
..." Hehehe.. iya iya. Tunggu saya disana beberapa menit lagi baru sampai, babay " Ucap Queen cengegesan kalem....
...----------------...
* Masih Flashback *
Setelah menempuh perjalanan dari Jepang ke Korea, Queen keluar dari Jet pribadinya dengan langkah yang cool dan berwibawa dengan menggunakan kaca mata hitam
Banyak yang membicarakannya namun tak dihiraukannya. Diikuti beberapa bodyguard dibelakangnya dengan menggukan setelan hitam, datanglah mobil yang akan ia kendarai sendiri kemarkas, langsung masuk dan duduk manis disana lalu menyetir dengan handal.
Bagaimana bisa lagi pula baru berumur 16 thn belum lama bisa mengendarai mobil sehandal itu? Tenang, Queen memiliki tinggi 1, 70 cm kalau SIM. No, ia tak memilikinya secara karena belum cukup umur dan bisa membuat SIM yang palsu dan identitasnya karena *Queen gitu lohh..ππ.
SKIP*
Sampai dimarkas yang harus melewati hutan rimba dan memasuki markas mafia Queen.
SKIP RUNG TAMU
Semua anggota Bangtan sudah berkumpul di ruang tamu
'Tak.. tak.. tak.. ' Suara hig hels Queen menggema di setiap jalannya dan mafioso hanya menunduk memberi hormat dengan wajah datar namun di dalam hati semuanya ketakutan, berjalan dengan langkah tegas dengan sorot mata elang menatap semua yang ada diruangan. Sontak semua menatap kearah suara tersebut.
" QUEEN " Seru semua bahkan ada juga mafioso yang berteriak dan langsung membungkam mulutnya takut dengan Queen. Dengan langkah terburu buru mereka berempat yaitu Namjoon, Taehyung, Yoongi, Hoseok, Jimin, Seokjin, dan Jungkook. Seokjin ingin memeluk Queen namun naas Seokjin merasakan tendangan maut dari seseorang di pinggangnya dan terhempas jatuh ketanah dengan tidak elitnya. Jungkook yang telah memberi serangan ke Seokjin pun langsung boro boro ke Queen dan memeluknya.
" Queen Kookie rindu " Ucap manja Jungkook. Semua yang ada disana kecuali Jungkook dan Queen melongo melihat tingkah mereka bahkan bagian Bangtan pun karena mereka mengenal sang Ketua adalah Pria yang Dingin, kejam dan tak berperasaan pun terlihat manja di dekapan Queen walaupun mereka pernah melihatnya namun jarang, tapi belum terbiasa dengan suasananya.
" Dimana eonnie - eonnie lainnya " Ucap Queen sambil mengambil pistol kesayangannya.
" Mereka pergi mall " Ujar Yoongi singkat. Queen hanya ber oh ria. Hening sejenak,
' Tak.. tak.. tak.. ' Derap langkah sepatu kearah Queen dengan beberapa orang membawa paper bag dan barang lain ditangannya.
" Queen ini barang yang Queen minta " Ujar salah satu mafioso.
" Taruh di atas meja saja " Ucap Queen dingin dan kalem. Para mafioso yang membawa paper bag untuk laki - laki pun pergi setelah diizinkan Queen
" Dan bawa yang punya perempuan dan masukkan kedalam kamar para eonnieku disitu sudah ada tercantum namanya " Lanjut Queen. Lalu mereka yang membawa paper bag perempuan pergi ketujuan masing masing.
" Apa ini Queen " Tanya Seokjin, Hoseok, Namjoon dan Jimin dan yang lainnya hanya mengangguk dengan tanda tanya.
" Bukalah ini oleh oleh dariku " Ujar Queen. Merekapun bersemangat membuka paper bag masing masing. Ada Barang dan makanan yang dijadikan oleh oleh Queen bawa. Seokjin dapat panci pink, Yoongi dan Taehyung mendapatkan beberapa CD game dll, Gelang couple, Jam rolex dan lain sebagainya. Tapi yang Queen lihat, Jungkook sedang murung karena tidak mendapat apa yang iya mau. Queen hanya tersenyum kecil gemas dengan tingkah Jungkook lalu menepuk tangan 3 kali dan muncullah mafioso dengan membawa beberapa kotak dos yang berpita dengan isinya adalah Kinderjoy susu pisang dan mungkin makanan manis lainnya khusus untuk Jungkook dan lainnya.
" Khusus untuk Jungkook " Ucap Queen kalem menunjuk dengan dagu singkat kearah mafioso. Seketika Jungkook berbinar apa yang ia cari lalu menghampiri hadiah yang khusus untuknya.
' Oh.. Akhirnya aku mendapatkan kinderjoy tanpa dilarang para hyung lainnya " Batin Jungkook girang.
" Tapi jangan terlalu sering makannya ya Jungkook " Ujar Queen membuat Jungkook lesu seketika. Queen tahu apa yang dibicarakan didalam batin Jungkook karena ia mendengarnya.
" Baiklah " Lesu Jungkook. Semua Hyung sudah mendapatkan hadiahnya lalu..
" Terima kasih Queen oleh olehnya " Seru Bangtan.
Para mafioso juga karena Queen memberi oleh oleh untuk semua penghuni markas mafianya.
" Sama - sama sebagai kenangan " Suasana seketika hening setelah mendengar itu. Lalu Queen angkat bicara serius.
" Keruangan " Ujar pelan Queen dingin lalu berjalan seribu langkah ke suatu ruangan rahasia. Lalu Bangtan mengikutinya dari arah belakang. Queen memasuki ruangan kosong yang lusuh dan tak terpakai sebagai jalur rahasianya lalu menekan sesuatu di dinding seketika dinding terbuka menjadi sebuah ruangan lalu melangkah masuk diikuti Bangtan dibelakangnyadan dinding kembali normal tanpa jejak.