
"D_dimana suri? katakan dimana?", Bentak Arland berteriak tepat diwajah sonna
Sonna gemetar melihat amarah Arland yang meluap kencang, ya bisa dilihat dari sorot matanya yang memerah.."D_dia s_sedang ditangani oleh dokter", Ucap sonna gemetar
"Suri!", Lirih Arland terduduk lemas dilantai, bagaimana tidak? ia menyaksikan sendiri bagaimana sang istri tertabrak oleh mobil hingga mengeluarkan darah begitu banyak..
"Jangan tinggalkan aku!", Lirih Arland menjambak rambut nya sendiri
Sonna merasa bersalah dengan menimpa suri, seandainya ia tidak berlari mungkin suri tidak akan kecelakaan menolong dirinya. ditambah lagi ia melihat sang suami yang begitu rapuh akan kondisi wanita gelap nya..
Arland menangis menatap kosong kearah depan, hingga sebuah tepukan dibahu menyadarkan dirinya, ia menoleh dan kembali menangis.
"Ibu", Lirih Arland memeluk ibundanya itu
"Tenang lah nak! suri akan baik² saja", Hanya itulah kalimat penenang yang mampu ia keluar agar sang putra tidak menangis seperti ini..'Untuk pertama kalinya aku melihat kerapuhan Arland yang amat hancur hanya karena satu wanita yang sedang terluka! apakah keputusan kami dulu menikah kan dirinya dengan wanita lain sangatlah salah? Ya..tuhan jika memang kebahagiaan putra ku ada pada suri, aku pasti akan menjadi sosok orang tua yang gagal memahami perasaan anak nya sendiri', Batin ibu Arland
Tak lama kemudian ayah dan ke-4 kakak suri datang dengan raut khawatir, semua orang terdiam dan terkejut melihat sosok pria setengah baya yang telah hilang bak ditelan bumi kembali muncul bersama anak-anak nya..
'Bukan kah itu tuan ghupta?', Bisik salah keluarga pasien di rumah sakit itu
'Iya dia tuan ghupta!', Jawab wanita lain dengan berbisik
'Apa wanita yang kecelakaan itu adalah putri nya?', Tanya suster di rumah sakit itu
'Aku tidak tau! mungkin iya', Jawab suster lain
Tuan ghupta dan anak² nya bergegas menghampiri Arland yang masih menangis didalam pelukan ibunya..
"Dimana putri ku? dimana suri ku? katakan", Tanya ghupta dengan meninggi menarik tangan Arland
"Ayah tenang! Suri sedang ditangani oleh dokter", Lirih Arland menatap sendu sang ayah mertua
Ghupta tidak bisa menopang tubuh nya sehingga terjatuh ke lantai, ia begitu syok ketika mendapat kabar jika sang putri kecelakaan.."Bagaimana ini bisa terjadi?", Tanya Arka
Sonna merasa gemetar ketika kakak suri bertanya kepada Arland! ia sudah sangat takut ketika tau jika suri adalah putri keluarga Nasution, ditambah lagi keluarga Nasution juga bisa menjadi kawan jika orang² didekat mereka tidak melukai salah seorang anggota keluarga sementara jika menjadi lawan maka jangan salahkan keluarga Nasution jika ia menjadi mafia dan membunuh orang itu
"Nanti saja Cerita nya!", Ujar Argam
......................
Tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan, mereka semua merapat ketika melihat dokter yang menangani suri telah keluar..
"Keluarga nona suri?", Panggil dokter itu
"Saya..saya ayah nya dok", Ucap ghupta berjalan mendekati dokter tersebut, sang dokter terkejut ketika orang yang mengajukan diri dan mengaku sebagai ayah dari pasien nya adalah tuan ghupta
"T_tuan ghupta", Lirih dokter itu..
"Katakan apa yang terjadi dengan putriku?", Tanya ghupta menatap sendu dokter itu
"Apa yang terjadi dengan nya dok? d_dia baik² saja kan?", Tanya Arland ikut menatap dokter itu yang nampak kebingungan harus menjelaskan nya darimana
"Begini tuan!", Ucap dokter tersebut dengan terbata²
"Berani sekali kau mengatakan itu..", Bentak Arland tidak bisa menahan amarah nya
"Tuan dengarkan saya dulu", Pinta dokter itu memohon
"Arland! berhantu dengarkan dulu apa yang ingin dikatakan oleh dokter itu", Ujar Subu berusaha tenang meski dengan nada yang agak meninggi
"Tapi...", Cicit Arland terhenti
"Dengarkan dulu! jangan banyak amarah sebelum mendengar kan nya dengan jelas", Ujar Kay dengan suara bas nya
Arland hanya diam jika Kay yang sudah memerintahkan nya.."Katakan apa yang terjadi?", Tanya Kay
"Maaf! kami tidak bisa menyelamatkan janin yang bersemayam di dalam rahim nona suri", Ujar dokter itu menunduk..
//Deg..
Semua orang terkejut terutama Arland yang begitu syok mengetahui jika suri tengah hamil..
"Karena benturan yang cukup keras membuat sang jabang bayi tidak bisa bertahan diusia nya yang masih rentan akan keguguran", Jelas dokter itu lagi
Arland terbangun dari lamunannya dan bertanya pada dokter itu.."anak saya tidak apa-apa kan dok?", Tanya Ghupta
"Anak bapak tidak apa-apa", Jawab dokter itu..
"Berapa usia kandungan suri waktu itu dok?", Tanya Arland penasaran
"Masih muda tuan yakni 2 Minggu an", Jawab dokter itu
"Boleh saya bertemu dengan nya dok?", Ujar Arland
"Boleh! tapi jika nona suri bangun jangan katakan jika ia keguguran! takut nya ia akan jadi syok berat dan bisa menjalar menjadi penyakit jiwa", Ucap dokter itu..
"Iya dok! terimakasih", Ujar Arland berjalan memasuki ruangan
Ketika pintu baru didorong, Arland berhenti dan beralih menatap sonna yang berdiri disamping pintu itu dengan tegang. tatapan membunuh jelas sekali tercetak di mata Arland..
"Urusan kita belum selesai", Ucap Arland dengan suara Bariton nya
Sonna menunduk takut, ia semakin hancur ketika orang tua arland juga tidak terlalu peduli dengannya toh, ada sonna malah dilewati dan tidak disapa..
Dengan tatapan kosong sonna berjalan dari lobi rumah sakit, berpikir karena perbuatan nya, sebuah kehidupan telah tiada karna nya..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
_BERSAMBUNG_
HAI..AKU MAU TANYA..
ENAK NYA VISUAL KAY BIAR TAEHYUNG APA GANTI KE JIMIN, ATAU HWANG IN YEOP AJA?