
TOKOH UTAMA
~ QUEEN LYZORD AZILENRAW ~
CASUAL
KANTOR
MAFIA
( NORMAL )
( DEVIL MODE )
PERTEMPURAN
~ ALVERO BRAWIJAYA ~
CASUAL
KANTOR
MAFIA
2 PEMUDA
~ FELIX AXEL ADISON ~
Seorang pria kalem yang dulunya anak buangan karena dibuang oleh keluarga ADISON yang difitnah oleh kakaknya dan orang tuanya tak pernah menganggap nya seorang anak karena pembawa sial. Seorang CEO diperusahaan terkaya ke 3 didunia yang bernama ADISON karena membantai keluarga dan mengambil hak waris dari kakeknya yaitu perusahaan. Seorang anggota mafia sebagai tangan kanan.
~ FANO MAHENDRA ~
Seorang pria yang periang, cerewet, kadang kalem, blak - blakan, dan hyperaktif ini adalah anak pembantu yang diangkatnya menjadi kakak angkat dan tangan kanannya di mafia. Dan kejam didunia gelap.
Sebelumnya!!!
" SELAMAT ULANG TAHUN YANG KE 16 THN NONA QUEEN / ADIK KECIL ...! "
...****************...
Mendengar itu, Queen langsung sedikit terlonjak kaget dan membuka lebar lebar matanya dan melihat semua orang termasuk 3 kakaknya yang sedang memegang kue ultah.
" Ada apa ini ? " ucap Queen sedikit dingin karena ia tau apa maksud semua yang terjadi
" Merayakan penambahan 1 umurmu dek " Ucap blak - blakan Faro
" Merayakan hari ultahmu yang ke 16 dek " Koreksi Felix kalem dan sedikit kekanakan. Ya, Felix akan bersikap manja, kekanakan, cerewet, periang hanya didepan Queen.
Queen hanya ber oh ria sambil berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Semua yang ada disana hanya menghela napas sambil mengelus dada sabar.. sabar.. batin semua orang disana sambil menunggu Queen membersihkan diri.
Sedang Queen yang mendengar batin mereka hanya terkekeh pelan sambil tersenyum kecil dan langsung membersihkan diri dan memakai pakaian casual karena ia ambil libur hari ini karena ia tau semua penghuni manshion ingin merayakan ultahnya. Queen sangat beruntung memiliki mereka karena ini adalah sebuah bagi kenangan terakhir yang akan Queen ingat. Kenapa gerangan ?, Karena Queen merasakan perasaan tdk enak sejak kemarin dan mungkin ada sesuatu hal yang besar akan terjadi dan ia mencoba bersikap tenang untuk menyembunyikan kegundahan dan kegelisaan di hatinya.
' Ck.. sepertinya gw harus membuat surat warisan agar tdk jatuh ketangan yang salah ' Ucapnya di dalam hati. Hatinya sangat resahpun hanya membuat surat waris yang akan ia berikan kepada seseorang yang akan mempertanggung jawabkan warisannya dan mungkin menjadi hak waris turun temurun batinnya konyol.
WALK IN CLOSET
CLOSET
atau
Terlalu banyak foto yak! demi kebaikan saya harus rela seperti ini. Saya bimbang di PINTEREST terlalu banyak foto yang mengagumkan disana hah.. dan sulit dicari dengan tipenya T_ T jadi gw pusing jd tolong harap maklum ok
Oke... LANJUT !
Selesai dengan ritualnya ia kembali ke kamarnya dan melihat semua orang sedang melamun gelisa gundah gulana. Melihat itu ia langsung mengerti, ternyat bukan dirinya saja yang merasakannya tetapi semua orang yang ada mungkin juga yang lainnya. Ia menghela napas dan mencoba untuk mengalihkan pikiran semua orang agar tenang dan tak memikirkan hal tersebut.
" Ekhemm... " Dehemnya dan membuat semua yang ada disana kembali dengan keterlamunnya.
" Knp hm " Ucap nya singkat membuat semua orang gelapapan.
" T.. Tdk apa apa " ucap mereka terbata karena baru kembali kedunia nyata.
" Klu bgtu ayo " Ucap Queen singkat
" Hah " Semua hanya memasang wajah tampang cengonya kearah Queen seakan mereka meloading pikiran bahkan Vero pun.
" Ck. Sprtnya aku hrs kmbli bkrj sj. Kalian cepat sekali melupakan acara ultahku ". Ucap Queen sedikit kesal karena mereka semua terlihat bodoh dimata Queen dan membuatnya harus menunggu memproseskan pikiran mereka. Mereka hanya cengengesan dengan tampang bodohnya dan melihat wajah Queen sedikit kesal yang terlihat menggemaskan yang melihatnya.
' ASTAGA QUEEN KITA SANGAT IMUT DENGAN TAMPANGNYA BEGITU MENGGEMASKAN '. Jerit batin mereka sambil bengong melihat wajah imut dan cantik Queen lalu tersadar saat merasakan cairan merah pekat berbau besi itu keluar dari hidung mereka dan gelagapan mencari tissu. Sebuah tissu melayang di udara karena lemparan Queen karena melihat cairan merah pekat itu dihidung mereka segera mereka tangkap lalu mengambil dan membersihkan hidung mereka. Queen jangan ditanya lagi hanya menatap mereka dengan datar + kekesalan dimatanya. Dan mereka segera melaksanakan ritual yang sejak kemari tak terlaksanakan dan beristirahatkan tubuh mereka karena hampir siang karena mereka langsung mendatangi kamar Queen sejak fajar setelah mandi.