ruangan ini karena sebentar lagi akan mulai ijab kabul.


"Ko gua deg-degan gini ya"ujar alex sambil merasakan detak jantungnya yang semakin cepat.


"Itu udah biasa sama pengantin"Ucap Roni geli melihat Alex.


"Yaaa dan lebih deg-degkan lagi saat lu hadapan sama mertua lu"jeson nakut-nakitin alex.


"Bukan itu deg-degannya"potong deva.


"Deg-degkannya itu pas malem pertama hahah"lanjut deva heboh sendiri.


"Eh plissss"cengirnya saat menyadari ketiga sahabatnya menatapnya horor.


"Lu tau Tadi kita-kita dari ruangnya Ara, eh sumpah cantik bangetttt"hebo deva lagi.


"Bidadari surgaaa"ujar Roni.


"Cantiknya ituloh"lanjut jeson.


"Ah curang lu bertiga, gua membelai pria aja belum lihat"cemberut alex kesal menatap ketiga orang itu.


"Salah lu gk lihat dulu"ujar jeson.


"Hahahah"tawa mereka bertiga.


Mereka bertiga sengaja membuat lolucon itu agar sahabat tidak terlalu gugup.


"Son ayoo udah saatnya"panggil seseorang di depan pintu, ayahnya alex.


Huuuufff


alex betulang kali menghembus mafas panjangnya.


Roni dan Deva udah keluar duluan kini tinggal alex sama jeson.


"Jangan terlalu gugup gitu, lu kan udah belajar dari kemarin"ujar jeson serius.


"Huuufff baiklah ayooo"ajak alex dan langsung keluar dari ruangan disusul dengan jeson.


Alex mengambil tempat duduk yang sudah di siapkan.


Kini alex duduk berhadapan sama calon ayah mertuanya.


Gugup.


Itu yg dirasakan alex sekarang.


"Baiklah bisa di mulai"ujar Seorang ustat.


"Bisa"jawab alex menetralkan detak jantungnya


Alex berjabat tangan dengan mertuanya.


Ijab.


***SAUDARA


Alex Prasetyo BIN Gerhana


SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ANAK SAYA YANG BERNAMA Tiara Putri Cahayaty KEPADA ENGKAU***.


DENGAN MASKAWINNYA BERUPA : Emas 1000g, Rumah seharga 24M dan seisinya, dengan uang TUNAI sebesar 1M di bayar tunai "ucap Ayah mertuanya


***Qobul :


SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA


Tiara Putri Cahayati BINTI Risky abraham


DENGAN MASKAWINNYA YANG TERSEBUT TUNAI " ujar alex dengan tegas tanpa ada kesalahan***


"Gimana Sah"tanya ustatd ke beberapa saksi.


"Sah"teriak semua orang.


"Alhmdulillah"ucap semua orang.


acara doa pun di mulai beberapa menit.


sedanglan alex sibuk melihat dan mencati keberadaan istrinya.


Dan kini alex dapat bernafas legas dan ternyum karena dia bisa melewati ini.


Ini demi Istrinya.


"Yaudah kamu duduk didepan saja, momi manggil menantu dulu"ucap momi alex.


Deg


Jantung alex berdetak lebih cepat.


Terakhir alex bertemu dengan Ara 2 hari yang lalu saat fiting baju pengantinnya.


dan itu alex mengakui kalau saat itu Ara semakin cantik.


Itupun di batasi hanya 5 menit saja tatap mukanya.


"Wwiiihhh selamat bro"ucap ketiga sahabat nya.


"Thanks guys"senyum alex.


"Lu harus siapin jantung lu ketemu bidadari"ujar deva semangat.


"Ah itu juga gua udah gk sabar"ujar alex senyum.


"Omg"


"Wow"


"Astaga ada bidadari"


*gaun yg dikenaka Ara bagian bawahnya.



Hebo semua orang saat ara turun dari tangga menggunakan baju pengentinnya.


Disusul dengan ketiga sahabatnya yg di belakang, di samping kiri kanan adalah ibunya dan mertuanya.


"Bisa gk kalau sambutan tamunya di tunda dulu"gumam alex saat melihat ara tanpa kedip.


Duuk


"Aw sakit pea"kelua alex saat mendapat jitakan dari jeson.


"Tutup mulut lu lex ntar banjir"goda Roni alex dengan Otomatis menutup mulutnya keduangn telapak tangannya.


"Kedip woy kedip"ujar deva hebo.


"Hahahahah"gelak tawa bahagia semua orang.


Ara terus berjalan dan ambil tempat duduk di samping alex.


"Ehem" dehem ara saat udah di depan alex. melihat alex yang diam menatapnya.


"Mom sambut tamunya bisa di tunda besok gk?"tanya alex polos ke ibunya.


Duuk


"Gundul mu"galak ibunya alex sambil menjitak kepala Alex.


Alex hanya cengesan.


"Kalau boleh, aku bakalan kurung kamu dikamar sampai bertahun-tahun dengan gaun ini sayang"bisik alex mendekti Ara.


"Cantik banget"lanjut alex berbisik.


Cup


Satu kecupan di pipi Ara.


Duk


"Aw momi sakit ih"keluh alex kepalanya di pukul dengan kipas oleh ibunya.


"Km bisa sabar gk sih, sambut tamu dulu, jangan godain istri mulu"jelas mominya.


Dan tamu semunya ketawa menyaksikan itu.


Siapa yang tahan melihat mempelai wanitanya cantik bak bedadari itu.


"Selamat sayang, ah gua bakalan kangen sama lu di kontrakan kita"ujar rani sedih smbil memeluk ara.


"Maakanya cepat nyusul biar ada yg nemanin lu"balas ara sambil menatap Roni di barisan belakang.


"Ehem sebenarnya gua udah di lamar sih, tapi belum gua jawab"bisik Rani ke Ara.


"APA"tidak sengaja Ara berteriak.


Ara menyadari itu langsung tersenyum malu.


Kini rani beralih ke alex.


"Selamat syanggg, uuuhhh"ucap ica smbil meluk Ara.


"Gua bakalan kangen sama lu"ujarnya sedih.


"Lebay lu, palingan ketemu di kampus"balas ara dengan kekehannya.


"Ara doin Tasya ya biar dapat pangeran cogan juga"kata Tasya polos sambil memeluk ara.


"Cogan lu kan udh ada tinggal di resmiin aja"kata alex menyindir jeson yang di sampingnya.


Jeson mendengar sindiran iti hanya mendegus sebel.


Dan semua tamu pun memberi selamat kepada mereka.


Ketiga pasangan itu sangat serasi dengan jas dan gaun mereka kenangkan senada semuanya.


Sedangkan kedua orang tua mempelai menggunakan gaun putih sesuai dengan tema.


♡♡


Alex POV


Boleh gk gua bawa masuk calon istri gua di satu ruangan tanpa ada orang yang melihatnya cukup gua doang


Hahaha


Ya karena saat ini gua duduk dengan bidadari siapa lagi kalau bukan istri gua.


Ya istri karena menjelang beberapa puluh menit yang lalu gua ijab qabul.


"Yangg ini benaran km?"tanya gua lagi untuk kesekian kalinya, karena Ara benaran cantik banget.


"Apa aku duduk sama bedadari ya"goda gua sambil terus lihat kearah dia.


Duuk


"Alexx berani km Main-main lagi Mom bawa nih Ara balik ke kamar. biar km nyapabtamu sendiri"omel Mami ke gua, karena sedari tadi gua bercanda mulu dan godain istri gua mulu hingga mengabaikn tamu.


Ara lihat gua hanya terkekeh.


"Udah lex, aku bearan istri km jadi jangan bercanda trus ah, kasihan tamu mereka udah antri panjang"Sahut Ara buat gua langsung mengangguk.


gua lihat kearah Mami yang natap tajam kearah gua. sudah gua duga.


"Jangan terus menatap aku alex"ujarnya menunduk.


Gua megang dagu dan mengangkatnya menghadap ke gua.


"Lihat aku dan semua tamu disini sayang semuanya melihat km tanpa kedip, jadi kenapa harus malu"


"seandainya aku bisa nyulik kamu, udah dari tadi aku nyulik kamu"


"Apaan sih malu ih, banyak yang lohat, dati tadi bucin mulu kamu ih"balas nya drngan tatapan kesal. gua hanya terkekeh.


♡♡


Author POV


Menjelang beberapa jam dan kini sudah sore banget dan tamu juga udah pada berkurang.


"Kalian ganti baju yang momi siapin dia atas kasur kalian dan harus balik lagi kesini buat makan malem bersama keluarga besar kita"jelas Ana dan di anggukin semua di situ.


"Alex sama ara gk iku...."tanya alex saat mendengar itu.


"Aww momiiii sakit"keluh alex saat kepala di kitak lagi.


"Salah km, enak aja gk hadir, wajib hadir"tegas momi nya alex membuat semuanya menggeleng melihat kelakuan alex yang diluar dugaan mereka.


"Yaudah sana kalian ganti baju dulu"balas Ana lagi, Ara mengangguk dan beranjak dari duduknya karena benaran capeh berdiri seharian.


"Syang kamu harus ganti baju yg momi siapin ya"ujar Ana ke menantunya lembut.


"sekarang gua siap jagain istri gua 24 jam"batin Alex tersenyum menatap Tiara.


"Ayo sweety"Alex mengulurkan tangannya membantu Ara beranjak dari duudknya, gaun yang besar itu menutupi tubuh mungil Ara.


Ara tersenyum dan membalas uluran tangan alex.


merekapun melangkah menaiki anak tangga menuju kamar mereka.


dibantu dua pelayan yang mengangkat gaun ara dari belakang.


dikamar...


"Terimakasih"Ucap Ara tulus ke dua pelayan itu saat sudah di dalam kamar.


kedua pelayan itu lamgsung keluar dari kamar.


"Kenapa senyum-senyum gitu"tanya ara saat melihat alex senyu.-senyum sendiri.


"Gk sayang, gk nyangka km sekarang udah jadi istri aku"Ujar alex dengan satu kecupan di bibir ara.


"Nah kan modus"balas ara melihat alex senyum jail sepwrti itu. Alex hanya terkekeh.


"Ya aku juga masih gk nyangka"anggukan ara menetujuin.


Cup


Kecupan di kening ara


"Aku mandi duluan ya"ujar alex karena ara masih membuka asesorin di kepalanya, ara mengangguk menetujuin itu.


Ara selesai melepaskan asesoris itu namun alex belum juga selesai mandi.


"aku bisa istrahat bentar"kata ara membaringkan badannya di kasir yang masih dengan baju pengantinnya yang super besar itu.


20 menit kemudian


Cup


Tes


"Eh hujan ya"sadar ara karena di wajahnya terkena air sambil mengecek matanya.


Ternyata air berasal dari rambut alex.


"Bangun sayang, mandi gih, kita harus siap-siap sebelum momi teriak"kata Alex lembut smabil menatap ara yg masih mengucek matanya.


"Hmmm bantuin"Ara mengelurkan tangannya, Alex tersenyum dan membantu Ara bangun.


Dengan senang hati Alex menuntun Ara bangun.


"Aaaaaaaaa"teriak ara sambil menutup matanya, saat sadar karena sekarang alex hanya menggunakan handung di pinggangnya.


"Kenapa teriak"tanya alex heran.


"Kenapa km belum make baju sih"ujar ara masih menutup matanya rapat.


"kan aku suami km sekarang kenapa make nutup mata sih"goda alex.


Ara langsung berdiri dan berjalan menuju kamar mandi yg masih setia menutup matanya dengan Kedua telapak tangannya.


ke kamar mandi dengan menggunakan selah di jarinya agar bisa melihat.


Sedangkan alex hanya tertawa melihat istrinya seperti itu.


"Alex.."Alex langsung menatap pintu kamar mandi.


"jangan lihat aku kayak gitu, Aku mau minta tolong ambilin Gaun itu"Balas Ara yang hanya kepalanya terlihat, Ara menunjuk gaun yang di sofa.


alex terkekeh dan mengambil melangkah menuju kearah pintu.


"Ko di tutup?"Tanya Alex saat ara menutup pintu kamar mandinya lagi.


"Sini..."Ara hanya mengulurkan tanganbya di dela pintu.


alex menggeleng dan langsung memberikan gaun itu di tangan Ara.


gk ada waktu buat menggoda istrinya lagi, karena bentar lagi ada acara makan makan buat semua keluarga dan kerabat kedua orang tua mereka.


Alex pun siap-siap sambil menunggu istrinya keluar.



Alex mendengar suara pintu kebuka langsung mengalihkan pandnagannya dari ponsel.


"Kamu udah sel..... cantik"Alex tersenyum melihat ara yang sudah menggunakan gaun putih itu.


Ara mengangguk dengan Handuk di kepalanya.


"Udah jam berapa? makan malamnya jam berapa?"Tanya Ara langsung saat duduk di depan meja riang.


alex mendekati Ara dan berdiri di belakang Ara.


"Sebentar lagi Sweety, jadi gk ada waktu nunggu km dandan dan ngeringin rambut ini. kadi km yang dandan, aku yang bakalan bantuin km mengeringkan rambut ini"Jelas Alex panjang lebar dan mengambil hairdyer dan membantu mengeringkan rambut Ara.


ara tersneyum karena alex membantunya.


"Terimakasih Suamiku"Balas Ara Tulis membuat Alex seketika diam.


"Jangan senyum gitu yang, Takut ke bablasan"Balas Alex membuat ara bingung.


"Udah cepatan km dandan, Sebelum Mami teriak"Lanjut Alex menahan sneyumnya.


alex pun sibuk dan Ara pun sibuk dandan.


♡♡


20***menit kemudian***..


"Lama banget sih pengantin baru"goda deva saat ara dan alex turun anak tangga.


Alex dengan kemeja putih polosnya tanpa makai jaz.


Senada dengan gaun Ara saat ini.


"Ehem"dehem sumua yg di ruangan itu.


Sebelum menunggu pelayan menyiapkan makanan ara dan alex lebih milih duduk bergabung bersama sahabat nya.


"Eh Ra gua belum cerita ya, kemarin Si alex nelpon gua make hp nx Roni, dia mau ngomong sama lu, tapi pas alex nelpon gua duduk sama mominya alex, dan lu tau kelanjutannya"curhat Rani.


"hahahaha"tawa semua sahabatnya itu, alex mendegus sebal karena itu merupakan aibnya.


"Belum apa-apa udah ketahuan"cibir Roni.


"Lengahnya jangan di turunin yangg"ucap alex saat ara meperbaiki atasan baju Ara yang memperlihatkan bahunya dan leher nya.


ara menatap sebal kearah alex.


"Alex ini modelnya, model bajunya emang kayak gini"jelas Ara membuat Alrx menggeleng.


"Aku gk mau ada yang lihat sayang"ujar alex menaiki lengan baju ara lagi, Alex menahanbya agar ara tidak menurunkannya lagi.


Yg lain hanya menggeleng kepala padahal malem ini hanya keluarga dan kerabat terdekat aja yang hadir.


posesif nya Alex membuat semuanya udah ngerti.


"Ayo sayang kita makan dulu"teriak momi nya ara.


Dan mereka semua berjalan menuju ruang makan tersebut.


"Son apa kamu udah tau kalau Ara ingin menunda punya anak sampe selesai kuliahnya?"tanya ayah Alex.


Uhuk uhuk


Alex sat makan langsung tersedak dengan makannya.


Ara langsung memberikan minuman untuk Alex yang di dekatnya.


"APA? benaran Yang?"teriak alex stelah minum air. Alex menatap Ara, Ara hanya diam.


ara lupa memberitahu Alex.


"Hahahaha"tawa sahabatnya.


"Oh ternyata belum tau"gumam Momi Alex.


"Apa benar yangg?"Ulang Alex menatap lekat kearah Ara.


"Iyaa, kan cuman 3 Bulan aja, selesai skripsi aku kan seminggu lagi, habis itu nunggu wisuda aja"jawab ara santai.


"Hahahahahah"tawa semua orang melihat ekspresi Alwx sangat lesuh.


"Puasa lagi deh"


"Tigabulan pula"


"Sabar alex, orang sabar di sayang istri plus bonus"batin Alex frustasi


♥♥


Segitu aja dulu ya😀😀😀


***Jangan lupa Vote + Comalentnya...


See yOu Guys***....