The Reincarnation Queen Of The World

The Reincarnation Queen Of The World
( CHAP 32 )



Happy Reading...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Ekhem " Deheman Mei Yin membuat Tian Mo tersadar akan lamunannya.


" Eh.. hehe maaf " Canggung Tian Mo.


" Apa ini sakit " Ucap Mei Yin sedikit lembut, pria itu hanya menganggung dan tertegun diam diam.


' Sangat berbeda dari sebelumnya 😶 '


Tangan Mei Yin mengeluarkan cahaya berwarna hijau terang namun samar tepat di permukaan pipi Tian Mo dan dalam sekejap pipinya yang bengkak karena tamparan pun lenyap tak meninggalkan bekas.


" Terima kasih Yin' er " Ucap Tian Mo sambil tersenyum manis, sangat lucu dan imut.


" Hm " Deheman saja dari Mei Yin.


" Anu.. apa Tian Mo boleh duduk disebelah Yin' er " Lembut Tian Mo berharap.


" Hm " Deheman sambil mengangguk dari Mei Yin membuat Tian Mo tersenyum senang dan duduk di sampingnya.


" Ini dimana Yin' er " Ucap Tian Mo dengan tak bosannya memanggilnya.


" Di halaman kediaman ku " Datar Mei Yin.


" Oh... " Tian Mo hanya ber oh ria dan memandang wajah cantik dan imut Mei Yin. Sekelebat cahaya berbahaya melewati mata pemuda itu.


Pembicaraan sangat membosankan.


" Tian Mo sangat bosan disini " Lirih Tian Mo namun terdengar lucu ditelinga Mei Yin. Sampai ada suara yang sangat berbahaya terdengar sangat menggelar.


" HALO SEMUANYA ZHI WU DATANG UNTUK MENGHADAP KE SANG BAGINDA RATU KEJAM DAN PERKENALKAN AKU ADALAH K.... Aww " Ucap seseorang makhluk astral muncul dengan gamblangnya, tetapi ada benda laknat yang mendarat mulus diwajahnya dengan tidak elitnya meninggalkan jejak yang sangat bagus.


Plak...


" Yak, Queen kau sangat kejam. Bisahkah kau tidak melemparkan benda keramatmu itu " Sewot Zhi Wu tak sengaja menyebut nama asli Mei Yin membuat gadis itu menatap tajam ke makhluk jahannamnya itu.


Glek...


' A.. ampun Queen aku tidak akan mengulanginya lagi ' Kata Zhi Wu dengan memelas agar Queen dapat mengampuninya untuk tidak dihukum.


' Kau hampir saja membocori jati dirimu, kalau tidak aku tidak melemparkan sandal Swallow ku yakin kita tidak bisa tenang. Untuk hukuman, kita lihat saja nanti ' Desis Queen sembari menyeringai dan memutuskan telepatinya dengan Zhi Wu meninggalkan makhluk itu berteriak frustasi.


" Qu.. Queen " Bingung Tian Mo tetapi tak terlewatkan maniknya ada sesuatu cahaya misterius yang samar.


" Oo.. Oh itu bahasa dari benua barat, ya... benua barat yang artinya ratu hehe " Ucap Zhi Wu sedikit kikuk dan gugup tapi itu hanya samar saja. Memang benar, arti dari ' Queen ' dengan bahasa benua barat itu ratu jadi Zhi Wu bisa mengucapkan secara logis arti dari ' Queen ' itu.


" Oh " Hanya oh saja yang keluar dari mulut Tian Mo.


Zhi Wu bersyukur akan itu, tetapi ia merasa ada yang tidak beres dengan pria yang ada disebelah Queen. Auranya terasa sedikit negatif namun samar tapi ia memang makhluk roh jadi ia dapat mengetahui aura yang dikeluarkan orang - orang berniat jahat atau baik.


Matanya terbelalak seakan - akan ingin keluar dari tempatnya, namun memang ia hanya makhluk roh jadi tidak bisa deh 😃😅.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Tunggu aku merasa tidak asing dengan aura yang dikeluarkan oleh pemuda itu " Ucap Chi Huo sembari memicingkan matanya merasa curiga.


" Aura negatif " Gumam Fei Zuo hanya acuh dengan aura tersebut tapi ia juga merasa aura itu sangat familiar. Semua disana berpikir keras termasuk Li Huo yang memicingkan matanya.


' Auranya sangat gelap dan... sangat mengerikan melebihi diriku. Siapa dia sebenarnya ? '


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sebuah siluet sosok yang sedang duduk di sebuah singgasana, suasana disekitarnya itu sangat gelap sedikit penerangan berwarna merah, sunyi kecuali seseorang yang sedang duduk di singgasana.



Sebuah sinar terkejut melintasi netranya yang berwarna merah dengan irisnya yang berwarna hitam tepat ditengah kornea yang berwarna merah yang sedikit terang tersebut.


" Pria itu... " Gumamnya sambil tersenyum miring.


Pria itu adalah sosok roh jiwa yang terkutuk yang ada di dalam diri Queen, Zu Ling.


" Sangat pintar berperan, aku salut dengannya " Ucapnya dengan nada rendah sembari terkekeh memperlihatkan gigi taringnya yang persis dengan gigi drakula alias vampir tapi sialnya sangat tampan tapi masih ada langit.


" kita lihat sampai mana kau ' bermain ' aku tahu Queen sudah mengetahuinya " Gumamnya sembari tersenyum menyeringai.