
•1 MINGGU KEMUDIAN•
Setelah kejadian itu. suri dan Asha memutuskan untuk pindah ke negara lain, karena keberadaan mereka sudah tidak aman dari jangkauan siapapun.
Asha dan suri tengah bersiap-siap, untuk berangkat ke bandara dan terbang ke negara Taiwan..
"Mom..",
"Iya sayang?", Jawab suri
"Kenapa kita harus pindah?", Tanya Asha
Suri menghentikan tangan nya yang memasukkan beberapa baju kedalam koper dan berbalik menatap Asha...."Karena disini bukan tempat kita sayang", jawab nya..."Tidak aman bagi kita disini. karena Arland telah menemukan kita. maaf Asha, mommy tau, mommy egois. tapi mommy takut saja Daddy mu akan mengambil mu dari ku memisahkan kita untuk selamanya", Sambung suri dalam hati
"Lalu bagaimana dengan Tante sonna dan nenek Jung??", Tanya Asha menekuk wajahnya
Suri berjongkok, menjejerkan dirinya setara dengan tubuh kecil Asha dan berkata..."Ini adalah tempat kelahiran mereka sayang. mereka tidak mampu meninggalkan negeri mereka sendiri, kita akan pergi jaaauuuhhhh dari sini dan...",
"Dari nya (Arland)", Sambung suri
"Dan? dan apa mom?", Tanya Asha
"Dan hanya akan ada kita saja. aku kamu, dan tuhan yang akan selalu melindungi kita", Ucap suri tersenyum manis
"Apakah Daddy akan menemukan kita, kalau kita pindah ke negara lain mom??", Tanya Asha
"Dia pasti tau", Jawab suri..."Tau untuk melupakan kita", Sambung nya
"Ya sudah. sini, Asha bantu", Ujar Asha
Suri tersenyum dan kembali berdiri untuk memasukkan baju-baju mereka kedalam koper.
****
DI RUANG TAMU
Sonna dan bik Jung sudah duduk di sofa rumah suri. menunggu 2 makhluk yang memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat tinggal mereka
/Srett..
Suri keluar bersama Asha sambil menyeret koper baju nya. bik Jung dan sonna berdiri dan berjalan ke arah depan suri dan Asha
"Suri. apakah kau yakin akan pergi dari sini??", Tanya sonna
"Keputusan ku sudah bulat sonna. Arland sudah tau tentang keberadaan ku, jika ia sampai tau tentang Asha. aku takut dia akan mengambil Asha dari ku", Lirih suri sengaja mengecilkan suara nya agar Asha tidak mendengar nya
"Nak. aku tau ketakutan mu, tapi seharusnya kau jangan berfikir seperti itu. jika Suami mu tau tentang keberadaan Asha dan mengambil nya dari mu, maka akan banyak pihak yang mendukung mu. karena bagaimanapun, kau yang telah mengandung, melahirkan nya bahkan kau juga yang merawatnya selama 6 tahun ini", Ujar bik Jung min
Suri terdiam dengan ucapan bik Jung. seketika diruang tamu itu sangat hening dan berubah menjadi tegang ketika sebuah gedoran pintu yang amat keras
/Brakk..
Semua orang terkejut melihat pintu itu dipukul keras oleh sosok yang membuat suri dan Asha harus dikucilkan dan dianggap sebagai manusia biadab
"Yazzan?!",
Yes. pria itu adalah Yazzan, ia adalah seorang pria yang terobsesi dengan kecantikan suri, bukan. bukan kecantikan wajah suri, namun karena indahnya lekuk tubuh suri yang nampak menggiurkan bagi siapapun yang melihatnya secara nyata..
"Kau akan kemana sayang?", Smirk Yazzan berdiri di ambang pintu
"Apa yang kau lakukan disini? pergi kau dari sini", Tegas bik Jung min mengusir Yazzan
"Aku tidak ada urusan dengan mu wanita tua. tepi...", Yazzan berjalan melewati bik Jung dan hendak menghampiri suri
"Berani maju satu langkah. aku akan membunuhmu", Ancam Sonna menghadang jalan Yazzan
Yazzan mengertak kan rahang nya dan mendorong tubuh sonna hingga jatuh tepat di depan pintu..."Akhhhh..", Ringis sonna ketika dahi nya terkena sudut pintu
Suri menyembunyikan Asha di belakang nya dan berjalan mundur..."Kau pergi dari sini. atau kau akan menyesal", Ancam suri menatap tajam Yazzan
"Ck. sampai kapan kau akan terus menolak ku sayang?.. aku tau kau juga butuh sentuhan bukan? Hem? hahaha", Ucap Yazzan yang diakhiri dengan tawa gila nya
"Dasar pria gila. pergi dari sini sebelum aku menyeret mu keluar dari rumah ku", Tegas suri
Yazzan mencengkram tangan suri kuat. sementara itu suri mendorong Asha untuk keluar dari rumah mengisyaratkan untuk meminta bantuan
"Lepaskan tangan kotor mu itu dari suri", Ucap bik Jung berusaha melepaskan cengkraman tangan Yazzan
Yazzan justru mendorong bik Jung min hingga kepala nya terbentur sudut sofa dan jatuh pingsan
"Ibu Jung..", Pekik suri
"Cih. pengganggu", Ucap Yazzan
"Lepaskan. lepaskan aku", Pekik suri memberontak
"Tidak akan. sebelum kau melayani ku", Smirk Yazzan
"Ciuhhh. tidak Sudi aku melayani pria bejat seperti mu Yazzan, kau adalah pria kotor, bosan kau akan membuang nya", Ucap suri menatap tajam Yazzan
Yazzan menyeret suri masuk kedalam kamar. sementara itu suri terus memberontak..."Lepaskan.. tolong.. hikss.. lepaskan dasar pria gila, lepaskan aku psikopat bejat", Bentak suri memberontak
Yazzan terus menyeret suri hingga kini mereka telah masuk kedalam kamar suri..
/Blamm..
Yazzan menutup pintu kamar itu dengan sangat keras dan mendorong suri hingga tersungkur ke lantai
"Siap tidak siap. kau harus memberikan tubuh mu itu padaku sayang", Smirk nya
"Ti_tidak.. ja_jangan.. hikss.. lepaskan aku. jika kau tidak mau menyesal", Ucap Suri bergungsut menjauh dari Yazzan yang semakin mendekati nya
****
Sementara itu sonna mengajak Asha pergi dari sana untuk meminta bantuan, sonna Sangat khawatir jika Yazzan sampai menyentuh suri. ia kelimpungan mencari siapa yang harus ia minta tolong
sonna terus berlari ke arah taman kota itu, mencari bantuan.
Note: rumah suri sedikit jauh dari kota, maka dari itu butuh waktu lama untuk sampai ke tempat yang banyak penduduk nya
...
"Tuhan.. siapa yang harus aku mintai tolong? hikss.. suri, jangan sampai pria m*sum itu menyentuh suri", Batin sonna menggandeng tangan Asha berlari mencari seseorang yang bisa membantu mereka
"Tante. hikss... mommy bagaimana Tante? apakah paman gila itu akan membunuh mommy??", Tanya Asha dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Tidak. mommy mu pasti akan selamat. jika dadd----", Sonna tiba-tiba mempunyai sebuah cara untuk menyelamatkan suri dari Yazzan
"Tante sonna", Lirih Asha
"Sayang. kita akan meminta bantuan nya", Ucap sonna
"Siapa??", Tanya Asha
"Ayo ikut Tante sayang",
Sonna berlari bersama Asha menuju tempat dimana terakhir kali ia bertemu dengan orang itu
****
"Hikss... pergi kau.. ku mohon jangan lakukan ini", Suri terus terisak dan berjalan mundur menjauhi Yazzan yang menatapnya dengan tatapan m*sum
"Jangan harap aku akan melepaskan mu", Smirk nya
****
Sementara itu sonna telah sampai di sebuah restoran bintang lima. ia terus mencari orang itu
"Kenapa dia tidak ada disini??", Gumam sonna
"Wahai Tuhan semesta alam, yang memberikan ribuan perlindungan kepada umatnya, tolong lah aku untuk menemukan orang itu dan menyelamatkan suri. jangan biarkan kesucian seorang wanita yang seharusnya hanya bisa dirasakan suaminya, harus dirasakan juga oleh pria lain, ia sudah cukup menderita. jangan kau buat ia menderita lagi tuhan.. sesungguhnya kau adalah tuhan yang murah hati, dan maha adil", Sonna terus berdoa memohon pertolongan kepada tuhan agar diberikan petunjuk kepadanya
Dan. doa sonna pun terjawab kan, munculnya sosok yang sedang dicari sonna keluar dari sebuah restoran bersama ke3 anaknya
"Aku sangat suka dengan makanan resto ini dad", Ujar salah satu anaknya
"Syukurlah jika kalian suka", Ucap Daddy nya
Sonna langsung menoleh dan tersenyum lalu berlari mendekati pria itu
"Arland....", Pekik nya berlari mendekati Arland bersama Asha
Ya. pria yang hendak dimintai pertolongan oleh sonna adalah Arland, karena hanya ia yang bisa menolong suri dari pria gila itu
Arland yang merasa dipanggil Seseorang pun langsung menoleh bersama dengan ke3 anak nya ...."Sonna?... Asha?", Lirih nya
"Asha??.. kenapa Asha bersama wanita itu?? dimana mommy?", Gumam vander
Sonna yang sudah berada di depan Arland langsung bersujud di kaki Arland dan berkata...."Hikss.. Arland tolong selamatkan dia... hikss.. aku mohon",
Arland terkejut karena sonna langsung bersujud didepan nya...."Apa yang kau lakukan sonna? kenapa kau bersujud seperti ini??", Tanya Arland membantu sonna berdiri
"Hikss... tolong selamatkan dia Arland..", Isak sonna
"Dia?? dia siapa?? kenapa??", Tanya Arland tidak mengerti
Sementara itu Asha menarik kecil kemeja Arland dengan wajah sendu...."Hikss.. tolong mommy ku paman.. hikss", Isak Asha
Arland terkejut melihat Asha yang nampak menangis, ia lalu berjongkok dan berkata..."Ada apa cantik?? kenapa kau menangis??", Tanya Arland
"Hikss.. paman jahat itu, mengurung mommy ku didalam kamar", Ucap Asha sambil terisak-isak
/Deg
"M_maksud mu??", Tanya Arland
"Suri dalam bahaya Arland. selamat kan dia.. hikss.. pria bernama Yazzan berusaha menyentuhnya", Ucap sonna
Arland mengepal kan tangan nya dan berdiri...."Son. kalian panggil paman dan kakek. bilang untuk datang kerumah mommy", Ucap Arland
"Baik dad", Jawab mereka
Arland langsung berlari menuju mobilnya dan mengendarai nya dengan kecepatan tinggi...."Jika kau berani menyentuh milik ku. ku pastikan kematian mu akan jauh lebih menyakitkan dari pada malaikat maut sendiri yang mencabut nya", Gumam Arland
Ia semakin menambah kecepatan nya di atas rata-rata
****
Sementara itu Yazzan menggendong suri seperti karung beras, dan membanting nya di atas ranjang
"Hikss.. apa yang kau lakukan? hikss... jangan kau tambah dosa mu dengan menyentuh ku hikss..", Ucap suri Terisak
"Dosa ku akan sempurna jika mampu merasakan tubuh indah mu itu", Smirk Yazzan
"Dasar pria gila.. hikss.. lepaskan aku, atau aku akan berteriak", Ancam suri
"Berteriak lah semau mu sayang. karena teriakan mu itu akan berpindah menjadi teriakan kenikmatan", Smirk nya
Yazzan mengungkung suri dan mengunci pergerakan suri. sementara itu suri terus menangis berharap akan ada seseorang yang akan menyelamatkan nya..
"Dengan segala amal baik ku. aku mengutuk mu Yazzan, kematian mu akan berlangsung pada hari ini dengan proses yang sangat menyakitkan hikss.. tuhan akan menghukum mu dengan sangat setara untuk apa yang telah kau lakukan. aku suri Wulandari Nasution, mengutuk mu hikss..", Pekik suri
/Jeddyarrr...
Setelah mengucapkan kata kutukan itu, Langit menjadi gelap, Guntur mulai menyambar dari sana sini, angin berhembus dengan kencang
"Kutukan mu itu hanyalah sebuah bualan semata sayang", Smirk nya
"Hikss.. lepaskan aku",
/Krekk..
/Srettt..
Yazzan menyobek baju bagian depan suri membuat dada nya sedikit terekspos
Yazzan m€N©¡U^^ paksa suri dan mel**at nya. sementara itu suri hanya terisak tidak membalasnya..
Dari b¡b¡r manis suri, Yazzan turun ke lekuk leher suri, memberikan bekal Kissmark di sana. lalu turun ke bagian dada dimana sesuatu yang dulu menjadi tempat favorit untuk seorang anak bayi
"Akhhh... lepaskan hikss..", Pekik suri mendorong tubuh Yazzan
"Kulit ku sangat indah sayang",
Yazzan berulang kali memberikan Kissmark di tubuh suri membuat suri bergetar hebat...."Ya tuhan.. selamat aku hikss.. aku hanyalah milik suamiku, jangan sampai pria lain melakukan ini kepada ku", Batin suri
/Brakk..
****
{Continued}
Tegang sendiri aku menulis ini 😂