
Suri memasuki ruangan Arland
//ceklekk...
"Arland..kau sud----", Ucapan suri terhenti ketika melihat sang suami tak berbusana sedang memeluk seorang wanita
Karena sangking terkejut nya ia loyo dan terjatuh bersandar pintu. Sakit? Ya tentulah! jika ditanyakan seberapa sakitnya? maka jawabannya adalah seperti tertimpa batu meteor besar, jantungnya memompa dengan cepat, hatinya terbelah, Matanya melemburkan sebuah air mata yang turun menghujani pipi dan bibir nya tanpa permisi
Seperti ada gempa dahsyat yang hanya bisa dirasakan oleh suri, hatinya sangat hancur, karena sangking kecewa nya ia sampai tidak bisa berteriak, berucap atupun membangunkan sang suami yang nampak memeluk wanita itu dengan erat..
//BRAKK....
ia meninju pintu dengan tangan manis nya itu, tangan nya memerah, dan mengeluarkan darah sedikit demi sedikit, matanya merah menyala, hidungnya nampak sembab, pipinya seperti habis terkena banjir...
Arland yang mendengar suara itu terkejut dan melihat suri yang nampak kesal, marah, dan kecewa padanya, ia bertanya-tanya kenapa sang istri terlihat seperti menangis mengeluarkan seluruh air matanya!, ia baru menyadari jika ada seorang wanita yang nampak menatap nya dengan tatapan aktingnya
"Hanna.....", Gumam Arland menatap Hanna yang hanya menutupi tubuhnya dengan selimut, ia melihat suri lagi yang pergi dengan semua kekecewaan nya..
"Suri....", Panggil Arland berusaha mengejar suri
Hanna mencegah Arland dan berkata..."Kau mau kemana? kau sudah menodaiku Arland! sekarang aku adalah milik mu dan kau hanyalah milik ku", Ucap Hanna yang mendapat kan tatapan tajam dari Arland
"Kau yang melakukan nya bukan aku", Ucap Arland menggambil kemeja nya dan berlalu pergi mengejar suri
Percuma saja kau mengejar wanita si**an itu Arland, ia sudah melihat segalanya dan sudah pastinya ia akan merasa kecewa dan benci pada mu, seharusnya tadi aku melakukannya sungguhan.....Batin Hanna dengan seringai licik nya
Sementara itu suri sudah sampai di kediaman Soe, ia memasuki rumah dengan marah, melewati ketiga anaknya yang sedang menonton tv..
"Mom..", Panggil vander berdiri menghampiri suri
Mata suri memerah menahan air matanya agar tidak jatuh dihadapan anak-anak nya...."Mommy lelah vander! Mommy lelah...biarkan mommy tidur untuk selamanya", Ucap suri berjalan menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya
Vander mengejar suri, ia tau jika ibunya itu tidak lelah melainkan sedang marah, vander tak begitu polos ketika melihat seseorang menangis...."Mom.....", Panggil vander menaiki tangga
/Tokk..
/Tokk..
/Tokk..
"Mom", Panggil vander dengan khawatir...."Mommy...mom...mommy..buka pintunya hikss..mommy kenapa? Mom buka hikss", Teriak vander mengetuk pintu dengan keras diiringi sebuah Isak tangisan
Aileen dan Ainsley yang sedang berada di dapur untuk mengambil air minum segera berlari menghampiri vander...."Ada apa kak?", Tanya Aileen
"Mom..Mommy buka mom..buka pintunya hikss..", Teriak vander
"Ada apa kak?", Tanya Ainsley
"Tadi mommy pulang dalam keadaan menangis", Ucap vander....."Mommy... hikss mommy kenapa? buka pintunya, maaf jika vander nakal! vander janji ngga akan nakal", Teriak vander
"Mom...kami mau tidur sama mommy", Ucap Aileen dan Ainsley secara bersamaan
Bertepatan dengan itu, Arland sudah datang, ia nampak khawatir, dan segera membawa tubuh nya itu untuk naik keatas. ia terkejut melihat ketiga putra nya sedang menangis di depan pintu kamar suri, memohon agar membukakan pintu kamar nya, Arland menghampiri mereka..
"Aileen, Ainsley, Vander", Panggil Arland mendekati mereka
Mereka pun memeluk Arland..."Dad..mommy dad! ada apa dengan mommy? kenapa mommy menangis?", Tanya vander
"Ini salah Daddy! biar Daddy yang menemui mommy", Ujar Arland menyakinkan mereka
"Iya dad", jawab mereka bersamaan
Arland mengetuk pintu kamar...."Sayang! buka pintunya! maaf! aku tidak pernah melakukan apa pun! aku mohon dengar kan aku! please baby", Ucap Arland menahan Air matanya
Sementara itu didalam kamar, suri menyetel sebuah musik yang menggambarkan kerapuhan nya, Broken Angel. itulah lagu yang sedang ia gambar untuk perasaannya saat ini
I'm so only broken Angel..
i'm so only listen too my heart
Arland yang mendengar setengah dari lagu itu, merasa sangat bersalah, ia tau jika suri sangat lah menggambarkan hatinya sekarang. ia terduduk lemas di lantai depan pintu kamar nya, dengan suara lirihnya mengetuk pintu..
/Tokk...
/Tokk...
"Sayang", Lirih Arland mengetuk pintu nya
"Mommy", Lirih vander
"Mom kami lapar", Ujar Aileen dan Ainsley berusaha membujuk agar sang ibu mau keluar dari kamar
Mendengar semua itu, suri memutus kan untuk membuka pintunya... Ceklekk....
Arland dan ketiga putra nya segera berdiri, Arland sangat sedih melihat kondisi suri dengan baju yang basah karena air mata nya, ia berusaha memeluk suri, namun suri menghindari nya
"Sur....", Lirih Arland hendak memeluk suri
Menepi dan menggandeng tangan ketiga anak nya..."Ayo, kalian lapar bukan?!", Ucap suri berusaha tersenyum
"Mom..mommy tidak apa-apa kan?", Tanya vander
"Mommy hanya lelah", Jawab suri berjalan menuruni tangga
Arland nampak merasa kesal dengan sifat acuh suri, namun ini juga salah nya yang tidak menolak fitnah itu...Hanna, kau telah berani menjebak ku! maka kau harus menerima Akibatnya....Batin Arland mengepal kan tangan nya
Maaf...Saya janji akan menebus nya dengan cara apapun!....Lirih yokka
Aku harap kalian mau memaafkan ku, hikss..ya Tuhan maafkan aku yang telah menjadi seorang wanita egois kali ini, saya tidak berdaya, disisi lain putri ku menjadi taruhannya, dan disini sebuah keluarga harmonis harus hancur karena ke egoisan saya....Lirih yokka memeluk lututnya dan menangis dalam diam
Sementara itu dibawah, suri menyiapkan makanan untuk ketiga putranya, ia mengacuhkan Arland yang selalu mengikuti nya dari dapur sampai ke kamar anak-anak nya, setelah memberikan makanan kepada anak-anak nya, suri menidurkan mereka, setelah itu ia kembali kedalam kamarnya,
"Suri... sayang dengarkan aku dulu", Pinta Arland dengan mata berkaca-kaca
Suri tidak menggubris permohonan Arland, ia masuk kedalam dan hendak menguncinya, namun Arland mencegah nya dengan menerobos masuk kedalam kamar
"Sayang dengarkan aku dulu", Ucap Arland
Lagi-lagi suri tidak menggubris nya, ia hendak membaringkan tubuhnya diatas ranjang, namun sebuah tarikan membuatnya harus berdiri lagi, dan kepala nya membentur dada bidang Arland, sudah bisa dipastikan hati suri semakin kesal, ia menatap tajam Arland...."Apa kau mau TUAN ARLAND?!", Ucap suri dengan suara ditekan
"Aku suami mu! kenapa kau memanggilku tuan suri?", Ucap Arland
Suri memalingkan wajahnya ke arah lain hatinya sangat hancur melihat sang suami harus berhubungan......ck Huhhh sudahlah
Suri hendak berjalan keranjang lagi namun lagi-lagi Arland mencegahnya dan menggendong nya ala koala, membuat suri semakin kesal...."Apa yang kau lakukan hahhhh? turun kan aku!", Ucap suri memberontak
"Aku tidak akan menurunkan mu sebelum kau mendengar kan ku dulu", Ucap Arland dengan suara yang ditegas kan
"Apa yang harus dijelaskan lagi Arland! sudah jelas-jelas jika kau menyetubuhi wanita itu! dan semua itu sudah cukup menjadi penjelasan untuk ku", Ucap Suri
"Kau tidak mendengar kan cerita ku!", Ujar Arland menatap lekat wajah suri
"Cerita apa? kau kira ini sinetron hahhh? lebih baik kau pergi ceraikan aku dan nikahi wanita yang sudah kau setubb emm hphhh...", Ucapan suri terbungkam ketika Arland langsung menc!um kasar b!b!rnya
/Cpkk...
/Cpkk..
/Cpkk..
"Arland lepaskan", Lirih suri disela-sela c!uman ganas Arland
Arland semakin memperdalam c!uman nya, sementara suri semakin bergetar hebat dengan semua perlakuan Arland, suara tangisannya semakin menjadi-jadi, Arland mampu merasakan jika sang istri benar-benar terluka dan terguncang hati nya, ia lepaskan tautannya dan mengelus pipi basah suri karena menangis
"Heyy..Heyy..sayang! jangan menangis please baby plisss", Lirih Arland mengelus pipi basah suri
"Bagaimana aku tidak menangis hahhh? hikss.. istri mana yang hatinya tidak akan hancur melihat sang suami bermain api di belakangnya hikss...aku sangat kecewa Arland, hikss..hati ku hancur! kau kira dengan membujuk ku dan menjelaskan nya padaku akan mengurangi rasa sakit ini hahhh? pikirkan lah sedikit, kata Jelaskan dan maaf, tidak akan pernah bisa meredam sakit ini! hikss..aku manusia biasa Arland, jika kau sudah bosan dengan ku, maka lepaskanlah aku dan nikahi wanita itu---", Ucap suri terpotong yang mendapat sebuah bungkam b!b!r dari Arland lagi
Arland menidurkan suri ke atas ranjang, ia menindih tubuh kecil istri nya itu, ia terus menl**at nya, suri lemas, tenaganya habis karena ia gunakan untuk menangis, Arland melepaskan tautannya dan menatap lekat wajah suri, ia cium dengan lembut pipi dan kening sang istri...."Heyy sayang! Jangan menangis! percayalah! aku hanya milik mu dan kau hanya milikku, dengar kan ucapan ku ya... Sekali saja", Lirih Arland menyingkirkan anak rambut yang menutupi setengah wajah suri
Suri menurut, ia tidak bisa berbicara dan menolak lagi, ia terhipnotis dengan ucapan lembut Arland, walau pun hatinya masih sakit tapi otak nya sudah tenang mendapatkan perlakuan lembut dari Arland
Arland mulai menjelaskan apa yang terjadi padanya tadi, dari kedatangan suri, sampai ia lupa memakan bekalnya dan tiba-tiba ia menjadi mengantuk....."Dan pada saat itu aku tidak ingat apapun!", Ucap Arland menatap suri yang nampak menatap nya masih ragu...."Percaya lah! jika pun aku melakukan dalam keadaan mabuk ataupun dalam keadaan terpengaruh obat! maka aku masih bisa mengingat nya! kau Taukan jika aku tidur tidak pernah serius, sampai pergerakan sedikit pun akan terdeteksi oleh ku dan membangun kan ku", Jelas Arland
Suri hanya terdiam, Hingg akhirnya ia buka suara...."Maaf! aku tidak mendengarkan mu dulu! tapi bagaimana pun jika kau tidak melakukan nya maka wanita itu yang melakukan nya dengan memanfaatkan keadaan mu", Ucap suri
"Sekarang kau percaya sayang?!", Tanya Arland
"Sedikit!....Tapi jika wanita itu mengandung anakmu! lalu bagaimana?", Tanya suri
"Aku akan memberikan ia uang! Lagian tidak ada bukti jika aku dan dia....", Ucap Arland terhenti
"Di ruangan mu kan ada CCTV!?", Ucap suri
"Iya..tapi saat itu CCTV nya sedang mati", Ucap Arland...."Jadi tidak ada rekamannya", Ujar Arland
"...."
Arland melihat suri yang sudah terlelap ke dalam mimpinya. ia belai lembut rambut sang istri....Good night baby! tidur lah yang nyenyak!...hari ini adalah konflik besar dirumah tangga kita, aku tidak tau kenapa! tapi ini seperti baru-baru awal nya! tapi jika sampai ada konflik lagi! maka aku akan membunuh Author nya...(Yak Allah kok aku land???)*Author
****
{Continued}
Author: btw land!? kenapa lu ngancem gue! aku
kan ngga salah!๐salahin aja tangannya
yang suka bikin keributan di novel ini
Arland: apa bedanya?
Author: bedalah! yang ngetik kan tangan ku!
bukan nya otak ku๐๐ค
Arland: (mengkesel) serah lu aje Thor! sampek
lu pisahin gw sama istri ku, gue santet
lu Thor..๐
Author: yang ada Lu duluan yang gue santet! lu
kan hanya karangan! bukan orang๐๐
Arland: (Mengkesel)
{kalau Arland ada di dunia nyata gimana ya๐โ๏ธ}