
Mereka bertiga terkejut mendengar nama Adik, dan vander pun berkata..."Adik??",..Ulang mereka secara bersama
"Iya",
Arland menceritakan semua nya tentang apa yang terjadi 6 tahun lalu dan sekarang, dari ketika Hanna menjebak Arland, mengaku hamil anak nya, sampai pada titik dimana ia dan suri bertengkar hebat, dan membuat suri harus pergi dalam keadaan hamil..
"Jadi mommy saat pergi sedang hamil dad?", Tanya vander
"Iya. dan ini", Menunjukkan video dari Surya..."Ini adalah adik kalian", Ujar Arland
Mereka menatap Asha dengan tatapan senang, masih kurang percaya jika mereka telah menjadi seorang Kakak..."Dia adik kami dad?", Tanya Aileen
"Iya",
"Siapa namanya?", Tanya Ainsley
"Asha", Jawab Arland
"Aku ingin bertemu dengannya dad", Ujar Vander
"Iya kami juga", Ucap Ailey (Aileen Ainsley)
"Tapi...",
"Kalian akan kesana bersama kakek", Sahut tuan ghupta yang datang bersama tuan Anto dan nyonya Revana
"Kakek!?",
"Maksud Ayah apa??", Tanya Arland
"Lebih baik kau hentikan operasi penyamaran mu itu", Ujar tuan ghupta
"Iya nak. apa kau tidak mau memeluk istri mu??", Tanya revana
Arland menunduk sekilas dan kembali menatap mereka..."Arland ingin sekali memeluk nya. tapi Arland takut kalau musuh ku tau dan suri akan marah pada ku", Cicit Arland
"Suri wanita pengertian nak. mungkin ia akan marah sebentar, dan akan memaafkan mu", Ujar nyonya revana
Tuan Anto berkata..."Ingat kata pak presiden.. Stop yang kayak gini harus stop jangan diterus-terusin", Ucap tuan Anto (Bercanda)
"Iya dad..",
Arland menunduk tidak bergeming dengan usul dari tuan ghupta dan kedua orang tua nya itu, ia bingung sekali.
Tapi kalau tanya author pasti dibantu😌
Arland belike: Kgk. ga butuh aku, lu pasti bikin rencana lecek lagi kan, gue santet ntar lu😤
Author: Ya.. serah aja kalau ngga mau😌, gue juga bisa santet lu, gue tau kapan lu lahir, tinggal dikarang aja kan, kalau yu kan kgk tau gw lahir kapan😜
Suri belike: tengkar sae nihh 2 bocil😒
Oky.. Oky kita stop in aja dulu iklan ala Arland, kembali ke inti cerita..
*****
•SEKOLAH ASHA BERADA•
Di dalam kelas seorang gadis sedang menatap kosong sebuah foto yang terpotong setengah..
"Aku sangat penasaran dengan wajah Daddy", Gumam Asha..."Aku hanya mendapatkan setengah saja karena tidak sengaja tersobek",
Tuhan apa kah aku tidak akan pernah mengetahui wajah Daddy ku?...Batin Asha
Ketika Asha sedang larut dalam Batin nya, seorang wanita masuk kedalam kelas itu dan berkata...", Selamat pagi anak-anak", Sapa guru itu
"Pagi juga Bu", Ucap all
"Hari ini kita akan kedatangan seorang tamu di sekolahan ini, tepat pada pukul 10 nanti kalian berkumpul lah di halaman sekolah. Oky?", Ujar guru itu
"Baik Bu", Ucap all
"Ingat. ini tamu penting, kalian harus datang semua", Ujar guru itu
"Siap Bu", Ucap All
"Bagus. sekarang kita mulai pelajaran. Oya. apakah kalian sudah membawa alat melukis seperti yang Bu guru perintah kan??", Tanya guru itu
"Sudah Bu", Ucap all
"Di keluarkan, kalian melukislah sesuai imajinasi masing-masing", Ujar guru itu
"Baik Bu..", Ucap all
•A few hours later•
"Baiklah anak-anak kalian yang sudah selesai kumpul kan dan turun lah ke halaman", Ucap guru itu
"Baik Bu", Ucap all
Sementara itu Asha merasa bingung, kenapa ia bisa melukis sosok yang tidak ia kenal..."Apa ini?? aku melukis siapa??", Gumam Asha
"Asha apa yang kau...", Ucapan guru itu terhenti ketika melihat sepotong lukisan wajah yang hampir mirip dengan Seseorang..."Tuhan.. Asha bagaimana bisa kau menggambar tuan muda perusahaan SA Company??", Tanya guru itu
Asha mendongak menatap guru itu dan berkata..."Aku tidak tau maksud Bu guru?! aku melukis setengah wajah bagaimana bisa kau mengenali nya Bu??", Tanya asha
"Dari gambaran ini sudah sangat lah jelas Asha,", Ujar guru itu
"Mungkin Bu guru sakit mata. aku hanya menggambarkan setengah wajah ia bilang ini tuan muda dari perusahaan SA Company", Batin Asha.
*Author : Asha itu bapak lu cayang :)
*Arland: diam lu. dasar cenayang gelandang :[
BACK CERITA..
"Kau lihat foto ini!?", Ujar guru itu membuka ponselnya dan menunjukkan sebuah foto seorang CEO tampan
Asha menatap foto itu dengan seksama, ia mengeluarkan sepotong foto Daddy nya dan bermonolog..."Kenapa seperti mirip foto Daddy?",
"ini siapa Bu??", Tanya Asha
"Ini adalah CEO dari SA Company, Namanya...."
"Bu Hang sirra, mohon untuk murid-murid anda segera pergi ke halaman sekolah", Ujar guru lain
Sirra pun menoleh dan berkata..."Aaa.. baiklah. ayo anak-anak", Ujar Hang sirra menggambil lukisan Asha
"Untuk Asha silahkan pergi ke ruangan saya", Ujar guru itu
"Lohh.. kenapa Bu nam Gyu??", Tanya hang sirra
"Dia membuat ulah. maka ia harus dihukum", Jawab bu nam Gyu
"Tapi CEO SA Company akan kesini. apakah kau tetap akan menghukum Asha?", Tanya Hang sirra
"Hukuman tetap berlaku, meski tuhan sendiri yang datang ke sekolah ini", Jawab nam Gyu
Semua murid berjalan ke lapangan sementara Asha pergi ke ruangan Bu nam Gyu, untuk menerima hukuman atas ulahnya, padahal ia tau jika ia tidak salah jika untuk membela dirinya sendiri
HALAMAN SEKOLAH..
Semua murid berbaris dengan rapi untuk menyambut tamu kehormatan mereka, sebenarnya tamu itu tidak mau disambut seperti ini namun karena paksaan dari kepala sekolah ia akhirnya mau, (Fake)
Tak lama kemudian sebuah mobil Sport berwarna hitam pekat, dengan nominal harga Milyaran rupiah memasuki gerbang sekolah dan berhenti tepat di samping halaman sekolah..
Turun lah sosok bodyguard dengan seragam khas nya, membuka kan pintu untuk tuan besar dan muda nya. semua bodyguard dengan membusungkan dada memberikan hormat mereka kepada Sang bos yang mulai menapak kan kakinya keluar
Semua orang berdecak kagum dengan ketampanan seorang Pria dengan wajah dingin nya turun dari mobil...Omoo.. CEO yang sangat tampan..Puji salah guru disana
Duda 3 anak, yang tampan nya melewati dewa manapun....Puji guru lainnya
"Dia memang tampan. tapi sayang nya sangat pelit akan senyuman", bisik guru lainnya menatap pria itu
"Selamat datang disini tuan Arland Soebandoyo", Sapa kepala sekolah itu
"Hmm..",
"Dimana tuan muda??", Tanya kepala sekolah itu
Tak lama kemudian datanglah lagi sebuah mobil hyundai dengan warna biru pekat memasuki pekarangan sekolah itu. memunculkan 3 sosok pria tampan..
"Dia pasti putra CEO dingin itu", Batin Asha
'Wahh.. lihat-lihat putra CEO Arland sudah sampai", Bisik para perempuan yang usianya mungkin lebih tua dari Asha, dibilang seumuran dengan Ranaya.
Perlu kalian ketahui jika usia ranaya lebih tua dari Asha/ lebih tepatnya kakak kelas Asha
Vander dengan gaya cool nya dan senyum setipis-tipisnya
Dan disusul oleh Aileen yang memasang wajah jutek khas dirinya
Dan terakhir si ceria Ainsley..."Wow.. kira-kira Asha yang mana ya?", Monolog Ainsley
Vander mengedarkan pandangannya mencari sosok gadis yang sangat ingin ia lihat secara langsung wajah nya...."Aku penasaran dengan Asha", Gumam vander
"Selamat datang di sekolah kami tuan muda Soe", Sapa kepala sekolah itu dengan ramah
Vander menanggapi kepala sekolah itu dengan senyum tipis, dan Ainsley dengan senyum manisnya, sementara itu. Aileen membalasnya dengan..."Hmm", super jutek seperti Daddy nya
"Maklumi saja Jung Yong, sifat jutek nya nurun dari Daddy nya", Batin kepala sekolah itu dengan senyum kikuk
"Ileen.. apakah kau melihat adik kecil kita??", tanya bisik Ainsley
"Gak", singkat padat dan jelas, itulah Aileen, walau ia juga penasaran dimana adik perempuan nya itu..
Kini kepala sekolah, Arland, dan ketiga putranya berjalan dan berdiri di mimbar sekolah
"Ekhemm... anak-anak mohon perhatian nya. kalian pasti kenal bukan dengan pria yang berdiri disamping saya?", Tanya kepala sekolah Jung Yong
"Kenal pak", Jawab mereka antusias
"Saya akan memperkenalkan mereka sekali lagi, ini adalah tuan Arland Soebandoyo. sementara ini tuan muda Ivander dwayne Soebandoyo, Aileen Aldari Soebandoyo, dan Ainsley Arlo Soebandoyo", Ujar kepala sekolah Jung Yong
Arland mengedarkan mata nya mencari sosok Asha, mestinya dengan gaya cool, namun sendari tadi ia tidak melihat sosok Asha dimana pun..
"Beliau adalah pendonasi yang membantu sekolah ini hingga maju sampai detik ini. mohon kalian untuk menghormati nya", Ucap kepala sekolah Jung Yong
30 menit kemudian..
"Silahkan tuan. saya akan menunjukkan setiap inci sekolah ini", Ujar kepala sekolah Jung Yong
"Hmm...",
"Dad.. kami keliling sendiri boleh??", Tanya vander
"Tentu",
"Kami pergi dulu", Pamit vander kepada Arland untuk berkeliling sekolahan sendiri, alias ada tujuan nya
"Mari tuan",
Sementara Arland yang sudah berkeliling, vander, Aileen, Ainsley berjalan pergi ke sebuah koridor sekolah yang nampak sepi
"Bagian sini sangat sepi ya", ujar Ainsley
"Ada seseorang", ujar Aileen
"Mana??",
"Itu", Tunjuk Aileen
"Dia seperti sedang dihukum", Tebak vander
"Iya kak",
"Ayo kita samperin", Ujar vander
"Iya",
POV GADIS ITU
"Mereka sangat kejam(。•́︿•̀。)", Gumam Asha meringis..."Lily kau sangat jahat..hikss.. setelah menghina ibuku, kau membuat ku harus kena pukul oleh guru jelek itu hikss.. mommy Asha benci mereka hikss.. apakah Asha salah marah mendengar mommy dihina? hikss... mereka selalu saja menyalahkan ku hikss.. Daddy bawa Asha dan mommy suri pergi dari sini", Ucap Asha sesegukan
/Deg..
Mommy suri? Asha?? vander, Aileen dan Ainsley mendengar setiap ucapan Asha..."Apakah dia Asha??", Gumam vander
"Kau siapa??", Tanya vander
Asha menoleh ketika mendengar ada orang yang berbicara..
/Deg..
"Wajah yang sama. jadi dia adalah..."
****
{Continued}
♡ Sayang reader's banyak-banyak。◕‿◕。
♡ Thanks yang sudah baca(◍•ᴗ•◍)
♡ Kalian yang terbaik(つ≧▽≦)つ
♡ See you tomorrow reader's⊂(◉‿◉)つ