You Are Mine (First Story)

You Are Mine (First Story)
Episode - 15



Hehehe


Upload lagi guys


Jangan bosen ya hihihi


#revisi 04 oktober 2019


15:59 WIB


********


Alex POV


"Sini kalian, aku mau jelasin peran kalian nanti di panggung"teriak Ica sohibnya Ara.


Gua sama Ara pun langsung turun dari panggung. Masi rame karena acara bentar lagi akan dimulai.


Pesona gua kurang 1% karena mahkota yang gua pakai sekarang.


"Apa ca"suara Ara nanya ke Ica.


"Kalian berdua disini kan jadi tokoh utamanya, lu Ara jadi model yg naik daun ya, sedangkan Alex lu jadi arti internasional yg naik daun sekarang juga kayak Tiara, kalian tinggal duduk aja dan jawab pertanyaan saat di ajukan nanti, anggap aja mereka wartawan oke"jelas Ica.


Alay banget.


Tapi gk apa-apa lah gua mau dekat sama ara.


"Oke"setuju Ara.


Nah kesempatan gua.


"Dan kalian harus ingat disini kalian berdua jadi seorang kekasih oke jadi jawab seromantis mungkin, dsini bukan kalian aja, ada peran lain akan menjadi lawan kalian, jadi kalian harus melakukan sebaik mungkin"lanjutnya


Itu ide bagus gua suka, lagian gua sama Ara kan udah sepasang kekasih


Tunggu gua emang secara langsung belum nembak Ara, tapi bukan berarti Ara jalan sama cowok lain, itu gk akan terjadi. dia akan selalu jadi milik gua selamanya, ingat selamanya.


"Jawab jujur atau gimana nih ini games doing kan"tanya Ara, gua langsung menatap kearah Ara yang menghindari tatapan gua.


"Ya terserah lu oke, jujur juga gk apa-apa beb"jawab Ica terkekeh sambil menepuk bahu Ara.


"Yaudah sana giliran kalian"lanjut Ica menunjuk kearah panggung, gua langsung narik tangan Ara buat naik kearah panggung.


"Ayoo"ajak gua sambil menggandeng tangan Ara


"Gk usah megang juga kali Lex"protesnya, selalu seperti itu


Gua gk perduli yg jelas gua nyaman kayak gini. dan mereka harus tau kalau ini acar gua yg sangat menggemaskan. Dan gk ada duanya.


....


"Oke kita mulai ya, ini pasangan yg sangat cocok, silahkan ajukan pertanyaan apa saja, tapi berurutan ya"tu suara Mcnya yang tersenyum lihat kearah Ara.


Sial.


Apa dia tertarik sama pacar gua!.


"Tiara I love you" nyari mati dia, gua nyari-nyari siapa yg teriak tadi.


Untung aja gua gk tau wajahnya tu orang, kalau gk gua mastiin lug k pulang dengan selamat mala mini.


Aaaaa Alex iloveu


OMG cakep banget


Mau dong duduk di sampingnya


Dan masih banyak pujian lainnya.


Gua lihat kearah Tiara yang hanya diam aja dengan wajah kesal mungkin.


"Kenapa di lebih banyak fansnya, cih lihat wajahnya datar gini apa yg di fans, pada buta kali"batin Ara


"Kalian berdua udah berapa lama jalani hubungan"tanya mereka yg perannya sebagai wartawan KW. Fake atau apapu itulah.


Sebenarnya gua males ikut, yang gk masuk akal ini, ini demi pacar gua, ya demi dia gua lakuin hal konyol kayak gini.


"Sudah 4 bulan" jawab gua sambil lihat kearah Tiara yang kaget.


"Apakah kalian sudah pernah berciuman" pertanyaan yg bodoh. jelas Sudah lah.


Bahkan gua sering nyium dia yang hamper seriap hari.


"Sudah, hampir setiap detik menit kita ciuman"jawab gua langsung, Tiara kaget langsung nginjak kaki gua di bawa meja.


"kenapa lu jawab jujur ALEX"bisikan geram dari Tiara, gua hanya membalasnya dengan senyum.


Cup


Mau dong di cium juga


Cie Ara


Alex gua juga dong


Masih banyak lagi lah suara goda mereka.


"Aleeeexxx"geramnya akhirnya suara juga, gua lihat kearah dia yang ingin bunh gua saat ini juga.


"Mati lu"geram Tiara semaki buat gua terus senyum.


Jujur gua suka kalau dia marah-marah kayak gini.


"Sekarang aku mau tanya sama Tiara, Apa Alex Cowok yg Romantis"tanya seorang cewek dengan make up yg super tebal.


"ENGGAK sama sekali, dia jauh banget dari type cowok romantic"balas Tiara sinis natap kearah gua.


Oke permainan di mulai saying.


"Apa aja yg membuat lu suka sama Alex"


"Enggak ada, dia sangat arogant, sombong,tidak punya etika, tidak punya sopan santun dan masih banyak lagi, jadi gua gk suka hal itu"oke gua suka jawaban lu TIARA saying.


"Kalau ada seseorang yg meminta lu jadi kekasihnya apakah lu akan meninggalkan alex, contohnya cowok itu kirelteria lu" pertanyaan macam apa itu, ah kalau bukan audisi udh gua habisin lu.


"Tergantung sih, kalau orangnya ganteng dan sesuai krikteria yang gua impikan"jawab polosnya sambil terkekeh bahagia.


"Oke gua mau ngasih tau ke kalian semua kalau GUa sama Ti---"


"ALEX.."geram Tiara lansgung nutup mulut gua dengan telapak tangan mungilnya.


"Udah ya, gua kebelet pipis, Permisi"Tiara langsung beranjak dari duduknya.


Gk segampang itu Sayang.


Gua langsung cekal tangannya dan buat semuanya diam.


Gua narik tangan Tiara buat dekat sama Mc, gua ambil Mic yang ada di tangan MC.


"cek.. ehem.. gua mau kalian dengar apa yang bakalan gua bilang sekarang"Tiara berusaha melepaskan tangannya dari genggaman tangan gua.


"Alex, Lu jangan aneh-aneh deh.."Bisik Tiara semakin buat gua yakin buat akui dia sebagai kekasih gua di depan semua orang.


"TIARA BENARAN PACAR GUA, dia PACAR gua yang nyata bukan drama kayak sebelumnya"Teriak gua buat seisi ruangan itu ricuh dengan bisik-bisik dari mereka.


"Alex Lu---"Tiara masih berusaha buat kabur dari gua.


"gua hanya mau bilang, siapapun yang nyakii pacar gua, dia akan berurusan sama gua"teriak gua lagi, Tiara langsung narik paksa tangan gua buat turun dari panggung.


Gau ikuti aja langkah Tiara sampai di tepay sepih.


"Alex luβ€”"


"Gua benaran suka sama lu Tiara"potog gua cepat buat Tiara diam dan kaget lihat kearah gua.


Namun detik selanjutnya Tiara langsung terkekeh.


"dramanya dah selesai lex"balas tiara yang gk percaya sama ucapan gua.


"Tiara gu---"


"Ara, gua bal--- eh Sorry.."Ica yang tiba-tiba datang.


Gua lihat kearah ica begitu juga sama ara.


"gua ikuβ€”"


"lu pulang bareng gua, ica lu duluan aja, Tiara balik sama gua"potong Gua cepat sambil genggam tangan Tiara sebelum kabur, gua lihat Ica ngangguk dan langsung pergi.


"Alex---"


"ayooo.."gua langusng narik tangan tiara, karena gua gk mau dengar penolakan dia lebih lanjut.


****


Gua lihat iara yang hanya diam aja saat masuk kedalam mobil.


"Lex---"gua langsung lihat kearah Tiara.


"thanks, gua bahaia malam ini, lu udah mau ke audisi ya walaupun cuman bentar"ucapnya yang terdengar sangat tulus.


"gk ada kecupan saying gitu!"goda gua, gua berusaha buat godain dia.


"apaan deh, males gua, lagian kita bukan sepasang kekasih"balasnya smabil lihat kearah luar jendela.


Dia masih gk percaya apa yang gua bilang tadi? Ni orang otaknya di kemanain sih.


"gua benaran saying sama lu TIARA, apa lu masih gk percaya"


Gk ada balasan lagi dari Tiara.


"Ra bsok jalan yuk, itu salah satu permintaan gua sesuai perjanjian tadi"gau mau kencan berdua sama lu tiara. Dengan lasan ini gua bisa dekat sama lu.


"........."


"Sweety"


".........."


Gua lihat ke samping gua.


Ya tidur, berarti dari tadi gua ngomong sendiri dong


Tidak butuh waktu lama gua udh nyampe di apartemen gua


"Thanks udh bertahan sama aku, walaupun aku selalu meminta hal-hal yg tidak km sukai, teruslah begini selalu di sisiku walaupun aku gk tau perasaanmu sama aku, tapi aku akan buat perasaan itu akan ada, sekarang aku akui kalau aku udah mulai terikat sama km"ucap gua sambil menatapnya insten Ara tidur.


ya gua ngomong walaupun kemungkinan kecil Ara dengarrin apa yang gua ngomong.


Cup


"Good Night sweetheart"


Cup


Gua ikut berbaring aku di sampingnya, biarlah gua kayak gini, gua nyaman di di pelukannya.


Mungkin ini akan menjadi mimpi terindah malam ini.


...


Tiara POV


Gua merasa sesak sama pernafasan gua saat ini.


Tidur gua terganggu karena rasa sesak yang rasakan saat ini.


Dengan pelan gua buka kedua mata gua, mencari tau apa yang buat gua sesak.


Tangan!


Siapa yang meluk gua?


Gua lihat sekitar kamar, dan bukan kamar gua. Njiiiir gua dimana


Apa gua sekarang ditiduri om-om, OMG apa yang gua pikirin sekarang.


Dengan perasaan takut gua berusaha lihat orang yang di depan gua, jantung gua seperti orang yang lari marathon.


Ya Allah, Alex sialan dia ninggalin gua sama om-om.


"AAAAAAAAA"teriak gua langsung dorong tu orang karena gua gk mau lihat wajahnya, sial banget gua hari ini.


"Awwww"keluh tu orang saat jatuh di lantai, gua langsung duduk menghindari orang itu sebelum bangun.


"Siapa Lu, kenapa gua bisa ada disini? Gua bakalan laporin lu ke polisi karena ini pemerkosaa, SIALAN"teriak gua sambil narik selimut buat nutupi tubuh gua.


Pagi yang sial bagi gua hari ini.


"BRISIK"teriak tu orang buat gua melotot tak percaya.


"LU---lu.."


"APA? Masih pagi lu udah brisik TIARA"geramnya naik kembali ke kasur. Gua semakin mundur buat menjauh dari dia hingga buat gua jungkir ke balakang dan jatuh ke lantai.


"Alex Lu harus jelasin"teriak gua marah lihat dia yang egitu santai, gimana bisa dia santai saat bawa gua kesini.


Gua otomatis mundur karena alex bangun dan natap gua dengan tatapan tajam dan ekspresi datarnya.


"Lu---lu harus jelasinβ€”"gugup gua karena dia masih natap gua kayak gitu.


"JElasin APA? Gua cuman tidur sama lu tadi malam"balasnya santai, beda sama gua semakin syok dengar penjelasan dia barusan.


Dia kenapa santai banget, gk tau apa gua udah gk perawan lagi hikz.


"AAAAhhh MAMA hikz hikz--- Lu jahat banget sih Alex"Tagis gua sambil maju jambak rambutnya.


Gua gk bakalan ampuni dia.


"Awww Tiara lepasin sakit kepala gua.."teriaknya, gua gk peduli, gua benci sama lu alex.


"Lu Jahat sama Gua hikx hikx, Lu jahat Alex hikz hikz"Gua langsung nangis gitu aja.


Sumpah gua sakit hati sekarang.


"gua cuman satu ronde semalam kenapa lu kayak orang kesetanan"balasnya santai.


Gua langsung natap kesal kearah alex yang snatai banget.


"Lu harus tanggung jawab, lu udah tidurin gua tanpa pengetahuan gua"teriak gua, gua lihat dia tersenyum.


Oh, bukan saat ini dia tertawa sama masalah kayak gini.


"lu juga nikmati semalam Tiara, lu yang rayu gua"balasnya, gua langsung mikir keras buat ngin apa yang gua lakuin semalam, namun gua gk ingat sama sekali, yang gua ingat gua ngobrol sama alex di mobil. Ya cuman itu.


"jangan dekatin gua"teriak gua saat alex mau dekat kearah gua.


"dengarin gua dulu, sini mendekat"ajaknya dengan nada lembut dan tersenyum kearah gua.


Gua masih tetap gk mau, gua masih teriska karena gua udah gagal pertahankan harga diri gua saat ini.


"hey, jangan nangis, gua bakalan tanggung jawab, besok kita nikah gimana"ucanya masih dengan snatai ngusap air mata gua.


Gua semakin teriska karena gua bakalan putus kuliah habis ini. Cita-cita gua gimana?.


"gimana gua bisa tidurin orang yang masih pakai utuh Tiara"bisiknya sambil terkekeh.


Gua langsung lihat pakaian gua, masih utuh gk ada yg berubah.


Benar juga kata dia, pakai gua masih sama semalam.


Alhamdulillah gua masih perawan.


"Kenapa aku bisa disini"tanya gua langsung sambil mengusap air mata gua yang sia-sia.


"karena aku bawa km kesini Tiara, pertanyaan konyol masih tanyain"balas Alex yang berusaha menahan tawanya.


"AAAAAAAAA"teriak gua saat dia narik gua dan meluk gua dengan sangat erat.


"Le..Xx..G.gua .G.a.k. Bisa..N.afas"kata gua berusaha keluar dari pelukannya.


Ya ampun dia kira gua guling apa, gua manusia woe.


Cup


Dia nyium seluruh wajah gua yang semakin buat gua semakin kehabisan nafas. Sialan ni orang main nyosor aja.


"Aleeexxx siaala, Lepasin gua"gua berusa keluar dari pelukannya.


"gimana kalau kita buat alex junio---Awww"gua langsung nyubit lengahnya, pelukan dia lepas gua langsung turun dari kasur.


"lu making gk waras alex,"ucap gua sambil ngusap seluruh wajah gua bekas kiss nya tadi, belum sikat gigi main nyosor aja.


Alex hanya tersenyum lihat kearah gua.


"mau kemana"Tanya alex langsung cekal tangan gua.


"mau pulang lah"balas gua singkat langsung lepasin tangan Alex.


Bukan alex kalau biarin gua pergi gitu aja.


"gk secepat itu.."balasnya lansgung ngunci pintu dan kuncinya alex masukan kedalam saku celanyanya.


Sialan ni orang.


"Itu mah maunya situ, please deh Alex, gua ada kelas hari ini"kesel gua lihat dia yang santai masuk kedalam kamar mandi.


Gua langsung nyusul dia buat ambil kunci yang dia bawa.


"ALEEEXXX"kaget gua saat lihat dia buka bajunya. Gua langsung berbalik munggungi dia.


Sial banget hidup gua pagi ini.


"Kenapa? Oh lu udah berubah pikiran buat Alex junio---"


"Kunci? Gua mau kunci, gua mau pulang alex.."balas Gua cepat sambil langkah ke pintu buat keluar.


"Aaaaahhh gua gk lihat-gua gk lihat"teriak gua saat alex narik tangan gua yang gua yakin saat ini berhadapan sama dia yang gk make baju, hanya celana pendek yang ia gunakan.


Gua masih nutup kedua mata gua dengan kedua telapak tangan gua.


Cup


"gua rasa kedua punggung tangan gua di kecup Aex.


Sialan jantung gua.


Pipi gua panas


Kenapa gua selalu gini saat sama alex.


"tunggu gua.."bisiknya sambil dorong gua kelar dari kamar mandi.


Gua nafas legah sambil buka kedua tangan gua yang sedari tadi nutup mata.


Dengan reflex gua megang dada gua, jantung gua berdetak sangat cepat.


Tanpa ragu gua langsung ke balkon.


Dia yang selalu buat gua yang gk bisa ngerti sama kelakuan gua sendiri.


Gua terkekeh saat ingat tadi mikir gua kehilangan perawan.


Konyol memang.


Gua duduk nikmati pemandnagan yang ada di depan gua.


Gua duduk cukup lama namun alex belum selesai juga, apa dia tidur di dalam kamar mandi.


Gua langsung beranjak dari duduk dan masuk kedalam,


"ALEEEXXX"teriak gua saat lihat dia yang masih make handuk belakangi gua.


Gua berbalik munggungi dia.


"bilang aja mau Ra.."gua dengar dia. Mau apa, gila gk ada urat malunya ni orang.


"astaga alex lu gk malu apa, gua masih di sini kenapa lu bugil sih"balas gua masih belakangi dia, gua gk tau mungkin dia mau ganti.


"lu kan pacar gua..jadi gua kasih pemandangan gratis buat lu"balasnya santai.


Pengen gua cekik tu orang.


Cup


Gua kaget langsung menjauh tanpa lihat kearah belakang.


"Ayo gua antar balik.."gua langsung berbalik.


"ALEEEXXX lu masih belum make Bajunyaa.."teriak gua smabil sekian kalinya nutup wajah gua dengan telapak tangan gua.


Gua dengar alex hanya tertawa dan gua dengar langkahnya menjauh dari gua.


"kenapa sih roti sobek gua banyak yang penen lihat, kenapa lu gk mau lihat"gua menlangkah ke sofa dengan keadaan munggungi dia.


"roti sobek, apa hubungannya sama roti alex"Tanya gua kesal karena, dia sangkut pautkan dengan roti.


Gua lihat ke kacar sekilas, alex udah make pakaian lengkapnya.


Gua berbalik dan natap kearah dia. Dia terkekeh kearah gua dan mendekati gua.


"benaran lu gk ngerti roti sobek"tanyanya sambil lihat gua dengan tatapan yang sulit gua ngerti.


Gua langsung mengangguk, karena benaran gk tau.


"roti sbek, maksud lu roti yang biasa di buat sarapan itu kan, gua udah tau"balas gua saat udah tau apa yang alex maksud.


"beda Tiara sayang"balasnya buat gua bingung.


"lu mau ngapain"Tanya gua saat dia narik tangan gua.


"ini roti sobe---"


"ALEEEXXX iiiihhhh mesum banget lu"teriak gua saat merasakan perut ratanya.


Gua langsung menjauh dari dia.


Sialan, ni orang mesum banget dari tadi.


Gua cuman lihat alex tertawa sambil natap kearah gua.


"astaga lu makin buat gua gemes Tiara"ucapnya sambil tertawa.


Gua langsung keluar dari kamar, entah sejak kapan alex udah buka pintu itu.


Gua masih dengar alex tertawa di kamar.


Tas gua lupa, dan gua balik lagi ke kamar ambil tas gua.


Gua langsung keluar tanpa hiraukan tawa alex yang sangat puas ngerjain gua pagi ini.


Gua langsung keluar dari apartemennya.


"sialan banget tu orang, buat gua jantungan pagi-pagi"gumam gua kesal.


Gua nunggu lift buat turun ke lantai satu.


"sial"umpat gua tanpa sadar saat lihat alex ikut masuk kedalam lift.


Gua barusaha buat menghindari tatapannya, gua sadar kalau dia terus natap gua.


Okey gua malu karena masalah tadi. Bodohnya gua ikut bualan alex brengsek ini.


"Ar---"


"jangan bicara sama gua"potong gua cepat sebelum dia banyak ngomong.


Gua dengar dia terkekeh.


"Tiara luβ€”"


"gua bilang jangan ngomong sama gua alex"emosi gua makin ngelunjak.


"apa lu keluar dengan keadaan rambut lu yang super berantakan itu.."gua langsung otomatis lihat kearah bayangan gua di dalam lift.


Sialan.


Gua langsung ikat asalah dengan karet yang ada di pergelangan tangan gua.


Gau dengar alex tertawa.


Senang banget lihat gua menderita.


"pacar macam apa dia"


Pacar?


Salah ngomong gua. Otak gua mulai koslet kalau sama ni cowok.


...


Yeeeeeeeeeeyyyy


Selesai


jangan lupa Vote + Coment 😘😘😘😘😘


See You guys...........😍😍😍