
Ibu dari remaja itu lantas terdiam karena tidak tahu harus menjawab apa setelah mendengar pertanyaan dari putranya tersebut.
“Ibu… Apa aku bisa menjadi seperti kalian, bahkan tuan Yermo yang memiliki kemampuan lebih kuat?” Tanya Gudov, ingin mendengar jawaban dari ibunya bahwa dirinya memang bisa menjadi seorang Venerate.
“Tentu saja kau bisa menjadi Venerate seperti kami…”
Tiba-tiba seseorang menjawab lantas pertanyaan dari remaja itu, hingga membuat remaja itu pun terkejut dan sontak menoleh. Ketika dilihatnya ternyata orang yang berbicara tersebut merupakan Yermo, yang kini telah masuk ke dalam ruangan tersebut.
“Tuan Yermo… Apakah itu benar?” Tanya Gudov sekali lagi, ingin memastikan bahwa dirinya tidak salah mendengar jawaban dari pria tersebut.
“Iya… Kau memang bisa menjadi seorang Venerate, karena terlahir dari keluarga yang memiliki kemampuan tersebut,” jawab Yermo, membuat Gudov pun yakin bahwa dirinya memang bisa menjadi seorang Venerate sama seperti orangtuanya.
“Tuan Yermo… Kenapa kau harus memberitahukan hal itu kepada Gudov?” Ucap ibu dari Gudov, sebenarnya tidak mau agar anaknya tersebut mengetahui kebenarannya.
“Nyonya Kydanys… Percuma saja selama ini kau dan tuan Sulaysen menutupinya, karena pada akhirnya Gudov tetap akan mengetahui kebenaran yang kalian coba sembunyikan,” balas Yermo.
“Gudov… Selain itu, kau juga harus mengetahui bahwa bukan hanya menjadi Venerate saja, bahkan kau sebenarnya berpotensi menjadi Venerate yang jauh lebih kuat akibat sebuah kekuatan yang berada di dalam dirimu…”
“Kekuatan di dalam diriku…” Ucap Gudov, nampak kebingungan setelah mendengarkan hal tersebut dari Yermo.
“Nyonya Kydanys… Kurasa kau harus menceritakan bagaimana kejadian sampai kau dan suamimu yang merupakan seorang Venerate harus hidup sebagai warga biasa.”
Ibu dari Gudov nampak merasa dilema serta khawatir untuk menceritakan mengenai apa yang diahas oleh Yermo, karena jika Gudov mengetahui hal tersebut, putranya akan berusaha menjadi seorang Venerate, yang membuatnya akan berada di dalam sebuah bahaya akibat kemungkinan dari kekuatan yang berada pada diri remaja itu.
“Ibu… Apa yang sebenarnya terjadi?” Tanya Gudov, nampak penasaran serta memaksa ibunya tersebut untuk menceritakan mengenai masa lalu mereka.
“Baiklah… Ibu akan mulai menceritakannya kepadamu…”
Wanita bernama Kydanys tersebut kemudian mulai bercerita ketika Gudov masih berusia sekitar satu tahun, mereka bertiga tinggal sebagai keluarga Venerate di wilayah Briseria bagian utara.
Suatu hari, kota kecil tempat mereka tinggal, didatangani oleh para bandit yang memang sering menjarah kota-kota yang dilewati mereka.
Kydanys beserta suaminya, yang merupakan ayah Gudov sontak melakukan perlawanan karena merupakan satu-satu Venerate yang berada di kota tersebut.
Akan tetapi, tanpa diduga ternyata pemimpin dari para bandit tersebut ternyata memiliki tingkatan Venerate yang lebih tinggi dibandingkan dengan kedua orangtua dari Gudov, yang membuat mereka pun pada hari itu mengalami kekalahan.
Ketika pemimpin dari bandit tersebut hendak mengakhiri hidup kedua orang tua Gudov, tiba-tiba seorang pria misterius datang membantu mereka.
Dengan mudah pria mengalahkan serta menlenyapkan para bandit tanpa pandang bulu, membuat ibu dan ayah Gudov, serta para warga yang ada nampak terkejut melihatnya.
Setelah pria misterius itu berhasil melenyapkan semua bandit yang ada, kedua oranng tua Gudov pun menjadi ragu untuk berterima kasih karena merasa bahwa pria tersebut merupakan Venerate yang kemungkinan juga memiliki niat jahat.
Ibu dari Gudov terus melanjutkan ceritanya hingga pria misterius itu tersadar, dan terungkap dari pernyataannya bahwa dirinya merupakan seorang World Venerate dari negeri Pavonas yang berpuluh tahun lalu telah dinyatakan menghilang.
Tujuan World Venerate itu menyamarkan kematiannya adalah agar para Venerate baik dari negeri Pavonas maupun dari negeri lain tidak mengincar kekuatan yang berada di dalam dirinya.
World Venerate itu pun menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa bertahan lebih lama lagi, namun sebelum dia tiada, pria itu ingin memberikan kekuatannya dengan syarat bahwa penerimanya harus seorang anak kecil berumur dibawah lima tahun.
World Venerate itu bertujuan memberikan kekuatannya agar para Venerate lain tidak akan mengincarnya, karena ketika dirinya meninggal, kekuatan tersebut secara langsung akan tersalurkan kepada keturunannya.
Merasa bahwa itu merupakan hal yang terbaik, Kydanys beserta suaminya pun terpaksa memberikan Gudov agar World Venerate itu bisa menyalurkan kekuatannya pada anak tersebut.
Setelah berhasil memberikan kekuatannya pada Gudov, dalam beberapa hari kemudian World Venerate itu tidak bisa selamat. Gudov beserta kedua orangtuanya kemudian pindah ke daerah lain dan hidup sebagai warga biasa, sampai mereka bertemu dengan Yermo yang langsung merasakan hawa kekuatan kekangan surgawi, yang berada di dalam diri Gudov.
“Semenjak hari itu ibu serta ayah hidup menjadi orang biasa… Untung saja kami bertemu dengan tuan Yermo, seorang Venerate yang memiliki tujuan yang sama yaitu menyembunyikan pemilik kekuatan dari World Venerate itu,” ucap Kydanys.
Gudov pun terdiam mendengar cerita dari ibunya. Remaja itu tidak menyangka bahwa selama ini dia sebenarnya akan menjadi incaran banyak Venerate karena memiliki kekuatan besar di dalam dirinya.
“Tapi, karena aku sudah mengetahuinya… Ajarkan aku untuk menjadi Venerate yang kuat agar nantinya aku bisa melindungi diriku… Aku mohon tuan Yermo…” Ucap Gudov, memohon kepada Yermo.
“Apa kau yakin Gudov? Semakin kau menjadi kuat dan muncul di dunia Venerate, maka kau tidak bisa lagi menyembunyikan jati dirimu yang merupakan pemilik kekuatan kekangan surgawi, dan kau harus menerima kenyataan bahwa kekuatanmu itu sangat diincar oleh para Venerate yang berada di negeri sekitar Pavonas,” ucap Yermo, menjelaskan kepada Gudov mengenai konsekuensi yang akan diterima oleh remaja itu nantinya.
“Aku paham… Setidaknya ajari aku menjadi lebih kuat, agar aku bisa melindungi ibuku… Walaupun sebenarnya aku juga sudah cukup terlambat karena tidak bisa berbuat apa-apa melihat ayahku tiada,” respon Gudov, sambil menunjukkan ekspresi sedih ketika membahas ayahnya.
“Baiklah… Aku akan mencoba melatihmu menjadi Venerate yang kuat… Aku percaya bahwa memiliki potensi dengan kekuatan yang kau miliki sejak kecil.” Yermo pun setuju dengan permintaan Gudov, dan berjanji akan melatih remaja itu sampai berhasil menjadi Venerate yang kuat.
“Terima kasih tuan Yermo… Selama ini kau memang selalu membantu kami…” Ucap Gudov, merasa senang mendengar hal tersebut, dan tidak lupa untuk berterima kasih kepada pria itu.
“Sama-sama…” Respon Yermo.
***
Di sisi lain, tampak Gundai, Jungdai, beserta Galshu telah berhasil memasuki kota Vegoblashcensk.
“Aku merasakan tekanan kekuatan yang cukup kuat dari para Venerate…”
“Sepertinya para Continent Venerate Pavonas telah berkumpul untuk bersiaga dengan serangan kita selanjutnya,” ucap Gundai.
Namun, Gundai tidak memperdulikan mengenai tekanan kekuatan yang dirasakan olehnya, karena dirinya bisa menangani para Venerate tingkat atas yang ada di kota tersebut.