
~5 BULAN KEMUDIAN~
•Room Night
"Kau sudah melakukan nya?", Tanya wanita misterius
"S_sudah nona", Jawab perempuan itu dengan gugup
"Bagus! sekarang kau ambil obat ini", Ucap wanita itu memberikan sebuah obat bubuk
"Ini apa nona?", Tanya perempuan itu
"Obat tidur", Jawab wanita itu
"Obat ini harus aku campur kemakanan Arland apa suri nona?", Tanya perempuan itu
"Kau berikan pada mereka berdua! Pertama kau berikan kepada Arland", Ujar wanita itu
"Baiklah nona", Jawab perempuan itu dengan rasa yang amat bersalah
"Dan kau tunggu sampai hubungan mereka meregang, baru kau campur obat tidur itu kedalam minum suri mengerti?", Imbuh Wanita itu
"I_iya nona", Jawab perempuan itu dengan wajah sayu
"Sekarang kau bisa pergi", ujar wanita itu
"B_baik nona", Jawab perempuan itu berlalu pergi keluar dari room night itu
Permainan dimulai NONA SURI kau telah berani menampar ku! sekarang aku akan memberikan tamparan mematikan untuk mu....Batin wanita itu dengan seringai licik nya
Ya Tuhan..maafkan aku! Nona suri dan tuan Arland sangat lah baik! tapi aku terpaksa melakukan ini,:( Maafkan saya nona suri tuan Arland, jika nanti saya sudah mendapatkan anak saya kembali.. saja janji akan menjelaskan ini....Batin perempuan itu dengan tatapan sayu kedepan
Saya janji, demi tuhan saya berjanji, maaf..Maaf maaf, Saya egois, maaf nona suri, maaf saat ini saya ada dalam kendali wanita iblis itu, saya berjanji saya yang memulai maka saya juga yang akan mengakhiri nya, saya janji...Maaf , maaf.... Lanjut perempuan itu didalam hati
Sementara itu dikediaman Soe
~Kediaman Soe~
Ketika suri hendak keluar untuk memberikan bekal makan Arland yang tertinggal. ia tidak sengaja melihat yokka yang baru saja masuk kedalam mansion, ia menghampiri yokka yang nampak menatap sayu kearah depan ..
"Yokka", Panggil suri dengan lembut, sebenarnya suri ingin bersikap datar kepadanya, tapi mengingat jika ia ibu kandung vander, suri tidak mau bersikap semena-mena terhadap nya
Yokka menoleh ketika mendengar panggilan suri, hatinya teriris, tertusuk, dan tergiling, ketika suri memanggil nya dengan lembut dan senyuman manis yang terpancar di bibirnya...Ya tuhan, aku tidak atau apakah ia akan memaafkan Ku dimasa depan:(....Batunya menatap sayu suri
Suri menepuk lembut pundak yokka membuat nya terbuai dengan kelembutan itu, ia ingin sekali menangis dan meratapi nasibnya yang harus dijadikan tangan setan dari wanita iblis itu, suri melambaikan tangan nya didepan mata yokka pas..."Heyy... Yokka? apa kau baik-baik saja?", Tanya suri tersenyum tipis
Yokka yang mendengar pertanyaan suri langsung kelepasan dan memeluk suri dengan erat...."Nona suri! hikss...maafkan saya! hikss..maaf..maaf", Lirih yokka memeluk suri
Suri yang bingung dengan permintaan maaf yokka hanya bisa mengelus lembut punggung yokka dengan hangat, ia hanya tersenyum lembut penuh kehangatan, yokka yang merasa bersalah semakin terguncang dengan kepolosan suri..."Kau kenapa yokka?", Tanya suri lembut
Yokka melepaskan pelukannya dan berkata..."Aaahh..tidak nona suri, s_saya hanya sedang Bermood broken saja", Jawab yokka mengusap air mata yang hendak luntur ke pipinya
"Kau yakin?", Tanya suri
"I_iya! s_saya hanya merindukan panggilan ibu dari vander", Tutur yokka berusaha menutupi air matanya
"Egois kenapa nona?", Tanya yokka
"Maaf...Saya tau vander adalah anak kandung mu! tapi kalau boleh jujur saya tidak mau melepaskan vander, lagipula saya tidak yakin jika kau adalah ibu kandungnya!........Aaaaa jangan tersinggung ya!", Ucap suri tersenyum manis
Yokka tersenyum kecut mendengar tuturan suri...."T_tidak kok nona saya paham", Ucap yokka
"Mommy", Teriak Ainsley dari dalam rumah
"Iya sayang! sebentar", Jawab suri dari luar..."Emm yokka bisa kah kau pengangi ini sebentar saja", Tanya suri dengan senyum hangat nya
"Iya nona", Jawab yokka dengan senyum tipis nya
"Sebentar ya! Hahhh pasti mereka bertengkar lagi", Ucap suri berjalan masuk kedalam
Sementara itu..
//*Drett..
//Drett..
//Drett*..
Handphone yokka berbunyi, dengan cepat ia menggangkat nya..."Ha_Halo nona?", Jawab Yokka dengan gemetar
'Ini adalah kesempatan yang bagus, kenapa kau tidak mencampur nya?', Ucap wanita itu dengan kesal
"d_dari mana nona tau kalau say__", Ucap yokka terpotong
"Jangan banyak omong! Aku mengawasi mu dari kejauhan! cepat campur obat itu", Ucap wanita itu
"B_baik nona", Jawab yokka menutup telepon nya
Bersiaplah suri...Batin wanita misterius itu
Yokka mencampur obat tidur kedalam kedalam makanan Arland, setelah ia mencampur nya, suri datang, dengan cepat ia segera menyembunyikan obat itu..."Yokka kau sedang apa?", Tanya suri yang berjalan mendekati yokka
Yokka bergeleng samar, setelah suri sampai dihadapan nya pas, ia sangat gugup...."S_saya tidak apa-apa nona! t_tadi tutup rantang nya masih terbuka sedikit! makanya saya menutup nya lagi", Ucap yokka gemetar
"Ohh.. Baiklah! terimakasih!", Ucap suri tersenyum dan mengambilkan rantang makanan Arland
"Iya nona", Jawab yokka
"Saya pergi dulu ya", Ujar suri tersenyum dan pergi menaiki mobil
Maaf nona! maaf....Lirih yokka menatap sayu kepergian suri
****
{Continued}
∆Konflik