The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.87 Kembali mengingat



Kini mereka sudah berkumpul di meja makan, hidung mereka mampu menghirup aroma wangi dari masakan suri, yang pasti hanya dengan mencium aroma nya sudah membuat pemilik hidung mabuk kepayang tergoda dengan aroma sedap sebuah makanan khas dari tangan ajaib suri..


Keluar dengan makanan yang ia buat, suri dengan senyum manis nya menghidangkan makanan itu dihadapan mereka dan berkata...."Nahh ini masakan ku, silahkan dicicipi, jika tidak enak tolong di kritik", Ujar suri tersenyum


"Tidak perlu diragukan lagi, jika dari aroma nya saja mampu membuat perut ku muat memakan semua nya dalam sekali suapan", Ucap Hong Ki (Arka) yang sudah terlanjur rindu dan tergoda dengan masakan adik nya


"Memang sanggup?", Tanya Yoon gi (Subu)


"Kau meremehkan ibu mu?? hohohh, dasar gadis pengejek", Selama penyamaran Arka lebih leluasa untuk memarahi kakak nya itu, jika biasanya Subu yang akan menghunus dengan tatapan tajam dan kesal kepada nya, sekarang ia yang akan menghunus kakak nya itu


"Cih.. rakus", Gumam Yoon gi (Subu)


"Aku dengar gadis pengejek", Ucap Hong Ki (Arka) menatap sinis Yoon gi


"Sudah jangan bertengkar, tidak baik bertengkar di hadapan makanan yang enak-enak ini", Ucap Taeh Joon dengan mulut yang mulai berair melihat makanan yang sangat ia rindukan


"Biar aku ambil kan", Ujar suri


"Eeehh mom, biar Asha saja, mommy ambilkan untuk paman Taehwoon", Ujar Asha menggambil nasi dari tangan suri


"Kenapa begitu gadis bunga?", Tanya sonna


"Kau masih kecil, tidak tau apa-apa", Ucap Asha


"Hey, disini yang kecil siapa?", Tanya sonna


"Tentu bukan aku", Jawab Asha menggambil kan makanan untuk 4 tamu nya


"Iya kau memang sudah besar", Ucap sonna terkekeh


"Akhirnya ada yang mengakui", Asha dengan wajah syukur nya karena ada yang memanggil nya sudah besar..


Suri, bik Jung min, dan sonna hanya geleng kepala melihat tingkah seorang gadis manis nan polos ini


"Silahkan dimakan, aku pastikan masakan ibu ku akan mengalahkan masakan bintang seribu sekali pun", Ujar Asha tersenyum


"Oya? mari kita coba", Ujar Hong Ki (Arka) mulai mengambil sesuap nasi


Sementara itu Asha yang melihat Piring Taehwoon masih kosong berkata kepada Sang mommy...."Mom.. kenapa piring paman Taehwoon masih kosong?", Tanya Asha


"Aaa... maaf mommy lupa", Ucap suri tersenyum manis sambil mengambil makanan untuk Taehwoon


Suri menuangkan nasi di piring Taehwoon...."Lagi?", Tanya suri


"Tidak, sudah cukup", Jawab Taehwoon yang masih memandang wajah suri tanpa terputus sedetik pun


Ketika suri hendak memberikan sebuah olahan buncis dan lobak, Taehwoon menghentikan tangan suri dan berkata....."Jangan, aku tidak suka buncis dan lobak", Ujar Taehwoon


Seketika itu juga suri kembali mengingat Arland, ditambah lagi wajah Taehwoon yang terlihat beberapa ukiran wajah yang sangat mirip dengan Arland....Sekali lagi aku kembali mengingat Arland, kenapa setiap ada orang yang menolak buncis dan lobak, semakin mengingat kan ku akan Arland tuhan?!... aku sudah berusaha melepaskan nya, namun rasa ini tidak mau melepaskan nya, seakan seorang pemegang tali layangan enggan untuk melepaskan tali layangan nya walau angin telah merobek kan layangan nya....Batin suri dengan mata yang mulai mengembun


Sementara itu Taehwoon yang melihat suri dengan mata yang mulai memupuk air mata juga merasa kan perih dihatinya....Aku tau, perkataan ku ini mengingat kan mu padaku suri...Batin Taehwoon (Arland)


Sementara itu Asha yang melihat suri seperti ingin menangis berkata...."Mommy Asha ingin minum susu", Ujar Asha


Suri pun segera membuyarkan lamunan nya dan mengganguk..."I-iya sayang, mommy kedapur dulu", Ucap suri berjalan pergi dengan air mata yang hampir turun tanpa permisi


Asha tau jika sang ibu kembali mengingat Daddy nya, karena memang Asha tau jika ia sama persis dengan Daddy nya yang tidak suka buncis dan lobak, setiap ada orang yang mengatakan itu terlebih seorang laki-laki mungkin akan membuat suri kembali mengingat akan kehadiran Arland


"Iya paman, toilet nya dekat dengan dapur", Tukas Asha


"Terimakasih", Setelah mengatakan itu ia segera pergi ke toilet


Sementara itu suri yang sebelum kedapur ia datang ke kamar dan membuka lemari bajunya, ia mengambil sesuatu yang sering ia jadikan sebuah sandaran ketika ia menangis


Ia peluk dan cium benda itu dan berkata...."Aku sangat merindukan mu Arland hikss..! hati kecil ku berharap kau datang dan menjemput ku", Lirih suri menangis


"Namun sampai sekarang kau tidak datang dan mengejar ku hikss.. apakah kau tau jika selain memiliki putra dari ku dan anak dari Hanna, kau juga telah menjadi seorang ayah dari anak perempuan yang manis dan ceria", Lirih suri memandang foto Arland



"Aku selalu kehabisan cara untuk menjawab setiap pertanyaan Asha yang selalu menanyakan dimana Daddy nya hikss... dia selalu diejek oleh teman-temannya karena hanya ia seorang yang tidak pernah bersama Daddy nya sejak lahir hikss...", Lirih suri, dengan seribu genangan air mata yang tadinya mengembun kini ia tuntaskan, menangis dalam diam


"Bisakah aku berharap jika kau akan datang dan mengatakan kepada semua orang jika putri ku punya seorang ayah, bukan hasil dari hubungan gelap?!....katakan bisakah?.. hikss.. tidak bisa ku bendung lagi air mata dan amarah ini ketika melihat Asha selalu pulang dari sekolah dengan keadaan mata membengkak akibat menangis",


Sementara itu ada sosok yang mengamati suri dari balik pintu yang sedikit terbuka, ia menahan Isak tangisannya, perih hati nya mendengar kan setiap lirihan suri, seakan sebuah panah racun telah menancap tepat pada jantung nya dan sebuah buah pahit menghentikan deru nafas nya


Maaf... bagaimana bisa aku tidak tau jika selama ini kau dan Asha sangat menderita karena sering terkena buly oleh orang-orang diluar sana, bagaimana bisa aku tidak menyadari itu?? hikss.. maaf.. aku adalah suami dan ayah yang bodoh, untuk menjaga kalian pun tidak berani untuk menunjukkan muka secara langsung.. hikss.. seandainya waktu mampu diputar kembali aku akan mengubah segalanya dari yang bengkok menjadi lurus, seandainya musuh ku sudah aku musnahkan sejak dulu, mungkin kalian tidak akan menderita dan mendengar kan caci maki orang-orang di luar sana.. aku berjanji mereka akan bertekuk lutut memohon ampun kepada mu dan juga Asha karena telah membuat kalian menangis selama ini, sumpah ku sebagai suami dan Daddy....Batin Arland bersandar di dinding dan terus menatap dan mendengar kan lirihan suri


Sementara itu suri kembali berkata...."Bagaimana kabar mu dan putra kita? aku sangat merindukan mereka.. hikss apakah masih ada kesempatan untuk ku memeluk ketiga putra ku? aku sangat tersiksa berada jauh dari ke4 pria istimewa ku!", Lirih suri


"Kau tau?!.....alasan apa yang selalu ku berikan kepada Asha ketika bertanya 'Dimana Daddy mom?'... aku akan menjawab nya dengan Jawaban jika Daddy mu sedang mempertangung jawabkan perbuatannya", Ujar suri tersenyum dalam tangis nya


"Perih hati ku Arland ..hikss.. putri kita yang ingin dipeluk bahkan digendong oleh Daddy nya harus menghabiskan masa kecil nya sendiri tanpa dampingan sosok ayah, sampai kapan kah aku harus membohongi Asha dan diriku sendiri?..hikss.. aku sangat mencintaimu, tak pernah terpikirkan sedikit pun di benakku untuk menggantikan posisi mu di hati ku!... bagiku kau adalah detak jantung ku, nafas ku, bahkan jiwa ku!... aku abdikan seluruh nyawaku untuk mu, namun Tuhan memilih kita berpisah sebelum hari tua kita, mungkin pada saat aku menggangkat kaki ku dari rumah mu, dan disitulah tuhan menggaris kan jika kita telah ditakdirkan untuk mengisi satu sama lain hanya untuk sementara waktu, dan sekarang kau akan menghabis kan sisa usia mu dengan istri baru mu...(Suri tersenyum dengan mulut yang ia ulum kedalam mulutnya)... aku yakin kau sekarang bahagia disana!.. terbukti jika jiwa ku masih bisa mengingat bagaimana manis nya senyum mu..",


"Jika bukan aku yang kau peluk, maka Asha saja pun itu mampu membuat ku membungkam setiap hinaan orang-orang diluar sana, Asha selalu berharap jika Daddy nya akan datang, memeluk nya, menggendong nya, menyuapinya, bahkan mengantarkan nya kesekolah!..aku harap keinginan Asha mampu terkabul kan, walaupun itu sangatlah mustahil", Lirih suri menyeka air matanya


Ia tarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya seraya berkata...."Huftt... kau harus kuat suri!.... yahh.. kuat... harus... keep strong suri... fithing", Gumam suri menyemangati diri nya sendiri


Sementara itu Arland yang melihat suri hendak keluar dari kamar, ja segera kembali ke meja makan dan menghapus air mata yang tadinya sudah luntur di pipinya


Setelah menyimpan foto Arland ke dalam lemari baju nya, suri beralih ke dapur membuat kan susu untuk Asha


***


beberapa menit kemudian suri datang dengan susu coklat kesukaan Asha ke meja makan dan berkata..."Ini sayang, susu coklat untuk mu", Ujar suri berjalan menghampiri Asha


Semua orang menoleh ke arah suri



Kenapa mata Chagi seperti membengkak?.... Monolog argam


*****


{Continued}


[We ngakak banget sama ekspresi wajah hobi di foto itu🤣🤣.. ya ampun wajah nya polos buanget, mulus kayak kgk ada masalah sedikit pun]


(Lagi si Juki ya Allah, kayak bapak² sungguhan 🤣🤣🤣)


Penyamaran mereka mungkin tinggal 3-4 bab lagi setelah itu...


ada deh...😁😁