
~Malam Harinya~
Pesta birthday vander akan dimulai. suri sibuk mengurus 3 pangeran kecilnya..
"Ayolah Mom! jangan baju ini", Rengek vander memohon
"Sudahlah vander! mommy mohon kali ini saja", Pinta suri
"Ck.Kenapa harus pink sihh", Ucap vander kesal
"Ayolah! anak mommy kelihatan sangat tampan!", Ujar suri tersenyum
"Iyalah..kan mommy yang mendandani nya", Ucap vander
Suri tersenyum..."Sekarang pergilah bersama Daddy mu", Ujar suri
"Oky mom", Ucap vander pergi
"Mommy", Teriak Ainsley
Suri menoleh dan tersenyum melihat 2 pangeran nya.."Ada apa sayang?", Tanya suri
"Mom! Kak Aileen jahat..", Adu Ainsley
"Jahat kenapa?", Tanya suri
"Kak Aileen merobek lukisan ku", Ujar Ainsley
"Bohong", Sahut Aileen
"Aku tidak bohong", Ucap Ainsley
"Kau sendiri yang merobek nya", Ucap Aileen ketus
"Kak yang menarik nya", Ucap Ainsley
"Heyy..kau yang pelit tidak mau berbagi", Ujar Aileen ketus
Ainsley menatap sinis kearah Aileen, mengerti jika sang putra akan bertengkar suri segera membuyarkan tatapan mematikan dari satu sama lain..."Heyy ayolah pangeran kecil! kalian jangan bertengkar! ingat ini adalah hari ulang tahun kakak kalian kan?", Ujar suri mencair kan suasana maut diantara mereka berdua
Ainsley dan Aileen menghampirinya satu sama lain dengan tatapan misterius, setelah sampai di depan satu sama lain, mereka menjabat tangan..."Maaf kak! aku terlalu pelit untuk berbagi", Ucap Ainsley tulus
"Hmm.. seharusnya aku yang minta maaf! karena aku memaksa mu dengan menggunakan posisi ku sebagai kakak mu", Ujar Aileen
Ainsley tersenyum manis menatap Aileen..."Iya! setidaknya tersenyum lah kak", Ucap Ainsley
"Senyum ku terlalu berharga dan mahal untuk didapatkan", Ucap Aileen
"Hahh..aku tau apa yang akan kau katakan jika seseorang meminta mu tersenyum", Ujar Ainsley tertawa
Suri pun ikut tertawa kecil, entah kenapa ia akan sangat merindukan kedua anak nya ini yang selalu membuatnya melipat sedekap kedua tangannya di dada menandakan sebuah amarah...
"Sudah! ayo turun! semua orang pasti sudah menunggu", Ujar suri tersenyum manis
"Mommy buat kami kena diabetes dehh", Ujar mereka bersamaan
"Lagi! dan lagi", Ucap suri geleng kepala
Suri, Si kembar boy, Arland dan vander segera turun bersama, terlihat banyak anak kecil yang mendatangi kediaman mereka, yang selama ini jarang dapat dikunjungi oleh para tetangga...
Semua orang terkagum dengan keanggunan paripurna keluarga bahagia itu, mata mereka selalu tertuju kepada suri dan Arland.. mereka tak bisa lama-lama melihat wajah 3 tuan muda rumah itu karena sangking Tampannya membuat semua orang yang melihat seakan silau...
Saat telah sampai di bawah nampak tuan ghupta dan keluarga tuan Anto berada disana menunggu tuan rumah datang...
"Sini cucu kakek", Ujar Anto menggendong Ainsley
"Ngga kek! Aileen sudah besar", Jawab Aileen dingin
"Ya..tuhan.. cucuku ini memang sangat dingin", Gumam tuan ghupta
"Apa kakek membicarakan ku?", Tanya Aileen
"Iya! kakek heran dengan sifat dingin tak tertolong mu itu", Ujar tuan ghupta
"Salahkan saja ayah! kenapa dia bersikap dingin", Celetuk Aileen
"Hahh.. Sudahlah! kakek mengalah jika harus berdebat dengan tuan muda", Ujar tuan ghupta membungkuk bercanda
"Kakek jangan membungkuk, nanti pinggang kakek semakin retak", Ujar Aileen
"Pinggang kakek tidak akan retak sebelum kakek berhenti bermain", Ucap tuan bercanda
"Ck.Kakek gaul", Celetuk Aileen, dan ya...berhasil membuat semua orang disana tertawa kecuali Kay
"Kalian kapan berhenti berhenti bercanda?", Tanya vander kesal..."Aku sudah lelah dan ingin segera mengakhiri pesta ini dan tidur sampai malam besok", Ucap vander
"Ohh.. pangeran tampan sudah tidak sabar! baiklah ayo kita mulai berdoa dan meniup lilinnya", Ujar suri
Semua orang berdoa, setelah beberapa menit berdoa vander pun meniup lilin itu..."Sudah mom! bisakah vander tidur sekarang?", Tanya vander
"Nanti dulu sayang", Ujar suri
"Ada apa lagi mom?", Tanya vander
"Vander belum menyuapi mommy Daddy, adik² mu, paman, kakek dan nenek", Ujar suri
"Ahh..baiklah", Ucap vander, ia memotong kue dan menyuapi seluruh anggota keluarga nya..
Ketika suapan akan diberikan kepada suri teriakan seseorang membuat mereka semua menoleh kaget..
"Berhenti!!!", Teriak wanita itu
Arland dan suri menoleh diiringi oleh semua orang, mereka terkejut melihat siapa yang datang, sungguh mereka terkejut...
"Siapa anda nona?", Tanya aman
Wanita itu berjalan masuk dan menghampiri suri dan vander..."Aku adalah ibu kandung vander", Ucap wanita itu
//Cetarrr....
Bak disambar petir suri melemas pelan mendengar itu..."Kau pasti berbohong kan? ibu vander sudah meninggal dalam korban perampokan", Ujar suri
"Tapi aku selamat dan masih hidup nyonya", Ucap wanita itu, ia berjongkok dan menatap vander..."Sayang ini ibu", Ujar wanita itu mengelus pipi vander mengunakan ibu jarinya
"Tidak! kau bukan ibu kandung ku! dia sudah meninggal! aku yang melihat nya sendiri! itu tidak mungkin! ibuku hanya ada 2 satu orang yang melahirkan ku, ke dua orang yang mengasuhku dengan kasih sayang!", Ujar vander
"Percayalah sayang! ini ibu", Ucap wanita itu menyakinkan vander
"Saat ini ibuku hanya satu!", Ucap vander, ia menggendong tangan suri..."Yakni Mommy suri! yabg selama ini menjaga dan merawat ku",
***
{**Continued}
∆.Dikit aja dulu!
∆.Mata sudah ngantuk..ngga bisa ditahan 🥱🥱**
#Hero_Cash_Cash#