
~SA Entertainment~
Setelah suri sampai di perusahaan Arland, ia memasuki gedung bertingkat itu dengan senyum khas nya, banyak para pegawai yang menatapnya dengan tatapan kagum..
"Selamat pagi nona Soe", Sapa para pegawai dengan sopan dan sedikit membungkuk
Dengan senyum manisnya ia membalas sapaan pegawai Arland..."Pagi juga kalian", Balas suri dengan senyum manisnya
Dia sangat Cantik ya... Bisik pegawai perusahaan
"Iya cantik banget! rasanya pengen uyel-uyel nona Soe sangkin gemes nya", Gemas pegawai lainnya
Bak bidadari dari kahyangan....Puji salah seorang pegawai laki-laki
Seandainya dia bukan istri tuan bos, sudah pastinya aku akan menggoda dan merebut nya....Sahut salah seorang pegawai pria lainnya
Suri hanya membalas dengan senyuman, sementara itu di depan lift seorang pria tengah melihat suri dengan tatapan kesal. ketiak suri sudah sampai didekat nya, ia menyedekapkan kedua tangannya dengan tatapan kesal
Suri yang tau dengan raut wajahnya yang ditekuk segera membuat wajahnya menjadi datar...."Kau mau kemana Arland?", Tanya suri ketika sudah sampai didepan Arland
"Kau sudah tau kenapa kau kesal kan?", Ucap Arland ketus mengalihkan pandangannya kearah lain
"Heyy sayang! kenapa marah?", Tanya suri lembut
"Huhhhh...Cari tau sendiri", Ucap Arland ketus
"Ayolah! apa salahnya aku menyapa mereka dengan senyuman ku?", Tanya suri dengan senyum manisnya
"Ck.. Aku akan mengumumkan sesuatu", Ujar Arland berjalan kedepan meja resepsionis yang kebetulan disana banyak para pegawai
Dia akan mengumumkan apa?.... Batin Suri mengikuti arah jalan Arland sambil memegang bekal makanan Arland
"Ekhemm..", Deheman keras dari Surya membuat semua pegawai mengerti dan menatap Arland
Ada apa ya?....Bisik pegawai lain
Entahlah..jawab pegawai lainnya
Apa akan ada pemecatan massal?...Tanya pegawai lainnya ngawur
Husthh..jangan ngomong gitu, kamu mau dipecat?....Bisik wanita lain nya
Hehehe..Engga juga sih...Jawab pegawai itu
"Mohon untuk semuanya....DIAM", Tegas surya dengan wajah dingin nya...."Silahkan tuan berbicara lah", Ucap Surya sopan
"Hmm",
Suri bingung dengan apa yang akan dilakukan oleh sang suami..."Kau akan mengumumkan apa Arland?", Tanya suri menarik lengan kekar Arland
"Shutt..Kau akan mendengar kan nya nanti sayang", Jawab Arland memegang tangan suri
"Jangan berbuat aneh", Ucap suri memberikan peringatan
"Tidak! aku hanya akan *** *** sama istri ku yang cantik ini", Goda Arland
"Ishhh..sudahlah sana kau akan mengumumkan apa tadi?", Tanya suri dengan pipi merona nya
"Ciee malu", Goda Arland menoel hidung Suri
"Udah sana", Ucap suri mendorong tubuh Arland
Arland pun langsung berbicara...."Ekhemm..saya ingin mengumumkan kebijakan baru diperusahaan ini", Ucap Arland dengan suara tenor nya menggelagar diperusahaan nya
Kebijakan apa lagi ya?.... Bisik-bisik para pegawai
Ihh jadi penasaran dehhh...Ujar pegawai lainnya
Shutt diam, apa kau mau dibentak lagi oleh pak Surya?....Ingat pegawai lainnya
Ehh.. ya.. ya....Ucap pegawai itu
"Apa kalian tuli? sudah saya bilang! untuk....DIAM", Suara tenor Surya terdengar seperti Auman singa yang sedang memangsa kelinci, semua orang disana tidak ada yang berani berbicara! jalankan bicara, bergerak pun Mereka ragu dan was-was
Itu suara atau Auman singa sihh? gendang telinga ku rasanya pengen meledak....Batin Jihan yang kebetulan berada disana
"Butuh saya lubangi lagi telinga anda nona?", Ucap Surya dengan aura dinginnya
"SUDAH... SEMUANYA DIAMMMM...disini aku bos nya", Suara Arland yang tidak pernah didengar suri pun akhirnya keluar, suri menutup telinga nya ketika mendengar teriak ketegasan Arland
"Aduhhh.. telinga ku budek", Ucap suri memegang telinga nya
Arland yang mendengar ucapan suri, segera berbalik dan meniup telinga suri...."Ohhh maaf sayang! suara ku terlalu tegas dan lantang", Ucap Arland meniup telinga suri
"Aaa sudahlah no problem, sekarang kau umumkan apa yang ingin kau sampai kan pada pegawai mu", Ujar suri
"Iya", Jawab Arland dengan senyum kotak nya, ketika ia berbalik, wajah nya berubah menjadi datar dan dingin...."Saya ingin membuat kebijakan kecil diperusahaan ini", Ucap Arland
"Kebijakan itu adalah....TIDAK ADA SEORANG PUN YANG BOLEH MENATAP ISTRI KU DENGAN TATAPAN APAPUN, JIKA SEKEDAR MENYAPA JANGAN PERNAH BERNIAT MEREBUT ATAU PUN MENGGODANYA! SATU LAGI...DI PERUSAHAAN INI SEORANG PRIA YANG BERNIAT MELIRIK ISTRIKU, IA AKAN AKU PECAT DAN AKU KIRIM KE SUATU TEMPAT DIMANA AKAN MENJADI TUJUAN TERAKHIR NYA", Ucap Arland dengan nada tinggi, suri tidak habis pikir dengan kecemburuan sang suami..
"Heyy hanya karena itu kau sampai mengeluarkan suara macan mu itu?", Ucap suri heran
"Shutt....Satu lagi, tubuh, mata, bibir, tangan, dan senyuman istri ku adalah milikku", Ucap Arland
"Yang bilang semua itu milik kami siapa pak?", Tanya Jihan dengan santai
"Kau......", Geram Arland
"Sudahlah Arland! sudah jam makan siang! sekarang makan yuk", Ujar suri memegang tangan Arland
"Ehhh..kau makan sendiri ya! anak-anak pasti sedang menunggu ku saat ini", Ujar suri memberikan bekal makanan Arland
"Yahhh.... sayang", Rengek Arland
"Ayolah! nanti aku akan menjemputmu ketika kau pulang? mau?", Tawar suri
"Emm...boleh", Ucap Arland tersenyum
"Oky, aku pergi dulu ya", Ujar suri berpamitan
"Tunggu", Ucap Arland
"Hemm?", Tanya suri tersenyum
//Cupp...
Arland menc!um b!b!r suri dan sedikit M£L√M@t nya....."Sudah! pulang lah", Ucap Arland...."Aku sudah mendapat asupan makan siang ku", Ujar Arland tersenyum manis
"Ihhh... Arland", Ucap suri malu
"Btw..Bibir mu semakin manis dan nikmat untuk Dilum**, dan juga sangat kenyal untuk digigit", Bisik arland membuat pipi suri memerah bak kepiting rebus
"Aaa, sudahlah aku pergi dulu", Ujar suri
"Oky hati-hati sayang ku! nanti malam aku akan mengambil jatahku", Ucap Arland
"Kita lihat saja", Ucap suri mengelus lembut pipi Arland
Suri berlalu keluar dan pulang, sementara itu Arland kembali masuk kedalam ruangannya. setelah sampai diruangan nya, ia lupa untuk memakannya hingga sore pun tiba, Ketika matahari hendak turun, ia baru menyadari jika ia lupa memakan bekal yang dibawakan suri
"Yakk..kenapa aku bisa lupa? Jatahku akan lenyap jika aku pulang makan ini masih utuh!", Gumam Arland...."Kalau dibuang?...jangan, yang buatkan tangan suri", Ucap Arland berfikir
"Aku makan saja! dari pada jatah ilang, makanan yang dibuat suri dimakan kucing", Gumam Arland membuka bekal makanan nya
"Eumm..enak nihh..kalau tau ini makanan kesukaan ku, aku pasti akan memakannya sejak tadi", Gumam Arland memulai melahap makanan itu
Setelah makan itu habis, tiba-tiba ia menjadi mengantuk...."Eghhh..kenapa aku mengantuk?", Gumam Arland memegang kepalanya
"Aku tidur sebentar kali ya", Monolog Arland
"Oky aku tidur aja", Gumam Arland mulai tertidur pulas di sofa
Sementara itu, seorang wanita masuk kedalam ruangan Arland dan melepas kan jas dan kemeja Arland, ia melepas baju yang ia gunakan dan menutupi nya dengan selimut yang ia bawa, ia tidur disofa dan menaruh kepala Arland diperut nya, tidak lupa ia taruh tangan Arland dipaha nya itu, yang mungkin menambah kesan sebuah hal se*sual
"Maaf Arland! aku terpaksa melakukan ini agar kau bisa jauh dari suri", Ucap wanita itu mengelus rambut suri
Sementara itu diluar seorang wanita sedang mengintip dari celah pintu, ia membulatkan matanya ketika melihat adegan itu...Siapa wanita itu? ia berani sekali membuka kemeja tuan Arland?.... Batin wanita itu, karena kecerobohan nya ia tidak sengaja menjatuhkan dokumen yang ia bawa tadi, niat hati ingin menunjuk kan dokumen ini kepada Arland justru melihat pemandangan yang tidak sopan
//Brakk...
Wanita yang berusaha memfitnah Arland itu melihat wanita yang sudah menyaksikan aksinya itu....."Kau kemarilah", Titah wanita itu
Dengan terpaksa perempuan muda itu masuk dengan wajah menunduk..."A_ad_ada apa?", Tanya Jihan Gemetar
"Kau telah menyaksikan aksi keji ku! maka dari itu kau harus bungkam", Ucap wanita itu
"Tidak", Tegas Jihan..."Aku tidak mau diam! nanti aku akan mengadukan aksi licik mu ini kepada nona suri", Ancam Jihan
"Kau berani mengadu! maka nyawa keluarga mu taruhannya", Ancam wanita itu, yang berhasil membungkam mulut Jihan tidak bisa membantah...
"J_jangan! b-baik lah! aku tidak akan mengadu", Ucap Jihan Gemetar..
"Gadis pintar! sekarang kau keluar dan pasti kan tidak ada yang masuk sebelum suri", Ujar wanita itu
"B_baiklah", Ucap Jihan terpaksa...Nona suri maafkan saya! maaf sebanyak-banyak nya! saya memang tidak terlalu menyukai mu! tapi aku tau rasanya jika khianati...Batin Jihan keluar dari ruangan Arland
Malam pun tiba, Suri sedang dalam perjalanan menuju kekantor Arland. setelah sampai....
****
{Continued}
//BRAKK...
Arland terkejut: Ada apa ini?
Wanita iblis: (tersenyum)
Arland: t_tadi suri! Aisss..apa ini kenapa aku tidak memakai baju?
Wanita iblis: kau tidak ingat dengan kegiatan kita beberapa jam yang lalu
Arland: tidak mungkin (berdiri menyincing kemeja dan jas nya
Wanita iblis: (Tersenyum licik)
Kediaman Soe
Dengan langkah kecewa suri memasuki rumah dan menaiki tangga tanpa melirik ketiga putranya yang nampak khawatir
Suri: (Terisak)
Vander: Mom...mom..mommy
{Itu sinopsis nya ya}
Oky saya mulai konflik nya😁✌️