
Tuan ghupta dan putra nya memilih meninggalkan rumah suri untuk membuang jasad yazzan ke area lautan..
•MARKAS MAFIA•
Hari sudah menjelang siang dan akan berganti sore. Seorang gadis dengan paras ayu tengah duduk menatap foto ibunya..
"Mommy... kapan mommy pulang?? Asha pengen dipeluk mommy", Lirih Asha
"Mommy baik-baik saja kan?!.. mommy harus baik-baik saja, aku tidak boleh berfikir negatif seperti ini", Lirih nya
"Hikss.... hikss... seandainya Asha sudah besar, Asha pasti akan membuat perhitungan dengan paman gila itu", Isak nya
"Kalau sampai paman gila itu melukai mommy, Asha janji tidak akan melepaskan dia dari jemputan maut nya", Ucap asha dengan nada dingin
Asha memiliki beragam sifat, ia kadang akan menjadi seorang gadis periang, cerewet, murah senyum. tapi ia juga bisa menjadi gadis yang dingin, pendiam, mahal senyum, dan bermata tajam. semua sifat itu tergantung mood nya dan keadaan sekitarnya, setiap ucapan Asha bukan hanya bualan tapi adalah sebuah ancaman yang perlahan tapi pasti akan terjadi. dan semua sifat itu turun dari ibu dan ayah nya..
Sementara vander yang mendengar semua ocehan adik nya merasa tersayu dan masuk perlahan kedalam kamar itu
/Tokk..
/Tokk..
"Boleh aku masuk??", Izin vander menatap adik nya
"Boleh", Jawab Asha
Vander lalu berjalan mendekati Asha dan duduk di tepi kasur. ia menatap adik nya dengan tatapan Hangat..
"Kenapa kau menangis?", Tanya vander. meski ia sudah tau penyebab nya, ia hanya ingin mendengar kan langsung dari mulut Asha
Asha menunduk dan berkata...."Aku sangat merindukan mommy. hikss.. aku ingin bersama mommy", Isak nya
"Jangan menangis. kau putri mommy yang kuat dan pemberani. jangan menangis", Ucap vander memeluk Asha
Setelah tenang dengan segala kesedihan nya. Asha pun melerai pelukan vander dan menatap sayu kearah pria remaja di depan nya...."Tadi. paman.. emm.. paman siapa ya?! aku tidak tau namanya. pokoknya dia yang tadi ada dibawah..", Ucap Asha menepuk dagunya dengan telunjuk nya
Vander nampak berfikir dengan apa yang dimaksud oleh Asha, siapa memang nya? di bawah banyak paman nya. dan ia bingung dengan salah satu yang dimaksud oleh Asha..
Hingga atensi mata Asha tak sengaja melihat sebuah foto 4 pria tampan yang terpasang di dua figura terpisah.. dan beberapa foto lainnya yang di tutupi oleh sebuah kain
SUKA (Subu Arka) [SOPE {suga jhope}]
ARKA (Argam Kayro) [JimKook {Jimin Jungkook}]
"Itu. paman yang itu", Menunjuk foto argam
"Paman argam?", tanya vander
"Iya. dia paman itu", Ucap Asha
"Memangnya apa yang dikatakan oleh paman argam??", Tanya vander
"Dia bilang Asha adalah anak mommy suri dan paman Arland", Ujar Asha
Vander setengah terkejut, kenapa paman nya memberi tau Asha sebelum Daddy nya yang memberitahu nya sendiri..
"Apakah itu benar?.. apakah paman Arland adalah Daddy ku?", Tanya Asha
Vander kelimpungan untuk menjawab pertanyaan Asha yang cukup meragukan untuk ia jawab..."Apakah ini waktu yang tepat jika aku memberi tau Asha tentang mommy dan Daddy?. tapi Daddy bilang tunggu sampai dia sendiri yang memberitahu Asha. apa yang harus ku katakan?!", Monolog vander merasa frustasi untuk menjawab pertanyaan Asha
"Kenapa kau malah diam?. katakan", Ucap Asha
/Brakk..
Jendela disana terbuka sendiri dan masuklah angin kencang nan segar. menerobos masuk kedalam jendela dan membuat beberapa kain disana mulai berhamburan terbuka..
Vander dan Asha menoleh kearah jendela, sehingga Asha memilih melihat kearah kain yang seakan ingin menunjukkan sesuatu kepadanya..
"Itu apa?", Batin Asha
/Wushhh..
Kain itu terlepas dari tempat nya dan terjatuh kelantai. membuka sebuah foto yang telah lama ditutupi, agar foto itu tak terkena secarik debu ataupun setetes air..
Asha terkejut melihat foto seorang perempuan yang sangat familiar dimatanya. tidak². bukan familiar lagi, tapi sudah sangat ia kenal sejak ia terlahir pertama kali..
"Mommy", Lirih nya
Vander menoleh kearah dimana atensi mata Asha menangkap sebuah foto yang sudah tertutupi oleh kain, dan justru terbuka
Asha beranjak dari tempat tidur dan berjalan kearah sebuah figura foto yang lumayan besar dan terpampang jelas 2 pasang suami istri yang nampak sedang tersenyum sambil memegang perut buncit sang wanita..
"Mommy?!. kenapa ada foto mommy disini? dan kenapa mommy tersenyum bersama paman Arland??", Tanya Asha menatap lekat foto itu
Vander nampak kebingungan untuk menjawab. ia harap ada seseorang yang mau membantu nya menjawab pertanyaan Asha..
"Dia adalah Daddy mu. suami mommy mu", Suara bariton yang menggema diruangan itu berhasil menyedot perhatian vander dan Asha
"Paman aman?", Gumam vander
Yes. pria itu adalah aman. ia berjalan kearah vander dan Asha lalu memandang figura foto suri dan Arland
"Dia adalah Daddy mu. Arland Soebandoyo dan suri Wulandari Nasution adalah kedua orang tua mu", Ujar aman, ia menatap keponakan nya itu (vander) yang nampak merasa cemas
"Paman aman...", Gumam vander
"Tidak apa boy. biar paman yang menjawab pertanyaan princess Soe and Nasution ini", Ucap aman. ia berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh Asha lalu menangkup kedua pipi Asha
"Paman siapa??", Tanya Asha
"Aku paman mu. aman. tadi Asha bertanya, kenapa mommy mu bisa ada bersama paman Arland bukan?", Tanya aman yang dijawab anggukan oleh Asha
"Karena mereka adalah pasangan suami istri, dan lebih tepatnya mereka kedua orang tua mu. Daddy yang selama ini kau cari adalah paman Arland. Upss.. Daddy Arland", Ujar aman
Sementara itu di ambang pintu sudah ada sarra dan duo Ailey
"Benar sekali", Sahut sarra. ia berjalan mendekat Asha dan aman lalu berkata..."Dia (Arland) adalah Daddy mu", Ucap sarra
"Kalian pasti sedang bercanda kan??", Tanya Asha
"Untuk apa paman dan bibi bercanda Asha? ini semua nyata. paman Arland adalah Daddy mu", Ujar sarra menyakinkan Asha
"Kalian berbohongkan??", tanya Asha masih tidak percaya
"Bibi dan paman mu tidak berbohong Asha", Sahut sonna
"Bibi sonna", Asha berlari memeluk sonna
Sonna berjongkok dan menatap hangat mata Asha lalu berkata...."Mereka tidak berbohong ataupun bercanda. selama ini mommy mu menyembunyikan identitas ayah mu karena satu alasan yang siapapun tidak mengetahuinya, maka dari itu setiap kau bertanya Dimana Daddy mu, dia akan selalu menghindari pertanyaan itu, karena ia sudah kehabisan alasan untuk mengatakan siapa nama dan tempat tinggal Daddy mu", Ujar sonna panjang lebar
"Jadi paman Arland adalah Daddy Asha??!", Tanya Asha dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Hikss... bener? paman Arland Daddy ku? hikss.. bibi tidak berbohong kan??", Isak Asha
"Tidak sayang", Ucap sonna memeluk Asha
Semua orang yang berada disana tersenyum melihat pemandangan ini. memang ini lah yang selalu diharapkan oleh dua keluarga besar..
Sementara mereka bersenandung dengan kebahagiaan. kita intip kemesraan suri dan Arland yang lagi ekhemm..ekhemm.. ekhew.. sorry tenggorokan sulit buat bilang A-H A-H
****
Arland masih saja menggauli suri. mungkin karena ia sudah cukup puasa selama 6 tahun lebih tanpa asupan gizi, dan daya tenaga nya habis karena hilang charger nya (Suri)
"Shhtophh.. Arland.. hentikan, aku lelah Akhh.. pliss.. ku mohon", Lirih suri
"No. aku tidak akan berhenti sampai kau benar-benar mau percaya dengan penjelasan ku", Ucap Arland yang masih melajukan aksi nya
"Kau adalah pemaksahh..A-H..akhh uhh tidak akan percaya dengan kata manis mu", Lirih suri
"Oya? maka jangan harap aku akan berhenti", Ucap Arland menyeringai nakal
"Kenapa kau jadi seperti ini Arland? kau sudah beristrikan?.. kenapa kau masih menginginkan ku? padahal Hanna masih bisa melayani mu", Ucap suri
"Dia sudah mati", Ucap Arland dengan santai
Suri terkejut dengan ucapan arland. lantas ia berkata...."Dia istrimu, jangan sekali bilang jika ia sudah mati. itu bisa saja jadi kenyataan Arland Akhh..", Ucap suri meremas sprei di ranjang
Arland menyeringai nakal ketika matanya melihat wajah suri yang nampak menikmati sentuhan nya dan ekhemm..ekhemm.. nya
"Untuk apa aku berbohong Hem?? dia memang sudah mati. dan ia mati ditangan ku", Ucap Arland
"Kau gila? membunuh Hanna yang Akhh.. pelanhhh pelanhh Arland.. Akhh.. dia istrimu", Ucap suri
"Aku tidak menikahinya. aku membunuh nya disaat resepsi pernikahan. ayah ghupta, dan empat pangeran Nasution juga ikut membunuhnya", Ucap Arland
Suri terkejut dengan ucapan Arland yang menyeret nama ayah dan kakak nya..."Apa?! kenapa kalian membunuh Akhh.. arlandhh.. nya??", Tanya suri
"Karena dia telah berani menipu ku dan menjebak ku", Arland menghentikan aksinya. ia berhenti sejenak lalu menatap bola mata suri dengan dalam
"Dia berbohong. pada saat di kantor 6 tahun lalu, dia sama sekali tidak menyentuh ku. dan ia anak yang ia kandung, bukanlah anak ku. melainkan anak pria lain", Ucap Arland
Suri terkejut dengan ucapan arland. ada rasa ragu dan bersalah di hatinya...."Kau berbohong??", Tanya suri
"No sayang. No.", Jawab Arland..."Kalau tidak percaya, tanya sendiri kepada ayah dan kakak mu. semua yang kulakukan dan kukatakan 6 tahun silam, adalah bagian dari rencana kami. aku terpaksa harus mengatakan itu agar mempermudah Hanna masuk dalam jebakan. ia telah menenggelamkan mu jauh kedalam samudera, maka dari itu aku membuat nya terbang tinggi ke awan, lalu menghempas nya dengan kasar ke tanah", Ucap Arland
Suri menatap sendu Arland lalu berkata..."Kenapa kau tidak memberitahu ku??", Tanya suri
"Aku tidak mau kau terlibat dalam hal ini. lagi pula, tujuan ku membuat mu jauh dari ku, agar satu musuh ku tidak bisa melukai mu", Terang Arland
"Musuh? siapa?", Tanya suri
"Musuh. aku masih tidak bisa melacak nya, karena ia cukup setanding untuk menghadapi ku. ia juga sangat pintar menyembunyikan jejak nya, maka dari itu aku memberikan perlindungan ketat pada mu dengan membuat mu pergi. sementara ketiga putra kita, ku biarkan bersama ku, agar musuh itu merasa jika bukan mereka lah kelemahan ku", Terang Arland
"Apa kau masih tidak percaya?.. jika tidak aku bersedia lompat dari jurang yang curam dan tewas--", Ucapan Arland terhenti ketika sebuah jari telunjuk lentik menghadang perkataan nya
Suri memeluk tubuh N@K€D Arland dan menangis...."Hikss... maaf jika aku telah salah paham", Lirih suri
"Jangan menangis. seharusnya akulah yang meminta maaf pada mu!.. aku melakukan kesalahan yang lumayan fatal pada mu", Ucap Arland yang masih mengungkung suri dalam sarang burung nya
"Hikss... ",
"Maukah.. kau memaafkan suami b*doh mu ini??", Tanya Arland.
Suri mengangguk...."Aku memaafkan mu. aku sekarang paham kenapa kau melakukan itu. maaf jika aku membuat mu tersiksa", lirih suri memeluk Arland
"Ya. kau membuat ku tersiksa. puasa selama 6 tahun lebih. apa kau mau membantu ku berbuka??", Tanya Arland
"Bukan kah kau sudah melakukan nya?", Ucap suri ketus dengan sedikit isakan kecil
Arland Terkekeh dengan ucapan suri lalu berkata..."Mau melanjutkan nya??",
"Apa kau tidak malu? melakukan ini ketika tidak ada pintu??", Tanya suri
"Tidak akan ada yang datang. jika pun ada. ia tak akan bisa melihat perbuatan kita", Ucap Arland
"Terserah kau saja",
Dan. yahhh.kalian Taulah.. yang sudah menikah meski tau apa yang dilakukan sejoli ini, pikir sendiri. author kgk tau lebih tentang A-H..A-H..(Walau otaknya sudah setengah ternodai 🤣)
****
{Continued}
kgk Baek kan. author masih dibawah kata usia tua, mana jauh dari suami lagi🙂..
bantu Aminin ya...
semoga saya bisa jadi salah satu jodoh nya Bangtan.. aamiin..
Yang bantu aamiin ku doakan dapat apa yang dipengen kan..
yang jauh segera didekat kan. dan yang dekat segera di dekat kan lebih lengket..
btw yang episode kemarin keliru ngetik, eps. 100 jadi 99 lagi 🙂 maklum author nya pikunan😐
BONUS AND TANYA JAWAB FOTO MY IDOL
Katakan padaku. dimana letak ketidak tampan nya?🙂
😍
🥰
😘
Apakah dosa aku melihat ini??😢
,🤯🔪 Sungguh hot sekali my husband is halu
#Cerah bener dah masa depan author 🥳
Cukup..
sudah cukup. hilang semua kewarasan ku🤤😥😵🥵