You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Episode - 38



 


 


 


sorry...


beberapa hari gk up, Author Down jadi ini baru bisa ngetik dan Up lagi.


karea hari ini gk masuk kerja, beberapa hari ini sakit tapi maksain kerja, jadi makin down. dan hari ini bolos kerja lagi karena sakit makin parah wkwkwkwk. hanya butuh istrahat aja.


dari pada duduk aja jadi author milih Up lanjutannya.


 


 


 


................


 


 


Author POV


Sepih itulah tergambar saat ini, gimana tidak sepih dimalem seperti ini semuanya sudah pada kembali kealam mimpi mereka.


ada yang ngorok. ada yang tidur kasur yang empuk.


ada yang tidur tanpa pengalas, dan  semua itu terjadi saat di malem hari, namun ada sebagian yang selalu menyibukkan diri untuk mencari sepiring nasi.


"hah pea dimana calon lu itu, katanya dia udah nunggu, rani kan maksud lu"sebel alex karena sedari di tunggu ternyata belum juga nyampe. alex melihat sekelilingnya tidak ada siapa-siapa selain dirinya dengan jeson.


"yaelah sabar dikit napa, ini juga buat lu kali"gumam jeson kesel karena sedari tadi alex selalu ngeluh seperti anak kecil yang tidak dapat uang jajan dari ibunya


"ngomong apa lu barusan?"Tanya alex galak, Jeson langsung menggeleng karena kecoplosan.


"hah? emang gua ngomong apa barusan?"kaget jeson pura-pura gk tau.


"sial hampir aja"batin jeson


"ini benaran gk sih, gua balik nih"kesel alex karena sekarang udah setengah ngantuk dan capeh


"sabar napa sih, lu kayak suami gk dapat jatah malem pertama aja"jeson kembali kesel menatap Alex. Alex langsung beranjak dari duduknya.


"gila kita tungguin udah setengah jam pea"geram alex menatap Jeson.


"lu lihat nih udah pukul 23:50. Ngapain juga gua ikut lu nungguin gebetan lu. sial"lanjut laex ingin melangkah pergi namun suara getar ponsel membuat alex berhenti.


Drrrggggg


Ddrrggggg


 


"yaudah gua cabut aja capeh"kata alex sambil berdiri dari tempat duduknya jeson yang sambil menelpon melotot saat alex udh berdiri dari tempat duduknya.


"Alex Woooyyy"Teriak Jeson saat alex mendekati pintu keluar Cafe itu.


 


 


.....


"selamat malem semuanya"ucap seseorang di panggung yang kini menggunakan sepasang baju yang cerah yaitu kuning tak lupa dengan senyum manisnya.


Alex yang kini beberapa langkah lagi keluar dari CAFÉ langsung berhenti saat mendengar suara sapaan itu, namun alex tidak melihat kearah belakang.


suara itu persis dengan suara seseorang yang ia rindukan beberapa hari ini. dan orang itu juga berhasil membuatnya seperti Zombye saat ini.


"mungkin hanya firasat gua, karena gua terlalu kangen sama dia, jujur gua kangen sama Lu ra"batin alex, Alex menggeleng menghilangkan halusinasinya tentang seseorang yang ia rindukan.


ngelak akan suara itu, Dan alex mengambil selangkah lagi menuju pintu keluar itu.


"malem ini gua akan bawain sebuah lagu buat seseorang yang kini mewarnai hidup gua. seseorang yang berhasil buat gua jatuh cinta, seseorang yang selalu buat gua bingung dengan sikapnya sendiri, seseorang yang mengatur kehidupan gua, tapi.... kenapa gua bisa jatuh cinta sama dia?"suara itu lagi. Alex yang udah memegang Gang pintu langsung diam.


Alex memejamkan kedua matanya karena takut jika ini hanyalah halusinasi, atau orang lain namun suaranya mirip dengan Orang yang ia rindukan.


semua lampu di Cafe itu menyala terang. dan secara otomatis alex langsung membalikan badannya.


"dan orang itu kini berdiri di pintu masuk. Alex Prasetyo Gerhana"ucap orang dengan tersenyum manis sambil menunjukan pintu yang kini alex berdiri


Alex?.


kaget sekaligus syok dengan apa yang ia lihat sekarang.


namun bayangan alex ke masalah kemarin, Tiara memilih pria itu di bandingkan dirinnya.


"Sial. mungkin gua terlalu kangen sama dia, mana mungkin Tiara bisa nyanyi, duh efek kenapa sampe segininya sih, wajah ara dimana-mana"gumam alex sambil terkekeh dengan dirinya sendri.


Alex kembali membalikan badannya memegang gang pintu itu untuk keluar dari CAFÉ itu.


"I Love You Alex Prasetyo Gerhana" ucap tiga kata itu membuat tubuh alex Kaku dan diam.


Alex mencubit tangannya sendiri. ada rasa sakit disana, berarti dirinya tidak bermimpi.


sedangkan Tiara disana hanya tersenyum melihat alex yang masih gk percaya akan kehadirannya disini.


 


"seperti yang gua bilang tadi gua akan nyanyikan sebuah lagu special buat seseorang yang sangat special di hati gua yaitu** Alex Prasetyo Gerhana**\, mungkin gua terlambat ungkapin ini\, tapi menurut gua ini waktu yang tepat buat gua ungkapin semuanya\, gimana perasaan gua ke dia. dengan lewat lagu ini" ucap gadis itu dengan air mata yang sudah jatuh membasahi kedua pipinya\, namun Tiara tetap senyum menatap alex.


matanya tak lepas dari wajah aalex yang kini sudah berbalik menatap kearahnya juga.


Tiara sangat tau itu tatapan Rindu yang ia rindukan juga.


Tapi dia bahagia sangat bahagia karena kejutannya sukses, sedangkan yang menyaksikan hanya tersenyum-senyum


Music pun terputar dan senyum tak hilang dari wajah gadis itu.


Alex menatap dengan datar karena belum sepenuhnya sadar kalau ini nyata.


"Lagu yang gua nyanyikan ini sebagai ucapan terimakasih gua sama dia yang selalu sabar buat gua jatuh cinta sama dia" ucap Ara sambil mengedipkan sebelah matanya ke alex.


Alex masih diam di tempatnya. ekspresi datar dan mata tanpa kedip itu membuat beberapa temannya terkekeh.


"I Love You - Avril"lanjut Ara yang masih menatap Alex. Ara ingin sekali menonjok wajah Alex itu yang terlihat sangat bengong seperti orang kehilangan akal sehatnya.


La la, la la la la


La la, la la la


I like your smile


(Aku suka senyummu)


I like your vibe


(Aku suka karismamu)


I like your sty-yle


(Aku suka gayamu)


But that's not why I Love You


Namun bukan karena itu aku mencintaimu


(di ikui Putaran video yang di di layar tepat di belakang Tiara ada setiap Kata di setiap foto, yang menunjukan berbagai ekspresi yang dulu menjadi tunangannya itu, mungkin akan menjadi suaminya nanyi)


(Bebagai ekspresi kamu ini, aku lebih suka kamu tersenyum)


And I, I like the way


(Dan aku suka caramu)


You're such a sta-ar


(Engkau bak seorang bintang)


But that's not why I love you


(Namun bukan karena itu aku mencintaimu)


(Maaf telah mengabaikan masakan yang kamu buat, bukan maksud aku kayak gitu tapi ya... Inilah yang kamu lihat sayang)


Hey, do you feel


(Hei, apakah kau merasakan?)


Do you feel me?


(Apakah kau merasakan aku?)


Do you feel what I feel too?


(Apakah kau merasa apa yang kurasa?)


Do you need, do you need me?


(Apakah kau butuh aku?)


Do you need me?


(Apakah kau butuh aku?)


(Aku baru tau kalau kamu cakep dari kecil hehe😄tapi itu ada sesuatu kebanggan buat aku karena punya tunangan sangat sangat ganteng namun sifatnya suka menindas orang, tapi itu yang membuat aku suka, karena itu lah sifat aslinya)


di setiap foto itu alex membaca semua kata-kata yang ada di foto itu.


Alex menatap sekelilingnya idmana semua sahabatnya ada disana dan sahabat Tiara juga.


Alex menggeleng gk percaya kalau dia mendapatkan kejutan yang sang-sangat ia gk duga selama ini.


You're so beautiful


Kau begitu indah


But that's not why I love you


Namun bukan karena itu aku mencintaimu


I'm not sure you know


Aku tak yakin kau tahu


That the reason I love you is you


Bahwa alasanku mencintaimu adalah dirimu


Being you, just you


Dirimu, hanya dirimu


Yeah the reason I love you


Yeah, alasanku mencintaimu


Is all that we've been through


Adalah segala yang tlah kita lalui


And that's why I love you


Dan karena itulah aku mencintaimu


(Dalam tidur lelap mu, ku harap kamu mimpiin aku disetiap tidur mu, namun jangan mimpi yang tidak-tidak ya, karena aku tau isi otak mu itu Tuan Alex)


Alex yang membaca kata ini membuatnya terkekeh.


Bukan hanya alex namun semua pengunjung di Cafe itu. Tiara masih menyanyikan setiap bait lagu itu, karena butuh waktu lama Tiara menyiapkan lagu dan berlatih nyanyi.


La la, la la la la


La la, la la la


I like the way you misbehave


Aku suka kelakuan burukmu


When we get wasted


Saat kita hilang kendali


But that's not why I love you


Namun bukan karena itu aku mencintaimu


And how you keep your cool when I'm complicated


Dan caramu tetap tenang saat aku sulit dipahami


But that's not why I love you


Namun bukan karena itu aku mencintaimu


"Terimakasih semuanya sukses"


"Lihat lah sekarang dia seperti patung hidup tanpa kedipan"batin ara bersorak ria karena berhasil kejutan yang dia impikan selama ini


Langkah demi langkah kini dia sudah berada depan tunangannya ini, yang kelihatan masih syok


Even though we didn't make it through


Meskipun hubungan kita gagal di tengah jalan


I am always here for you


Aku selalu ada untukmu


Yeah-h-h


Lyrik bait lagu terakhir ara masih tersneyum menatap Alex yang sudah di depannya. Alex masih belum memberikan reaksi apapun, alex hanya menatap lekat wajah Tiara sejak tadi.


"benaran kata Jeson, Dia seperti Zombie"Batin Tiara.


"HAppy Birthday Alex Prasetyo Gerhana"ucap Tiara sambil mengusap pipi Alex, berharap alex sadar dari ekspresi yang kaget itu.


namun Alex masih dia, amun tatapan lekat dan lembut itu membuat Tuara terseyum.


Ara langsung memeluk Alex, namun alex tidak membalas pelukanya. Ara tersenyum karena berhasil membuat kejutan ini.


"I love you"bisik ara mengeratkan pelukanya.


dan itu mampu membuat Alex sadar akan hal itu, Alex  langsung memeluk erat Tubuh Ara.


Sedangkan Ica dan Tasya mengusap air mata mereka karena ikut terharu.


"Lu berdua kayak gk ada kerjaan aja"sindri deva ke Ica dan Tasya.


"DIAM Lu"Teriak Tasya dan Ica. deva langsung menjauh dari dua cewek itu sebelum rambutnya menjadi bahan jambakan dua cewek yang sadis itu.


deva hanya menggeleng saat meliat jeson yang udah mojok sama Rani, sahabt Tiara.


"apa ini benaran Kamu?"tanya ALex yang masih memeluk erat Tubuh Tiara. Ara hanya mengangguk di pelukan Alex.


"Kiss Me, Aku masih belum pecaya ini kamu?"Lanjut alex saat melepaskan pelukannya, dan menatap lekat wajah Ara.


"km gila, banyak keluarga dna teman-tem... Ummhhpp"Alex langsung mencium Tiara, Air mata ikut jatuh di pelupuk mata Alex, sekarang alex percaya kalau Tiara ada di depannya sekarang.


"Njiiirrr, gk tau kalau gua jomblo disini"Gumam Deva melihat kearah lain. sedangkan yang lain hanya terkekeh.


"Alex, Km Gila.."Ara mendorong tubuh alex menjauh, karena disana ada kedua orang tuanya dan juga kedua orang tua alex. namun alex belum menyadari itu, Tiara sangat yakin alex belum mengetahui keberadaan kedua rang tua mereka.


"Tunggu pembalasan aku setelah ini sweety"bisik alex langsung memeluk Ara kembali.


Keduanya berpelukan sambil melepaskan rindu.


"I miss u"


"I miss u"


"I miss u" gumam alex terus menerus tanpa ada longgar pelukannya.


***"Miss you to"*balas Ara mengeratkan pelukannya juga.


"Ngomong-ngomong lepas dulu pelukannya sayang, masih ada kejutan lain"lanjut ara yang masih di pelukan alex.


Alex melonggarkan pelukannya namun tangannya masih setia di pinggan Ara.


Alex terus menatap ara.


"Apa aku mimpi sekarang"tanya alex.


"Enggak sayang, km gk lagi mimpi"jawab ara dengan senyum lebarnya.


"Tampar aku Beb"ucap alex lagi masih belum percaya akan mendapat kan kejutan lagi.


Cup


"genit, aku benaran gk mimpi"Ucap Alex cepat saat mendapatkan kecupan singkat di pipinya. Ara hanya menggeleng melihat alex seperti ini.


Alex langsung meluk Ara lagi lebih erat dari sebelumnya.


"Lee...lex gua se..seka n..nafas"kata ara


"Eh maaf yang"cengesan alex.


"ada mama, Mom, papa sama dady Lex"bisik ara membuat Alex syok.


"Tiaraaaa.... kenapa gk bilang dari awal. habis ini aku bisa di alam lain karena ayah kamu beb"bisik balik ALex melihat kedua orang tuanya dna juga kedua orang tua ara melangkah kearah mereka sambil menyanyikan lagu ulang tahun, diikuti beberapa sahbat mereka.


"dan Kamu harus siap-siapa Syaang"Balas bisik Tiara polos membuat Alex terkekeh dan merangkul ara.


"apapun itu, Asal kamu benaran ada disini"balas Alex membuat Ara menggeleng. alex sama skeai tidak takut sama siapapun.


"Happy birthday alex"


"Happy birthday alex"


"Happy birthday happy birthday happy birtday alex"


Semuanya bernyanyi.


tasya dan ica mmebawa kue Dan memberikan ke Ara..


Ara menerima kue itu.


"Happy birthday sayang"ucap Ara sambil memegang kue itu.


"Berdoa duli"lanjut ara.


"Gua harap semua ini bukan mimpi dan bahagia sekarang dan seterusnya sama dia, yang ada di hadapan gua saat ini. amiinn"batin alex


Fuuuuuiii


Alex meniup lilin kue yg di pegang ara . dan di tasya.


Cup


"Makasih sayangggg"ucap alex tulus menatap ara dan semua yang ada disana.


"Sama-sama"ara mebalas pelukan alex.


"Ma, Pa...Kalian bukannya masih di paris?"sapa Alex ke kdua orang tuanya, memeluk mereka satu persatu. dan begitu juga dnegan kedua orang tua Ara.


"demi putra mama. mama sama papa balik karena manntu mama mnta bantuan.."balas Ibunya alex membuat Ara terkekeh.


alex kebali ke ara dan emmeluk pinggang Ara.


"Masih ada orang disini kali nyet"ucap deva menyindir alex.


"Iya ya berasa milik berdua dia ruangan ini, kita mah apa atuh, numpang kali ya"lanjut jeson di ikuti tawa semua orang.


"Potongan pertama gua bakalan ngasih ke- ortu gua yg tercinta"ucap alex yang kini mereka berpinda ke meja lebih besar.


Alex memeluk dan mencium kedua pipi kedua orang tuanya.


"Selamat ulangtahun sayanggg"ucap ibu alex


"Yang kedua sahabat gua"


"Terima kasih"teriak deva dan jeson


"Dan yang terakhir buat gadis udang ku"


"Kenapa terakhir"tanya ara cemberut


"Karena kamu akan menjadi gadis terakhirku hingga mati"goda alex


"Ehem yg nangis minta di bunuh siapa ya"kata jeson smbil melihat sana sini


Bermaksud menyindir..


"Yang galau siang malem siapa ya son"tanya deva pura ke jeson


"Ada juga lo cemburuan banget, hingga mau minta putus tunangannya"ucap roni lagi


"Eh ada juga tiap detik selalu nelpon demi dengar tunanganya lagi apa"ucap Rani


"Hingga rela kerja siang malem gitu"lanjut kedua orang tua alex


Alex tau Semua kata itu berarah kepadanya..


"Terimakasih semuanya"ucap alex malu-malu


Dan langsung memeluk Ara yang berada di sampingnya..


Alex melepaskan pelukannya dan membuka jaketnya


"Buat apa"tanya ara heran


"Buat km make sayang, banyak cowok disini"ucap alex sambil memakaikan jaket buat ara


Rambut awalnya pendek kini Alex membuka ikatan rambut Ara yang di belakang jadi panjang...


Awlanya alex tidak tau kalau gadisnya itu membuat model rambutnya seperti ini..


Sekali alex heran baru kemarin itu ketemu gadisnya dengan rambut pendek namun besoknya gadianya sudah memakai rambut panjang


Saat di tanya make kwik tapi gadianya menjawab tidak dan sekarang alex sudah tau...


"Masih aja overprotektif ya"ucap jeson ke deva


"Iya ya ckck"jawab deva


Namun semuanya senang karena kejutan ini sukses..


Sukses banget...


Cup


Cup


Cup


Cup


Alex mencium seluruh wajah Ara karena gemes..


Gemes karena selama ini gadisnya hanya membohonginya dan membuat kejutan ini..


Dan malem ini begitu cantik dengan setelan baju sepasang itu..


Alex langsung memeluk Ara dengan erat...


"Terimakasih"ucap alex lirih mengeratkan pelukannya


"I love you more"lanjut alex


"I love You to"


"Terimakasihnya di simpan dulu"ucap ara


"Masih ada satu kejutan lagi buat kamu sayang"lanjut ara


 


 


 


 


☆☆☆


Ending ya... kan udah ada balasan cnta dari Tiara wkwkwkwkwk


Huuuuuuuuffff


Capeh


Segitu dulu ya..


Apakah kejutannya memuaskan???


Gk ya hmmm😢😢


Tapi harapan thor semoga kalian suka...


Jangan lupa vote + comennya...


 


 


See you guys....