The World Of The Venerate: Cursed Exorcist

The World Of The Venerate: Cursed Exorcist
Chapter 27 - Venerate pembasmi



–12 Februari 3000–


Keesokan harinya terlihat Gudov yang telah pulih tampak sedang berdiri di depan rumah tempat persembunyian mereka.


“Gudov… Apa sekarang sudah siap?” Tak berapa lama, Yermo keluar dari dalam kemudian bertanya mengenai kesiapan dari remaja itu.


“Aku siap tuan Yermo…” Jawab Gudov dengan percaya diri.


“Baiklah sebelum kau mengetahui mengenai dunia Venerate, aku ingin memperingatkan kepadamu bahwa sebuah cara untuk membalas dendam,” ucap Yermo.


Mendengar hal tersebut, Gudov seketika memikirkan sesuatu yang tiba-tiba saja lewat di benaknya.


“Baik… Aku mengerti…” Ucap Gudov, mengindahkan peringatan dari pria itu, walaupun sebenarnya dirinya memikirkan hal yang berbeda dengan perkataannya.


“Baiklah kalau begitu, pertama-tama aku akan menjelaskan kepadamu secara singkat mengenai Venerate, khususnya kita para bangsa Slivan yang sering disebut sebagai para pembasmi…”


Yermo kemudian menjelaskan kepada Gudov mengenai Venerate, dimana sebagian dari makhluk hidup di Lamue, baik itu para manusia, ras keturunan campuran yang memiliki setengah dari dari manusia, bahkan para makhluk suci sangat bergantung pada energi yang berada di alam.


“Kau juga harus mengetahui mengenai tingkatan dalam rana Venerate, dimana hal ini dapat menentukan besarnya kekuatan yang dimiliki oleh Venerate tersebut,” ucap Yermo.


Pria itu kemudian menjelaskan bahwa dalam rana Venerate memiliki tujuh tingkatan. Tingkatan pertama disebut sebagai Tribe Venerate, dimana tingkatan tersebut merupakan awal bagi para Venerate dalam memanipulasi energi Spirit yang dapat mereka serap.


Tingkatan-tingkatan berikutnya adalah tingkatan Division Venerate, District Venerate, Regional Venerate dan tingkatan Land Venerate, dimana di setiap tingkatan-tingkatan tersebut, manipulasi energi Spirit dari para Venerate semakin bertambah kuat, bahkan secara bersamaan kemampuan fisik dari para Venerate juga akan bertambah menjadi semakin kuat, hingga pada tingkatan Land Venerate secara khusus memiliki sebuah kemampuan, dimana mereka mampu menggunakan kekuatan besar yang tidak berasal dari diri mereka sendiri.


Kekuatan yang tidak berasal dari diri kita sendiri tidak lain merupakan sebuah senjata suci, dimana para Land Venerate mampu untuk menyerap kekuatan pemuh dari senjata tersebut untuk mendapatkan kekuatan yang lebih… Hal ini disebut sebagai teknik pelepasan kedua…”


“Untuk pelepasan pertama sendiri adalah sebuah teknik para Venerate mampu menggunakan kekuatan senjata suci setidaknya lebih kecil dari pelepasan kedua untuk memanfaatkannya menjadi sebuah serangan, pertahanan serta sebagainya,” ucap Yermo, menjelaskannya pada Gudov.


“Kalau begitu bagaimana dengan dua tingkatan di atasnya?” Tanya Gudov.


“Dua tingkatan terakhir sering disebut sebagai tingkatan Venerate atas karena memiliki beberapa kemampuan khusus, serta memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dibandingkan tingkatan dibawahnya,” jawab Yermo.


“Tingkatan yang pertama adalah tingkatan Continent Venerate... Dimana aku termasuk diantaranya…”


“Kemampuan khusus yang pertama adalah mengakses dimensi spasial… Contohnya seperti ini…” Yermo tiba-tiba menngakses kekuatannya, memunculkan sepasang belati yang merupakan senjata suci miliknya, yang disimpan di dalam ruang spasial, yang bisa diakses olehnya.


Melihat hal tersebut Gudov seketika terkejut karena sebagai manusia biasa yang selama ini tidak terlalu mengetahui mengenai Venerate, tidak menyangka bahwa pria yang berada di depannya tersebut tenyata memang benar-benar mampu melakukan hal itu.


“Karena hanya pernah menggunakan kemampuan tersebut untuk menyimpan atau memunculkan kembali benda-benda yang diperlukan, aku tidak pernah mengakses kemampuan spasialku lebih dalam, namun untuk para Venerate tingkatan atas lain, aku yakin bahwa mereka memiliki teknik khusus lain, yang bahkan mampu menciptakan sebuah lubang dimensi untuk berpindah tempat ataupun menjerat seseorang di dalam ruangan spasial yang bisa diakses mereka…”


“Hal lain yang bisa dilakukan oleh Continent Venerate yaitu melayang tanpa menggunakan sebuah alat bantu…”


“Tidak mungkin… Tuan Yermo, apa aku bisa melakukan hal itu?” Tanya Gudov.


“Walaupun tidak mustahil, namun menjadi Venerate tingkat atas bukanlah hal yang mudah…” Jawab Yermo.


“Dan untuk tingkatan yang terakhir merupakan tingkatan World Venerate… Bagi sebagian makhluk hidup yang berada di dunia ini sering menganggap bahwa para Venerate dalam tingkatan tertinggi ini merupakan para dewa Lamue yang secara terang-terangan hidup berdampingan dengan kita…”


“Kemampuan khusus mereka hampir sama seperti Continent Venerate, namun lebih kuat serta fleksibel…”


“Kalau begitu, aku ingin menjelaskan mengenai tipe Venerate seperti kita yang disebut sebagai pembasmi…”


Yermo melanjutkan penjelasannya, dimana khususnya bagi para Venerate dari bangsa Slivan yang mendiami benua Greune bagian timur sampai ke bagian tengah maupun utara benua Antikara, sering disebut sebagai pembasmi, serta menyebut energi yang mereka manfaatkan sebagai energi Spirit.


Berbeda dengan tipe Venerate yang berada di Lamue, para Venerate pembasmi merupakan tipe Venerate yang setidaknya lebih unggul dalam menggunakan kemampuan observasi mereka, merasakan sebuah tekanan kekuatan dari para makhluk-makhluk astral.


Karena itu, sejak berpuluh ribu tahun yang lalu, para Venerate pembasmi sudah berkecimpung dalam dunia astral, dimana mereka juga mendapatkan sebuah keuntungan mendapatkan energi Spirit lebih banyak dengan tidak hanya mencoba menyerapnya dari alam saja.


Yermo menjelaskan bahwa setiap Venerate pembasmi tergantung dari clan memiliki kemampuan khusus masing-masing, namun selain itu mereka pertama kali harus mempelajari mengenai teknik pembasmi yaitu cahaya pemurni yang mampu secara efektif melawan para makhluk astral yang hal ini merupakan para roh-roh jahat.


“Baklah Gudov… Setidaknya itu adalah penjelasan utama yang harus kau ketahui terlebih dahulu… Aku ingin bertanya sekali lagi kepadamu, apakah kau mengubah hidupmu dari seorang remaja biasa menjadi seorang Venerate?” Tanya Gudov.


Dengan memperlihatkan ekspresi wajah serius, remaja itu pun langsung menganggukkan kepalanya, merespon bahwa dirinya telah siap untuk berlatih menjadi seorang Venerate.


“Aku siap…” Ucap Gudov, menyatakan dirinya sudah siap untuk dilatih oleh pria itu menjadi seorang Venerate.


“Waktunya kita mulai…” Respon Yermo sambil tersenyum.


–Februari 3000 sampai tahun 3006–


Mulai hari itu Gudov pun berlatih dengan keras hampir setiap harinya bersama Yermo sambil bertekad akan menjadi Venerate pembasmi yang kuat sambil meyimpan dendam besar kepada salah satu Continent Venerate Tengal, yang tidak lain merupakan Galshu karena telah membuat kedua orangtuanya meninggal.


Gudov terus berlatih mempelajari satu per satu teknik-teknik pembasmi yang diajarkan oleh Yermo sampai akhirnya mampu menguasainya.


Ketika banyak teknik yang telah dikuasainya, Yermo tiba-tiba memberikan sepasang belati yang merupakan senjata suci miliknya kepada remaja tersebut sebagai hadiah karena telah berhasil berkembang sesuai dengan ekspektasinya.


Setelah mendapatkan senjata suci dari Yermo, kini Gudov pun mencoba menguasai teknik pelepasan pertama untuk mampu menggunakan kekuatan dari dua belati pemberian Yermo itu, hingga pada waktu yang singkat remaja itu pun mampu menguasainya dengan baik.


***


Enam tahun berlalu, kini Gudov telah berusia dua puluh satu tahun dan beralih dari seorang remaja biasa menjadi seorang pemuda yang memiliki kekuatan dalam tingkatan Regional Venerate.