
Happy Reading...
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
.
.
.
DUAR!...
Ledakan di sebuah tempat dengan berskala sangat luas itu menarik perhatian sosok berambut hitam dengan manik berwarna orchid yang sedang menulis diatas gulungannya.
" ... "
Apa yang terjadi...
Brak...
" SALAM YANG MULIA KAISAR TANG, MAAF TAPI HARI INI ADALAH HARI DIMANA BULAN DARAH PURNAMA AKAN MUNCUL, DAN PARA SILUMAN TAK DAPAT DIKENDALIKAN! "
" Apa! " Posisi Kaisar Tang yang sekarang dipimpin oleh putranya yang bernama Hanglou itu merutuki dirinya yang melupakan hal tersebut.
" Sekarang seluruh kerajaan dalam keadaan terdesak akibat kejadian ini yang mulia "
" Hm... "
" Siapkan kudaku sekarang "
" Baik yang mulia "
" Apakah ini petanda keberuntung an ku? " Gumamnya sambil tersenyum lebar, menyeramkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Saya akan memberitahu akar permasalahannya "
" Que- "
" Chen Mei Yin " Tukas Queen datar, jengah melihat tatapan puppy eyes dari seorang rubah menyebalkan itu. Siapa lagi kalau bukan Zu Ling, si Raja siluman.
" Jangan bermain-main saat ini " Dingin Queen membuat Zu Ling terdiam dan tak bertindak lebih jauh lagi.
" Wei Mo Tian "
" Hm... "
" Bisakah kau menghentikan tindakan aneh mu ini " Ucap Queen dengan nada penekanan. Bagaimana tidak, pria itu sedari tadi mendekapnya dari belakang secara erat seolah-olah tak ingin mangsanya kabur.
" ... " Mo Tian tak peduli dan mendekapnya semakin erat.
Seperti nya pria ini mau membuat ku mati dengan konyol... Batin Queen.
" Salah satu akar masalah nya, pangeran yang sekarang menjadi penerus Kaisar akan membuat masalah di portal dimensi Hēi'àn "
" Hanya itu yang bisa kau beritahukan? "
" Ya "
Sring...
" ! "
" Sekarang permainan nya telah di mulai " Memakai tudungnya, tanpa mempedulikan manik Mo Tian terlewat cahaya kejut akibat dirinya.
" Sampai jumpa di inti permainan "
Sring...
Aku terlalu meremehkannya, tentu saja ia semakin kuat... Umpat Mo Tian. Upaya yang ia lakukan dengan mendekap Queen adalah agar menahan gadis itu tak pergi dari jangkauannya dan selalu ada disisi nya disaat situasi genting seperti ini.
" Kau tak akan bisa mengekangnya Mo Tian, kau belum mengenal Qu- Mei Yin lebih dalam lagi "
" ... "
Sepertinya memang benar begitu...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Hah... hah... aku s-sudah kelelahan " Terdengar suara dentingan pedang memenuhi area tersebut.
" Hongli, hati-hati! " Teriak sang Kaisar Chen.
**Brush...
Deg**...
" HONGLI!... " Pekik Tsu Zu histeris.
" !!! "
" Hei... " Hongli membuka matanya dan melihat benda tajam dari siluman itu berada didepan matanya.
Glup...
Ia tertegun ketika melihat makhluk menyelamatkannya.
" Hati-hati nak "
BRUKH!!...
GRAAA...
Drap...
Drap...
Drap...
Brukh...
" Apa kau tak apa nak? Apa kau tak terluka? " Ucap Tsu Zu sangat khawatir disusul Kaisar Chen yang sama khawatir nya.
" A-aku tak apa ibunda, ayahanda " Gagapnya merasa syok.
Tap...
Tap...
Tap...
" Kalian... " Menatap arah suara tersebut berada.
" QUEEN! "
" Kalian sudah bekerja keras " Tak ada sama sekali raut yang terpasang diwajahnya, tatapan dingin begitu misterius membuat ia sedikit asing dengan sosok tersebut.
" Kalian mundurlah dari medan perang "
" APA MAKSUDMU?! " Keras Kaisar Chen tak terima, Queen hanya menatap mereka dengan datar.
" 1 jam 25 menit lagi "
" ? "
" Jika kalian bersih keras ingin maju... "
" Kekuatan kalian akan hilang dan jika hal itu terjadi, salah satu dari kalian akan mati "
" !!! "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
DUAR!...
" Ini gawat "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maafkan Author sebesar-besarnya ...
Alurnya tak masuk akal dan nggak jelas...
karena semua itu niat hanya iseng saja ...
maafkan author ...