The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps. 80 Putri Arland



~Bandara~


Dengan tergesa-gesa Arland berlari, ia menaiki penerbangan pertama ke negara (Nanti aja tau nya)*Author*


Selama -+ 2 jam Arland menaiki pesawat didalam hatinya terus mengucapkan puji syukur atas apa yang ia rasakan sekarang, tak lama kemudian ia pun sampai di negara yang ia tuju. sudah ada yang menunggu nya disana..


"Selamat datang tuan Arland", Hormat salah seorang anak buah Arland


"Dimana dia??", Tanya Arland antusias


"Berada di....", Ucap anak buah itu


"Ayo kesana sekarang", Titah Arland langsung berjalan didepan


•Daegu Hospital•


Suri sudah melahirkan anak nya yang berjenis kelamin perempuan itu, wajah nya yang cantik dan paripurna membuat siapa pun yang memandang nya akan tersihir seakan melihat seorang Dewi kecantikan..


Suri menangis haru melihat anak nya ini, ia sungguh tidak mengira jika dibalik kesendirian nya tuhan kirim kan sebuah malaikat kecil berbentuk manusi dengan rupa bak seorang Dewi, ia terus tersenyum melihat anak nya itu, mencium pipi sang putri tercinta..


"Sayang.. terimakasih telah hadir dan menemani mommy yang saat ini sendiri hikss..", Lirih suri tersenyum bahagia


"Suri..", Panggil sonna yang sudah datang membawa sebuah paper bag tas yang amat banyak


Suri tercengang melihat apa saja yang dibawa oleh sonna...."Ya tuhan.. sonna kenapa kau membawa banyak sekali barang??", Pekik suri merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat ini


Sementara itu sonna hanya cengengesan...."Hehehe..aku hanya membawa kan baju dan boneka untuk keponakan ku", Ujar sonna meletakkan barang-barang nya di sofa


"Seharus nya itu tidak perlu sonna", Ujar suri geleng kepala


"Kenapa tidak perlu??... ini sangat perlu tau! apa salah, aku memberikan hadiah kepada keponakan ku sendiri?", Tukas sonna menoel hidung mancung bayi suri


"Ya engga salah! cuman... barang sebanyak ini terlalu berlebihan", Ujar suri


"Bukan aku saja yang memberikan semua ini tapi juga A----", Ucapan sonna terhenti ketika ia hampir saja keceplosan mengatakan sesuatu


Suri mengerut kan keningnya...."Apa yang kau katakan??", Tanya suri


"T-tidak maksud ku Ayah ku!..ya..ayah ku hehehehe", Ucap sonna gugup


"Paman?? apakah paman juga tau tentang....", Ucap suri dengan menggantung kan ucapan nya


"Iya ayah sudah tau semua nya! ia sangat bahagia atas kelahiran anak mu!", Ujar sonna tersenyum bahagia


"Terimakasih Sonna! kau sudah mau menemani ku selama ini", Ucap suri menatap sendu sonna


"No What-What suri!.....bolehkah aku menggendong Putri mu?? kau bisa istirahat sejenak! aku akan mengajaknya keluar dari ruangan sebentar saja", Ujar sonna


"Boleh kok! ini...tapi jangan jauh-jauh ya!", Ucap suri tersenyum


"Tenang saja! aku hanya akan mengajaknya duduk di luar ruangan saja kok", Ucap sonna


"Ya sudah ini", Suri memberikan putri nya kepada sonna


Dengan antusias sonna menggambil bayinya....."Uluhh-uluhhh imut banget sihh cantik nya mommy suri", Sonna begitu gemas dengan anak suri yang menurutnya memiliki kecantikan sejak lahir


Suri tersenyum mendengar ucapan sonna..."Kau istirahat lah dulu suri, aku akan mengajak anak mu", Ujar sonna


"Tapi jika ia menangis??",


"Tenang aku akan membangun kan mu nanti", Ucap sonna tersenyum


Suri pun mengganguk....."Terimakasih",


Sonna mengganguk sebelum ia membawa bayi mungil itu keluar dari ruangan, setelah suri memejamkan matanya, ia membawa putri suri ke keluar


Nampak diluar sudah ada seorang pria tinggi sedang menunggu nya, ia menghampiri pria itu...."Ini putri kecil mu", Ujar sonna membuat pria tinggi itu seketika menoleh, dan menatap bayi suri dengan tatapan bahagia


Ia menggambil alih bayi suri dari gendongan sonna, ia peluk bahkan mencium bayi mungil itu....."Putri Daddy... Hikss..maafin Daddy ya sayang..! Daddy tidak bersama mu ketika kamu berada didalam kandungan mommy..", Lirih pria itu dengan mata berkaca-kaca


"Kau tau.... istri mu itu sangat kuat dan sabar ketika ia sedang hamil besar dan tidak ada dirimu!....ia benar-benar sangat kuat Arland", Ujar Sonna


Ya.. pria itu adalah Arland..


Flashback on


Ketika Arland sudah sampai di rumah sakit yang diberitahu kan oleh Surya, ia tidak sengaja melihat sonna yang nampak membawa baju dan perlengkapan bayi


"Itukan sonna?! kenapa dia kesini? apakah dia sudah punya suami dan sekarang ia sudah lahiran?", Monolog Arland


Ketika Arland masih sibuk bermonolog, sonna tidak sengaja melihat nya dan Arland pun menatap nya..... Arland?? kenapa dia bisa ada disini? apa dia tau tentang keberadaan suri? aku harus bergegas masuk kedalam....Batin sonna bergegas berjalan


Arland berlari mengejar sonna, dan ia sekarang sudah bisa mencekal lengan sonna....."Sonna!?",


"Lepaskan....a-aku se-sedang sibuk", Bohong sonna


Arland curiga dengan gelagat aneh sonna yang nampak seperti takut jika sesuatu yang ia sembunyikan akan di ketahui oleh nya


"Sonna, ayo kasihan suri belum makan...", Ujar bik Jung min yang menghampiri sonna


Arland terkejut mendengar nama suri di sebutkan oleh wanita paruh baya ini, lantas ia menatap bik Jung min...."Suri?? kau mengenal istri ku??", Tanya Arland menatap serius bik Jung min


"Istri??....ohh..apakah kau Suami nya suri??", Tanya balik bik Jung min


"Iya.. istri saya bernama suri", Ucap Arland


Sementara itu sonna semakin khawatir jika Arland akan tau keberadaan suri...."B-bik Jung ki-kita masuk saja yok...", Ujar sonna menarik tangan bik Jung min


Arland sekarang semakin yakin jika sonna mengetahui keberadaan suri...."Apakah kau juga ingin memisahkan ku dari istriku sonna??", Tanya Arland dengan suara bariton nya


Sonna terhenti mendengar ucapan arland, sementara itu Arland kembali mendekati sonna berkata....."Aku tau kau pasti tau tentang suri! aku tau saat ini suri sedang melahirkan bukan?!", Tukas Arland menatap sonna yang membelakangi nya


Sonna hanya diam, sungguh ia sangat ingin mengatakan segalanya namun ia ragu untuk memberitahu Arland tentang suri...."Kenapa kau harus peduli tentang suri?? sementara kau sudah membuang nya dan lebih memilih wanita j***** itu", Tukas sonna tanpa berbalik menatap Arland


"aku mencintai suri sonna! aku tidak membuang nya! namun aku menjauhkan nya dari musibah yang mungkin bisa melukainya", Ujar Arland dengan mata yang berkaca-kaca


Sonna tidak mengerti dengan ucapan arland lantas ia bertanya....."Musibah apa maksud mu??",


"Sebenarnya, aku mengusir suri karena aku tidak mau ia terlibat dalam rencana keluarga kami", Ujar Arland


"Rencana apa sih??", Tanya sonna tidak mengerti


Arland menceritakan segalanya kepada sonna, dari ia yang mengetahui rencana busuk Hanna, sampai niat Hanna yang ingin membunuh suri secara perlahan, sonna terkejut dengan pernyataan Arland, ia tidak habis pikir dengan jalan pikir Hanna yang terobsesi ingin memiliki Arland


"Seharusnya kau kan bisa memberitahu suri Arland", Tukas sonna


"Aku tidak mau ia terlibat",


"Lalu putra² mu?? kau juga melibatkan mereka kan??", Ucap sonna


"Aku tidak melibatkan mereka!",


Sonna menghela nafas panjang mendengar ucapan arland...."Sekarang apa yang bisa aku bantu??", Tanya sonna


"Aku ingin menemui suri", Ujar Arland


"Mungkin suri tidak mau menemui mu", Ucap sonna santai


"Kenapa??", Tanya Arland


"Aku yakin ia masih terluka dengan ucapan mu dulu Arland!", ujar sonna


"Aku mohon setidaknya bantu aku untuk menemui suri tanpa sepengetahuan nya", Arland memohon kepada sonna


"Baiklah...aku akan membantu mu! temuilah suri secara perlahan", Tukas sonna


"Baiklah",


"Suri saat ini sudah melahirkan putri mu", Ujar sonna


Arland menatap bahagia sonna...."Benarkah? a-apakah a-anak ku p-perempuan??", Tanya Arland memastikan jika ia tidak salah Dengar


"Iya! apakah kau ingin melihat nya??", Tanya sonna tersenyum tipis


Arland mengganguk....."Tapi sebelum itu aku ingin memberikan beberapa barang untuk suri dan putri ku", Ujar Arland


"Baiklah",


"Tunggu sebentar aku akan membelikan nya", Ucap Arland langsung berlari pergi


Tak lama kemudian Arland datang dengan 5 boneka yang sangat lucu, sonna tercengang melihat banyak sekali yang Arland bawa


"Ini...tolong berikan ini kepada suri dan putri ku!", Ujar Arland tersenyum tipis


"Banyak sekali", Gumam sonna


"Aku mohon berikan ini kepada mereka", Ujar Arland


"Baiklah..",


"Jangan katakan jika ini dari ku", Ucap Arland


"Baiklah.. aku masuk dulu, setelah itu aku akan membawa putri mu untuk menemui mu", Ujar sonna


"Terimakasih..",


~Flashback Off~


****


{Continued}


*Mereka masih LDR an lohh..


Enak nya sad ending apa happy ending??


See you reader's 🤞😁*