
Setelah membunuh pria asing itu, Arland bergegas menghampiri suri yang sudah menunggu nya didalam kamar nya, dengan seringai nakal ia membuka pintu kamar. sebelum masuk Arland menyuruh seluruh bodyguard nya untuk menjaga ruangan ini, Arland menyuruh mereka jangan menggangu aktifitas nya didalam, jika ada musuh Arland menyuruh agar membunuh nya ditempat atau jika bisa buang kelaut hidup²...
Memasuki kamar yang di hiasi dengan lilin merah menambah kesan romantis jika melakukan hal panas dingin dimalam yang panjang ini, hidung mancung nya menghirup aroma wangi yang menenangkan, ia menutup pintu rapat-rapat, mata mengedar mencari sosok wanita yang telah menerima tantangan nya tadi, dengan langkah perlahan, ia berjalan sambil tersenyum melihat sebuah hiasan tulisan `Let's have a hot night baby'
Ia makin terangsang ketika sebuah sentuhan lembut menjalar di dada nya, sebuah pelukan manja diberikan seorang wanita menc*um lembut leher jenjang nya, mend*sah? Tentu! Ia semakin terangsang ketika sebuah bisikan menggoda nafsunya..."Let's have a hot night baby! Istrimu ini siap melakukan tantangan mu", Bisik suri dengan nada menggoda
"Allright darling", Balas arland dengan nada yang tak kalah menggoda.."Am I ready baby?", Ucap arland bertanya
"I'm ready baby", Jawab suri dengan menggoda
Arland menarik tengkuk leher suri menyatukan sebuah bibir, memulai pemanasan awal, suri dengan senang hati membalas l*matan Arland dengan lembut, membuka mulutnya sedikit dan membiarkan lidah Arland bermain didalam sana, sementara tangan Arland sudah merayap kemana², membuka pakaiannya, menuntun suri agar berbaring di ranjang, tapi kali ini suri lah yang akan memimpin diatas, ia hanya akan menikmati sentuhan hangat dari suri..
Dengan tubuh kecilnya, suri mengkunkung Arland yang tubuhnya jauh lebih besar darinya, bermain-main dengan tubuh arland dari titik leher turun kedada, membuat Arland mulai mend*sah pelan dengan sentuhan suri..
"Ahh..sayang kau ternyata pintar juga", Puji Arland
"Bukan kah kau yang mengajari ku? dan sekarang kau harus menerima hadiah dariku karena telah kembali dengan selamat", Ucap suri
"Yeahh..hadiah ku! bermainlah dengan pintar sayang! jika kau berhenti sebentar saja! maka jangan salah Kan aku jika besok kau tidak bisa berjalan", Ujar arland memeluk pinggang suri
Suri memulai permainan panas nya, d*Sahan demi d**ahan telah keluar dari bibir mereka, sepasang suami istri yang kembali memproses sebuah kehidupan baru, ronde pertama telah dimulai, suri menaik turunkan pinggang nya, membuat adik kecil Arland menjadi kegirangan dengan sentuhan hangat dari bibir bawah tubuh suri..
"Ahh...sahhyang kau sangat sexy", Puji Arland menikmati sentuhan suri
"Ahh..Arland aku lelah", Ujar suri mulai kelelahan dengan permainan nya sendiri
Arland menyeringai nakal dan membalik tubuh suri di bawah Kungkungan nya.."Kau lelah dironde pertama sayang! sesuai tantangan, aku yang akan memimpin diatas sepuas ku", Ucap Arland melanjutkan permainan yang dimulai oleh suri
"Jangan sampai pagi ya!!..aku sudah tidak kuat!, dan aku mohon jangan kasar ya!!", Pinta suri dengan wajah memelas
"Sesuai peraturan! aku yang menentukan nya sayang!", Ujar Arland menc*um leher jenjang suri, dan meninggalkan tanda bibir nakal Arland
Suri mendesah menggoda dengan perlakuan Arland, ia menutup area ke**ni**an nya karena Arland berkali-kali menyembur ****** nya didalam sana.."Ahh...Arland aku mohon! stop! jangan main kasar sayang! aku bisa lumpuh nanti", Ucap suri nyeleneh
"Kau tidak akan lumpuh sayang! cuman kau tidak akan bisa mudah berjalan besok sayang", Ujar Arland
"D*Sahan yang merdu sayang", Ucap Arland
[Udah ah..kotor otak ku! jangan dilanjutkan lagi! pamali masih jauh *Author]
...****************...
Disini lah titik terakhir Arland menuntun suri ke puncak surgawi, dari malam hingga menjalang sang fajar tiba, Arland bermain
"Lelah sayang?", Tanya Arland
"Ya..lelah hah..hah..hah.. tapi nikmat", Ucap suri dengan jujur dengan senyum tipis yang terpancar di bibir manis nya
"Mau lagi sayang?", Tawar Arland dengan seringai nakalnya
"Apa?..tidak..tidak.. tidak..tidak mau! aku sudah lelah dan mengantuk Arland! lain kali saja ya!", Ucap suri memelas
"Tadi kau bilang nikmat", Ujar Arland menggoda suri
"Iya nikmat...tapi bukan berarti aku mampu melakukan nya sehari penuh sayang! besok atau lusa saja", Ujar suri mulai memejamkan matanya
"Oky besok", Ucap Arland dengan semangat
Suri yang tadi nya sudah mulai memejamkan matanya, kembali membuka nya lagi.."B_be_besok? hehehehe..lusa aja ya", Pinta suri memelas
"Tidak! kau bilang tadi besok! jadi besok kita olahraga ranjang lagi sayang! tidak ada penolakan", Ucap Arland menutupi tubuh nya dan suri dengan selimut, memeluk suri dan memejamkan matanya
'Besok? hah.. terserah lah! semoga besok bisa dihindari dari Kungkungan bayi besar ku ini', Batin suri mengelus lembut rambut Arland yang nampak tertidur dengan tangan memainkan sesuatu yang tergantung didadanya suri
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
[Brain gets dirty! gila! kotor banget otak ku! hapus! hapus! hapus na!!!! hapus! jangan biarkan otak mu ternodai 🌚]