The Reincarnation Queen Of The World

The Reincarnation Queen Of The World
( CHAP 39 )



Happy Reading...


πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


" Acara selanjutnya, pertunjukan bakat dimulai " Seru Kasim membuat semua orang merasa gembira termasuk para putri - putri yang ingin menarik perhatian para pangeran, biasalah...


Kecuali Queen dan Tian yang merasa bosan. Queen belum diperbolehkan keluar dari ruangan oleh keluarga Jian.


" Salam Kaisar " Tiba - tiba suara seorang gadis yang berasal dari kerajaan yang terkenal akan seninya.


" Salam putri diterima, ada apa ? " Datar Kaisar Chen.


" Izinkan hamba untuk meminta putri mahkota untuk menunjukkan bakat seninya " Ucap putri itu dengan tutur lembut dan gemulainya membuat sebagian besar pria terpesona akan kelembutan dan kesopanannya.


' Cih... sebesar apa pengaruh wanita sialan ini, sampai - sampai aku wanita yang paling tercantik di benua timur ini hampir tersenggol dari kepopuleran ku di kalangan para pria hanya karena wanita sialan ini ' Batinnya berucap sinis dan merasa tak terima.



" Saya menolak ! " Membuat mereka terkejut.


" Mengapa yang mulia putri " Lembut putri itu namun dalam hati ia menyeringai cemohan.


" Saya malas " Ucapan Queen membuat semua orang lagi - lagi terkejut, kenapa gadis ini sangat jujur batin mereka.


" Tapi setiap putri harus menunjukkan bakatnya untuk menghormati tamu " Ucap putri itu dengan lemah lembut membuat beberapa orang ingin memuntahkan isi perutnya.


" Hah baiklah " Pasrah Queen tak mau berdebat dan membuat masalah karena mood nya buruk setelah melihat pangeran dari kerajaan Tang ditambah putri lotus itu merecokinya tanpa sengaja.


Perhatian semua pun ke satu titik yaitu Queen yang sudah berdiri di tengah aula.


Entah kenapa Queen mempunyai ide gila di otaknya yang konyol, ia sudah pasti nanti akan membuat semua orang cengo. Ia menyeringai jahil dengan tipis, sepertinya gen jahil ini keturunan ibunya.


' Ibu, lihatlah ini... ini adalah gen keturunanmu sekarang akan menunjukkan sesuatu yang luar biasa didepan banyak orang, aku belum melakukannya tapi sekarang aku melakukannya untuk menghargai gen ini ' Batin Queen konyol, sepertinya ia telah dikuasai oleh api kejahilan dari sang ibunda tercinta.


" Perhatikan, ini dua tangan saya " Ucap Queen sok serius sembari memperlihatkan kedua tangannya ke semua orang. Semua pun menatap lekat - lekat Queen.


Ia mensejajarkan kedua tangan dengan posisi yang sebelah kiri dengan posisi berdiri dan sebelah kanan lagi dengan posisi berbaring tapi telapak tangan sejajar dan terlihat seperti simbol plus.


" Perhatikan dengan seksama dan saya akan perlahan memajukan tangan kanan saya " Mereka membuka lebar matanya dan menatap serius ke tangan Queen.


Mata mereka langsung membelalak karena terkejut.


" Lihatkan tangan saya hilang dan... waa... tangan saya muncul " Jahil Queen tapi dianggap serius mereka.


...Wah... bakat apa ini yang digunakan putri mahkota, sangat ajaib. Bisa menghilang tapi tangannya tetap utuh......


Keluarga Jian yang melihat kelakuan jahil Queen sedikit terkejut karena mereka tak pernah melihat kelakuan Queen yang satu ini. Mengingat ibu dari sang empu membuat mereka yakin bahwa ini adalah salah satu keturunan dari ibundanya yang mereka ingat sangat jahil, mereka terkekeh merasa lucu.


" Sudah " Ekspresi Queen kembali seperti semula. Ia menundukkan kepalanya dan berjalan kembali ke tempat duduk kebesarannya. Sementara semua orang bersorak merasa kagum terutama para rakyat kerajaan Jian yang sudah merasa yakin kalau Queen sudah cocok menjadi putri mahkota mereka.


Pangeran dari kerajaan hitam pun merasa bingung. Ia sangat merasa tidak asing dengan teknik yang dipertunjukkan Queen namun ia tak mengingatnya, karena Queen membuat ia tak merasa mengenal apa yang dilakukan nya tadi agar membuat ia Hanglou tak mencurigainya.


Acara pun berlanjut, Queen yang sudah tidak betah pun langsung meminta izin dan mereka pun mengizinkannya karena mereka tahu kalau Queen tak menyukai pesta.


Di luar istana...


Queen berjalan disepanjang lorong istana yang terdapat interior yang terlihat sangat elegan dengan ukiran yang terdapat pada dinding dinding serta pemandangan aesthetic yang ada di taman tamannya. Ini masih pagi menjelang siang dan dia sangat bosan tanpa melakukan apa - apa.


' Hei apa kau bosan '


' Ya '


' Jika kau mau mati '


' Bercanda '


' Hei apa kau tahu '


' Tidak '


' Ck... saya belum selesai berbicara '


' Ya... ya... '


' Apa kau tahu si Tian itu menatapmu dengan tatapan seperti melihat harta '


' Emang gitu yak ? '


' Ck... maksud saya kau tahu Tian itu mempunyai identitas yang tidak biasa, mengingat dia mempunyai aura yang terlihat tidak biasa namun samar '


' Saya tahu '


' Apa kau mau memberitahuku ? '


' Tentang apa ? '


' Tentang si Tian itu '


' Tidak '


' Mengapa ? '


' Membuang waktu dan tanpa diberitahu kau sudah mengetahuinya '


' Hehe... '


' Tinggal beberapa bulan lagi '


' Hah... ? '


' Tinggal beberapa bulan lagi saya akan berumur 10 tahun, dan saat itu akan dimana ada sebuah kejadian yang mungkin dapat merugikan banyak orang dan saat itulah akan banyak masalah yang akan mampir kepadaku '


' Saya akan membantumu '


' Apa kau mau, mengingat kau adalah raja siluman yang dulu dikenal licik, kejam, dan sombong yang banyak menghabisi banyak nyawa orang tak bersalah '


' Itu dulu, sekarang ada kau yang mengubahku '


' Bukan saya yang mengubahmu tapi orang yang menyegelmu mengubahmu ! '


' ... kau benar... ! '


" MEI YIN... " Tiba - tiba terdengar suara teriakan menggema seluruh lorong itu dari belakang.


' Sudah kuduga ' Batin Queen yang sudah mewanti wanti akan ada suara yang melengking bagai halilintar melintasi telinganya.


Bruk...


" Ah Tian rindu sama Mei Yin...