
"Dengar kan aku dulu suri", Ucap Arland hendak memegang tangan suri
"Jangan menyentuh ku", Ucap suri dengan mata yang sudah menahan air matanya
"Suri! aku mohon dengarkan penjelasan ku", Ucap Arland sekali lagi hendak memegang tangan suri
"AKU BILANG JANGAN SENTUH AKU TUAN ARLAND", Bentak suri dengan dada yang sudah naik turun...."JANGAN SENTUH AKU", Ucap suri...."Aku tidak mau di sentuh oleh pria yang dengan terang-terangan menyatakan jika ia akan menikahi wanita lain hanya karena sebuah kebohongan yang memancing nya untuk menikah lagi", Tekan suri dengan mata merah menyala dan tak lupa hembusan nafasnya yang tak beraturan
"KAU SANGAT KERAS KEPALA SURI! dengar kan aku sebentar", Bentak Arland yang juga tak kalah kesal
Suri terkejut ketika Arland dengan suara tenor nya membentak nya....."Kau bukan Arland yang aku cintai", Tungkas suri dengan tatapan Kecewa nya
"Kau lah yang bukan suri aku kenal saat ini", Ucap Arland
"Aku?!", Ucap suri menunjuk dirinya...."Kau bilang aku? Kau bercanda?! Disini yang berubah siapa hahhh?! siapa yang merubah dirinya 180° Tuan?!..kau menyalahkan sesuatu yang tidak pernah aku lakukan!!....Kau...", Ucapan suri terpotong ketika Hanna memulai Akting nya
"Sudahlah suri! terima saja! toh Arland akan menikahi ku tanpa menceraikan mu kan!", Sambung Hanna
"Kau wanita atau bukan sihh? kenapa dengan teganya kau menghancurkan hati sesama wanita? jika aku menjadi dirimu, mungkin aku akan menyembunyikan kehamilan ku dan menjauh dari nya", Lirih suri dengan tatapan Kecewa dan nafas berat yang selalu ia hembuskan
"Tapi aku juga tidak mau dicap sebagai ja**** oleh banyak orang", Ucap Hanna angkuh
"Bukan kah kau sudah menjadi ja****? kenapa harus malu? kau pikir dengan meper**** suami ku kau tidak akan di cap sebagai wanita murahan!?", Ucap suri
Hanna tidak berkutik dengan ucapan suri, ia sadar memang benar apa yang dikatakan oleh suri, ia terpojok kan, ia ingin semakin memanas-manasi suri tapi sekarang ia justru terjerat dalam jebakan nya sendiri...
"Kenapa kau tidak menjawab?....Aaaa sekarang aku tau jawabannya! memang benarkan ucapan ku", Ucap suei tersenyum mengejek
"Suri sudahlah", Ucap Arland
"APA!! kau jangan bicara lagi dengan ku!", Ucap suri berjalan keluar dari ruangan dan pergi dari rumah sakit
"Kau mau kemana Chagi?", Tanya Argam
"Ke alam baka", Teriak suri
"Suri! berhenti sayang", Panggil arland mengejar suri
"Kau jangan mengikuti ku Arland", Bentak suri
"Katakan kau mau kemana?", Tanya Arland
"Stop mengikuti ku", Ucap suri menaiki taxi
Arland mengejar suri, namun gagal, ia mengambil mobil dan segera mengejar suri. taxi yang ditumpangi oleh Suri telah masuk kedalam pekarangan rumah keluarga Soe..
"Ini pak ambil saja kembaliannya", Ujar suri menahan tangisannya
"Terima kasih nyonya", ucap sopir taxi itu tersenyum senang
Suri memasuki mansion dengan hati hancur, memang benar apa yang ia katakan jika ia akan datang ke alam baka yaitu mansion Arland yang sudah menjadi neraka baginya. ia membungkam mulut nya dengan tangannya sendiri, ia tidak mau semua orang mengetahui kesedihan nya
Tak lama kemudian Arland telah sampai ia berusaha untuk bisa masuk kedalam kamar sebelum suri mengunci pintunya, namun upayanya itu nihil, karena suri sudah menguncinya terlebih dahulu
"Suri", Panggil Arland
"PERGI", teriak suri dari dalam kamarnya
"Dengarkan aku sayang", Ucap Arland
Tak ada jawaban, Arland terus mengetuk pintu kamar itu, tak lama kemudian nampak suri yang sudah keluar dengan membawa koper, Arland terkejut dengan tindakan suri...."Kau mau kemana?", Tanya Arland
"Bukan urusan mu", Ucap suri dengan suara dingin
"Kau istri ku! aku berhak untuk mencampuri urusan dan apa yang akan kau lakukan", Ucap Arland
Suri berjalan turun, namun ketika ia sudah sampai dibawah Arland dengan kuat mencengkram lengan suri membuat nya harus meringis kesakitan...."Aaaahhh.. Arland apa yang kau lakukan?! lepaskan! sakit pergelangan ku", Ucap suri meringis
"Bukan urusan ku! kau tidak bisa pergi", Ucap Arland
"Kau akan menikahi Hanna maka di sini tidak ada tempat untuk ku", Ucap suri menangis...."Apa kau akan menyiksaku dengan menyuruh ku tinggal satu atap dengan madu ku nanti nya?!", Ucap suri...."Aku bukan wanita yang sekuat dan sesabar itu Arland, aku juga punya HATI, sakit kau perlakukan aku seperti itu, sekarang benar-benar aku merasa apa yang dikatakan Hanna benar, jika kau sudah bosan dengan ku! sehingga tidak melawan dan menentang ucapan Hanna", Ucap suri di iringi Isak tangisannya
Ditengah pertengkaran mereka, ketiga malaikat kecil mereka juga pulang, mereka terkejut melihat pertengkaran sengit antara mommy dan Daddy mereka, vander ikut menangis melihat sang ibu menangis, ia tau seberapa sakitnya jika ditinggalkan oleh orang yang paling kita sayangi, dan saat ini ia tau kehancuran hati ibunya itu, ia ingin sekali memeluk dan melerai pertengkaran kedua orang tuanya, namun tangannya di cegah oleh sarra dan aman yang ikut datang, mereka menitipkan anak mereka kepada baby sitter yang mereka sewa
"Mommy jangan menangis", Lirih vander
"Shuttt Vander, Aileen, Ainsley jangan nangis ya!", Ucap sarra menenangkan mereka
"Tante kenapa Daddy dan mommy bertengkar?", Tanya Ainsley polos
"Sudah cukup Arland! lepaskan salah satu dari aku dan anak yang berada dikandungan Hanna", Ucap suri
"Aku tidak mau melepaskan salah satu dari mereka", Ucap Arland
"Kau sangat egois", Teriak suri..."Lebih baik kita bercerai saja", Usul suri menahan rasa sesak didadanya
/Deg..
Arland terkejut dengan ucapan suri Bercerai saja? tentu itu mengundang sisi gelap Arland, ia sangat membenci kata perceraian dari mulut orang yang ia sayang...."Oky jika itu yang kau mau", Ucap Arland melepaskan tangan suri...."Pergi! pergi kau dari sini!", Bentak Arland
Suri tidak percaya jika Arland bisa berucap seperti itu..."Oky, aku akan pergi", Ucap suri hendak berbalik
"Tapi kau tidak boleh membawa ketiga putra ku", Ucap Arland
Suri memberhentikan langkahnya dan ia putar lagi tubuhnya untuk menatap Arland yang semakin egois...."Bagaimana bisa kau ingin memisahkan aku dari ketiga putra ku?", Tanya suri dengan hati yang mulai hancur lembut
"Jika kau ingin pergi! jangan libatkan ketiga anak ku", Ucap Arland
"Mereka juga anak-anak ku Arland", Ujar suri
"Ya..tapi kau tidak boleh membawa mereka pergi", Ucap Arland
"Kau sangat egois", Teriak suri berlari menghampiri ketiga anaknya
Suri memeluk mereka dan mencium satu persatu putra nya..."Sayang nya mommy jangan nangis ya", Ucap suri mengelus pipi mereka
"Mom vander ikut", Ujar vander menatap suri dengan tatapan berkaca-kaca
"Iya Aileen sama Ainsley juga mau ikut mom", Ucap mereka bersamaan
"Dengar ya! kalian disini saja bersama Daddy", Ucap suri menahan tangisannya
"Ngga mom kami mau ikut mommy", Ucap mereka
"Kalian sayang kan sama mommy?", Ujar suri mengelus pipi mereka
"Iya mom", Jawab mereka bersama
"Kalian percaya kan sama mommy?", Tanya suri
"Iya mom", Jawab mereka serempak
"Maka dari itu kalian turutilah keinginan mommy, untuk tetap disini bersama Daddy!", Ucap suri menahan Air matanya
"Ngga mom! kalau mommy pergi kami sama siapa?", Tanya vander berkaca-kaca
"Kan ada Daddy!", Ucap suri melirik kebelakang dimana ada Arland yang memandang arah lain
Arland nampak menangis tapi ia tahan, walau sedikit demi sedikit air matanya mulai luntur, ia tidak percaya, dengan rencana yang ia buat justru akan berakhir dengan pertengkaran sengit nya dengan suri..what? rencana?...ohh itu akan dijelaskan di episode selanjutnya reader's
"Tapi kami juga membutuhkan mommy", Ujar vander
Suri masih bisa tersenyum walau hanya sedikit, ia paksa agar sudut bibirnya mampu mencetak senyum semanis mungkin...."Mommy hikss..mommy membuat vander terkena diabetes dehh hikss..", Ucap vander memeluk suri
"Hey Hero nya mommy! jangan menangis ya! ingatlah satu hal", Ucap suri memandang mereka...."Suatu hari ketika mommy tak kunjung pulang kepada kalian! bisakah kalian mencari mommy? karena tidak memungkinkan jika mommy akan mengenali anak mommy yang sangat tampan ini", Ucap suri
Mereka mengganguk, kenapa mereka bisa menurut setelah 3 kali penolakan? mereka ingin membalas dendam terhadap Hanna tanpa sepengetahuan suri dan Arland, mereka mempunyai rencana sendiri-sendiri, tapi rencana mereka sama satu lain! yakni balas dendam atas tangisan sang ibu yang sudah cukup keluar dengan deras...
Aku tidak akan lemah! aku akan membalas perbuatannya! walau aku masih terlihat kecil! namun aku sudah mampu membalas dendam walau masih belum bisa besar!....Batin Aileen
Aku memang ceria tapi aku juga mampu menjadi mafia seperti Daddy untuk membalas dendam kepada musuh yang telah menyakiti mommy....Batin Ainsley
Vander menaruh tangannya di kepala suri sambil bersumpah....Akan aku pastikan Hanna akan jauh lebih menderita dari pada mommy! aku akan membalas dendam atas air mata mommy yang keluar tanpa permisi ini! ketika aku besar aku akan membalas segalanya, aku Ivander dwayne Soebandoyo bersumpah akan membalas perbuatan wanita itu, ini adalah sumpah dan janji seorang putra untuk ibu nya....Batin vander memeluk suri...
****
{Continued}
•*Reader's TOPCT , ada ramalan baru, kalau aku rencana nya mau bikin sad ending..
Jangan lah.. Thor..
Insya'allah itu lohhh,
berdoa aja ramalan nya salah😁
Bye guys*