The Reincarnation Queen Of The World

The Reincarnation Queen Of The World
( CHAP 24 )



Mereka syok melihat pemandangan itu kecuali pihak lain yang menyeringai licik.


" PUTRAKU / KAKAK ! " Teriak Mereka sekeluarga Rong.


" KAU ! APA YANG KAU LAKUKAN SELIR 3 ! " Teriak mereka murka, yang berteriak adalah Mentri Rong sekeluarga.


" Heh.. apa yang dilakukannya tidak cukup dengan perbuatanmu selama ini " Ucap tiba tiba seseorang.


" PUTRI KETIGA " Teriak mereka kaget, syok melihat seseorang yang selama ini mereka banggakan ternyata penghianat.


" Sebenarnya kalian itu siapa " Tanya Mentri Rong frustasi.


" Heh.. kau ingin mengetahuinya " Remeh Queen.


" Baiklah kalau kau ingin mengetahuinya, mereka adalah bawahanku " Santai Tsu Zu tapi masih nada datarnya tapi membuat mereka terkejut tak menyangka tapi bagaimana bisa.


Selir Ketiga dan putri ketiga itu pun mengubah kembali wujudnya yang asli dan menghilang dari sana karena diperintahkan untuk mereka beristirahat karena misi ini yang sungguh membuat mereka kerepotan dan merasa lelah.


" Ba.. bagaimana bisa " Ucap Putri 1 dan 2 dengan terbata bata


" Ck.. kalian ini sangat bodoh, istriku memanipulasi pikiran kalian saat Annchi masih ditanganmu " Sarkas Kaisar kesal dengan tingkah mereka yang terlalu bodoh seperti orang idiot. Membuat mereka menggeram.


" Kalian membuat aku marah, aku tidak akan melepaskan kalian karena telah menghancurkan rencana kami akh.. " Teriak Mentri Rong marah dan berteriak kesakitan karena belati beracun yang dilemparkan Queen berhasil mengenai pipinya walau hanya tergores itu membuat reaksi racunnya melambat. Secara tidak terduga, Keluarga Rong berteriak kesakitan sembari berubah wujud yang membuat orang tidak menyangka..


Mentri Rong



Permaisuri & Putra pertama Rong



Putri pertama



Putri ke 2



' Sungguh manusia ini sangat hina hingga ingin menggunakan kekuatan hitam yang telah dilarang untuk dunia. Bahkan demi keserakahannya, mereka rela melakukan hal buruk serta merubah penampilannya menjadi jelek seperti ini ' Batin Queen menghina keluarga Rong ini.


" Hahahah... Aku akan melenyapkan kalian karena telah menghancurkan rencana ku, bahkan kau Annchi sialan hahaha.. aku sudah kuat sekarang hahaha.. " Teriak Mentri Rong menggila. Queen mendengar itu hanya tersenyum tipis, dingin. Ia menutup mata menenangkan pikiran dan..


SRING..


Aula yang dijadikan tempat mereka beradu argumen pun kosong tanpa kehidupan yang tersisa.


DISISI LAIN..


WOSH...


Mereka muncul di sebuah lapangan yang luas dengan ada dua pihak saling berhadapan serta pasukan pasukan dibelakangnya. Mereka adalah pihak Queen serta Sekeluarga Kaisar Chen dan Pihak lawan adalah Keluarga Menteri Rong. Queen telah mengganti pakaiannya di ruang dimensi saat mereka bertransportasi...



" Heh.. mau perang atau memberontak " Sinis Hongli ke keluarga Mentri Rong.


" Kalian tak akan bisa mengalahkan ku karena kami memiliki pasukan yang kuat, serta pasukan milik kerajaan Milik Kaisar Wu yang telah berhianat hahaha.. " Teriak Mentri Rong. Memang benar, Pasukan Milik Kaisar Wu yang berhianat bergabung dalam pasukan milik Mentri Rong yang bisa dirasakan oleh mereka bahkan Jendralnya ada, dan ada aura spiritual hitam yang mengalir didalam namun tidak kuat.


" Sungguh, Kalian bermain curang " Teriak sarkas Tsu Zu.


" Kita tidak bisa hidup damai jika kita hanya memiliki Kekuatan serta kedudukan yang rendah, jadi aku akan menguasai dunia tengah agar mereka tak memandang aku rendah hahaha " Teriak Mentri Rong menggila serta suara tawanya membuat pasukan sebelah merasa gatal ditelinga.


' Sungguh manusia ini tak tahu untung ' Batin Hongli


' Kalau aku memilih kedudukan atau kesederhanaan, aku lebih memilih kesederhanaan dan hidup damai dari pada harus berurusan dengan namanya intrik politik yang banyak sekali lotus putih serta rubah yang bermuka dua !, walau kita hidup didalam lingkup kekaisaran ' Batin Queen, Kaisar Chen, Serta Tsu Zu.


" Kita tak usah membuang buang waktu lagi, SERANG " Teriak Keluarga Menteri Rong dan mereka menyerang pasukan sebelah. Queen serta lainnya pun bersiap dan menyerang tanpa ada rasa takut sedikitpun.


SRING..


suara selebetan pedang yang sudah keluar dari kediamannya bersiap untuk menanti mangsanya. Quuen sudah siap dengan pedannya dan ia hanya bersikap tenang namun terdapat cahaya akan haus darah yang melintas di netranya.


' Sungguh merepotkan ' Queen membatin sebelum menyerang.