
Queen telah sampai di paliviun nya pun langsung pergi bersih bersih dan menggunakan hanfu tidur dan terlelap di tempat tidur.
---------------------------------------------------
" Hah ini sungguh merepotkan " Gumam Queen dengan wajah datarnya.
FLASHBACK !
Malam pun tiba !
Quuen terbangun namun ia merasa tak nyaman dengan tubuhnya jadi ia berinisiatif untuk pergi ke Kematian, mengganti pakaian hanfu berwarna hitam dan melesat keluar melewati jendela dengan menggunakan jurus Qingqong.
Sesampai di tengah hutan Kematian, Queen merasakan didalam tubuhnya ada jiwa yang ingin mengendalikannya.
Menutup matanya dan mencari jiwa apa yang berani masuk ketubuhnya. Dan, ia mendapat sesuatu makhluk yang sedang tak sadarkan diri dengan keadaan dirantai.
Perlahan namun pasti, makhluk itu membuka matanya dan terlihatlah netra berwarna merah serta gigi taringnya seperti khas vampir.
" Siapa kau " Dingin Queen tak berekspresi.
" Maaf. Nama saya Zu Ling, saya adalah jiwa kutukan yang berada dalam dirimu. Yang mengutukmu tak sengaja terkena olehmu karena ada suatu kesalahan namun ia tak menyadarinya. Kutukannya akan hilang saat kau bertambah umur nantinya. Jadi saat bulan purnama muncul tubuhmu akan saya kendalikan namun tidak dengan pikiranmu." Kata makhluk itu datar.
" Apa kau jahat " Tanya Queen
" Tidak, namun saya hanya menjalankan tugas tanpa sengaja saat ini " Kata makhluk itu.
" Dan maaf, nanti saya akan menggunakan tubuhmu " Ujarnya lanjut minta maaf.
" Tak apa " Queen singkat.
Kembali lagi ke Queen..
Queen membuka matanya dan menatap langit yang masih bulan sabit dan sebentar lagi akan ada bulan purnama. Queen juga telab menutup semua akses ruang dimensi serta artefak miliknya agar tak ada yang tau apa yang ia lakukan, sedangkan roh yang ada didalamnya hanya bisa pasrah dengan tuannya itu.
Beberapa menit kemudian, bulan purnama pun sempurna dan cahaya nya pun terkena ke arah Queen dan ia merasakan seluruh tubuhnya sakit dan menutup matanya, lama kelamaan tubuhnya pun dikendalikan.
Membuka matanya terlihatlah netra vampir yang berwarna merah itu serta gigi taring khasnya, tubuhnya agak pucat seperti vampir namun ia terlihat sangat cantik yang mematikan.
' Kenapa nasibku seperti ini hah... ' Batin Queen menghela napas sembari melihat apa yang akan dilakukan Zu Ling dari dalam.
Sebelum itu, ia menyuruh Zu Ling menggunakan jubah hitam miliknya untuk menutup diri agar tak ada yang mengetahui siapa dirinya, Auranya juga sudah berbeda.
Queen aka Zu Ling berjalan dengan langkah yang biasa agar tak ada yang mencurigainya. Ia telah keluar dari hutan dan berjalan ke Ibukota dan berjalan kearah keramaian. Sesampai itu ia berjalan kearah gang sepi dan melihat seorang pria yang mabuk sembari meminum araknya. Pria itu adalah seorang ketua pencuri yang membuat rakyat kekaisaran ini merasa resah dengan kehadirannya.
Zu Ling melihat itu langsung menyeringai seram dibalik jubahnya dan bernapsu untuk memangsa darahnya. Queen juga merasakan napsu Zu Ling sedikit terkejut dan ia merasa Zu Ling adalah seorang vampir. Apakah dizaman ini juga ada vampir atau makhluk mitos lainnya seperti itu batinnya,
Zu Ling menghilangkan auranya agar orang itu tak menyadari kehadirannya. Berjalan perlahan seperti langkah yang mematikan, sesampai dibelakang pria tersebut ia menepuk pundaknya. Pria itu merasakan pundaknya pun mengatakan ...
" Jangan menggangguku... " Racau Pria itu. Melihat itu Zu Ling semakin mengencangkan pegangan pada pundak tersebut. Membuat Pria itu harus membalikan badannya dan hap.. Zu Ling langsung mencekiknya membuat pria itu sesak tak bisa bernapas.
" Le.. le.. pas.. kan ak- u uhuk.. " Pria itu sulit berkata dan Zu Ling menghiraukannya. Setelah beberapa menit Pria itu sudah lemas pun ia melonggarkan cengkramannya dan langsung menggigit lehernya menggunakan taringnya dan menghisap darahnya. Melihat itu, Queen hanya bernasib karena ia kotor kembali dan harus pergi ke penyucian lagi batinnya repot.
Setelah selesai, Zu Ling membakar tubuh pria itu menggunakan api kegelapan miliknya. Dan berlalu kekediaman Rong. Sesampai di Kediaman Lotus, Zu Ling kembali ke asalnya dan Queen kembali ke tubuhnya. Tubuhnya ia buat kembali penyamaran putri Annchi.
" Hah ini sungguh merepotkan " Gumam Queen dengan wajah datarnya.
Dan berlalu membersihkan diri dan menggunakan hanfu tidur dan terlelap di tempat tidur.