
Berjam-jam lamanya mereka menempuh perjalanan dari mansion sampai dikota, akibat kelelahan suri yang merasa mengantuk dan pegal di seluruh tubuhnya memilih menyenderkan kepalanya di bahu Arland, nampak Arland juga menyenderkan kepalanya..
Sang sopir yang sendari tadi hanya melihat adegan demi adegan hanya bisa tersenyum sendiri melihat pasangan pengantin yang amat romantis..'Ya..Tuhan semoga mereka selalu dilimpahkan oleh kebahagiaan, mereka adalah pasangan yang amat bahagia, namun sayang cinta mereka terhalang akan takdir mu, dimana kau menjadikan nona suri sebagai istri kedua nya tuan arland' Batin pak Musto sopir keluarga Nasution yang Sudah bekerja lama sekali bersama tuan nya ghupta..
Ketika mobil yang membawa Arland dan suri telah hampir sampai pak Musto segera membangun kan nona dan tuan nya..
"Maaf nona suri dan tuan Arland! Bagun! Kita sudah hampir sampai", Ucap pak Musto dengan sopan
Arland dan suri langsung membuka mata mereka perlahan menyesuaikan dengan cahaya didalam mobil.."Sudah sampai pak?", Tanya suri
"Sudah non, tinggal 34 km lagi kita sampai", Ucap sopir itu
"Ohh...", Jawab suri mengganguk kan kepalanya
Arland yang duduk disamping suri segera menyiapkan diri untuk turun, ia sudah tidak sabar ikut bermain dalam mainan jebakan dari sonna..'Kita lihat siapa yang menang NONA SONNA', Batin Arland dengan tatapan datar
Mereka sudah memasuki halaman rumah Arland, suri terkagum dengan bangunan mewah modern itu.."Wah rumah mu sangat indah! Kalau dengan punya ayah pasti kalah", Ucap suri memuji bangunan yang berdiri tegak dengan lampu bohlam warna keemasan..
"Rumah ini kalah besar dengan rumah mu suri!", Ujar Arland mencubit pipi suri
"Kok bisa? punya ayah kan model klasik tapi kalau punya mu kan model modern!", Jawab suri
"Sudah, Jika kau nantinya tidak suka aku akan membelikan rumah yang baru khusus untuk mu sayang", Ujar Arland
"Tidak usah! buang² uang saja! jangan membeli barang jika kita tidak terlalu membutuhkan nya", Ucap suri mengingat kan sang suami
"Iya..iya..sayang", Jawab arland tersenyum manis
"Sudah lah ayo turun Kuyang", Ucap suri
"Kok kuyang?", Tanya Arland menatap suri dengan tatapan penuh tanya
"Kuyang itu artinya saYANG KU, aku balik aja kan jadi kuyang ku yang sayang", Jawab suri tersenyum manis
"Ohh.. tapi ngeri juga kamu manggil aku kayak gitu sayang!", Ujar Arland
"Nggak apa-apa kok! tenang aja jika kamu jadi kuyang yang ada banyak hantu yang pada suka sama kamu", Ucap suri yang di iringi kecupan hangat di punggung tangan nya
"Ayo turun", Ujar suri sekali lagi
"Ayo sayang!",
Arland berjalan didepan suri yang nampak memegang tangannya dengan erat, ia tau pasti apa yang sedang dipikirkan oleh sang istri.."Jangan takut ya sayang", Ucap arland menyemangati suri
"Iya.."
......................
Ketika Arland membuka pintu ia masih memasang wajah datar kala terdengar sebuah langkah kaki yang mendekati nya dan sang istri. Sonna yang melihat sang suami sudah sampai ingin menghampiri nya dan memeluk nya namun baru 5 langkah ia berjalan langsung dikejutkan dengan kehadiran suri yang membuntut di belakang Arland
"Arl..." Ucap sonna terhenti melihat Arland merangkul pinggang suri.."apa yang dilakukan wanita ini disini Arland?", tanya sonna geram
"Dia akan tinggal bersama ku!", Jawab Arland dengan tatapan datar
"Ini adalah rumah kita! Hanya kau dan aku yang bisa tinggal disini! dia bukan istri mu!", Ujar sonna menahan tangisannya
"Tapi aku akan menikahi nya setelah kau melahirkan", Jawab arland santai dengan tatapan masih sama
"Kau adalah wanita tidak tau malu suri!", Ucap sonna hendak menampar pipi suri, namun tangannya yang sudah melayang harus terhenti kala sebuah tangan perkasa milik Arland menghentikan gerakan tangan sonna yang ingin memukul sang istri
"Jika tangan mu ini berani melukai Suri walaupun hanya sedikit! kau akan habis ditangan ku", Ucap Arland sambil mengertak kan rahang nya
Sonna terdiam melihat tatapan tajam dari Arland, ia memalingkan wajahnya ke sisi lain..
"Sonna aku disini akan merawat mu selama kau hamil!", Ucap suri berusaha tenang dan tidak gugup
Sonna hanya diam, karena kesal ucapan sang istri tidak digubris oleh sonna Arland menc*um lembut bibir suri ia ingin memanas²i sonna yang nampak menatap nya dengan tatapan amarah
Suri melepas kan pautan bibir Arland, tidak mau membuat sonna sakit hati di saat dalam keadaan hamil seperti ini.."Ayo sonna aku akan membuat kan mu susu", Ucap suri dengan ramah
"Tidak usah!", Jawab sonna ketus
"Jangan seperti itu! itu sangat baik untuk janin mu kan!", Ucap suri mencoba menyakinkan sonna
"Terserah", Jawab sonna berjalan duduk disofa
"Sayang aku keatas dulu ya!", Ijin Arland
"Iya..!", jawab suri tersenyum manis
Arland pun menaiki tangga menuju kamarnya, sementara suri pergi ke dapur membuat kan susu untuk sonna..
...----------------...
_Bersambung_
Mencoba untuk Up meski kuota menipis! kyakk kenapa hp harus pakek kuota sih? kenapa nggak pake bensin aja! atau apa gitu yang kesusahan kalau masang😔
Udah ah..mau lanjut eps selanjutnya sebelum kuota habis dengan tuntas