
Surya telah terbit..
Dari satu jam tadi berganti angka. disebuah meja makan duduk 3 sosok yang menatap satu sama lain dengan tatapan berbeda. ada yang menatap dengan tatapan tidak suka, ada yang tersenyum, dan ada pula yang menatap pilih kasih yak ni dengan suri melihat dengan tatapan romantis, sementara dengan sonna memasang tatapan datar..
...----------------...
Tak terasa sudah 2 bulan, hari² suri dirumah kediaman Putra keluarga Soe ia jalani dengan lapang dada, meski selalu mendapat ucapan pedas dari menantu pertama keluarga itu. selama tinggal disana suri selalu merawat sonna dengan telaten..
Kini 3 sosok yang mendiami rumah itu berada dimeja makan, Sonna duduk terlebih dahulu sebelum Arland menaruh pan*at nya di kursi meja makan. suri yang baru datang langsung memeluk Arland dengan manja
"Kuyang!", Panggil suri memeluk Arland dari belakang
"Iya sayang? tumben manja?", Jawab Arland mencium tangan suri
"Aku juga tidak tau! kenapa aku bisa manja seperti ini? Sejak 2 Minggu terakhir aku suka berdekatan dengan mu", Ucap suri mendudukkan diri di kursi dekat sonna
"Mungkin kau sedang PMS", Ujar Arland menebak
"Tidak! Orang PMS itu sensitive bukan manja", Jawab suri ketus
"Iya ya.. heheh maaf", Ujar Arland dengan cengengesan, ketika sonna berdehem Arland mengubah wajahnya menjadi datar sementara suri dengan senyum manisnya menyapa sonna
"Hai sonna", Sapa suri dengan manis
"Hmm..", Deheman keluar dari mulut sonna dengan nada malas
Ketika semuanya hening dan hanya suara detingan sendok makan dan piring, Arland membuka suara dengan bertanya pada sonna
"Oya..sonna kapan kau akan cek kandungan mu?", Tanya Arland dengan tatapan biasa
Sonna tersedak dengan pertanyaan Arland membuat orang bertanya menarik sebuah senyuman miring tipis ke samping.."Kenapa kau terkejut? seakan kau berpura-pura hamil", Sindir Arland
"Arland nggak baik bicara kayak gitu!", Ucap suri mengerutkan alisnya
"Iya sayang! Katakan kapan kau cek kandungan mu sonna?", Tanya Arland lembut menatap sonna dengan tatapan manis
"M_mungkin lusa! tapi kenapa kau tanya?", Tanya sonna balik dengan cemas
"Hari ini saja, aku akan menemanimu!", Tawar Arland
"Iya sonna cek sekarang aja, biar Arland yang mengantarkan mu cek nanti", Ujar suri tersenyum
"Tidak usah! A_aku bisa cek sendiri kok", Jawab sonna gemetar
"Kenapa! pokoknya hari ini! karna lusa dokter akan cuti! aku sudah bicara dengannya dan membuat jadwal cek kandungan mu hari ini, mau tidak mau kau harus cek hari ini juga", Ucap arland kembali dengan wajah datarnya
"I_iya", Jawan sonna..'Bagaimana ini?' Batin nya bertanya² didalam hati
"Ohh ya sayang! nanti kau ikut juga!", Ucap Arland
"Jangan! aku dirumah aja", Jawab suri cepat
"Kamu harus ikut titik!", Paksa Arland berjalan ke arah kamar nya
"Dasar pria keras kepala", Caci suri pelan, Ia kembali menatap sonna dan menggandeng nya menuju mobil
"Ayo kita keluar", Ucap suri dengan tersenyum manis
"Aku bisa sendiri", Jawab sonna dengan dingin
"Ehh..iya",
Sonna, suri dan Arland sudah berangkat menaiki mobil hyundai warna putih dengan kecepatan rata-rata, Arland nampak menahan sesuatu yang sudah sangat ia luapkan sekarang..
"Sonna kau tidak apa-apa?", Tanya suri memegang tangan sonna yang berkeringat
"t_tidak a_aku tidak apa-apa!", Jawab sonna berusaha menutupi ketakutannya
"O_Oke",
...****************...
Kini Arland dan telah sampai didepan gedung rumah sakit PI, ketika ia baru berhenti sonna langsung berpamitan masuk dulu dengan nada ketakutan..
"A_aku pergi dulu", Ijin sonna keluar dari mobil tanpa mendengarkan tanggapan sang suami
"Wanita b*doh itu kenapa pergi sendiri", Geram Arland dengan tatapan datar
"Biar aku yang menyusulnya terlebih dahulu!", Ucap suri turun dari mobil
"Iya! Aku akan parkir mobil nya dulu! kau hati² ya!", Ujar Arland mencium pucuk kepala Suri
"Iya", Jawab suri berlari menyusul sonna
sementara sonna tidak mengetahui jika suri mengikuti nya dari belakang.."Jangan sampai Arland tau kebohongan ku", gumam sonna menyebrang jalan,
Karena ketidak waspada an nya, ia tidak tau jika ada mobil sedang melaju kencang dari arah samping, Sonna yang baru menyadari ketika mobil itu membunyikan klakson nya ia terkejut dan berteriak
//Tinn...
//Tinn..
//Tinn..
Sonna menoleh dan di iringi sebuah Teriak yang massa.." Aaakkkk", Teriak sonna
//Brak..
//Cetyarrr-
//Brukkk..
"Kyakk...awss..kaki ku", Lirih sonna, ia terkejut ketika menyadari jika ia berada dipinggir jalan sementara ada beberapa orang menghampiri wanita yang menolong sonna itu
"Siapa wanita itu?", Gumam sonna mendekati kerumunan itu yang nampak bersautan meminta memanggil ambulans
"Hey..telpon ambulans cepat! dia sedang hamil dan mengalami pendarahan", Teriak wanita setengah baya itu
"Cepat", Sahutan demi sahutan terdengar dari mulut para orang yang menolong wanita itu
"D_dia!", Lirih sonna terkejut
Sementara diseberang jalan ada sosok pria dengan tubuh gagah menjadi loyo ketika melihat peristiwa yang terjadi didepan matanya langsung, sangking terkejut nya ia tidak bisa berdiri bahkan sampai orang² disana pergi membawa wanita itu pergi dari sana
"Tidak", Teriak Arland histeris dan bangkit dari keterpurukannya
"Bertahan lah sayang", Gumam Arland berlari memasuki lobi rumah sakit
...----------------...
_Ini dia tatapan Arland ketika marah and terkejut👇
Sekian thanks you reader's