
Setelah menghukum si ketua itu, Queen menyimpan katananya lagi dan menutup matanya sejenak menghela napas lalu berjalan ke arah jendela dan membuka. Angin malam menerpa kulitnya yang dingin menembus hingga ketulang, ia melompat dari jendela tersebut yang berada pada lantai 3 dan melompat ke lapangan meninggalkan anggota tubuh Ketua BS yang terpisah dari badannya.
...----------------...
Sedangkan dibawah, Siketua BLUE DIAMOND tengah bertarung sejak tadi dan banyak yang tumbang. Disisi lain para mafioso Queen sudah banyak yang terluka namun karena merka tak ingin mengecawakan Queennya membuat api semangat mereka membara dan menyerang secara brutal.
" Hahaha.. DIMANA SI KETUA PENGECUT ITU KENAPA IA TAK MEMPERLIHATKAN BATANG HIDUNGNYA SEDARI TADI ? APAKAH IA TAKUT JADI IA BERSEMBUNYI DIBAWAH TEMPAT TIDURNYA ! HAHAHAH... ! " Ujar si ketua BD sembari meremehkan Queen membuat para mafioso Queen menggeram marah karena telah meremehkan buketu mereka, namun apalah daya mereka dilarang mencampuri urusan ketua mereka. Sedangkan Mafia TKD dan yang lainnya sedang dalam perjalanan karena telah menghancurkan markas BS dan segara ke lapangan tempur.
' TAK ' Suara sepatu bertepak pada tanah.
" Ck. Apakah sudah bacotnya " Ujar seseorang dengan dingin membuat si Ketua sedikit merinding dan menciut namun segara ia tepis rasa itu.
" Apa kabar sahabatku Tn. Triston Adison ? Akhirnya kau memperlihatkan taringmu ! " Tutur Queen halus dan menyeringai menyeramkan. Ketua BD yang yang dipanggil Triston itu terkejut karena sahabatnya oh bukan musuhnya telah mengetahui identitasnya dan ia sudah menggunakan topengnya tetapi diketahui.
Queen dan Triston bersahabat karena mereka selalu bersama namun itu hanya akal bualan Triston saja untuk selalu dekat dengan musuhnya agar mendapatkan informasi dan yah mereka adalah musuh berbuyutan di dunia gelap maupun dunia bisnis. Mafia Triston telah menyerang mafia dan membunuh Kakeknya dan hampir hancur untung membangkitkannya lagi dan kembali menjadi no. 1, Serta perusahaan keluarga Triston selalu menggelapkan dana saat proyek di perusahaan keluarga dan miliknya untung ia selalu siap siaga akan itu.
" Ck. Jadi kau sudah mengetahui rupanya, jadi saya tidak perlu memberitahuimu lagi ya, baik langsung saja kita mulai hyaaaa ! " Ucap Triston sembari membuka topeng dan langsung menyerang Queen secara brutal menggunakan belati dan pistolnya. Queen juga melawan menggunakan belati kesayangannya.
' DOR '
' DOR '
' SRING '
' TAK '
Belati Queen dan Triston saling beradu dan bergesekan. Queen telah berhasil melukai Triston di bagian kedua lengannya dan pinggangnya karena lengah karena sedikit kelelahan sedangkan Queen hanya sedikit tergores di pipi karena memiliki insting yang kuat. Peluru pistol Triston telah habis jadi ia menyerang Queen menggunakan belatinya. Queen membalas dan menangkis semua serangan dan ia menggunakan luar untuk menangkis serangan belati dan berhasil belati Triston jatuh ketanah.
Disisi lain, dijalanan yang dilalui Bangtan dan lainnya macet dikeranakan adanya kecelakaan maut jadi ia menolong dan panik dengan Queen.
' Semoga kalian baik baik saja terutama Queen ! ' Batin mereka.
' Dan semoga tidak terlambat ' Batin lagi mereka panik.
Kembali lagi ke Queen !
Queen telah melumpuhkan Triston dengan memberi bogeman brutal darinya.
" Bagaimana " Ujar singkat Queen membuat Triston menggeram dan pasrah.
" Ini belum seberapa tapi dimasa nanti kita akan menjadi musuh kembali hahaha.. " Ucap Triston sembari tertawa. Queen hanya menghela napas melihat Triston yang masih angkuh pada masa ujung tanduknya.
Para mafioso dan tangan kanan yang melihat kejadian itu langsung bergidik ngeri melihat kekejaman sang buketu mereka dan mereka terkapar karena lelah telah melawan habis anggota mafia BD. Mereka banyak mengalami luka ada yang ringan dan juga berat.
Queen telah selesai dengan kegiatannya dan mengambil handphone khusus mafianya dan menelpon tangan kanannya yang ia suruh untuk membasmi dan memusnahkan keluarga Adison serta perusahaannya di Australia. Memasuki satu tangan
" Hm.. bagaimana " Tanya Queen dingin
" Misi terselesaikan Queen " Seru seseorang disana.
" Bagus " Ucap Queen singkat dan mematikannya.
Queen kemudian menatap langit malam yang banyak sekali bintang yang bersinar, angin malam menerpa kulit wajahnya yang terasa dingin dan menutup matanya. Pikirannya kosong dan suasana terasa sunyi dan hanya suara napas dari manusia yang ada disana. Queen memasukkan tangan nya kesaku dan memegang sesuatu dan mendengar suara yang tak asing di pendegarannya yang tajam
' CKLEK '
' *DOR '
' SRING '
' TAK '
' AKH* '
Bersamaan dengan itu Queen membalikkan badannya dan melempar belatinya yang beracun dan mengenai sasaran jantung pada penembak dan berteriak sedangkan Queen tak bisa mengelak lagi ia terkena tembakan pada jantungnya. Penembak itu adalah Tangan kanan Mafia BD yaitu Devan. Queen dan Devan masih bertahan dan Devan berjalan tertatih ke hadapan Queen karena terjatuh dari persembunyiannya yang tinggi. Para mafioso dan tangan kanan disana membelalakkan matanya melihat sang Ketua mereka terkena tembakan dan terkejut dengan peluru yang tertembak kejantungnya.
" QUEEN ! " Teriak Para mafioso dan tangan kanan. Queen melihat Tangan kanan dan lainnya ingin ke arahnya pun berteriak.
" BERHENTI JANGAN MENDEKAT DAN TETAP DITEMPAT ! " Lantang Queen dan seketika mereka mematung ditempat mendengar perintah. Para mafioso dan tangan kanan pun melihat dari jauh.
......................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
TRISTON
DEVAN