The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.66 1821



~Ke esok kan hari nya~


Hari ini seperti biasa vander akan pergi sekolah, wajahnya yang biasanya tersenyum jika bangun, berubah datar semenjak kehadiran yokka, ia selalu bersikap dingin dan cuek terhadap yokka, setiap wanita Ita mendekati nya, ia akan berpura-pura gatal-gatal, contoh nya seperti ini...


"Nanti mommy menjemput ku kan?", Tanya vander tersenyum


"Iya dong", Jawab suri tersenyum manis


"Aduhh..mom, kau membuat vander diabetes", Goda vander


"Sudah godaan lama", Ucap suri terkekeh


Ketika suri, Vander dan keluarga nya sedang makan sambil bercanda, tiba-tiba berubah menjadi diam ketika kedatangan yokka..


"Haii", Sapa yokka tersenyum paksa


Suri menoleh..."Eohh..yokka! kemari lah makan bersama-sama", Ujar suri menyuapi ke-3 anaknya


"I_iya", Jawab yokka, ia duduk di sebelah vander membuat vander merasa kesal


"Aduhh..mom", Ringgis vander


"Kenapa sayang?", Tanya suri


"Mom suruh wanita ini duduk ditempat lain!", Pinta Vander menggaruk lengan nya


"Tapi kenapa?", Tanya yokka


"Kau tidak mandi ya? Tubuh mu sangat bau!", Ejek vander


"Vander ngga boleh gitu", Ujar suri


"Tapi mom! seperti nya aku alergi", Ujar vander


"Alergi?.... Alergi apa?", Tanya suri mulai khawatir


"Sepertinya aku alergi didekat wanita pembohong ini", Ucap vander berdiri dan pergi dengan wajah kesal


Suri menghela nafas panjang, iya tau kenapa sang anak bilang seperti itu..."Kau akan kemana?", Tanya suri


"Berangkat", Jawab vander teriak tapi masih sopan


"Kau tidak bareng Daddy?", Tanya Arland yang menghampiri suri dan memberikan jas, dasinya


"Aku akan menunggu diluar", Jawab vander berteriak dari ambang pintu depan


"Anak itu hahhhh", Gumam Suri membenarkan dasi Arland, dan memakai kan jas nya dengan rapi


"Sudah", Ujar suri tersenyum


"Aku berangkat dulu ya", Ucap Arland tersenyum


"Iya", Jawab suri


Arland menggiring tubuh suri menuju dinding yang agak jauh dari keluarga mereka, suri tidak terkejut karena memang sudah ritual seperti ini sebelum Arland pergi kekantor


//*Cupp...


//Cpkk..Cpkkk..Cpkkk..


//Cupp...


//Cupp*..


Arland menc!um b!b!r suri dengan lembut, me|um@t nya dengan dengan sedikit rakus. Suri memukul dada Arland menandakan jika ia tengah kehabisan nafas...


"Hahh..hah...hah..Sudah sana pergi", Ucap suri mengatur nafas Nya


"Hphhh...Arhhhh", Lirih suri terpotong ketika Arland semakin liar


"Akhhhh..sayang sekali saja", smirk Arland menc!um leher Suri


"Kau gila? sana pergi! sekali saja otak mu jangan m*sum", Ucap suri kesal


"Kok kesal kenapa sayang?", Tanya Arland dengan wajah tanpa bersalah nya


"Lihatlah!", Menunjuk bagian d@d@ nya


Arland menyeringai nakal..."Kenapa? apakah terlalu banyak isinya?", Tanya Arland...."Sini biar aku yang meminumnya", Smirk Arland tersenyum nakal


"Tidak! Kau terlalu kasar m£®£m@$ nya, lihatlah sakit", Ucap suri ketus


"Hehehe, maaf aku terlalu gemas", Ucap Arland tersenyum lebar...."Sini aku bantu menghilangkan rasa sakitnya", Ujar Arland


"Tidak perlu! sekarang berangkat lah", Ucap suri ketus


"Jangan marah dong sayang", Bujuk Arland


"Ngga! sekarang pergi sana! kasihan vander sudah menunggu lama", Ujar suri mendorong tubuh Arland agar mau pergi


"DADDYYYYYY", Teriak vander dari luar..."DADDY NIAT NGGA SIH NGANTERIN VANDER! UDAH TELAT INIHHH...NANTI AJA KALAU MAU JADI PRIA HIDUNG BELANG", Lanjut vander berteriak dari luar


Suri menatap Arland tajam mendengar penuturan sang anak...."Bagaimana bisa ia tau pria hidung belang hahhh?", Tanya suri kesal


"Hehehe, aku berangkat dulu bye sayang", Ucap Arland mencium pipi suri sekilas dan pergi keluar


"Hahh..ada² saja", Gumam suri...."Ayah sama anak sama aja! kalau ngga ngegombal pasti aneh-aneh", Gerutu suri berjalan menuju ruang makan lagi


"Nsheikwnbsvdballanbsvxxbxnxzbdvxhuxbxxbsnakjzb, Sakit kan aduuuhhhhh kalau malam lembuy tapi kalau siang ®£m@$@n nya kuat sekali", Gerutu suri yang mendapat tatapan bingung Dari semua orang..


"Dirumah lagi ada pengganggu, dia masih bisa m*sum", Gerutu suri kesal...."Anak sama ayah sama saja hahhhh bikin kesal", Gerutu suri lagi memakan roti dengan kasar


"Kau kenapa adik?", Tanya Argam


"Kenapa baju bagian.....D@d@ mu lecek gitu?", Tanya Arka


"Sudah pasti Arland m£®£m@s nya kuat", Sahut Subu memakan makanannya


"Pffttt....Ini pagi, bukan malam", Sindir Subu


"Kau iri?", Tanya Kay


"Iya kenapa?", Jawab Subu dengan lantang


"Ya sudah sana cari wanita p£|_@©u® buat kau jadikan .....", Ucapan kau terhenti ketika mengingat sedang ada 2 ponakan polosnya


"Disini ada anak kecil! kalau bicara jangan sampai ke 1821 nan", Ucap tuan ghupta


"Iya ayah", Jawab mereka bersamaan


"Disini tamu tidak boleh membuat onar", Sindir tuan ghupta pada yokka


Yokka yang sadar dengan sindiran tuan ghupta merasa tegang...."Saya tidak akan membuat onar asalkan kalian mengembalikan putra ku", Ujar yokka berdiri lalu pergi


"Jika disini ada yang berani mengusik ketenangan keluarga nasoe (Nasution Soebandoyo) maka ia akan mati secara sadis", Tegas tuan ghupta membuat yokka bergidik ngeri dan gemetar


****


{Continued}


∆Konflik dimulai