
“Tidak akan kuberikan… Aku tidak akan membiarkanmu menemukan Venerate pemegang kekuatan kekangan surgawi…” Ucap Yermo.
“Oh… Jadi kau seperti sudah mengetahui siapa pemegang kekuatan itu yah…” Mendengar pernyataan tersebut, Gundai pun langsung membuat kesimpulan bahwa pria tersebut mengetahui Venerate yang dicari olehnya.
“Aku tahu kau tidak akan mengaku mengenai siapa Venerate itu…” Ucap Gundai sambil mengangkat salah satu tangannya ke arah Yermo yang memancarkan proyeksi energi, bertujuan untuk melancarkan sebuah serangan pada pria tersebut.
“Tekhnika ekzortsista… Evil vanisher light…” Tiba-tiba Vahal bersama dengan Continent Venerate bernama Rodelmpt dan Alesov, muncul dan sontak menggabungkan kekuatan mereka, kemudian melancarkan serangan proyeksi elemen cahaya berskala besar ke arah Gundai, yang hendak menyerang Yermo.
“Ukh…” Karena tidak meyangka kemunculan serta serangan mereka, Gundai seketika menerimanya, hingga membuatnya terhempas ke jarak yang cukup jauh.
Vahal bebserta dua Continent Venerate Pavonas mendarat di depan Yermo, kemudian membantu pria itu kembali berdiri.
“Tuan Yermo, apa kau masih bisa bertarung?” Tanya Vahal mengenai keadaan dari Yermo, karena mereka membutuhkan kekuatan pria itu untuk setidaknya mengimbangi kekuatan Gundai yang merupakan World Venerate, ditambah Galshu yang memiliki tingkatan kekuatan yang setara dengan mereka.
“Jangan khawatir… Aku masih bisa bertarung sampai tidak bisa melakukan apa-apa lagi,” jawab Yermo.
“Baiklah… Setidaknya kita cukup untuk mengulur waktu terlebih dahulu…” Respon Vahal.
**
Sementara itu, Galshu yang melihat kedatangan dari ketiga Continent Venerate Pavonas itu sontak maju berdiri disebelah Gundai.
Akan tetapi, pemimpin negeri Tengal tersebut sontak mengangkat salah satu tangannya pada pria itu, yang mengartikan bahwa dirinya mampu menangani keempat Continent Venerate dari negeri Pavonas tersebut.
“Yang mulia… Setidaknya biarkan aku membantu…” Ucap Galshu.
“Tidak perlu… Apa kau ragu aku akan kalah dalam wujud ini?” Balas Gundai.
Mendengar hal tersebut, Galshu pun mundur beberapa langkah ke belakang untuk membiarkan Gundai menangani empat Continent Venerate tersebut, karena dirinya percaya bahwa pemimpinnya yang telah berada dalam wujud kekuatan pelepasan kedua, yang memiliki kekuatan lebih besar dari wujud asli, memang kemungkinan bisa mengalahkan mereka sekaligus.
**
“Baiklah… Ayo kita maju…” Ucap Vahal memberi aba-aba, dan seketika dirinya bersama dengan Yermo, Rodelmpt serta Alesov langsung meluncur ke arah Gundai.
Mereka secara bergantian, serta secara bersamaan melancarkan serangan proyeksi elemen cahaya, namun dengan pergerakan yang lincah mampu dihindari oleh Gundai.
“Akh…” Pemimpin negeri Tengal itu melancarkan serangan proyeksi energi dalam skala yang besar, hingga membuat Venerate bernama Rodelmpt menerimanya, dan seketika terhempas ke jarak yang jauh.
“Uakh…!” Selanjutnya, Gundai melancarkan serangan dari arah atas, yang sontak diterima oleh Yermo, hingga membuatnya terhentak ke permukaan dengan kerasnya.
Dengan mudah Gundai melancarkan beberapa serangan hingga membuat dua Continent Venerate Pavonas tidak berkutik, kini tersisa dua Continent Venerate yang masih bertahan, yang kemungkinan tidak akan bisa menang melawan pemimpin negeri Tengal tersebut.
Akan tetapi, baik Vahal maupun Alesov tetap berusaha melancarkan serangan mereka, walaupun dapat dihindari oleh Gundai, serta tidak mengalami efek yang cukup besar ketika World Venerate Tengal tersebut menerimanya.
“Maaf harus mengatakan ini, tapi kalian tetap tidak bisa menang dengan hanya berdua saja…” Ucap Gundai sambil menghindari serangan dari Vahal maupun Alesov.
“Tenang saja… Wahai khan agung, kami disini hanya menjadi pengulur waktu saja…” Balas Vahal sambil terus menyerang pria itu.
“Entah apa pangeran itu mau menghianati negerinya atau tidak, yang pasti dia sempat memberikan kami peringatan sebelumnya…”
*
Vahal pun kemudian mengingat ketika beberapa saat yang lalu, pria itu bersama dengan dua Continent Venerate yaitu Rodelmpt serta Alesov yang berada di bagian kota yang lain sontak ditemuui oleh Jungdai untuk memberi mereka peringatan bahwa saat ini kota tersebut sedang diserang oleh beberapa Venerate tingkat atas negeri Tengal.
Sebelumnya mereka sempat bersiaga karena mengetahui pria yang menghampiri mereka merupakan salah satu World Venerate, namun setelah Jungdai menyatakan bahwa dia tidak memiliki niat untuk menyerang mereka, dan kemudian pergi dari tempat tersebut, Vahal serta yang lain pun lantas mempercayai kata dari pria itu.
**
“Apa katamu?” Gundai seketika terkejut mendengar penjelasan yang diberikan oleh Vahal.
“Itu pasti Jungdai… Ada apa dengan dia?” Lanjut Gundai, bergumam, memikirkan alasan mengapa pria itu harus memberitahukan keberadaan mereka.
Disaat Gundai sedang kebingungan, Vahal pun langsung mengambil kesempatan tersebiut dengan seketika meluncur, kemudian melancarkan serangan proyeksi elemen cahaya.
“Ukh…” Walaupun dalam wujud terkuatnya, Gundai pun sontak menerima serangan dari Continent Venerate itu hingga membuatnya terhempas.
Ketika Vahal kembali meluncur, mendekati Gundai sambil melancarkan serangan proyeksi elemen cahaya, Gundai pun dengan sigap langsung menghindarinya.
“Akh…” Dengan cepat, pemimpin negeri Tengal itu langsung melancarkan serangan proyeksi energi dalam skala yang besar, membuat Vahal pun terhempas ke jarak yang cukup jauh.
“Aku belum mengatakan padamu tujuan kami melawanmu untuk mengulur waktu… tentu saja untuk menunggu kedatangan dari Venerate kami yang memiliki kekuatan setara denganmu,” ucap Vahal sambil kembali berdiri akibat sebelumnya terhempas.
Ketika Gundai sedang mendengarkan ucapan Vahal, tiba-tiba Rodelmpt muncul tepat dibelakang pria itu.
“Tekhnika ekzortsista… Soul vanisher slash…” Rodelmpt menarik energi yang berada di alam dalam jumlah yang besar, kemudian melancarkan serangan proyeksi elemen cahaya.
“Yang mulia, awas!” Teriak Galshu, hanya bisa memberikan peringatan karena tidak akan sempat menghentikan Continent Venerate tersebut.
“Ukh…” Akan tetapi, walaupun mendapatkan peringatan dari Galshu, serangan yang dilancarkan oleh Rodelmpt sontak diterima oleh Gundai, hingga membuatnya tiba-tiba kembali ke wujud semulanya, kemudian jatuh berlutut ke tanah.
“Aku tidak menyangka bahwa kau bisa bertahan menerima teknik mematikan seperti itu,” ucap Rodelmpt, tidak percaya bahwa pemimpin negeri Tengal tersebut masih bisa bertahan menerima sebuah teknik yang sebenarnya mampu membuat seorang Venerate, baik dalam tingkatan tinggi bisa meregang nyawa.
“Hehe… Anak muda, percuma saja kau menggunakan teknik itu beberapa kali, karena usiaku yang hampir mencapai satu abad ini kudapatkan akibat membuat perjanjian dari salah satu makhluk astral tingkat tinggi…”
“Aku tidak bisa mati sampai perjanjian itu berakhir… Jadi, tak terkejut mengenai hal itu…” Ucap Gundai, menjelaskan hal tersebut.
Gundai kemudian mencekik leher Rodelmpt dengan kuat lalu mengangkatnya ke atas, hingga Continent Venerate Pavonas itu pun sulit untuk bernafas.
**
Vahal serta Alesov sontak terkejut melihat Gundai mencekik Rodelmpt, karena merasa bahwa nyawa dari Continent Venerate itu berada dalam bahaya.
Kedua Continent Venerate itu pun dengan cepat meluncur ke arah Gundai untuk menghentikan apa yang akan dilakukan pria itu kepada rekan mereka.