The Old Promise Came True

The Old Promise Came True
TOPCT Eps.65 Ibu kandung nya



"Aku ibu mu vander!", Ujar wanita itu memelas


"Tidak!", Tegas nya


"Sayang! jangan bicara seperti itu", Ujar suri


"Tapi mom, dia bukan ibuku! aku sangat yakin! karena ibuku sudah meninggal didepan mataku sendiri", Ucap vander hampir menangis


"Tapi ibu saat itu masih bisa diselamatkan sayang", Ujar wanita itu


"Tidak! kau bukan ibu ku", Teriak vander berlari naik keatas, menuju kamarku


"Vander!", Panggil suri.."Vader sayang", Panggil suri hendak mengejar vander


"Nyonya saya mohon kembalikan putra saya", Pinta wanita itu berisak


Suri terdiam sejenak..."Siapa namamu?", Tanya suri datar


"Yokka dwayne", jawab nya


"Vander butuh waktu!", Ujar suri datar..."Tapi aku juga merasa kau bukan ibu vander", Ucap suri berbalik


"Percayalah aku ibu kandungnya", Ucap yokka


"Bagaimana aku bisa percaya?", Tanya suri


Yokka terdiam mendengar pertanyaan suri, ia gemetar takut tidak bisa menjawab, Sementara suri menyuruh para tamu untuk pulang...."Maaf atas ketidak nyamanan kalian di pesta kami saat ini", Ujar Arland dengan wajah datar


Para tamu pun berjalan keluar, salah satu dari mereka tidak ada yang berani menguping tentang kejadian ini, mengingat banyak bodyguard yang menjaga disetiap ujung, inci, dan sudut mansion mewah itu..


Arland tau kenapa suri berbalik tak berani menatap wanita itu, ia giring tubuh sang istri untuk kekamar..."Pelayan!", Panggil Arland dengan suara tenor nya


"Iya tuan?", Tanya pelayan itu


"Tunjukan kamar tamu kepadanya", titah Arland datar


"Baik tuan", Jawab pelayan itu membungkuk kan setengah badan nya


"Ayo sayang, kita kekamar dan bicara ini", Ucap Arland dengan suara bas nya


Arland membawa naik suri, sementara tuan ghupta dan yang lainnya ikut pergi kekamar masing-masing, sebelum mereka pergi ke-4 kakak suri menatap tajam kearah yokka yang nampak cemas..


Seandainya dia bukan wanita, sudah ku seret menuju kandang buaya....Batin Subu menatap tajam yokka


Jika wanita ini datang untuk berbohong maka ia salah memilih mangsa! jika itu sampai benar, maka ia tidak akan lolos dari cekikan ku....Batin Arka menatap tajam yokka


Wanita ini nampak meragukan! aku akan mengawasi nya selalu, ia sudah mengusik kehidupan suri, seandainya dia bukan wanita sudah ku pastikan namanya hanya lah angan-angan kosong....Batin argam menatap tajam yokka


Aku yakin wanita ini bukan ibu vander, entah mengapa aku merasa dia datang dengan maksud yang terselubung. jika ia sampai berani mengusik hubungan suri dan Arland, maka aku bersumpah dia akan mati ditangan ku secara sadis....Batin Kay menatap datar dan tajam kearah yokka


Yokka yang mendapat kan tatapan datar dan tajam dari kakak² suri merasa merinding, ia gemetar ketakutan, takut jika rencana nya gagal..


"Ayo nona", Ujar pelayan di mansion Arland


"I_iya", Jawab yokka menunduk dan melirik takut kakak suri


Ketika yokka dan pelayan itu sudah menghilang dari pandangan mereka, Kay, Subu, Arka, dan argam saling melempar tatapan curiga..


"Entah mengapa firasat ku negatif tentang nya", Ujar Arka


"Kau benar!", Ucap argam membenarkan ucapan Arka


"Aku merasakan sebuah kejanggalan didalam dirinya", Ucap Subu


"Seperti nya dia bukan ibu vander", Ujar Kay


"Tapi dia...", Ucap Arka terpotong


"Dengan mengatakan jika dia ibu kandung vander, tidak membenarkan jika ia benar-benar ibu kandung nya! nampak raut biasa saja dari wajahnya", Ucap argam


"Argam benar", Ujar Kay ..."Seakan ia akan datang dengan maksud lain", Ucap Kay


"Kita harus berhati-hati! aku tidak mau hubungan rumah tangga adik kita terganggu oleh wanita aneh itu", Ucap Arka


"Aku enek melihat wajahnya yang menjijik kan", Ucap Subu


"Samidong", Ucap Arka dan argam bersamaan


Suri nampak tidak tenang setelah kehadiran yokka, hatinya gelisah, ia takut jika sang putra akan diambil darinya. Arland berjalan menghampiri suri dan memberikan nya segelas air putih..."Minum dulu ya sayang", Ucap Arland menyodorkan gelas


"Aku tidak haus", Lirih suri menatap kosong kearah jendela


Arland menghela nafas pendek, ia memeluk tubuh sang istri..."Aku tau kah takut kehilangan vander", Ucap Arland


Suri mulai menetes kan air mata..."Aku tidak ingin berpisah darinya", Lirih suri menangis pelan


"Dia adalah ibu kandung vander! dia lebih berhak atas Vander sayang", Ucap Arland mencoba memberi pengertian kepada suri


"Tidak!", Ucap suri dengan suara Mezzo sopran nya..."Aku yakin dia bukan ibu kandung vander!", Tegas suri dengan lembut


"Aku tau! aku juga merasa seperti itu", Ujar Arland mengelus lembut rambut suri


"Aku tidak akan melepaskan vander dari pelukan ku Arland hikss...", lirih suri menangis pelan


"Shutt..jangan menangis! kita akan mencoba memberi pengertian kepada wanita itu dan vander", Ucap Arland


"Vander!", Lirih suri..."Vander tadi menangis", Ucap Suri khawatir...."Vander", Panggil suri berlari keluar


Suri menuju kamar vander dan membuka pintu nya, ia masuk kedalam..."Vander", Panggil suri


"Vand____", Panggil suri terpotong ketika netra hitam nya menangkap sosok anak kecil sedang menangis di bawah lantai


"Vander", Panggil suri menghampiri Vader


Vander menoleh dengan mata sembab..."Mommy", Lirih vander memeluk suri


"Vander sayang jangan nangis", Ucap suri mengelus lembut kepala vander


"Mom wanita itu pembohong besar hikss..", Ucap Vander menangis


"Shutt..jangan bilang seperti itu", Ujar suri menangis dalam diam


"Mommy tidak akan pergi dari vander kan?", Tanya vander menatap suri dengan mata sembab nya


"Tidak!", Jawab suri..."Mommy tidak sanggup jika harus pergi dari ku sayang! mommy tidak akan meninggalkan mu", Ucap suri


"Janji ya mom", Ucap vander memberikan telapak tangan nya


Memberikan telapak tangannya...."Janji! tapi jika suatu hari mommy pergi dari vander dan yang lainya dalam waktu yang lumayan lama! vander harus mandiri! dan berusaha lah mencari mommy", Ujar suri


"Memangnya mommy akan pergi kemana?", Tanya vander


"Mommy tidak akan pergi! tapi itu hanya seandainya sayang", Ujar suri tersenyum tipis


"Aku tidak akan membuat mommy pergi", Ucap vander memeluk suri


Suri membalas pelukan vander...."Carilah mommy jika aku pergi dari vander, dan yang lainnya", Ucap suri


"...."


Melirik vander..."Pangeran tampan ku sudah tidur?", Gumam suri


Suri menggangkat tubuh kecil vander menuju ranjang. ia letakkan tubuh sang putra sulung dengan hati-hati, mengecup pucuk kepala nya, memeluknya..."Selamat malam pangeran ku", Lirih suri tersenyum


"Mommy", Panggil Aileen dan Ainsley


Suri menoleh dan tersenyum kearah mereka..."Shuttt kak vander sedang tidur! jangan bertengkar", Ujar suri


Aileen dan Ainsley berjalan menghampiri suri dan naik keatas ranjang dan tidur disamping vander..."Mommy bolen kami tidur bareng kak vander?", Tanya Ainsley


"Boleh", Jawab suri


Aileen dan Ainsley memejamkan mata mereka, suri mengelus lembut kepala 3 putra nya dengan kasih sayang....Ya tuhan...entah mengapa aku merasa akan jauh dari mereka.....Batin suri


Sementara di ambang pintu Arland tersenyum melihat pemandangan ini, ia berharap firasat buruk nya tidak akan terjadi...


****


{Continued}


∆Hero_Cash_Cash∆